RUMAH Tahfidz Abu Bakar Ash Shiddiq

RUMAH Tahfidz Abu Bakar Ash Shiddiq Rumah Tahfidz Abu Bakar Ash Shiddiq Sungai Geringging, belajar, dari iqra' n Al Qur'an n hadits

05/09/2024

Bismillah

Do’a Berlindung dari Akhlak, Amal dan Hawa Nafsu yang Mungkar & Ilmu Yang Menyesatkan

Di antara do’a lainnya yang disebutkan oleh An Nawawi rahimahullah dalam kitab Riyadhush Sholihin yaitu do’a yang ringkas namun penuh makna adalah do’a berikut ini. Do’a ini berisi permintaan agar dianugerahi akhlak yang mulia, juga agar diberikan taufik untuk dapat beramal sholih.

Hadits yang menyebutkan do’a tersebut adalah:

Dari Ziyad bin ‘Ilaqoh dari pamannya, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca do’a,

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ مُنْكَرَاتِ الأَخْلاَقِ وَالأَعْمَالِ وَالأَهْوَاءِ

“Allahumma inni a’udzu bika min munkarotil akhlaaqi wal a’maali wal ahwaa’ [Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari akhlaq, amal dan hawa nafsu yang mungkar].” (HR. Tirmidzi no. 3591, shahih)

Faedah dari hadits dan do’a di atas:

Pertama: Dalam do’a ini kita meminta perlindungan dari akhlak yang jelek. Do’a ini mencakup kita meminta berlindung dari akhlak yang jelek dari sisi syari’at. Termasuk p**a kita meminta perlindungan pada Allah dari sesuatu yang dikenal jelek secara batin.

Kedua: Do’a ini mencakup berlindung dari akhlak mungkar seperti begitu takjub dengan diri sendiri, sombong, berbangga diri, hasad dan melampaui batas.

Ketiga: Do’a ini mencakup kita berlindung pada Allah dari amalan yang mungkar, yaitu amalan yang zhohir atau ditampakkan.

Keempat: Do’a berlindung dari amal yang mungkar mencakup zina, minum khomr dan bentuk keharaman lainnya.

Kelima: Do’a ini juga mencakup meminta perlindungan pada keinginan atau nafsu yang mungkar. Dan kebanyakan hawa nafsu mengantarkan kepada kejelekan, itulah umumnya.

Keenam: Do’a berlindung dari keinginan atau nafsu yang mungkar mencakup berlindung dari aqidah yang jelek, niatan-niatan yang batil, dan pemikiran yang sesat.

Ketujuh: Do’a ini mendorong kita agar berakhlak yang mulia dan beramal yang sholih.

Semoga yang singkat ini bermanfaat.

Referensi:

Nuhzatul Muttaqin Syarh Riyadhish Sholihin, Dr. Musthofa Sa’id Al Khin, hal. 1011, Muassasah Ar Risalah, cetakan keempat belas, 1407 H.

12/05/2024

Assalamu'alaikum, warahmatullahi wabarakatuh
Sehubungan dengan Hari Raya Idul Adha jatuh pd Hari Senin tgl 17 Juni 2024.
Kami pengurus masjid/Panitia Qurban Masjid Nurul Falah (Surau Tok Seng) Sungai Geringging kembali mengajak para jemaah utk ikut menunaikan ibadah Qurban nya.
Untuk itu Pengurus /Panitia membuka pendaftaran calon *peserta Qurban* dengan biaya sebesar Rp. 2.600.000/peserta. Demikian lah kami sampaikan, semoga Allah selalu memberikan Rahmat Nya.

Ttd
Pengurus Masjid Nurul Falah (Surau Tok Seng)
Sungai Geringging

Berikut adalah list calon *peserta Qurban Masjid Nurul Falah*

KELOMPOK I
1.Adek (parabot)
2.Ade
3.Abu zaid (Joni)
4.Abu Adam (putra suger)
5.Abu Hanifah (hayat)
6.Abu arsyan
7.Mulyadi

KELOMPOK II
1.Dion
2.Tan sidi
3.Fais
4. Abu Sumayyah (hengki fotocopy)
5. Pak rayesman padang
6
7.

