Daarul Mushthafa Palangkaraya

Daarul Mushthafa Palangkaraya Sarana ikut mencerdaskan kehidupan masyarakat dalam berbangsa dan bernegara melalui perjuangan di bi

InsyaAllah akan segera tayang...
19/01/2022

InsyaAllah akan segera tayang...

Mulai belajar bulan Rabi'ul Awwal 1443 H. Ahlan wa marhaban...
13/09/2021

Mulai belajar bulan Rabi'ul Awwal 1443 H.
Ahlan wa marhaban...

Biografi Imam An-Nawawi=====================(Bag. 1)Beliau dijuluki Al-Imam, Al-Hafizh, Al-Auhad (yang tiada bandinganny...
03/09/2021

Biografi Imam An-Nawawi
=====================
(Bag. 1)

Beliau dijuluki Al-Imam, Al-Hafizh, Al-Auhad (yang tiada bandingannya pada zamannya), Al-Qudwah (panutan ummat), Syaikhul Islam, 'Alamul Aulia (pemuka para wali).

Nama lengkapnya adalah Muhyiddin Abu Zakariya Yahya bin Syaraf bin Murri Al-Hizami Al-Haurani Asy-Syafi'i, penulis berbagai kitab yang penuh manfaat.

Kelahiran
~~~~~~

Beliau dilahirkan pada bulan Muharram tahun 631 H. Beliau datang ke Damaskus pada tahun 649 H, dalam usia 18 tahun. Tinggal di Rawahiyah dan sehari-harinya makan roti dari sekolah. An-Nawawi menghapalkan kitab At-Tanbih selama empat setengah bulan, dan menyetorkan seperempat kitab Al-Muhadzdzab yang dia hapal pada bulan berikutnya kepada gurunya, Al-Kamal Ishaq bin Ahmad. Setelah itu beliau menunaikan haji bersama ayahnya, dan tinggal di madinah selama satu setengah bulan. Beliau menderita sakit selama dalam perjalanan.

Abu Al-Hasan bin Al-Aththar menyebutkan bahwa Imam An-Nawawi memceritakan kepadanya bahwa setiap hari beliau mengkaji dua belas mata pelajaran, baik yang bersifat syarh maupun koreksi. Dua pelajaran dari kitab Al-Wasith, lalu masing-masing satu pelajaran untuk kitab Al-Muhadzdzab, kitab Al-Jam'u Baina Ash-Shahihain, kitab Shahih Muslim, kitab Al-Luma' tulisan Ibnu Jinni, kitab Ishlah Al-Manthiq, Ilmu Tashrif (morfologi bahasa arab), Ushul Fiqih, nama-nama perawi hadits, dan Ushuluddin. Imam An-Nawawi mengatakan, "Aku memberikan catatan untuk semua yang berhubungan dengan pelajaran tersebut, baik yang berupa penjelasan kata-kata sulit, penjelasan dari sebuah ungkapan, dan koreksi terhadap bahasa. Semoga Allah memberkahi waktu-waktuku. Aku sempat tertarik untuk belajar ilmu kedokteran, maka aku membeli kitab Al-Qanun (karangan Ibnu Sina), tetapi hatiku menjadi gelap. Selama beberapa hari aku tidak dapat melakukan aktivitas apapun. Akhirnya aku tersadar, lalu kujual kitab Al-Qanun milikku, dan hatiku kembali terang setelahnya."

Beliau belajar hadits pada Ar-Ridha bin Burhan, kemudian gurunya para guru, Abdul Aziz bin Muhammad Al-Anshari, Zainuddin bin Abdu Ad-Daim, Imaduddin Abdul Karim bin Al-Hasratani, Zainuddin Khalid bin Yusuf, Taqiyuddin bin Abi Al-Yusr, Jamaluddin Ibnu Ash-Shairafi, Syamsuddin bin Abu Umar, dan tokoh-tokoh segenerasi lainnya.

Beliau pernah mengkaji Al-Kutub As-Sittah, Al-Musnad, Al-Muwaththa', Syarh As-Sunnah karangan Al-Baghawi, Sunan Daruquthni, dan kitab-kitab lainnya. Beliau juga belajar kitab Al-Kamal karangan Abdul Ghani kepada Az-Zain Khalid, dan syarah hadits Bukhari-Muslim kepada ahli hadits, Abu Ishaq Ibrahim bin Isa Al-Muradi.

Beliau mengaji ushul fiqih kepada Al-Qadhi At-Taflisi dan mengaji fiqih kepada Al-Kamal Ishaq bin Al-Maghribi, Syamsudin Abdurrahman bin Nuh, Izzuddin Umar bin Sa'd Al-Irbili, dan Al-Kamal Sallar Al-Irbili. Selain itu, beliau pernah mengaji ilmu nahwu kepada Syaikh Ahmad Al-Mishri, dan ulama lainnya. Beliau juga pernah belajar kepada Ibnu Malik dengan materi salah satu buku karyanya.

Beliau selalu beraktivitas, menulis, menyebarkan ilmu, beribadah, membaca wirid, dzikir, serta bersabar terhadap kehidupan yang tidak menyenangkan dalam hal makanan dan pakaian. Beliau menetapi semua itu, pakaiannya terbuat dari kain tenunan, sedangkan sorbannya terbuat dari kain kecil dari negeri Syabakhtan.

