Naffaah.com

Naffaah.com Wadah Ilmu yang Menghimpun Fatwa Ulama dan Menuntun Kaum Muslimin kepada Al-Qur’an dan Sunnah dengan Pemahaman Salafush Shalih

📢 Kapan Terakhir Kamu Takut Kehilangan Hidayah?Dari Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu:Suatu ketika beliau menangis ter...
22/04/2026

📢 Kapan Terakhir Kamu Takut Kehilangan Hidayah?

Dari Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu:

Suatu ketika beliau menangis tersedu-sedu. Lalu ditanya,
“Apa yang membuatmu menangis?”

Beliau menjawab:
“Karena Allah ‘azza wa jalla hanya mencabut dua jenis nyawa: yang satu menuju surga dan yang satu menuju neraka. Sedangkan aku tidak tahu termasuk golongan yang mana.”

✨ Renungan: Orang yang paling memahami agama justru paling takut terhadap akhir hidupnya.

• Bukan merasa aman dengan amal
• Bukan merasa pasti selamat
• Tapi khawatir akan akhir yang tidak diketahui

💡 Rasa takut inilah yang menjaga hati tetap hidup—tidak lalai, tidak sombong, dan terus berharap kepada Allah.

📍 Antara harap dan takut, di situlah iman dijaga.

🔖 Simpan dan bagikan kepada orang tercinta—agar hati tetap lembut dan tidak merasa aman dari ujian akhir.

📢 Peringatan untuk Jamaah Tahdzir: Jangan Kebanyakan Ngurusin OrangBerkata Syaikh Abdul Muhsin bin Hamd Al-‘Abbad Al-Bad...
21/04/2026

📢 Peringatan untuk Jamaah Tahdzir: Jangan Kebanyakan Ngurusin Orang

Berkata Syaikh Abdul Muhsin bin Hamd Al-‘Abbad Al-Badr حفظه الله:

Para penuntut ilmu dari kalangan ahlussunnah hendaknya menyibukkan diri dengan kegiatan keilmuan seperti membaca buku-buku yang bermanfaat, mendengarkan kaset-kaset ceramah para ulama ahlussunnah seperti Syaikh bin Baz, Syaikh Ibnu Utsiamin, daripada sibuk menelepon fulan atau si Fulan bertanya, “Bagaimana pendapatmu tentang Fulan atau Fulan?” atau “Bagaimana komentarmu tentang pernyataan Fulan terhadap si Fulan dan tanggapan si Fulan terhadap si Fulan?”

📚 Rifqon Ahlissunnah bi Ahlissunnah

✨ Real Talk: Waktu itu mahal—jangan habis cuma buat bahas orang.

• Ilmu nggak nambah
• Hati malah jadi keras
• Fokus jadi ke orang, bukan ke diri

💡 Orang yang serius belajar, waktunya habis untuk ilmu—bukan untuk gosip berkedok “tabayyun”.

🔖 Save & share ke orang terdekat—biar kita lebih fokus ke ilmu, bukan drama.

📢 Sibuk Ngurus Aib Orang? Fix Ada yang Salah…Diriwayatkan dari ‘Aun bin Abdillah rahimahullah:كنا نُحَدَّثُ أن أكثر النا...
21/04/2026

📢 Sibuk Ngurus Aib Orang? Fix Ada yang Salah…

Diriwayatkan dari ‘Aun bin Abdillah rahimahullah:

كنا نُحَدَّثُ أن أكثر الناس خطايا أفرغُهم لذِكر خطايا الناس

“Dahulu kami diceritakan bahwa orang yang paling banyak dosanya adalah mereka yang paling luang waktunya untuk menyebutkan kesalahan/dosa orang lain.”

📚 Al-I’lam bi Hurmati Ahlil ‘Ilmi wal Islam (hlm. 39)

✨ Real Talk: Kadang kita terlalu fokus sama hidup orang lain, sampai lupa beresin diri sendiri.

• Gampang nge-judge orang
• Update terus kesalahan orang
• Tapi blind spot sama kekurangan diri

💡 Padahal yang paling butuh diperbaiki itu… diri kita, bukan orang lain.

🔖 Save & share ke orang terdekat—biar sama-sama sadar, bukan saling nyari salah.

📢 “Money Saved, Life Ruined: Level Kikir yang Nggak Masuk Akal”Berkata Ibnu Qudamah Al-Maqdisi rahimahullah:“Tingkatan k...
19/04/2026

📢 “Money Saved, Life Ruined: Level Kikir yang Nggak Masuk Akal”

Berkata Ibnu Qudamah Al-Maqdisi rahimahullah:

“Tingkatan kekikiran yang paling parah adalah seseorang bersikap pelit terhadap dirinya sendiri padahal ia sedang butuh. Betapa banyak orang kikir yang menahan hartanya, lalu ia jatuh sakit namun tidak mau berobat! Ia menginginkan sesuatu (kebutuhan), namun rasa pelit menghalanginya untuk memenuhinya.”

📚 Mukhtashar Minhaj al-Qashidin (hal. 205)

✨ Syarah (versi santai tapi deep):

Ini kayak ngomongin “level hati” manusia.

