19/08/2026
UIN Datokarama Palu Miliki Helipad sebagai Bagian dari Mitigasi Bencana
Palu β Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Sulawesi Tengah yang memiliki helipad atau landasan pendaratan helikopter. Keberadaan fasilitas tersebut tidak hanya menjadi bagian dari pengembangan sarana dan prasarana kampus, tetapi juga memiliki fungsi strategis sebagai salah satu instrumen mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Posisi Kampus UIN Datokarama Palu yang berada di kawasan pesisir dan memiliki potensi terdampak berbagai risiko bencana menjadikan aspek keselamatan dan kesiapsiagaan sebagai hal yang sangat penting. Dalam kondisi darurat, keberadaan helipad dapat mendukung proses evakuasi maupun penanganan korban yang membutuhkan pertolongan secara cepat dan segera.
Helipad tersebut dapat difungsikan bagi masyarakat umum, sebagai titik pendaratan dan keberangkatan helikopter apabila terjadi kondisi emergensi, terutama ketika terdapat korban yang membutuhkan penanganan medis segera atau evakuasi ke fasilitas kesehatan yang lebih memadai.
Keberadaan helipad juga dapat memperkuat sistem respons kedaruratan kampus. Dalam situasi bencana yang menyebabkan akses transportasi darat terganggu, fasilitas ini berpotensi menjadi salah satu jalur alternatif untuk mendukung mobilisasi tim penyelamat, tenaga medis, bantuan kemanusiaan, maupun proses evakuasi korban.
Dengan demikian, helipad UIN Datokarama Palu tidak semata-mata dipandang sebagai fasilitas pendukung transportasi udara, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun kampus yang tangguh bencana, aman, dan memiliki kesiapan menghadapi situasi darurat.
Ke depan, keberadaan fasilitas ini diharapkan dapat terus diintegrasikan dengan sistem manajemen kebencanaan kampus, termasuk melalui penyusunan prosedur operasional, simulasi evakuasi, koordinasi dengan pihak terkait, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi kondisi kedaruratan.
UIN Datokarama Palu hadir bukan hanya sebagai pusat pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai kampus yang memiliki komitmen terhadap keselamatan sivitas akademika dan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana.
Sorotan