Bersambung...

Al-Hujurat 49:15إِنَّمَا ٱلْمُؤْمِنُونَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ بِٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ ثُمَّ لَمْ يَرْتَابُوا۟ وَجَٰهَدُوا۟...
07/05/2021

Al-Hujurat 49:15

إِنَّمَا ٱلْمُؤْمِنُونَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ بِٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ ثُمَّ لَمْ يَرْتَابُوا۟ وَجَٰهَدُوا۟ بِأَمْوَٰلِهِمْ وَأَنفُسِهِمْ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِۚ أُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلصَّٰدِقُونَ

Firman Allah Swt.:

Sesungguhnya orang-orang yang beriman. (Al-Hujurat: 15)

Yaitu yang sempurna iman mereka.

hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu. (Al-Hujurat: 15)

Maksudnya, tidak ragu dan tidak bimbang dalam keimanannya. Bahkan teguh dalam suatu pendirian, yaitu membenarkan dengan setulus-tulusnya.

dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. (Al-Hujurat: 15)

Mereka korbankan diri dan harta benda mereka yang disayang untuk ketaatan kepada Allah dan rida-Nya.

mereka itulah orang-orang yang benar. (Al-Hujurat: 15)

Yakni dalam ucapannya yang mengatakan bahwa mereka adalah orang-orang yang beriman, tidak sebagaimana yang dikatakan oleh sebagian orang-orang Arab Badui yang iman mereka masih belum meresap kecuali hanya sebatas lahiriah saja.

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Yahya ibnu Gailan, telah menceritakan kepada kami Rasyidin, telah menceritakan kepada kami Amr ibnul Haris, dari Abus Samah, dari Abul Hais'am, dari Abu Sa'id r.a. yang mengatakan bahwa sesungguhnya Nabi Saw. telah bersabda: Orang-orang mukmin di dunia ini ada tiga macam, yaitu orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah; dan orang (mukmin) yang dipercayai oleh orang lain terhadap harta dan jiwa mereka; dan orang (mukmin) yang apabila mempunyai rasa tamak (terhadap sesuatu), maka ia meninggalkannya karena Allah Swt.

02/12/2020

Jangan ada dusta diantara kita...

Meskipun perlahan, Alhamdulillah pergerakannya nyata...
29/11/2020

Meskipun perlahan, Alhamdulillah pergerakannya nyata...






08/09/2020

Kita tidak hanya butuh orang pintar, tetapi juga butuh orang yang benar.

Mudah-mudahan diantara yang akan dihadirkan Allah kelak untuk menjadi pemimpin negeri ini adalah anak-anak keturunan anda yang turut peduli dalam upaya membangun kembali peradaban yang berani menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran.

Aamiin...
29/08/2020

Aamiin...

Tak perlu repot memaksakan diri jika memang tidak mampu...Datang dengan tangan kosong, insyaAllah keluar dari sini nanti...
08/08/2020

Tak perlu repot memaksakan diri jika memang tidak mampu...

Datang dengan tangan kosong, insyaAllah keluar dari sini nantinya lahir batin siap menjadi pejuang da'wah.




Dengan berupaya meningkatkan mutu pendidikan, berarti kita telah ikut menyiapkan calon pemimpin terbaik negeri ini untuk...
31/07/2020

Dengan berupaya meningkatkan mutu pendidikan, berarti kita telah ikut menyiapkan calon pemimpin terbaik negeri ini untuk masa depan.

Jangan pernah pertaruhkan negeri yang memiliki cita-cita besar untuk menjadi negeri yang adil dan makmur ini dikelola oleh para pemimpin yang hanya memiliki kapasitas yang pas-pasan.

29/06/2020

Betapa bagi seorang ahli hidayah, "pergeseran" itu sungguh begitu terasa.

Dulu, yang terpenting adalah risalah. Dan yang ditugasi menyampaikannya begitu mengagungkan risalah ketimbang dirinya.

Saat ini, yang membawa risalah bahkan berani menganggap dirinya lebih mulia daripada risalah yang dibawanya.




Address

Jalan Nagasari
Palangkaraya

Telephone

+6282149372266

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Daarul Mushthafa Palangkaraya posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Daarul Mushthafa Palangkaraya:

Shortcuts

Share

Category