20/07/2026
Alhamdulillah...
Maa sya Allah wa Tabarakallah 🤩🥰
Pesantren Bermasyarakat
Pendiri Lembaga Pendidikan al-Qur'an
Kaderisasi Guru Ngaji Qiroati
20/07/2026
Alhamdulillah...
Maa sya Allah wa Tabarakallah 🤩🥰
29/06/2026
Yayasan Karomah Auliyaa Ar-Ridhoo
Berdiri sejak tahun 23 April 2024 berdasarkan AD / ART yang kemudian di buatkan Akta Pendirian yang berlokasi di Jalan Talang Keramat Nomor 49, Rukun Tetangga 006, Rukun Warga 002, Desa/ Kelurahan Kenten, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, Kode Pos 30961.
Agar lebih meluaskan manfaat, saat ini Yayasan Karomah Auliyaa Ar Ridhoo memiliki 2 lokasi Lembaga Pendidikan Al-Qur'an yang di bentuk dan dinamakan LPQ Darunnajah Ar Ridhoo.
SK. Lembaga Pendidikan Al-Qur'an Daarun Najaah Ar Ridhoo
Kemenag RI Kota Palembang
Nomor: 659 Tahun 2025
Nomor Statistik: 406216710001
IG: lpq_daarunnajaah_arridhoo
NPWP: 1000000000908814
Akta Pendirian Yayasan Karomah Auliyaa Ar Ridhoo
No. Akta: 18
Tanggal: 24 Januari 2025
Notaris: Anggara Lingga Nugraha, S.H., M.Kn
Pengesahan: KEMENKUMHAM RI/AHU-0001157.AH.01.04.2025
Email: [email protected]
BSI 7344239449
Tgl 10 Februari 2026
“Hilangnya Keberkahan Ilmu Anak Karena Perilaku Buruk Orang Tua Terhadap Guru”
Kadang yang membuat anak sulit berkembang bukan karena kurang pintar, tapi karena hilangnya keberkahan dari sikap orang tuanya sendiri.
Saat guru dihina, diremehkan, atau dibantah di depan anak, pelajaran yang sebenarnya masuk bukanlah ilmu — melainkan kesombongan dan hilangnya adab.
Guru bukan makhluk sempurna, tapi mereka adalah perantara ilmu.
Jika orang tua merusak penghormatan anak pada guru, maka sebenarnya mereka juga sedang menutup pintu keberkahan ilmu bagi anaknya sendiri.
📖 Hormati guru, bukan karena mereka sempurna,
tapi karena dari merekalah ilmu menjadi bernilai.
16/06/2026
Muharram hadir bukan untuk menghapus perjalanan yang lalu, tetapi untuk mengingatkan bahwa selalu ada kesempatan untuk melangkah dengan niat yang lebih baik.
Tidak semua pintu dibuka sekaligus, namun setiap langkah kecil dapat membawa kita menuju cahaya yang lebih baik.
Jadikan tujuan tertinggimu: mencari ridho Allah SWT.
Penuhi waktu dan hari-harimu dengan cinta dan ketaatan. Sehingga anda pun terus naik.
Semakin bertambah umurmu, semakin bertambah kemuliaan dan kedekatanmu di sisi Allah.
Syaikh Saud bin Khalid alu Su'ud hafizhahullah, Twitter beliau diterjemahkan oleh ustadz Amrullah Akadhinta
Ja’far bin Sulaiman berkata bahwa dia mendengar Robi’ah menasehati Sufyan Ats Tsauri :
“Sesungguhnya engkau bagaikan hari yang dapat dihitung".
Jika satu hari berlalu, maka sebagian darimu juga akan pergi.
Bahkan hampir-hampir sebagian harimu berlalu, namun engkau merasa seluruh yang ada padamu ikut pergi.
Oleh karena itu, beramallah!!!
*Nasehat Diri*
Bersama Kemenag Banyuasin Inmas
Talang Keramat, 10-12-2025
15/06/2026
📌 Murid Akan Lupa Banyak Pelajaran, Tapi Akan Selalu Mengingat Cara Gurunya Memperlakukan Mereka
Tidak semua pelajaran akan diingat hingga mereka dewasa.
Rumus bisa terlupakan, tugas bisa berlalu, dan nilai rapor bisa memudar seiring waktu.
Namun, cara seorang guru memperlakukan muridnya akan tetap tinggal dalam ingatan mereka.
Sebuah senyuman, perhatian, dukungan saat mereka kesulitan, atau keyakinan yang diberikan ketika mereka merasa tidak mampu, sering kali menjadi kenangan yang tidak pernah hilang.
Karena sejatinya, mendidik bukan hanya tentang menyampaikan ilmu, tetapi juga tentang menyentuh hati dan membentuk karakter.
Guru yang baik tidak hanya dikenang karena apa yang diajarkannya, tetapi juga karena bagaimana ia memperlakukan murid-muridnya.
