22/02/2020
[HAPPY FOUNDER'S DAY]
Tahukah kakak bahwa Indonesia memiliki anggota pramuka terbanyak ??
Bila awalnya hanya 22 anak dan remaja yang mengikuti kegiatan Scouting gagasan Baden-Powell, maka kini jumlah anggota yang terdaftar di World Organization of the Scout Movement (WOSM), yang merupakan induk dari seluruh organisasi nasional gerakan kepanduan di dunia, tercatat lebih dari 40 juta orang. Dari jumlah itu, setengahnya atau lebih dari 20 juta anggota merupakan anggota Gerakan Pramuka. Ini berarti organisasi nasional gerakan pendidikan kepanduan di Indonesia memiliki jumlah anggota terbanyak dibandingkan organisasi lain di dalam WOSM.
Di Indonesia sendiri, kehadiran Scouting dimulai pada pertengahan 1912. Saat itu, seorang pegawai jawatan meteorologi Belanda, P Joh Smits, yang membawanya ke Indonesia yang saat itu masih bernama Hindia-Belanda, dan memulainya dengan membentuk satu kelompok Pandu di Batavia (sekarang Jakarta). Sewaktu masih di Belanda, Joh Smits – ada yang menyebutnya juga Johan atau Johannes Smits – memang telah aktif dalam kepanduan di negaranya.
Gerakan itu berkembang demikian pesatnya, dan puluhan organisasi kepanduan tumbuh di Indonesia. Mulai yang berlatar belakang kebangsaan, agama, sukubangsa, dan lainnya. Bahkan ketika penjajahan Jepang dan awal Kemerdekaan Republik Indonesia yang ditandai dengan masa revolusi fisik, gerakan kepanduan tetap ada.
Semuanya tetap berpatokan dengan mengikuti prinsip-prinsip kepanduan seperti yang digagas oleh Baden-Powell. Apalagi atas jasa-jasa menggagas dan mendirikan gerakan kepanduan tersebut, Baden-Powell juga telah diangkat secara aklamasi sebagai Bapak Pandu Sedunia, yang dalam Bahasa Inggris disebut Chief Scouts of the World. Itulah sebabnya, setiap tanggal kelahirannya pada 22 Februari selalu diperingati dengan berbagai acara untuk mengenang jasa-jasa Baden-Powell.