06/04/2024

السَّلاَم علیکم ْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكـَـاتُهْ
بِسْــــــــــــــــــــــم اللّهِ

🛣 *ADAB-ADAB DI HARI ‘IEDUL FITHRI

1. *Diwajibkan* bagi kaum muslimin untuk *berzakat fitri* apabila *telah terbenam matahari di hari terakhir Ramadhan sampai sebelum shalat Idul fithri.*

Mengeluarkan zakat fitrah sebelum menuju lapangan shalat Ied adalah *waktu utama* mengeluarkan zakat fitrah.

2. Memperbanyak takbir.

Beberapa Ketentuan dalam Bertakbir:

*• Waktu mulai bertakbir adalah sejak terbenam matahari di akhir Ramadhan sampai selesai khutbah Idul Fithri.*

• Takbir *hari raya Idul Adha ada dua bentuk,* yaitu *muthlaq dan muqoyyad,* adapun *takbir Idul Fithri* hanya *muthlaq* saja.

*Muthlaq* artinya umum tanpa terkait waktu, hendaklah memperbanyak takbir kapan dan di mana saja, kecuali di tempat-tempat yang terlarang melafazkan dzikir, yaitu di WC dan yang semisalnya. *Takbir muthlaq Idul Adha dimulai sejak awal Dzulhijjah sampai akhir hari Tasyriq,* adapun *Idul Fithri dimulai sejak terbenam matahari di akhir Ramadhan sampai selesai khutbah Idul Fihtri.*

*Muqoyyad* artinya terkait dengan shalat lima waktu, yaitu bertakbir setiap selesai shalat lima waktu, dimulai sejak ba’da Shubuh hari Arafah sampai ba’da Ashar di akhir hari Tasyriq. Adapun *takbir Idul Fitri tidak disyari’atkan takbir muqoyyad setiap selesai shalat lima waktu.*

*Disunnahkan* mengeraskan takbir bagi laki-laki dan dipelankan bagi wanita, dan disunnahkan bertakbir di perjalanan ketika menuju shalat ‘Ied.

Adapun kalimat-kalimat takbir maka terdapat beberapa atsar dari sahabat, di antaranya:

Dari Ibnu Mas’ud Radhiyallahu anhu:

اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ ، وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، وَللهِ الْحَمْدُ.

Ini juga yang teriwayatkan dari Umar dan Ali Radhiallahu ‘anhuma.

Dalam salah satu riwayat dari Ibnu Mas’ud Radhiyallahu anhu:

اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَاللهُ أَكْبَرُ، وَلله ِالْحَمْدُ.

Dari Ibnu ‘Abbas Radhiallahu ‘anhuma:

اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، وَللهِ الْحَمْدُ، اللهُ أَكْبَرُ وَأَجَلُّ، اللهُ أَكْبَرُ عَلَى مَا هَدَانَا

Dari Salman Radhiyallahu anhu:

اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ كَبِيراً.

3. Disunnahkan mandi Sebelum Berangkat Shalat.

4. Memakai pakaian terbaik dan minyak wangi. Untuk wanita dilarang memakai wewangian dan hanya boleh dipakai untuk suaminya.

5. Menyantap Makanan Sebelum Berangkat shalat Idul Fithri. Adapun pada hari raya Idul Adha disunnahkan untuk tidak makan terlebih dahulu sebelum pelaksanaan shalat.

*Disunnahkan makan kurma dalam jumlah ganjil minimal 3 butir, sebelum keluar menuju shalat Idul Fithri.*

6. Pergi menuju lapangan tempat pelaksanaan shalat Ied. Lebih utama melaksanakan shalat Ied di tanah lapang ketimbang di masjid. Karena Rasulullah tidak pernah melaksnakan shalat Ied di dalam masjid *kecuali saat hujan.* Dibolehkan untuk melakukannya di masjid bila tidak menemukan tanah lapang.

7. Bagi kaum wanita untuk keluar menuju shalat dan khutbah Ied dengan *tanpa tabarruj* (menampakan kecantikan) dan *tanpa mengenakan wewangian.*

8. Dianjurkan juga bagi *anak-anak untuk ikut keluar* menuju tempat shalat dan khutbah ‘Ied.

9. Melaksanakan Shalat Ied

10. Mendengarkan khutbah

11. Mengambil jalan lain ketika berangkat dan p**ang. Diantara hikmahnya adalah untuk menampakkan syiar Islam di hari raya.

12. Dianjurkan berjalan kaki sampai ke tempat shalat dan tidak memakai kendaraan kecuali jika ada hajat.

13. Tidak disunnahkan shalat sunnah apa pun sebelum dan sesudah shalat ‘Ied, kecuali apabila shalat ‘Ied dilaksanakan di masjid, maka disunnahkan shalat tahiyyatul masjid apabila shalat ‘Ied belum dimulai.

