MAN Gunung Padang Panjang

MAN Gunung Padang Panjang Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from MAN Gunung Padang Panjang, School, Jalan Syech Ibrahim Musa Parabek No. 2, Padangpanjang.

11/02/2022
18/01/2022

Assalamualaikum wr.wb
Sahabat fb semua. FB atas nama MAN Gunung padang panjang beralih ke aku

MAN 1 Padang Panjang Ambil Bagian Meriahkan HGN  dan HUT PGRI MAN 1 Kota Padang Panjang (humas)  Helat Peringatan Hari G...
25/11/2021

MAN 1 Padang Panjang Ambil Bagian Meriahkan HGN dan HUT PGRI

MAN 1 Kota Padang Panjang (humas) Helat Peringatan Hari Guru Nasional dan Hut PGRI ke 76 di MAN 1 Padang Panjang diawali dengan upacara bendera dan serangkaian acara lainnya Kamis 25 November 2021. Diselingi kicauan burung dengan lokasi madrasah yang kian asri menjadikan suasana upacara bendera terasa khidmad.

Di hadapan hampir tujuh ratus siswa, para guru dan tenaga kependidikan MAN 1 Kota Padang Panjang unjuk kebolehan sebagai pelaksana upacara bendera. Dengan seragam PGRI yang merupakan identitas dari korp yang berperan aktif mencetak intelektual untuk kemajuan negeri ini serempak menata langkah saat menaikan bendera kebangsaan kita.

Haru dan khidmad bercampur baur, demikian suasana pagi ini. Kegiatan ini adalah bentuk syukur terhadap profesi guru yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Karena dari rahim profesi gurulah lahirnya pemimpin-pemimpin bangsa; karena gurulah munculnya para pemikir yang menciptakan kemajuan zaman. Agaknya tidak dapat disangkal, tak seorang pun di antara kita yang menerima ilmu dan pendidikan tanpa uluran tangan guru.

Bertindak sebagai pembina uapacara adalah kepala MAN 1 Kota Padang Panjang, H.Julpiadi Hutabarat, S.Ag. M.S.I. Dalam amanatnya kepmad menyampaikan pengertian pendidikan dalam Undang-Undang Sisdiknas nomor 20 tahun 2003. Disebutkan bahwa pendidikan itu adalah usaha sadar yang dilakukan oleh pendidik dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Sejarah ringkas PGRI, lahir pada tanggal 25 November 1945, setelah 100 hari proklamasi kemerdekaan Indonesia. Semangat kebangsaan Indonesia telah lama tumbuh di kalangan guru-guru bangsa Indonesia. Hal ini berawal sejak adanya organisasi perjuangan guru-guru pribumi pada zaman Belanda yang berdiri tahun 1912 dengan nama Persatuan Guru Hindia Belanda.

Organisasi ini bersifat unitaristik yang anggotanya terdiri dari para guru bantu sekolah, guru desa dan penilik sekolah dengan latar belakang pendidikan yang berbeda-beda. Mereka umumnya bertugas di Sekolah Desa dan Sekolah Rakyat.

Disamping PGHB berkembang p**a organisasi guru bercorak keagamaan dan kebangsaan pada tahun 1932. Dengan penuh kesadaran 32 organisasi guru yang berbeda-beda latar belakang, paham, dan golongan bersepakat bersatu mengubah nama Persatuan Guru Hindia Belanda menjadi Persatuan Guru Indonesia.

Perubahan nama ini mengejutkan pemerintah Belanda karena penggunaan kata Indonesia mencerminkan semangat kebangsaan. Sebaliknya kata Indonesia ini sangat didambakan oleh guru dan bangsa Indonesia. Perjuangan PGRI bukan lagi sekadar nasib guru melainkan memuncak pada kesadaran dan cita-cita kemerdekaan.

Pada zaman penjajahan Jepang segala organisasi dilarang, sekolah ditutup dan Persatuan Guru Indonesia tidak lagi melakukan aktivitas. Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945 menjiwai penyelenggaraan Kongres guru Indonesia pada tanggal 24 sampai 25 November 1945 di Surakarta.Melalui kongres ini segala organisasi dan kelompok guru yang didasarkan atas perbedaan lingkungan, daerah, politik, agama, dan suku sepakat dihapuskan.

Ada tiga tujuan dari berdirinya organisasi ini: Pertama untuk mempertahankan dan menyempurnakan Republik Indonesia. Kedua mempertinggi tingkat pendidikan dan pengajaran sesuai dengan dasar-dasar kerakyatan dan ke tiga untuk membela hak dan nasib buruh umumnya dan guru pada khususnya.

Hingga saat ini arah perjuangan PGRI secara struktural dan fungsional mulai bergerak ke arah transformasi PGRI menjadi kekuatan moral intelektual, namun tidak meninggalkan perjuangan sebagai organisasi yang memperjuangkan ketenagakerjaan.


