NasyA

NasyA DEWAN PENGASUH
KH. ACH. FAUZI HASBULLAH
K. ACH JAUHARI RIDLA
K. ABD. QADIR SYAKIR

PENGURUS
SAIFUL B

24/10/2014

Slamat tahun bahu islam 1436 H
--saksikan kmriahan pesta thun bru islam d LPIT. YAYASAN AN-NASYIIN yg dkEmas dg pawai lampion (arak-arakan ratusan lampion, puluhan mocin, drumband, n santunan anak yatim, dll)
start jam 18.00
rute Dr LPIT YASIIN mnuju desa larangan luar-desa lrangan dalam-kec. Larangan-Desa pagendingan- kmudian mnuju dsa grujugan dan finish d LPIT YASIIN lg.

-pagi hari tadi dirayakan lomba bubur muharram 1436 H yg biasa dilaksakan scr rutin tiap momentum phbi ini

08/08/2014

Sahabat
Ada yg tanya tentang identitas FB Nasya An-Nasyiin ini yG mencantumkan Agama : Sunni
Pertanyaan dari salah satu teman kita sederhana.
✄✄✄✄✄✄✄✄✄
Apakah Sunni itu agama?
✄✄✄✄✄✄✄✄✄
Sebelumnya kami ucapkan terimakasih buat penanya.
Secara garis besar Pondok pesantren adalah Lembaga masyarakat dan asli indonesia. Pondok peaantren ini didirikan dengan bertujuan untuk memelihara mempertahankan n mengembangkan ajaran Islam di Indonesia. Ada beberapa syarat agar bisa disebut Pondok Pesantren, namun kami tidak akan menguraikannya saat ini, karna sudah jelas Lembaga pesantren adalah salah satu benteng pertahanan Islam terkuat di Indonesia, maka jelas p**a bahwa Pondok Pesantren berbacgroun Islam, sehingga kami tidak perlu mencantumkannya, dan yg justru dipandang perlu untuk dicantumkan dan diketahui secara publik adalah aliran Pondok itu, Sunni apa Wahhabi?. Krn ada pndok yG aliran sunni ada yG aliran wahhabi.
Oleh karenanya kami mencantumkan "Agama : Sunni"
Karena tidak ada perincian tentang aliran agama di media sosian ini.
NB: Penjelasan secara terperinci mengenai dan akan kami ulas di kesempatan yang lain

