27/04/2026
*SLBN 1 Palangka Raya Tembus 10 Besar Nasional, Bukti Pendidikan Inklusif Kalteng Kian Kompetitif
Palangka Raya – Capaian membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kalimantan Tengah. Berdasarkan data terbaru dari Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) per 23 April 2026, SLBN 1 Palangka Raya atau yang sekarang berganti nama menjadi *Sekolah Khusus (SKH) Negeri 1 Palangka Raya* berhasil masuk dalam jajaran 10 besar Sekolah Luar Biasa (SLB) terbaik di Indonesia, tepatnya di *peringkat ke-7 dengan total 70 prestasi.*
Pencapaian ini menjadi sinyal kuat bahwa kualitas pendidikan inklusif di Kalimantan Tengah terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional. Di tengah dominasi sejumlah daerah besar, kehadiran SKHN 1 Palangka Raya dalam daftar ini menunjukkan bahwa potensi daerah tidak bisa dipandang sebelah mata.
*Data Puspresnas* mencatat, peringkat pertama ditempati SLB Negeri 1 Bantul dengan 115 prestasi, disusul SLBN 1 Makassar dan SLB Negeri Semarang. Menariknya, komposisi 10 besar tidak hanya didominasi Pulau Jawa, tetapi juga diisi oleh sekolah-sekolah dari berbagai wilayah Indonesia, termasuk *Kalimantan Tengah.*
Kepala sekolah dan tenaga pendidik di SKHN 1 Palangka Raya dinilai *berhasil membina peserta didik untuk aktif mengikuti berbagai ajang kompetisi, baik akademik maupun non-akademik.* Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah provinsi Kalimantan Tengah dibawah kepemimpinan Gubernur *H. Agustiar Sabran* dalam mendorong kesetaraan akses dan kualitas pendidikan bagi seluruh anak bangsa, termasuk anak berkebutuhan khusus.
Masuknya SKHN 1 Palangka Raya dalam daftar ini juga memperkuat posisi Kalimantan Tengah sebagai daerah yang serius dalam pengembangan pendidikan inklusif. Tidak hanya fokus pada akses, tetapi juga kualitas dan prestasi siswa yang mampu bersaing secara nasional.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, *Muhammad Reza Prabowo*, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi ini m