PGRI dalam upaya meningkatkan kompetensi guru di bidang teknologi dalam menghadapi perubahan di era revolusi dan berperan serta dalam four point Zero. Pandemi covid 19 yang melanda seluruh dunia sejak awal tahun 2020 hingga kini berdampak pada dunia pendidikan Indonesia. Saat pandemi merebak PGRI berkontribusi nyata pada masyarakat dengan mendirikan posko copy center di berbagai daerah Indonesia.

Selain itu PGRI memberikan masukan agar pemerintah memberikan bantuan kuota bagi guru dan anak didik demi kelancaran pembelajaran jarak jauh dan mengadakan berbagai peningkatan kompetensi guru dalam penguasaan teknologi digital yang diperlukan dalam PJJ.

Kepala.madrasah menghimbau para guru-guru dan juga kepada siswa bahwa perbuatan baik yang paling sempurna adalah perbuatan yang tidak terlihat namun dapat dirasakan hingga jauh ke dalam hati. Artinya berbuatlah sehingga orang bisa merasakan apa yang terbaik yang kita lakukan. Jangan menghitung apa yang hilang namun hitunglah apa yang tersisa pada saat ini. Artinya kita tetap selalu semangat tidak mudah menyerah. Jangan memikirkan yang sudah tiada. Lihatlah apa peluang yang ada di depan mata.

Teruslah melangkah selama kita di jalan yang baik meski terkadang kebaikan tidak senantiasa dihargai oleh orang lain. Hidup bukanlah tentang siapa yang terbaik tapi siapa yang mau berbuat baik" demikian ungkap Jupliadi mengakhiri amanat.

Usai upacara bendera, kegiatan berlanjut dengan penyerahan karangan bunga oleh siswa kepada guru. Selanjutnya penampilan tari Sakali Sudah oleh sanggar Batikam Jajak juga turut memberi warna. Kemudian ditutup dengan penampilan musikalisasi puisi oleh siswa, Fauzan dan Nubli, peserta parade siswa katulistiwa, utusan MAN 1 Padang Panjang saat mengikuti acara yang digelar oleh guru geografi nusantara.

Peringatan HGN kali ini ditutup dengan lomba PBB antar guru dan pegawai. PBB yang terkesan unik dan butuh konsentrasi tinggi. Peserta dipisahkan antara regu pria dan wanita. Mereka mengikuti aba-aba dengan mata ditutup kain. Setelah melakukan gerakan puluhan kali, bayangkan, barisan yang semula rapi berakhir dengan formasi yang tak karuan. Penonton tertawa riuh menyaksikan kelucuan arah dan gerak peserta. Akhirnya membuka penutup mata, semua kembali tertawa menyaksikan ending barisan seperti benang kusut.(am)

MAN 1 Kota Padang Panjang Sambut Dinas  PUPR Sumatera BaratMAN 1 Kota Padang Panjang (humas).  Kamis 18 November 2021 MA...
18/11/2021

MAN 1 Kota Padang Panjang Sambut Dinas PUPR Sumatera Barat

MAN 1 Kota Padang Panjang (humas). Kamis 18 November 2021 MAN 1 Padang Panjang menerima kunjungan 9 orang pegawai Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Povinsi Sumatera Barat.

Kedatangan tim ini bertujuan untuk mengukur dan menghitung nominal anggaran untuk rehab gedung madrasah. Hal ini bermula dari diajukannya proposal dari pihak madrasah melalui Kasi Sarana Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat.

Angin segar berhembus ke MAN 1 Kota Padang Panjang dimana usulan yang diajukan, mendapat tanggapan positif dari pihak yang berwenang. Setelah peninjauan lokasi oleh kasih madrasah kemudian dilanjutkan dengan tinjauan oleh tim Dinas PU PR dan hari ini disurvey lagi untuk memastikan bagian mana yang harus direnovasi dan direkonstruksi.

Tinjauan kali ini didampingi langsung oleh Kepala Madrasah, KAUR TU dan Wakil Sarana. Saat temu ramah di ruang Kepala MAN 1 Kota Padang Panjang, H. Julfiadi Hutabarat, S.Ag. M.S.I. menyampaikan kegembiraannya terkait respon yang ditunjukkan oleh pemerintah.

Kepala madrasah menyampaikan bahwa MAN 1 Kota Padang Panjang merupakan madrasah yang sangat diminati oleh masyarakat bukan saja yang berasal dari Padang Panjang, Batipuh, Sepuluh Koto, bahkan dari kabupaten kota lainnya di Sumatera Barat, Riau, Jambi Bengkulu, Palembang dan sebagainya.

Justru itu, mengingat keterbatasan tanah maka diharapkan pembangunan yang dirancang kali ini berupa bangunan bertingkat. Selain itu pengadaan toilet siswa, selasar dan koridor madrasah juga termasuk hal-hal yang diajukan dan dalam pertemuan ini.