15/06/2026
TUJUAN HIDUP
Allah Ta’ala berfirman,
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
“Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz-Dzariyat 51: 56)
Ibnu Katsir rahimahullah berkata : “Makna ayat tersebut: sesungguhnya Allah ta’ala menciptakan makhluk untuk beribadah kepada-Nya semata tanpa ada sekutu bagi-Nya.
Barangsiapa yang taat kepada-Nya akan Allah balas dengan balasan yang sempurna. Sedangkan barangsiapa yang durhaka kepada-Nya niscaya Allah akan menyiksanya dengan siksaan yang sangat keras.
Allah pun mengabarkan bahwa diri-Nya sama sekali tidak membutuhkan mereka. Bahkan mereka itulah yang senantiasa membutuhkan-Nya di setiap kondisi. Allah adalah pencipta dan pemberi rezeki bagi mereka.”
Al-Qurthubi rahimahullah mengatakan, “Makna asal dari ibadah adalah perendahan diri dan ketundukan. Berbagai tugas atau beban syariat yang diberikan kepada manusia (mukallaf) dinamai dengan ibadah, dikarenakan mereka harus melaksanakannya dengan penuh ketundukan kepada Allah Ta’ala.
Makna ayat tersebut
(QS. Adz-Dzariyat 51: 56) adalah Allah Ta’ala memberitakan bahwa tidaklah Dia menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Nya.”
Hendaknya kita melihat kembali tujuan hidup kita. Sehingga kita tidak keluar dari tujuan awal penciptaan. Setiap orang yang memiliki tujuan hidup ia tidak akan pernah menyia-nyiakan waktu yang ia lalui tanpa bernilai ibadah. Apapun pekerjaan kita, kedudukan, dan jabatan yang kita miliki semestinya harus mendukung tujuan awal kehidupan kita.
Orang yang berakal pasti mengetahui tujuan ia diciptakan, tidak mungkin Allah menciptakan kita tanpa ada tujuan yang jelas.
Sebagaimana kita berjalan dan safar pasti memiliki tujuan. Apalagi dengan kehidupan kita yang sangat berharga ini pasti memiliki tujuan. Dan tujuan yang paling mulia dari penciptaan manusia adalah beribadah kepada yang Maha Menciptakan. Oleh karena itu, apapun yang kita lakukan dan tinggalkan harus bernilai ibadah.
Faedah dari Ayat
🌟 *Diantara faedah dari ayat di atas, yaitu:*
1. Tujuan manusia diciptakan adalah untuk beribadah.
2. Setiap kata ibadah dalam Al Quran maknanya adalah mengesakan (mentauhidkan).
3. Setiap Nabi dan Rasul yang diutus menyeru kaumnya untuk mengesakan Allah dan memperingatkan dari bahayanya syirik.
4. Ibadah menurut Syaikhul Islam mengatakan, “Ibadah adalah istilah yang meliputi segala sesuatu yang dicintai Allah dan diridhai-Nya, berupa ucapan maupun perbuatan, yang tampak maupun yang tersembunyi.”%
5. Pelajaran pertama yang wajib dipelajari setiap muslim adalah Tauhid dan Syirik.
6. Hakikat ibadah itu adalah melaksanakan apa yang Allah cintai dan ridhai dengan penuh ketundukan dan perendahan diri kepada Allah
7. Jangan pernah bosan belajar tentang tauhid, karena pelajaran ini adalah semulia-mulianya mata pelajaran yang wajib kita kuasai.
Ditulis Oleh:
Ustadz Abu Rufaydah Lc , MA حفظه الله
𝑨𝒅𝒎𝒊𝒏 CAHAYA FAEDAH ILMU 🌟
TIGA CARA MEMPEROLEH ILMU!
Ilmu diperoleh melalui tiga hal:
*Pertama: Mengamalkannya.
Jika seseorang membiasakan diri berbicara dalam bahasa Arab, maka hal itu akan mendorongnya untuk mempelajari ilmu nahwu. Begitu p**a, siapa yang bertanya tentang perkara sulit agar dapat mengamalkannya sesuai dengan tuntunan syariat, maka ia akan belajar darinya.
*Kedua: Mengajarkannya.
Sebab, ketika seseorang mengajarkan ilmu kepada orang lain, hal itu akan lebih mendorongnya untuk memperdalam dan memahami ilmunya sendiri.
*Ketiga: Menulis dan menyusun karya ilmiah.
Sebab, menulis akan membawa seseorang untuk melakukan penelitian mendalam. Dan seseorang tidak akan mampu menyusun karya ilmiah jika ia belum memahami secara luas dan dalam bidang yang ingin ditulisnya."
_*Nahwu dan sharaf*_ keduanya adalah _*syarat, Bagi pembaca hadist agar terhindar dari kesalahan.*_
Namun *bagi orang yang memiliki kefasihan alami, syarat ini gugur, Karena ia aman dari terjatuh dalam kekeliruan*
*Nasehat Diri*