Musholla Al-kepret Gurih gurih Enyoi

Musholla Al-kepret Gurih gurih Enyoi Nma al-kepret diambil dr kt kepret bhs indo, dg arti memercik atau menyembur. dg hrpan musholla ini dpt selalu mengalir dan memercikkan kebaikan.

06/10/2021

Tes

09/02/2015

"Amal yang paling dicintai oleh Allah adalah yang terus menerus meski hanya sedikit" (Nabi Muhammad SAW)

19/10/2014

Raih keberkahan dg berjama'ah

10/09/2014

met malem

23/05/2014

Alhamdulillah untk ramdan kali ini imam salat tarawih kami undang dari pojenan pamekasan timur,

29/04/2014
23/04/2014

tidak semua yang kuning itu emas,,, bisa jadi yg kuning temu lawak. pahit

23/04/2014

Nma al-kepret diambil dr kata "kepret" bhs indo, dg arti memercik atau menyembur.
dg hrpan musholla ini dpt selalu mengalir dan memercikkan kebaikan.

21/04/2014
18/04/2014

barang siapa yang shalat sendirian maka akan mendapat satu pahala, tapi barang siapa yang salat berjamaah maka akan mendapat 27 pahala, subhanallah, yuk kita usahakan aktif berjama'ah. jadikan shalat itu bukan sekedar kewajiban akan tetapi juga sebagai kebutuhan kita, orang yang aktif berjama'ah maka insya allah kehidupannya akan bahagia dan berkah, akan cepat menemukan jalan keluar dari kesulitannya. sebarkan insya allah dapat pahala karena ini kebaikan

salam sahabat dari musholla al-kepret, gurih-gurih ennyoi...........

Mush’ab bin Umair, Primadona MekkahIa adalah sang maestro yang kehadiranya selalu ditunggu dan diharapkan di setiap pert...
17/04/2014

Mush’ab bin Umair, Primadona Mekkah

Ia adalah sang maestro yang kehadiranya selalu ditunggu dan diharapkan di setiap pertemuan. Daya kharismatiknya tinggi sehingga ia selalu menjadi bintang diantara teman-temanya ketika berkumpul dalam suatu majlis. Apalagi dengan wajahnya yang tampan dan mempesona serta kecerdasan otaknya yang membuat namanya semakin bersinar.

Namanya adalah Mush’ab Bin Umair dari klan bani Abdi Dar. Kedua orang tuanya adalah seorang yang kaya raya sehingga kehidupan Mush’ab bak seorang pangeran. Pakaian yang ia kenakan adalah yang paling indah dan halus dan mengeluarkan semerbak harum dan wangi. Jika ada gadis-gadis yang melihatnya mereka pun akan jatuh terkesima sehingga ia pun selalu menjadi buah bibir bagi kalangan gadis mekkah yang selalu menantikan kedatanganya.

Di lingkungan masyarakatnya ia dikenal sebagai pemuda yang terkemuka dan baik hati sehingga ia mendapatkan kehormatan dengan julukan “ Mush’ab yang baik”. Tidak hanya itu saja, orang-orang menyebutnya sebagai “Seorang warga kota Mekkah yang mempunyai nama paling harum”. Mungkin, tak seorangpun di antara anak-anak muda Mekkah yang beruntung sepertinya. Tetapi, dibalik kehidupanya itu ia menjadi tamsil bagi pemuda-pemuda muslim dalam semangat kepahlawanan membela agama Islam.

Ketika cahaya Islam muncul menaungi kota Mekkah ia cepat-cepat mengambil keputusan untuk menjadi pengikut Nabi Muhammad S.A.W. dan selalu setia mengikuti majlis Rasulullah yang ketika itu bermarkas di rumah Arqam Bin Abil Arqam yang berada di bukit Shafa. Pada mulanya ia menyembunyikan keislamanya agar tidak diketahui masyarakat Mekkah terutama ibunya. Akan tetapi, ibunya yang bernama Khunas binti Malik itu cepat-cepat mengetahui tingkah polah anaknya itu yang membuat ia sangat geram sekali hingga ia tega memenjarakan anaknya sendiri.

Tapi, cinta Mush’ab kepada sang Nabi itu semakin tinggi seolah hatinya hendak meloncat dari dadanya, sehingga cinta itu membuat ia berhasil kabur dari cengkraman ibunya. Setelah mengetahui bahwa Mush’ab telah berhasil kabur, maka Khunas sang ibu putus asa dan membiarkan anaknya bebas menentukan pilihanya sendiri tapi kali ini ibunya menarik seluruh kemegahan-kemegahan yang dulunya Mush’ab kenakan dan membiarkanya hipup pontang-panting di pinggir-pinggir jalan kota Mekkah.

Kini, Mush’ab hidupnya terbalik 360 derajat. Ketika ia duduk di sekeliling Rasulullah dan para sahabatnya mereka memandang Mush’ab dengan menundukkan kepala dan memejamkan mata mereka, bahkan beberapa sahabat matanya basah karena duka.Pakaian yang ia kenakan sekarang hanyalah pakaian yang compang camping penuh dengan tambalan-tambalan padahal belum lama hilang dari ingatan mereka keadaanya sebelum masuk Islam tak ubahnya bagaikan kembang di taman, berwarna warni dan menebarkan semerbak bau wangi.