"Adalah suatu kegembiraan karena kedatangan tim yang kedua kali ini sudah menunjukkan bahwa MAN 1 Kota Padang Panjang dipastikan akan kan di renovasi pemerintah tahun 2022 mendatang. Hal ini perlu disyukuri karena kebanyakan bangunan yang ada di madrasah ini sudah berumur setengah abad", ungkap kepmad.

Baiasanya, tapuak alang bajawek, tepuk tangan babaleh. Begitu perhatian negara pada suatu lembaga, bagaimana p**a seharusnya kita menunjukkan rasa syukur dan terima kasih atas suatu perhatian. Adalah pembelajaran bagi setiap pribadi bahwa dalam kehidupan sehari-hari perlu kiranya kita melakukan pelayanan prima saat berintegrasi satu sama lain. Apalagi hal ini termasuk salah satu itu indikator yang dianjurkan kepada pegawai instansi pemerintah maupun swasta.

Menghadirkan pelayanan prima dimulai dari upaya yang berorientasi pada kepuasan orang lain. Hal ini tercermin dari sikap, perhatian, tindakan, kemampuan, penampilan, tanggung jawab, dan simpati terhadap orang yang dilayani. (Am)

MAN 1 kota Padang Panjang Giatkan Pramuka Guna Pembentukan Karakter Peserta DidikMAN 1 Kota Padang Panjang (humas) Gugus...
11/11/2021

MAN 1 kota Padang Panjang Giatkan Pramuka Guna Pembentukan Karakter Peserta Didik

MAN 1 Kota Padang Panjang (humas) Gugus Depan 007/008 Ambalan KH Agus Salim- Zainatun Nahar angkat kegiatan Perkajusami yang berlokasi di Sumpur, Batipuh Selatan.

Istilah Perkajusami merupakan singkatan Perkemahan Kamis, Jumat, Sabtu, dan Minggu, mulai 11 sampai 14 November 2021. Kegiatan yang direncanakan selama 4 hari, tiga malam ini telah dirancang sejak beberapa bulan lalu dan dapat persetujuan oleh kepala madrasah.

Kegiatan pramuka ini diikuti sebanyak 202 orang peserta. Direncanakan pelantikan calon Penegak Tamu, calon Bantara dan calon Laksana di bumi perkemahan.

Dapat dipaparkan bahwa penanggung jawab sekaligus sebagai Kamabigus Gudep adalah H. Julpiadi Hutabarat, S.Ag.M.S.I. Koordinator Albazar, S.Pd. Sekretaris Nila Fatmawati, S.Pd.I.
Pembina: Rahmad Sidik, M.Pd. dan Dewi Puji Astuti, S.Pd.
Pelatih: Rahma Doni S.H. dan Ani Arsya, S.Pd.

Ketika upacara pelepasan peserta siang ini Kepala MAN 1 Kota Padang Panjang menyampaikan bahwa kegiatan pramuka bertujuan untuk
meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Lebih lanjut kepmad menuturkan, "Dengan melihat alam sekitar, akan menimbulkan rasa syukur atas nikmat Allah yang selalu kita dapatkan setiap saat. Berikutnya, bergabung dengan kegiatan perkemahan dapat mengenal lingkungan. Orang cerdas akan mengenal lingkungan dengan cepat, tidak seperti katak dalam tempurung. Tidak merasa dunia ini selebar daun kelor, dan tidak merasa diri paling benar."

"Terakhir, pramuka itu bertujuan untuk meningkatkan solidaritas dan kesatuan. Dengan demikian akan tercipta generasi muda yang cerdas, terampil, tangkas, dan tanggap terhadap sesuatu di lingkungan sekitarnya, " ungkap Julpiadi.

Ada yang paling mendasar di balik semua itu ketika kita berada di lingkungan baru, seperti kata pepatah, manyauak di ilie-ilie, bakato di bawah-bawah. Dima bumi dipijak di sinan langik dijujuang. Artinya dalam pergaulan sesama kita harus bicara dengan tidak menyombongkan diri dan menghindari kalimat yang mengerdilkan orang lain meskipun yang dibicarakan itu benar.
Intinya, kita harus bisa beradaptasi di lingkungan yang baru, berbuat dan bicara sesuai kebiasaan masyarakat setempat. Hal ini merupakan pahatan kata yang dapat jadi acuan sebelum bertutur dan berperilaku dimanapun kita berada. (Am)

MAN 1 Padang Panjang Sukses Gelar PilkosimMAN 1 Kota Padang Panjang (humas).  Selasa 9 November 2021 MAN 1 Kota Padang P...
09/11/2021

MAN 1 Padang Panjang Sukses Gelar Pilkosim

MAN 1 Kota Padang Panjang (humas). Selasa 9 November 2021 MAN 1 Kota Padang Panjang menyelenggarakan pemilihan ketua OSIM (Organisasi Siswa Intra Madrasah). Semua komponen di madrasah ini memiliki hak pilih, baik siswa kelas X , XI, dan XII. pegawai tata usaha, majelis guru bahkan kepala madrasah pun turut memilih salah satu paslon.