Ttd
Bagian Penerbitan

06/08/2014

"Buat Adik-Adik Santri Ne"
====>Dibaca ya
Berkembangnya teknologi informasisemakin membuat dunia maya ramai pengunjung. Situs jejaring sosial semisal facebook, twitter, friendster tak pernah sepi pengunjung sebab pemilik kaun disana akan terus mengakses. Begitu juga dengan sistus chating seperti Yahoo Messanger, Nimbuzz, Mig33, atau sistus blogging seperti blogger dan wordpress. Memang situs-situs itu memberikan manfaat yang besar, dan tidak bisa diharamkan sebab tidak ada dalil yang mengharamkan. Bahkan dengan situs jejaring sosial kita bisa bersilaturahmi, berdakwah, dan memberikan koreksi pada penguasa zalim.
Namun masalah ditemui ketika banyaknya akun yang menampilkan auratnya di foto-foto.Facebook misalnya, banyak sekali yang mengumbar aurat disana. Ada juga akhwat yang telah berjilbab namun menampakkan foto masa lalunya sebelum berjilbab. Begitu juga yang ikhwan yang meng-upload gambar-gambar yang mempertontonkan aurat.
Memang hukum melihat melihat aurat secara tidak langsung berbeda dengan melihat aurat secaralangsung.Namun dampak yang ditimbulkan hampir sama. Sebab orang yang melihat gambar aurat (islam tidak mebedakan p***o dan aurat)sangat dimungkinkan akan tergoda untuk melakukan zina. Padahal Allah melarang mendekati zina sekali pun, apakah lagi orang yang menjerumuskan zina?
“Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk”(QS. Al-Isra : 32)
“Dan janganlah tolong menolong dalam perbuatan dosa dan pelanggaran, Dan bertakwalah kamu pada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksanya”(QS. Al- Maidah: 2)
Mempertontonkan atau memberi jalan pada orang lain untuk melihat gambar auratsama saja menjerumuskan dia pada zina, baik zina besar ataupun paling tidak sudah mendekati zina atau zina kecil. Tidak selayaknya seorang muslim, membuka jalan pada kemaksiatan sebab ada kaedah ushul “menutup semua jalan menuju kemaksiatan”.
Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya Allah telah menetapkan pada anak adam zina yang bisa jadi dia mengalaminya, zina mata dengan melihat (yang diharamkan), zina lisan dengan perkataan (yang diharamkan) dimana diri menginginkannya, dan zina kemaluan yang membernarkan itu semua atau mendustainya” (HR. Bukhari)
Maka baik ikhwan ataupun akhwat, kepada setiap kaum muslimin maupun non-muslim agar berhenti dalam mengekspos gambar / foto yang memperlihatkan aurat karena itulah yang merusak mental anak muda. Perbuatan itu akan memberikan gambaran pada anak kecil sebuah kepantasan untuk melakukannya (membuka aurat) sehingga ketika besar jkelak dia tidak mau mengyunakan hijab, akan merusak moral pemuda karena pikirannya teracuni oleh sebab gambar aurat itu. Lihtalah generasi muda bangsa kita saat ini, degradasi moral sudah sangat mengkhawatirkan. Mari kita stop upload gambar aurat mulai dari sekarang juga!!!!
Selamatkan generasi muda kita, Allahuakbar!.....
Kejadian demi kejadian yang kutemukan di dunia maya begitu banyak menyadarkanku akan pentingnya seorang akhwat menjaga dirinya untuk tidak mudah mengupload foto dirinya di dunia maya.
Beberapa hari belakangan ini, ketika sedang mencari desain kebaya wisuda untuk muslimah berjilbab di mesin pencari google, diri ini dipertemukan dengan sebuah blog yang bernama ’jilbab lovers’. Pecinta jilbab. Ya! Sesuai namanya, di blog itu berisi hampir semuanya adalah foto-foto muslimah berjilbab dengan berbagai pose. Di antara beberapa foto muslimah berjilbab itu, aku temukan 3 komentar yang mengomentari foto seorang gadis, aku akui gadis dalam foto itu sungguh cantik, memenuhi kriteria wanita cantik yang biasanya dikatakan sebagian besar orang. Beginilah kurang lebih komentar 3 orang laki-laki pada foto gadis itu dengan sedikit perubahan:
” Itu baru namanya gadis .. cantik nan islami.. sempuuuuurnaaaa… salam kenal..”
”Subhanallah ada juga makhluk Allah seperti ini ya..”
”Subhanallah..”
Jika kita lihat ke-3 komentar diatas, bisa dilihat bahwa komentarnya begitu islami dengan kata-kata Subhanallah namun juga menyiratkan bahwa sang komentator begitu menikmati kecantikan sang gadis di dalam foto. Hal ini menandakan bahwa siapapun yang melihat foto itu memang pada akhirnya akan menikmati kecantikan sang gadis berjilbab. Allahurobbi,, akankah kita -para akhwat- rela jika kecantikan diri kita dapat dengan bebas dinikmati oleh orang lain yang belum halal bagi kita bahkan belum kita kenal?
Mungkin akan ada sebagian dari kita -para akhwat- yang akan menepisnya: ”Aaahh,, itu kan foto close up. Kalo foto bareng-bareng ya gpp donk??”
Hmm.. ada satu lagi yang kutemukan di dunia maya mengenai foto muslimah berjilbab. Pernah suatu hari, ketika diri ini mencari gambar kartun akhwat untuk sebuah publikasi acara LDF (Lembaga Da’wah Fakultas) di mbah google, kutemukan foto muslimah berjilbab yang sudah diedit sedemikian rupa hingga menjadi sebuah gambar p***o. Memang gambar itu tidak kutemukan langsung diawal-awal halaman pencarian google, tapi berada di halaman kesekian puluh dari hasil pencarian keyword yang aku masukkan. Terlihat foto wajah sang muslimah begitu kecil (kuduga dicrop dari sebuah foto) dan dibagian bawah wajah sang muslimah berjilbab diedit dengan dipasangkan foto/gambar sesuatu yang seharusnya tidak diperlihatkan. Naudzubillahimindzalik..
Bagaimana perasaan kita jika seandainya melihat foto diri kita sendiri yang sudah diedit menjadi gambar p***o dan dinikmati oleh orang banyak di dunia maya? Atau bagaimana perasaan kita jika ada kerabat dekat yang melihat foto kita yang sudah diedit sedemikian rupa menjadi gambar p***o?
Semoga saja hal ini tidak menimpa diri kita. Ya Rabb,, bantu kami –para akhwat- untuk menjaga kemuliaan diri kami..
Mungkin kita bisa mengambil teladan dari kejadian di bawah ini…
Suatu ketika, diri ini menemukan blog (multiply, red) seorang ustadz. Dalam blog itu, terlihat foto sang ustadz bersama ketiga anaknya yang masih kecil, tanpa terlihat ada istrinya. Di bawah foto itu diberi keterangan:”mohon maaf tidak menampilkan foto istri saya..”
Dari situ aku ambil kesimp**an bahwa sang ustadz sepertinya memang tidak ingin menampilkan foto sang istri. Bisa jadi karena begitu besar cintanya terhadap sang istri, maka tak boleh ada yang menikmati kecantikan sang istri selain dirinya, begitu dijaga sekali kemuliaan istrinya. Ya Rabb,, semoga kami -para akhwat- bisa menjaga kemuliaan diri kami..
Mungkin kita bisa mengambil hikmah dari kejadian di bawah ini…
Baru saja kemarin, di perkampungan multiply, MP, ada berita bahwa ada seorang ikhwan yang tiba-tiba minta ta’aruf dengan seorang akhwat padahal belum kenal sang akhwat dan hanya melihat foto sang akhwat di FB. Huufffhh.. ada-ada aja..
Jika diliat dari akar masalahnya mungkin berasal dari foto sang akhwat di FB, bukan begitu??
Jadi, apa yang akan kita –para akhwat- lakukan setelah ini??
****
Tulisan ini dipublish terutama ditujukan pada diri sendiri sebagai seorang akhwat yang masih harus terus belajar menjaga kemuliaan diri serta untuk saling mengingatkan para facebookers yang lain. Semoga kita bisa menjaga kemuliaan diri kita sebagai seorang akhwat ketika berada di dunia maya. Ketika kita -para akhwat- ingin mengupload foto pribadi atau bersama sahabat seperjuangan di dunia maya, tanyakan lagi pada hati kita: untuk apa foto itu dipublish di dunia maya, timbangkanlah masak-masak sebelum menguploadnya, lebih banyak manfaat atau mudharatnya. Tentunya bukan hanya masalah foto yang terpampang di dunia maya yang mengharuskan kita menjaga kemuliaan diri tapi juga ketika kita berinteraksi di dunia maya, entah melalui comment ataupun fasilitas chat yang bersifat lebih privacy.
”Kejahatan itu bukan hanya sekadar berasal dari niat seseorang untuk berbuat jahat tapi karena ada kesempatan. Waspadalah..Waspadalah..”
Semangat bermanfaat!
Jadikan dunia maya sebagai ladang amal kita

