20/06/2019
Sebagai sebuah pusat Industri, Banten menjadi salah satu daerah dengan jumlah pengangguran terbesar se-Indonesia. Hal ini menjadi kontraproduktif karena dengan lokasinya yang strategis dan sejumlah Industri besar yang ada. Banten tak mampu membenahi dirinya sendiri. Seharusnya Banten bisa menjadi salah satu wilayah ter-mapan di Indonesia. Di masa lalu, ketika Banten masih berbentuk Kesultanan, Banten adalah sebuah wilayah yang makmur dan menjadi salah satu pusat kegiatan perekonomian dunia.
Wilayah Kesultanan Banten yang menguasai Selat Sunda, menjadi tempat perlintasan perdagangan Internasional. Jika ingin masuk ke Nusantara, armada-armada pedagang Asing mesti singgah ke Banten, karena Banten adalah pintu masuk ke Nusantara. Di masa Sultan Ageng Tirtayasa, Banten menjadi pemain penting dalam memenuhi kebutuhan logistik di Nusantara, Kesultanan Banten menjadi pengekspor Lada terbesar. Hal ini membuat Banten mapan secara finansial.
Mercusuar Institute menghadirkan diskusi penting untuk menggali lebih dalam kondisi terkini Banten, dengan menghadirkan stakeholder terkait, diskusi ini akan memberikan wawasan berharga, dalam diskursus membangun bangsa dan negara.
--------------------
as-salāmu ‘alaykum wa rahmatullāhi wa barakātuh…
Hadirilah Seminar Mercusuar Institute :
Tema : “Milestone Kesultanan Banten, menakar Kota Serang sebagai Pusat Perdagangan di Provinsi Banten Berkaca Pada Sejarah Emas Kesultanan Banten"
Keynote Speech :
H.Syafrudin, S.Sos. Msi. (Walikota Serang)
Pembicara :
1. Prof. M. Yudhi Haryono, Ph.D. (Pakar Ekonomi Politik)
2. M***i Ali, Ph.D. (Sejarawan)
Kamis, 27 Juni 2019 / 24 Syawal 1440 H
Pukul, 08.00-12.00 WIB
Aula RS Fatimah, Kota Serang, Lt. 6
Pendaftaran Seminar :
bit.ly/2L0yvp6
Kontribusi :
Rp. 45.000 / Umum
Rp. 25.000/ Mahasiswa - Pelajar
BRI A.n Fariz Yudhistira
3984-01-006059-53-5.
BCA a.n Fariz Yudhistira
2950156280
Narahubung : Fariz A Yudhistira (+6285277259283)