Kepala MAN 1 Kota Padang Panjang H. Julfiadi Hutabarat, S.Ag. M.S.I. mengucapkan terima kasih atas kerja sama dengan KPU Kota Padang Panjang berupa pinjaman logistik yang diperlukan untuk pemilihan ini. Kerjasama serupa telah berlangsung sejak beberapa tahun belakangan. Bantuan yang diberikan oleh KPU Kota Padang Panjang untuk kelancaran kegiatan tersebut berupa kotak suara, bilik suara, lembaran C6, dan kertas suara.

Pada saat kampanye dari ketiga pasang calon ketua dan wakil OSIM Sabtu 30 Oktober lalu, kepala madrasah menyampaikan bahwa ketiga paslon adalah orang-orang terbaik. Mereka orang pilihan dari warga madrasah namun pada akhirnya hanya satu pasang yang akan menduduki jabatan yang dimaksud.

Ketiga paslon yang berkompetisi pada Pilkosim kali ini adalah Rahmad Fauzan Triandra berpasangan dengan M. Luthfi Idris dengan nomor urut 1, Alvino Zul Putra dengan Agus Maulana pada nomor urut 2, sedangkan pada nomor urut 3 adalah Sandika Al-Zikri dengan Luthfiah Adzra.

"Kegiatan ini merupakan pembelajaran berdemokrasi dalam tatanan hidup berdampingan satu sama lain. Kita boleh berbeda pendapat, berbeda paham, berbeda warna, berbeda kelas, berbeda tempat, tinggal namun harus memiliki satu komitmen bahwa kita memiliki satu tujuan yang sama dalam hidup berdinamika", ungkap Julpiadi.

Pemilihan ketua dan wakil ketua OSIM merupakan pelajaran yang sangat berharga bagi siswa, dimana kegiatan yang dilakukan ketika berkampanye, ketiga paslon menunjukkan kebolehannya dalam berorasi. Mereka diuji wawasannya, keterampilan berkomunikasi, bersosialisasi dan merangkul kawan sebanyak-banyaknya serta tidak mengenal istilah black kampanye.

Dalam kegiatan kampanye Kepala madrasah, Kaur TU dan para wakil kepala, guru, maupun siswa berkesempatan memberikan pertanyaan kepada tiga paslon. Rata-rata mereka menjawab lancar, namun hasilnya tergantung pada pilihan warga.

Tak ada bedanya dengan kegiatan Pemilu atau Pilkada di negara ini. Berawal dari pembentukan panitia, pengajuan bakal calon dari seluruh warga. Kemudian disaring menjadi paslon oleh panitia. Selanjutnya disosialisasikan dengan berkampanye di hadapan warga madrasah. Tentunya juga dilengkapi dengan spanduk dan baliho untuk kelancaran iformasi. Tak lupa p**a ketiga paslon dilengkapi dengan saksi masing-masing.

Pemungutan suara berjalan tertib dan lancar. Pada tahap awal guru dan pegawai diberi kesempatan untuk memilih, selanjutnya diiringi oleh siswa.

Sementara itu beberapa siswa lainnya bertugas sebagai panitia pemilihan pemungutan suara yang telah dibekali dengan tata cara cara pemungutan suara. Ada yang berperan menjemput dan menempatkan logistik, membagikan C6 kepada pemilih, mencatat pemilih, memantau pemilih saat memasukkan kan kertas suara ke dalam kotak, melayani pemilih dengan mencelupkan salah satu jarinya pada tinta yang disediakan, dan terakhir mengawasi pemilih pada pintu keluar.

Diakhir pemilihan setelah penghitungan suara yang memperoleh nilai tertinggi adalah Alvino Zul Putra dan Agus Maulanan yang dinobatkan menjadi ketua dan wakil ketua OSIM periode tahun 2021-2021. Mereka menyampaikan ungkapan terima kasih atas amanah warga madrasah dan berjanji akan merangkul paslon lainnya untuk sama-sama menjalankan program OSIM ke depannya.

Nila Fatmawati, S.Pd.I selaku pembina, ketika ditemui di lapangan menyampaikan kegembiraannya dengan senyum sumringah karena telah siap sebuah agenda dari organisasi kesiswaan yang menjadi tugasnya.

"Siapa pun pemenangnya adalah orang pilihan. Mereka dipandang mampu sehingga terpilih", tuturnya.

Tidak semua orang bisa sukses jadi pemimpin karena pemimpin bukanlah pribadi yang berperilaku laksana raja yang butuh dilayani. Akan tetapi, hakikat pemimpin adalah pelayan yang bertanggung jawab melayani orang-orang yang dipimpinnya dalam menjalankan tugas kepemimpinannya.(Am).