05/08/2014

Assalamualaikum
Selamat sore semuanya, semoga rekan-rekan dan adik-adik santri dalam kesehatan dan dalam lindungan-Nya, aminn.
Selanjutnya, sehubungan dengan liburan pondok kami akam menginformasikan revisi hari/tanggal kembalian pondok, sebelumnya kami memberikan indormasi di surat edaran santri bahwa batas ahir kembali ke pondok pada hari selasa, 12 Agustus 2014/15 Syawal 1435 H., dikarenakan bulan ramadlan kemarin bulan puasa hanya 29 hari maka 15 syawalnyapun berubah satu hari lebih awal dari hari yang kami informasikan sebelumnya, sehingga dari pertimbangan itu dewan pengasuh merevisi pengumuman (ART PP. An-Nasyiin Pasal 11 Ayat 2 tentang Penentuan kebijakan Dewan pengasuh, dan Pasal 16 Poin b tentang musyawarah dewan pengasuh) dan memastikan bahwa batas ahir kembalian pondok pada Hari Senin,tanggal 11 Agustus 2014/15 Syawal 1435 H. Jam 22:00.
Demikian pemberitahuan ini, mohon di informasikan kepada rekan dan adik-adik santri yang lain

Ttd
Bagian Administratif dan Informasi
NB: Info ttg PP. An-Nayiin bisa di akses di
FB Nasya An-Nasyiin
FP PP. An-Nasyiin
FP NasyA

04/08/2010

Inna Lillahi Wa
Inna Ilaihi Raji'un. Telah di Panggil ke Hadirat-Nya, adik tercinta
MOH. SYARIFUDDIN BAHARSYAH, seorang santri baru, anak tunggal tempat
asa orang tua digantungkan. Setelah 12 jam berjibaku dengan Demam
Berdarah, akhirnya kau menyerah adikku. Selamat jalan my little
brother. sambutlah ortumu d syurga...

20/06/2010

Semarak setengah abad an-nasyiin, 17 Juni-08
Juli 2010. opening, Alunan tembang macapat, pementasan seni samman,
parade Hadlarah, berlangsung sukses. next: (besok malam) istighatsah
jam'iayah shalawat nariyah...... moga sukses...

Pengasuh dan pngurus inti
29/04/2010

Pengasuh dan pngurus inti

19/04/2010
19/04/2010
19/04/2010

اطلبوا العلم ولو بالصين

Address

Grujugan Larangan
Pamekasan
69383

Telephone

(0324) 325616

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when NasyA posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share