14. Bagi yang tertinggal shalat ‘Ied bersama jama’ah, maka hendaknya dia *mengqadha’* (mengganti)nya, dengan tata cara yang sama sebanyak dua rakaat.

15. Mengucapkan selamat hari raya:

_*"Taqabbalallahu minna wa minka”/"Taqabbalallahu minna wa minkum".*_

16. Menjawab ucapan selamat idul fitri, dengan ucapan yang sama:

_*"Taqabbalallahu minna wa minka”/"Taqabbalallahu minna wa minkum".*_

Ucapan *selamat di hari Idul Fithri itu bebas selama maknanya tidak salah.* Contoh ucapannya:

*• Taqabbalallahu minna wa minkum,* semoga Allah menerima amalan kami dan kalian. (ada riwayat dari Jubair bin Nufair)
*• ‘Ied mubarak,* semoga menjadi ‘ied yang penuh berkah.
*• Minal ‘aidin wal faizin,* semoga kembali dan meraih kemenangan.
*• Kullu ‘aamin wa antum bi khair,* moga di sepanjang tahun terus berada dalam kebaikan.
*• Selamat Menyambut Hari Raya Idul Fithri 1444 H.*

17. Bersenang-senang dan bergembira dengan mengadakan pesta atau permainan yang halal/mubah di hari raya dan diizinkan bagi anak kecil perempuan yang belum baligh untuk menyanyi dengan menggunakan satu-satunya alat musik yang dibolehkan dalam syari’at, yaitu rebana.

18. Menjauhkan diri dari bermain petasan atau kembang api atau hal sia-sia yang lainnya.

*19.* Hindari ikhtilat (bercampur baur) atau berjabat tangan dengan wanita yang bukan mahram. Karena hal tersebut termasuk hal yang *diharamkan* secara syar'i berdasarkan sabdanya:

لَأَنْ يُطْعَنُ فِيْ رَأْسِ أَحَدِكُمْ بِمِخْيَطٍ مِنْ حَدِيْدٍ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَمَسَّ امْرَأَةً لاَ تَحِلُّ لَهُ

_"Andaikata kepala salah seorang dari kalian ditusuk dengan jarum besi, itu lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya"._ [HR. Ar-Ruyany dalam Musnadnya no.1282, Ath-Thabrany 20/no. 486-487 dan Al-Baihaqy dalam Syu’abul Iman no. 4544 dan dishahihkan oleh syeikh Al-Albany dalam Ash-Shahihah no. 226]

20. Tetap menjaga shalat lima waktu.

Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala memberikan ampunan kepada kita, memberikan kemudahan untuk senantiasa beramal shalih dan mempertemukan kita dengan Ramadhan tahun berikutnya. Aamiin.

share Ulang tahun kemarin
______________________
✍🏻 Oleh: Abu Syamil Humaidy حفظه الله تعال

11/10/2023

Berikut doa-doanya.

Doa ketika turun hujan

اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا

“Allahumma shayyiban nafi’an."

Ya Allah, curahkanlah air hujan yang bermanfaat. (HR Bukhar dari Aisyah Radhiyallahu 'anha).

Doa ketika takut bahaya hujan lebat

اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلاَ عَلَيْنَا ، اللَّهُمَّ عَلَى الآكَامِ وَالظِّرَابِ ، وَبُطُونِ الأَوْدِيَةِ ، وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

“Allahumma hawalaina wala ‘alaina. Allahumma ‘alal akami wa adhirabi, wa buthunil auwdiyati, wamanabitisyajari."

Ya Allah turunkan hujan ini di sekitar kami jangan di atas kami. Ya Allah curahkanlah hujan ini di atas bukit-bukit, di hutan-hutan lebat, di gunung-gunung kecil, di lembah-lembah, dan tempat-tempat tumbuhnya pepohonan. (HR Bukhari Muslim)

Doa setelah turun hujan

مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللـهِ ورَحْمَتِهِ

"Muthirnaa bifadhlillahi wa rahmatihi."

Diturunkan kepada kami hujan berkat anugerah Allah dan rahmat-Nya. (HR Bukhari)

17/08/2023

Berikut doa-doanya turun hujan.

Doa ketika turun hujan

اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا

“Allahumma shayyiban nafi’an."