MAN 1 Padang Panjang Angkat Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAWPadang Panjang_Humas. Kamis 21 Oktober 2021 MAN 1 Padang ...
21/10/2021

MAN 1 Padang Panjang Angkat Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Padang Panjang_Humas. Kamis 21 Oktober 2021 MAN 1 Padang Panjang memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara digelar di lapangan madrasah di hadapan siswa dan civitas akademika.

Acara ini merupakan salah satu kegiatan sekbid keagamaan OSIM MANSAPAPA. Dimana siswa yang berinisiasi dan mengelola acara dibawah arahan guru pembina.

H. Julpiadi Hutabarat, S.Ag. M.S.I. menyambut baik kegiatan ini untuk memperbarui iman dengan tambahan ilmu bersama guru yang didatangkan dari Tanah Datar. Lebih lanjut kepmad berharap agar materi yang diterima dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan kepiawaiannya Drs. H.Khairul Anwar, M.M yang kini tengah bertugas memimpin MTs Muhammadiyah Batu Sangkar menjadikan suasana madrasah khusyuk menyimak kalimat demi kalimat sarat ilmu yang dikemas oleh penceramah.

Mengawali kajiannya ustadz ini memberi motivasi kepada siswa. Siapa yang keluar dari rumahnya dengan niat menuntut ilmu maka selama dia menuntut ilmu itu pahala yang didapat sama dengan orang yang berjihad di jalan Allah sampai dia p**ang kembali.

Selain itu, himbauan agar hadirin banyak berselawat kepada nabi Muhmmad SAW karena beliau akan memberi syafaat nanti pada kehidupan berikutnya. Rasul yang punya syafaat itu hanya nabi Muhammad, maka syafaat itu akan diberikan oleh rasulullah bagi para pengikutnya.

Siapa pengikut belau telah Allah jelaskan dalam surat Al Fath ayat 29 yang artinya, Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka; kamu lihat mereka rukuk dan sujud mencari karunia Allah dan keridaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya, maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat, lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar.

Nabi Muhammad SAW benar-benar utusan-Nya dengan segala kesempurnaannya maka bagi kita orang beriman tidak ada sedikitpun celah untuk mencari kekurangan-kekurangan nabi. Apalagi menghina seperti yang dilakukan oleh orang-orang yang membencinya.

Ada 3 hal uang harus jadi perhatian. Pertama akidah, jangan berakidah di luar akidah yang diajarkan oleh rasul. Kedua ibadah, ikuti ibadah rasul. Ketiga akhlak, maka tirulah akhlak rasul.

Saking jujurnya dari kecil telah digelari masyarakat sekitarnya dengan sebutan Al Amin. Rasul itu dipuji langsung oleh Allah sebagai mana terdapat dalam surat Al Qalam ayat empat. Muhammad memiliki akhlak yang sangat agung budi, pekerti yang sangat mulia.


Mencari karunia Allah apapun bentuknya yang diharapkan adalah redha Allah. Ketika Allah redha, saat memperoleh nikmat, Allah memberi ketenangan kepada orang yang mendapat nikmat tersebut. Untuk itu perbanyaklah sujud karena umat Nabi Muhammad itu wajahnya kelihatan ada tanda ada bekas bahwa dia orang yang rajin sujud.

Diakhir pembicaraannya, ustadh Khairul memimpin doa yang diaminkan oleh seluruh pendengar. Semoga kegiatan ini menjadi ladang amal karena selama kegiatan ini berlangsung, pendengar berada dalam majelis ilmu. (Am)

Rapor MID Potret EdukasiSabtu 16 Oktober 2021 MAN 1 Kota Padang Panjang menyerahkan rapor MID sememster 1 Tahun Pelajara...
16/10/2021

Rapor MID Potret Edukasi

Sabtu 16 Oktober 2021 MAN 1 Kota Padang Panjang menyerahkan rapor MID sememster 1 Tahun Pelajaran 2021/2022. Kegiatan dilaksanakan tiga sif. Diawali dengan kelas XII, XI, dan terakhir kelas X. Tepat pukul 08.00 siswa kelas XII dikumpulkan di halaman madrasah.

Dalam arahannya kepala madrasah, H. Julpiadi Hutabarat, S.Ag.M.S.I. menyampaikan bahwa sudah tiga bulan pembelajaran berlangsung, baik daring maupun luring, mulai Juli, Agustus, September dan sekarang sudah masuk pertengahan Oktober. Pembelajaran kita masih tatap muka terbatas dengan kehadiran 65%. Nah dari 3 bulan proses belajar mengajar yang sudah kita lakukan itu tentu perlu diinformasikan capaian-capaian yang diperoleh siswa. Hal ini berkenaan dengan penguasaan akademik baik kognitif, afektif, maupun psiko motor. Lebih priotitas dari semua itu adalah bagaimana penghayatan nilai-nilai pembelajaran tersebut dikuasai. Oleh sebab itulah kita memandang perlu pada hari ini menyampaikan hasil perolehan belajar siswa.

