03/11/2023
Jangan mencaci dan mencela anak. Ini tidak mendatangkan kebaikan sedikitpun. Biasanya dilakukan oleh para orang tua ketika mereka marah dan kesal sama anaknya. Kadang-kadang perilaku anak membuat orang tua kesal, tapi kita harus memakluminya karena mereka perlu bimbingan, mereka makhluk yang banyak kekurangan dan masih perlu banyak dipoles.
Sering mencela dan mencaci anak itu akan menimbulkan penyesalan. Apalagi secara umum seorang Mukmin bukanlah orang yang tukang mencela dan melaknat.
لَيْسَ الْمُؤْمِنُ بِالطَّعَّانِ وَلاَ اللَّعَّانِ وَلاَ الْفَاحِشِ وَلاَ الْبَذِيءِ
“Seorang Mukmin bukanlah seorang yang s**a mencela, s**a melaknat, berkata keji dan berkata kotor.” (HR. Tirmidzi, Ahmad dan yang lainnya.)
Itu kepada semua manusia, apalagi kepada anak yang mana mereka adalah objek pendidikan kita. Apalagi berlebihan dalam mencela dan menjelek-jelekkan yang membuat anak itu bertindak tidak baik dan mungkin bertambah buruk. Karena manusia jika diperlakukan dengan kasar bukan bertambah baik, tapi bertambah buruk. Mungkin dia tidak akan berhenti dari keburukannya itu, bahkan mungkin akan menjadi-jadi.
Dukung kami dengan follow
IG, FB, TW :
YouTube : Nabawi Islamic Center.