Ya Allah, curahkanlah air hujan yang bermanfaat. (HR Bukhar dari Aisyah Radhiyallahu 'anha).

Doa ketika takut bahaya hujan lebat

اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلاَ عَلَيْنَا ، اللَّهُمَّ عَلَى الآكَامِ وَالظِّرَابِ ، وَبُطُونِ الأَوْدِيَةِ ، وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

“Allahumma hawalaina wala ‘alaina. Allahumma ‘alal akami wa adhirabi, wa buthunil auwdiyati, wamanabitisyajari."

Ya Allah turunkan hujan ini di sekitar kami jangan di atas kami. Ya Allah curahkanlah hujan ini di atas bukit-bukit, di hutan-hutan lebat, di gunung-gunung kecil, di lembah-lembah, dan tempat-tempat tumbuhnya pepohonan. (HR Bukhari Muslim)

Doa setelah turun hujan

مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللـهِ ورَحْمَتِهِ

"Muthirnaa bifadhlillahi wa rahmatihi."

Diturunkan kepada kami hujan berkat anugerah Allah dan rahmat-Nya. (HR Bukhari)

 # Apapun Keadaanya, Jangan Pernah Tinggalkan Majelis IlmuPada mejelis ilmu ada dua hal utama yang membuat istiqamah sam...
15/08/2023

# Apapun Keadaanya, Jangan Pernah Tinggalkan Majelis Ilmu
Pada mejelis ilmu ada dua hal utama yang membuat istiqamah sampai ajal menjemput:
Pertama : Ilmu yang menjaga kita dan
Kedua: sahabat yang shalih yang selalu meingingatkan akan akhirat”
Saudaraku, apapun keadaannya dan bagaimanapun kondisinya, jangan pernah meninggalkan majelis ilmu. Jangan lah tinggalkan secara total, jika tidak bisa sepekan sekali, mungkin sebulan sekali, jika tidak bisa mungkin 2 atau 3 bulan sekali, insyaallah waktu itu selalu ada, yang menjadi intinya adalah apakah kita memprioritaskan atau tidak?
Jika tidak menjadi prioritas, maka tidak akan ada waktu dan tidak akan ada usaha untuk itu. Jangan pernah juga meninggalkan majelis ilmu karena sudah merasa berilmu atau telah menjadi “ikhwan senior”, para ustadz dan ulama pun terus belajar dan menuntut ilmu.
Saudaraku, mereka yang berguguran dipersimpangan jalan dakwah adalah orang perlahan-lahan meninggalkan majelis ilmu secara total, baik itu tenggelam dengan kesibukan dunia atau merasa sudah berilmu kemudian menjadi sombong dan tergelincir.
Abdullah bin Mubarak menunjukkan keheranan, bagaimana mungkin seseorang jiwanya baik jika tidak mau menuntut ilmu dan menghadiri majelis ilmu. Beliau berkata,
“Aku heran dengan mereka yang tidak menuntut ilmu, bagaimana mungkin jiwanya bisa mengajak kepada kebaikan.”? [Siyar A’lam AN-Nubala 8/398]
Ibnul Qayyim berkata,
“Ilmu itu menjaga pemiliknya sedangkan pemilik harta akan menjaga hartanya.”[Miftah Daris Sa’adah 1/29]
BACA SELENGKAPNYA:
https://muslim.or.id/45155-apapun-keadaanya-jangan-pernah-tinggalkan-majelis-ilmu.html

Penyusun: Raehanul Bahraen

__
Follow akun (klik):
Telegram: bit.ly/muslimafiyah

Saudaraku, apapun keadaannya dan bagaimanapun kondisinya, jangan pernah meninggalkan majelis ilmu. Jangan lah tinggalkan secara total.

📢 𝐊𝐚𝐛𝐚𝐫 𝐆𝐞𝐦𝐛𝐢𝐫𝐚 📢*Bismillah..*In Syaa Allah, SD Islam Qur'an (SD IQ) Abu Bakar membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PP...
20/06/2023

📢 𝐊𝐚𝐛𝐚𝐫 𝐆𝐞𝐦𝐛𝐢𝐫𝐚 📢

*Bismillah..*
In Syaa Allah, SD Islam Qur'an (SD IQ) Abu Bakar membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2023/2024.