Nilai yang diberikan adalah nilai murni dari ulangan harian, tugas-tugas, dan absensi siswa.
Kenapa dikatakan murni? Karena nilai yang dibubuhkan di rapor bukan nilai yang sudah diremedi. Dengan demikian siswa bisa menyadari dan memahami bahwa nilai yang diperoleh faktanya seperti ini.

Lebih lanjut kepmad menyampaikan, ada hal yang perlu dipertahankan, pertama adalah disiplin dengan cara datang tepat waktu. Kemudian disiplin ibadah. Kita salat zuhur berjamaah dan sudah berjalan dengan dengan baik, tetapi masih banyak yang terlambat. Muazin sudah azan, sebagian diantara siswa masih main-main. Tidak segera berwudhu.

Begitu p**a dengan salat Jumat yang telah diselenggarakan beberapa kali di madrasah. Namun masih banyak siswa yang selesai shalat langsung ke luar. Biasanya berzikir dan beristighfar terlebih kemudian ditutup dengan doa. Akan tetapi, tidak semua siswa melakukannya. Ke depannya hal seperti ini perlu jadi perhatian bersama agar siswa jadi terbiasa, kata kepala diakhir pembicraannya.

Bahasa Literasi DigitalKamis 14 Oktober 2021 kepala MAN 1 Kota Padang Panjang H. Julfiadi Hutabarat, S.Ag. M.S.I .turut ...
15/10/2021

Bahasa Literasi Digital

Kamis 14 Oktober 2021 kepala MAN 1 Kota Padang Panjang H. Julfiadi Hutabarat, S.Ag. M.S.I .turut menjadi narasumber dalam Webinar tentang Kesiapan Masyarakat dalam Menghadapi Transformasi Digital yang dilaksanakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Kegiatan ini diikuti oleh pegawai instansi pemerintah, guru, maupun siswa di Sumatera Barat.

Melia Fajrin bertindak sebagai moderator. Sementara keynote speaker dalam kegiatan ini adalah Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah.S.P. Webinar ini menyuguhkan lima narasumber yakni : H.Julpiadi Hutabarat, S.Ag. M.S.I. Ridzky Surya, M.Abdi Azra, S.Pd, Mandradhitiya Kusuma P. M.Sc, dan Ari Utami.

Dalam kesempatan ini Julfiadi menyampaikan topik, penggunaan bahasa yang baik dan benar dalam literasi digital.

Julpiadi mengemukakan bahwa kehidupan sehari-hari apalagi di era digital ini, sangat diperlukan ilmu berkomunikasi. Khusus bagi pelaku pendidikan, untuk menyampaikan ilmu pengetahuan kepada peserta didik kita perlu bahasa. Di sisi lain, siswa selain berkomunikasi langsung dengan pendidiknya juga mendapatkan informasi melalui media sosial seperti WhatsApp, Facebook, Instagram dan lain-lain.

Sangat dianjurkan agar kita dapat mengemas bahasa yang baik dan benar agar dapat mempererat tali persahabatan satu sama lain. Sebaliknya jika di media sosial kita berbahasa serampangan tentu akan merusak hubungan yang sudah ada.

Menyikapi hal ini kita perlu lebih cerdas memilah bahasa sebab bahasa yang baik belum tentu benar dan bahasa yang benar belum tentu baik. Hal ini sangat tergantung kepada niat penggunaan bahasa itu sendiri. Jika kita memiliki niat yang baik maka akan muncullah bahasa yang baik p**a, bukan bahasa mencaci maki serta bahasa menghasut atau mencemarkan nama baik, Tukas Julpiadi.

Oleh sebab itu perlu kiranya kita memahami mana bahasa yang sesuai untuk anak-anak, mana bahasa yang cocok untuk remaja, dan mana p**a bahasa yang pas untuk kalangan dewasa. Bukankah Ali Bin Abi Tholib pernah berkata bahwa berkomunikasi lah kamu sesuai kadar mereka.

Ada beberapa jenis bahasa yang sering digunakan orang di media sosial. Ada bahasa yang baik dan benar yaitu bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia, ada bahasa gaul, bahasa media massa seperti bahasa yang sering digunakan di surat kabar atau majalah, bahasa digital, bahasa emoji, serta bahasa mesin. Karena itu kita dituntut agar menggunakan bahasa tersebut sesuai dengan niat dan tujuan berkomunikasi.