Mush’ab menanggalkan gemerlap kehidupan duniawi demi mempertahankan imanya. Cahaya mercusuar iman di dalam hatinya membuat hidupnya menjadi tenang dan tentram meskipun ia tak memiliki apa-apa lagi. Sedangkan Rasulullah memandangnya dengan penuh arti disertai cinta kasih dan syukur dalam hati. Kemudian, beliau berkata “Dahulu, saya lihat Mush’ab ini tidak ada yang mengimbangi dalam memperoleh kesenangan dari orang tuanya, kemudian ditinggalkanya semua itu demi cintanya kepada Allah dan Rasul-Nya”.

Ketika Islam sudah menampakkan kekuatanya di kota Madinah dan semakin mantapnya para sahabat dalam berjuang membela Islam di sana maka kaum kafir Quraisy semakin naik pitam apalagi setelah kekalahan mereka di perang Badar. Maka untuk membalas kekalahan itu mereka menggalang kekuatan besar dan mengusung pasukan mereka ke medan Uhud.

Kali ini kedua pasukan tidak berimbang lagi, kaum kafir Qurays mengerahkan pasukan sebesar 3000 yang kesemuanya sudah memikul berat dendam yang tak terpenuhi ketika di Badr. Mereka semua ingin menuntut balas. sedangkan dari pihak muslim hanya berjumlah 700 pasukan. Kedua belah pihak sudah siap bertempur. Masing-masing sudah mengerahkan pasukannya. Yang selalu teringat oleh Quraisy ialah peristiwa Badr dan korban-korbannya. Sedangkan yang selalu teringat oleh kaum Muslimin ialah Allah serta pertolonganNya.

Pasukan muslim mengatur barisanya. Sedangkan dalam keadaan yang sudah mulai memanas itu Rasulullah memberikan bendera utama kepada Mush’ab Bin Umair. Kemudian peperangan pun berkobar dan berkecamuk dengan sengitnya dan pasukan muslimpun nampak keperkasaanya. Namun, pasukan pemanah yang menjadi tameng bagi kaum muslim malah tidak mentaati Rasulullah sehingga barisan muslim pun kocar-kacir karena menghadapi serangan dadakan dari pasukan berkuda Khalid Bin Walid.

Keadaan pun menjadi semakin genting, lebih gawatnya lagi kaum kafir Qurays mengarahkan serangan mereka kepada Rasulullah, maka Mush’ab pun tampil lebih ekstrim lagi. Diacungkanya bendera setinggi mungkin dan bagaikan auman singa, ia bertakbir sekeras-kerasnya. Lalu, ia maju, melompat, mengelak, dan berputar lalu menerkam. Sehingga semua perhatian musuh itu tertuju padanya.

Ia bertempur bagai seratus pasukan. Sebelah tanganya membawa pedang yang ia arahkan ke leher-leher musuh. Yang sebelahnya lagi memegang bendera bagaikan tameng kesaktian. Di tengah-tengah aksinya itu datanglah seorang musuh berkuda, Ibnu Qumaiah namanya, lalu ia menebas tanganya hingga putus. Lalu, Mush’ab memegang bendera dengan tangan kiri dan membungkuk serta melindunginya. Musuh pun menebas tangan kirinya hingga putus p**a. Mush’ab pun meraih bendera itu dengan kedua pangkal lenganya. Lalu, orang berkuda itu menusuknya dengan tombak hingga Mush’ab pun gugur dan bendera terjatuh.

Setelah perang usai Rasulullah melihat seluruh syuhada uhud. Diantara mereka adalah Mush’ab. Tak ada sehelai kain pun untuk menutupinya selain sehelai kain burdah. Jika ditaruh di atas kepalasnya, terbukalah kedua kakinya. Sebaliknya, bila ditutupkan di kakinya, terbukalah kepalanya. Maka Rasulullah bersabda, “Tutupkanlah di bagian atasnya dan tutuplah kakinya dengan rumput idzkhir!”.

Kemudian di suasana yang penuh haru dan duka itu Rasulullah bersabda “Ketika di Mekkah dulu, tak seorang pun aku lihat yang lebih halus pakaianya dan lebih rapi rambutnya daripadamu. Tetapi, sekarang ini, rambutmu kusut masai dan hanya dibalut sehelai burdah”. Lalu sang Nabi mendoakanya dan bersaksi atas kesyahidanya dan kesyahidan sahabat-sahabat lainya yang telah berjuang di medan Uhud.

link. www.ppalanwar.com

Setiap orang yang musyrik itu pasti masuk ke dalam neraka. Mereka masuk ke dalamnya beserta perkara-perkara yang mereka sembah. Oleh karena itu, di dalam neraka banyak terdapat bintang-bintang, patung-patung dan berhala-berhala yang dahulunya dijadikan mereka sebagai sesembahan. Akan tetapi Isa yang...

Address

Pamekasan

Telephone

+6287750081844

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Musholla Al-kepret Gurih gurih Enyoi posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share