13/11/2022
11 TAHAPAN MENDIRIKAN SEKOLAH ADAT DI KOMUNITAS ADAT
1. Ada yang mau menginisiasi (inisiator): bisa perorangan, komunitas atau organisasi sebagai penanggungjawab.
2. Bentuk Tim Inti: beragam keahlian antara lain untuk mencatat proses dan hasil, mengorganisasikan masyarakat, dan rajin mengerjakan hal-hal teknis.
3. Pemetaan dan analisis oleh Tim Inti - identifikasi kebutuhan, pemetaan aktor: peserta didik, fasilitator pendidikan, guru/pengajar.
4. Pendekatan pada para tetua oleh inisiator dan Tim Inti.
5. Pendekatan dengan orang-tua murid oleh Tim Inti.
6. Musyawarah untuk menyepakati pendirian Sekolah Adat dan bersepakat tentang target peserta didik, narasumber/guru, materi ajar, waktu belajar, tempat belajar, struktur kepengurusan dan pengelolaan Sekolah Adat, bentuk-bentuk dukungan dari komunitas dan bentuk-bentuk dukungan yg diharapkan dari pihak-pihak di luar komunitas adat, evaluasi sekolah adat. Musyawarah bisa dilakukan beberapa kali karena banyak hal yang perlu dibahas mendalam.
7. Membentuk Kepengurusan Sekolah Adat: terdiri dari Penasehat/Pengawas dan Penyelenggara Sekolah Adat, serta Musyawarah Komunitas sebagai pemutus tertinggi.
8. Penyelenggaraan pendidikan di Sekolah Adat.
9. Merawat komitmen para penggerak/fasilitator pendidikan - peningkatan kapasitas.
10. Sosialisasi dan dukungan dari tokoh-tokoh agama dan pemerintah (desa, kecamatan) oleh Tim Inti bersama Tetua.
11. Legalitas - Badan Hukum - bisa menggunakan legalitas YPMAN tapi bisa juga mengurus legalitas sendiri.