Khusus bahasa yang digunakan di dalam dunia pendidikan, hendaklah menggunakan bahasa yang dapat memicu semangat siswa untuk mencintai ilmu pengetahuan misalnya khusus kalangan muda saat ini lagi populernya aplikasi tik tok. Aplikasi ini dapat digunakan untuk pembelajaran. Caranya adalah bagaimana kita mengisinya dengan berbagai pengetahuan.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat berbahasa di media sosial, diantaranya kita harus bertanggung jawab dengan apa yang kita tulis dengan mengedepankan rasa kebangsaan bukan bahasa yang tidak beretika yang sifatnya mengadu domba tidak p**a bahasa curhat, mampu menahan emosi, berpikir ulang sebelum mengirim, memanfaatkan sisi positif, menelusuri kebenaran suatu informasi secara jeli, dan selalu waspada serta jangan mudah percaya.

Jika kita selektif memilih bahasa yang baik dan benar sesuai dengan niat dan tujuan penulisan di dalam dunia literasi digital tentu media sosial akan dapat memberikan dampak positif terhadap diri pribadi maupun orang lain. Bukankah bahasa menunjukkan bangsa? Dengan bahasa, orang akan tahu siapa kita, dari mana, dan bagaimana pribadi kita.(am-humas)

GEMURUH GRANDFINAL PEMILIHAN DUTA GENREMAN 1 KOTA PADANG PANJANG Sabtu, 18 September 2021 merupakan hari yang sangat men...
20/09/2021

GEMURUH GRANDFINAL PEMILIHAN DUTA GENRE
MAN 1 KOTA PADANG PANJANG

Sabtu, 18 September 2021 merupakan hari yang sangat mengharukan bagi 38 finalis Pemilihan Duta GenRe MAN 1 Kota Padangpanjang. 38 finalis merupakan siswa pilihan dari masing masing kelas, yang telah berjuang selama 1 minggu mulai tanggal 13 September sampai dengan 18 September 2021. Melalui tahapan tahapan panjang yang diawali dengan karantina selama 1 minggu. Dalam waktu 1 minggu itu, para finalis di berikan motivasi, wejangan dan materi materi sekitar pengetahuan tentang P*K R, pengetahuan GenRe, Wawasan Kebangsaan, Kepemimpinan, Organisasi bahkan diberikan wejangan tentang publich Speaking yang nanti nya akan mereka tampilkan di Grandfinal, bagi yang masuk dalam TOP 8.
Grandfinal Pemilihan Duta GenRe MAN 1 Kota Padangpanjang ini dilakukan di lapangan Madrasah diawali dengan Opening Dance dari seluruh finalis. 38 finalis dengan anggun dan gagah nya menampilkan Dance pembuka dengan iringan cover lagu “ si nona “. Sorak sorai penonton dari bangku penonton sangat riuh terdengar. Setelah opening dance dari finalis dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia, Lagu Indonesia Raya, yang dipimpin oleh Siti Indriyana yang merupakan finalis Duta GenRe MAN 1 Kota Padangpanjang 2 tahun yang lalu.
Setelah menyanyikan lagu kebangsaan, acara dilanjukan dengan laporan ketua panitia, yaitu Ilhamirusydy. Setelah laporan selanjutnya sambutan sekaligus membuka acara Grandfinal Pemilihan Duta GenRe oleh Kepala Madrasah. Dalam sambutannya Julpiadi Hutabarat, S.Ag.,M.S.I mengatakan bahwa Pemilihan Duta GenRe tahun ini sedikit berbeda dari tahun tahun sebelumnya, karena kegiatan ini diselenggarakan sejalan dengan program P*K R yang ialnnya yaitu Halaqah. Cabang lomba Halaqah kali ini yang diangkat yaitu MSQ dan Kaligrafi. Sehingga kegiatan ini dinamai oleh panitia DULAH ( DUTA & HALAQAH ) GENRE MAN 1 Kota Padangpanjang yang bertemakan “ Peran Remaja di Masa Pandemi Menuju Indonesia Maju dan Religius “.
Tidak lupa dalam sambutannya juga Bapak 3 anak ini mengatakan bahwa ucapan terima kasih kepada panitia dan Pembina P*K R yang sudah berjibaku untuk mempersiapkan acara ini, dan Duta GenRe akan menjadi panutan atau role model bagi teman temannya yang lain. Para Duta yang terpilih nanti akan menjadi perwakilan Madrasah menuju pemilihan duta GenRe tingkat Kota Padangpanjang nantinya.
Setelah sambutan dari Kepala Madrasah, dilanjutkan dengan pemanggilan finalis yang terpilih sebagai TOP 8. Para finalis yang terpilih TOP 8 untuk menuju ke TOP 4 di berikan ujian berupa Speech Contes selama 1 menit. Dari hasil speech contes ini para juri yang bertugas yaitu, Buyung Pardamean, Joni Saputa, Nila Fatmawati dan Hendriko Septriadi, menentukan siapa yang pantas masuk dlam TOP 4 yang akan berjuang memperebutkan Juara 1.
Melalui perdebatan yang a lot dan sedikit panjang, akhirnya terpilih lah TOP 4 dan finalis yang terpilih TOP 4 akan menjawab pernyataan seputar materi yang telah mereka serap selama karantina. Dari hasil jawaban tersebut para juri akhirnya menentukan siapa yang meraih Juara 1, Runner 1, Runner 2, Runner 3, Duta Intelegensi. Terpilihlah yang menjadi Runner Up 3 Putra ( Rahmat Dhavi ), Putri ( Siti Najwa). Runner Up 2 Putra (Hut Rido Siregar ), Putra (Sausan Rasyfah ), Runner Up 1 Putra ( Halim Ersya Putra ), Putri ( Luthfiah Adzra ), dan Juara 1 Putra ( M. Andika Prawira ), Putri ( Etika Husnul Khatimah ). Selain itu di perebutkan juga Duta Intelegensi yang diraih oleh Sbarina Rasyiqah Putri, dan Duta Favorit diraih oleh Khansa fauziqah.
Dalam kegiatan ini juga berikan sertifikat penghargaan kepada Nelvarita BR, M.Pd sebagai pencetus Organisasi P*K R Nurul Jadid dan Pemilihan Duta Genre MAN 1 Kota Padangpanjang. Akhirnya kegiatan ini di akhiri dengan pemasangan salempang para juara oleh para petinggi MAN 1 Kota Padangpanjang, dan penyerahan hadiah lomba pemenang MSQ dan Kaligrafi. Setelah itu dilakukan foto bersama.
Dalam penyampaiannya Hendriko Septriadi sebagai Pembina P*K R dan Sekaligus sebagai Ketua Panitia tak hentinya mengucapkan syukur alhamdulilah karena acara tahun ini berjalan dengan lancar dan sukses dari awal sampai akhir. Ucapan terima kasih ia sampaikan kepada Kepala Madrasah dan seluruh Civitas Akademika yang telan mendukung penuh kegiatan ini.
Acara Grandfinal Pemilihan Duta GenRe MAN 1 Kota Padangpanjang, berakhir sebelum Sholat Dzhuhur. Alhamdulilah sesuai dengan Rencana Awal yang telah di setting oleh panitia. Terima Kasih Sang Pencipta ( Riko )