*Program Unggulan :*
Target Tahfidz/Hafalan 3 Juz
Tahsin sesuai hukum tajwid
Hafalan Hadist
Hafalan Do'a Harian
Bahasa Arab
Pembelajaran didalam dan luar kelas
SD islam swasta yg terjangkau
Mendatkan NISN (nomor induk siswa nasional) in syaa alllah

*Syarat Pendaftaran :*
Membayar Uang Pendaftran Rp.135.000
Fotocopy KK
Fotocopy Akta Kelahiran
Pas Foto 3x4 2 Lembar
Wawancara

*Jadwal Sekolah :*
Senen - Jum'at

*Biaya Pendidikan :*
SPP/Bulan Rp.175.000
Biaya Masuk Sekolah Rp.1.500.000
Biaya masuk sekolah sudah termasuk :
✓Seragam 4 Stel (Pakaian Sekolah,Pakaian Muslim/Muslimah dan Olahraga)
✓Buku Paket
✓Sarana dan Prasarana

Bagi Bapak/Ibu yang ingin mendaftarkan ananda ke SD IQ Abu Bakar segera daftar di :
SD IQ Abu Bakar Simp. Malai Sungai Geringging.

ayo segera daftarkan Ananda kita ke SDIQ Abu Bakar Ash Shiddiq. Untuk info detail silahkan hubungi kami.
📲 0821 7227 6437 (Admin)
*Alamat Sekolah :*
Simpang Malai,Malai III Koto,Padang Pariaman, Sumatera Barat

Bismillah
10/06/2023

Bismillah

📢 𝐊𝐚𝐛𝐚𝐫 𝐆𝐞𝐦𝐛𝐢𝐫𝐚 📢*Bismillah..*In Syaa Allah, SDIT Abu Bakar Ash Shiddiq membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tah...
08/03/2023

📢 𝐊𝐚𝐛𝐚𝐫 𝐆𝐞𝐦𝐛𝐢𝐫𝐚 📢

*Bismillah..*
In Syaa Allah, SDIT Abu Bakar Ash Shiddiq membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2023/2024.
*Program :*
Target Tahfidz/Hafalan 3 Juz
Tahsin sesuai hukum tajwid
Hafalan Hadist
Hafalan Do'a Harian
Bahasa Arab
Sekolah Nuansa Alam.

*Jadwal Pendaftaran :*
Gelombang 1 (1 Maret - 10 April 2023)
Gelombang 2 (15 April - 17 Mei 2023)

*Daftar Ulang :*
Gelombang 1 Tanggal 12 April 2023
Gelombang 2 Tanggal 22 Mei 2023

*Syarat Pendaftaran :*
Membayar Uang Pendaftran Rp.135.000
Usia Minimal 6 Tahun Bulan Juli 2023
Fotocopy KK
Fotocopy Akta Kelahiran
Pas Foto 3x4 2 Lembar
Wawancara

*Jadwal Sekolah :*
Senen - Jum'at

*Biaya Pendidikan :*
SPP/Bulan Rp.175.000
Biaya Masuk Sekolah Rp.2.200.000
Biaya masuk sekolah sudah termasuk :
✓Seragam 4 Stel (Pakaian Sekolah,Pakaian Muslim/Muslimah dan Olahraga)
✓Buku Paket Dinas Pendidikan dan Diniyah (Agama Islam) 1 Tahun
✓SPP Bulan Juli
✓Sarana dan Prasarana

Bagi Bapak/Ibu yang ingin mendaftarkan ananda ke SD IT Abu Bakar Ash Shiddiq. segera daftar di :
TKIT Abu Bakar Ash Shiddiq
Belakang Kantor Camat Sungai Geringging.

ayo segera daftarkan Ananda kita ke SDIT Abu Bakar Ash Shiddiq. Untuk info detail silahkan hubungi kami.
📲 082172276437 (Seprianto SE.,M.Si)
*Alamat Sekolah:*
Simpang Malai,Malai III Koto,Padang Pariaman, Sumatera Barat

07/02/2023

Bismillah

Anak santri rumah tahfidz abu bakar ash Shiddiq sungai geringging.
Sedang muroja'ah hafalan nya.

Barakallahu fiikum

Address

Jalan Raya Sungai Geringging Belakang Kantor Camat Sungai Geringging Nagari Malai Lll Koto
Pariaman
225562

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Telephone

+6282188414114

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when RUMAH Tahfidz Abu Bakar Ash Shiddiq posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to RUMAH Tahfidz Abu Bakar Ash Shiddiq:

Shortcuts

Share