Rumah Sains Terpadu merupakan lembaga pendidikan informal yang menyelenggarakan proses pendidikan yang menyeimbangan antara dimensi spiritual, emosional dan intelektualitas siswa. Proses pendidikan diselengarakan dengan pendekatan yang lebih praktis dan langsung menyentuh pribadi siswa. Kegiatan tersebut meliputi:
• Dimensi spiritual berupa belajar membaca Al-Qur’an dan kajian akhlak
• Dimensi emo
sional berupa pelatihan keterampilan budaya minangkabau seperti silat dan randai dengan mengedepankan makna dan unsur yang ada dalam keterampilan tersebut
• Dimensi intelektual berupa pelatihan keterampilan teknologi dan IT, seperti keterampilan robotic dan pemrograman, serta pembimbingan siswa secara akademis di sekolah. Diharapkan “Rumah Sains Terpadu Tri-Di” dapat menjadi rumah kedua bagi siswa, sehingga siswa ketika pulang dari sekolah tidak lagi menghabiskan waktu secara sia-sia seperti kongko-kongko dan lainnya, yang malah menjadi pemicu dari terjadinya berbagai kenakalan remaja yang sekarang banyak terjadi. Pendidikan di “Rumah Sains Terpadu Tri-Di” diselenggarakan dengan cara menyenangkan dan menarik, sehingga siswa datang ke “Rumah Sains Terpadu Tri-Di” seperti mereka datang ke rumahnya sendiri, atau datang ke tempat tongkrongannya. Mereka datang bukan karena ada unsur paksaan, tapi karena mereka memang ingin datang. Lebih jauh lagi kami ingin mewujudkan kembali falsafah orang minang yang selama ini sering didengungkan yaitu “baliak ka surau”, tapi dengan pendekatan yang lebih praktis, modern dan menarik bagi generasi muda itu sendiri.