MAN 1 Padang Panjang Kembali Raih Prestasi di Ajang KombanasMAN 1 Padang Panjang kembali  memperoleh juara 1 dan 2 saat ...
13/09/2021

MAN 1 Padang Panjang Kembali Raih Prestasi di Ajang Kombanas

MAN 1 Padang Panjang kembali memperoleh juara 1 dan 2 saat mengikuti Kompetisi Bahasa Arab Nasional (Kombanas) secara virtual ke 4 tingkat kabupaten/kota. Menurut jadwal yang sudah ditentukan pihak penyelenggara, para pemenang ini akan melaju ke Tingkat Provinsi tanggal 18 September 2021 mendatang.

Siswa dengan nama Rijalul Ikhlas peraih Juara I dan Yelfi Maharrani Juara II menerima penghargaan dari kepala madrasah, H. Julpiadi Hutabarat, S.Ag.M.S.I usai upacara bendera, Senin 13 September 2021 di hadapan teman-temannya.

Dalam dunia pendidikan pemberian reward terhadap siswa berprestasi sangat diperlukan. Manfaat dari memberi penghargaan bagi peraih juara akan menimbulkan kenangan tersendiri bagi siswa yang bersangkutan serta mampu memupuk semangat baru untuk meningkatkan potensinya. Selain itu juga berfungsi sebagai motivasi bagi siswa lainnya untuk berlomba-lomba menjadi yang terdepan.

Julpiadi juga memberi apresiasi kepada Nila Fatmawati, Reni Handayani dan Rahman Sidiq sebagai guru Bahasa Arab di madrasah ini. Ketiganya adalah sosok muda yang potensial, energik dan berdedikasi.

Namun demikian, tantangan ke depan semakin berat. Untuk itu perlu persiapan lebih matang karena akan menghadapi saingan dari kabupaten kota lainnya di Sumatera Barat, ungkap kepala madrasah.

Berkaitan dengan ini, Drs Masri, Kaur Tata Usaha MAN 1 Padang Panjang, ketika jadi pembina upacara juga menghimbau agar setiap komponen di madrasah ini saling bersinergi. Saling membahu satu sama lain akan melahirkan prestasi gemilang bagi lembaga ini.

Agaknya kita sepakat bahwa hampir semua orang ingin jadi yang terdepan. Namun, untuk mencapainya tidaklah mudah. Perlu semangat juang, sifat pantang menyerah, serta konsistensi. Bukankah sejatinya kesuksesan itu tak bisa didapatkan dengan cara instan.(am-humas)

Address

Jalan Syech Ibrahim Musa Parabek No. 2
Padangpanjang
27127

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when MAN Gunung Padang Panjang posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category