18/12/2022
.
Motivasi kepada seluruh murid atau siswa/siswi di sekolah dengan memberikan penghargaan jangan hanya sekedar berdasarkan prestasi akademik, tetapi prestasi lainnya.
Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi menegaskan, sangat menyayangkan apabila sekolah ketika memberikan penghargaan (reward) kepada murid hanya berdasarkan prestasi akademik saja.
Karena, menurut dia ketika penghargaan diberikan kepada siswa yang berprestasi dari akademik saja, maka tentu akan menjadi kecemburuan bagi murid lainnya.
“Agar murid termotivasi, maka reward bukan hanya prestasi akademik, tetapi bisa prestasi siswa yang turun paling rajin. Juga, rajin dan tercepat mengumpulkan tugas, bahkan prestasi olahraga dan seni,” ucap Wahub Hadi Mulyadi.
Bagi dia memberikan penghargaan kepada murid, akan berdampak besar dalam proses belajar siswa sehari-hari. Artinya, mereka akan lebih termotivasi dengan adanya penghargaan guru/sekolah.
"Dengan begitu, ketika mengikuti proses belajar mengajar, anak-anak akan lebih bersemangat," ungkapnya.
Karenanya, sambungnya setiap guru atau wali kelas maupun pihak sekolah harus kreatif dalam memberikan semangat kepada siswanya, sehingga merasa dihargai dan didukung untuk berprestasi dalam berbagai hal.
“Saya sudah puluhan tahun jadi guru dan dosen. Itulah yang saya terapkan. Untuk itu, siapa saja guru, wali kelas, kepala sekolah, dosen maupun pihak sekolah agar selalu memperhatikan prestasi murid mereka, kemudian diberikan penghargaan. Sehingga, mereka selalu ingat dengan hasil kerja keras yang selalu dikerjakannya,” pesan Hadi.
(Caption lanjut di kolom komentar)