Ada orang yang udah sampai level “gue butuh, tapi lo lebih butuh—ya udah gue kasih”.
Ini bukan sekadar baik, tapi peak of generosity. Hati dia udah nggak dikuasai “gue duluan”, tapi “kalau lo selamat, gue juga tenang”.

Tapi ada juga level yang ironis banget:
orang yang kikir sama dirinya sendiri.
Butuh tapi ditahan. Sakit tapi nggak mau berobat. Pengen sesuatu yang penting, tapi mentalnya bilang: “jangan, sayang duit.”
Akhirnya bukan jadi hemat… tapi jadi menyiksa diri sendiri.

💡 Jadi sebenarnya garisnya jelas:

• Dermawan itu bukan cuma soal ngasih orang lain
• Tapi soal hati yang nggak diperbudak harta
• Dan kekikiran itu bukan cuma ke orang lain, tapi bisa ke diri sendiri juga

Dan kata beliau, semua akhlak mulia itu bukan hasil “skill”, tapi gift dari Allah. Jadi kalau kamu punya hati yang ringan buat berbagi, itu bukan cuma effort—tapi karunia.

🔖 Simpan & share ke orang terdekat—biar kita nggak cuma jago cari cuan, tapi juga jago “ngelola hati”.

📢 CAPEK HADAPIN ORANG TOXIC? BACA INI, NO DRAMA ✨اللَّهُمَّ اكْفِنِيْهِمْ بِمَا شِئْتَDibaca:Allahummak finiihim bimaa s...
18/04/2026

📢 CAPEK HADAPIN ORANG TOXIC? BACA INI, NO DRAMA ✨

اللَّهُمَّ اكْفِنِيْهِمْ بِمَا شِئْتَ

Dibaca:
Allahummak finiihim bimaa syi'ta

Artinya:
"Ya Allah, cukupkan aku dari kejahatan mereka dengan cara yang Engkau kehendaki."
📚 HR. Muslim (No. 3005)

✨ Real Talk: Kadang yang bikin capek itu bukan masalahnya, tapi orangnya.

Ada yang:
• S**a nyakitin tapi ngerasa paling bener
• Nguras energi tiap ketemu
• Bikin hati nggak tenang

Dan jujur aja… nggak semua bisa kita “fix”.

💡 Di titik ini, kamu nggak perlu overreact.
Just step back, jaga diri, dan serahin ke Allah.

Karena:
• Allah tahu siapa yang zalim
• Allah tahu apa yang kamu rasain
• Allah punya cara sendiri buat “beresin” semuanya—lebih rapi dari yang kita kira

Kadang, bukan kamu yang harus balas…
tapi Allah yang akan cukupkan.

🔖 Save & share ke circlemu—biar sama-sama waras tanpa drama.

➖️➖️➖️
📍Ikuti saluran Naffaah.com di WhatsApp:
https://whatsapp.com/channel/0029VbAx9ei8PgsIfqw6yW14

📢 Kekuatan yang Dibangun dari Pengendalian DiriBerkata Abu 'Ali Ad Daqqoq rahimahullah:> من ملك شهوته في حال شبيبته صيره...
18/04/2026

📢 Kekuatan yang Dibangun dari Pengendalian Diri

Berkata Abu 'Ali Ad Daqqoq rahimahullah:

> من ملك شهوته في حال شبيبته صيره الله ملكا في حال كهولته

"Barangsiapa yang mampu menguasai (mengendalikan) syahwatnya di masa mudanya, maka Allah akan menjadikannya berwibawa (seperti raja) di masa tuanya."

📚 Dzammu Al-Hawa karya Imam Ibnul Jauzi, hal. 30

✨ Renungan: Kekuatan sejati bukan berasal dari luar, tetapi dari kemampuan untuk menahan diri.

• Mengendalikan nafsu di masa muda, adalah investasi untuk masa depan
• Wibawa yang datang bukan karena usia, tapi karena kedewasaan dalam mengendalikan diri
• Allah akan memuliakan orang yang mampu menjaga dirinya dari godaan duniawi

💡 Pengendalian diri di saat muda adalah kunci kesuksesan dan kemuliaan di masa tua.

🔖 Simpan dan bagikan kepada orang tercinta—agar kita lebih bijak dalam menghadapi godaan.

📢 MENYEBARKAN AIB ORANG LAIN ITU WATAK PENJAHATBerkata Al-Fudhail bin Iyadh rahimahullah:> المؤمن يستر وينصح والفاجر يهت...
18/04/2026

📢 MENYEBARKAN AIB ORANG LAIN ITU WATAK PENJAHAT

Berkata Al-Fudhail bin Iyadh rahimahullah:

> المؤمن يستر وينصح والفاجر يهتك ويعير

“Seorang mukmin itu menutupi (aib) dan menasihati, sedangkan orang yang jahat itu membongkar (aib) dan mencela.”

— Rufaqa’ Thariq (hlm. 44)

✨ Renungan: Tidak semua yang “mengkritik” itu sedang menasihati.

• Nasihat → menjaga kehormatan
• Ghibah → membuka aib
• Nasihat → ingin memperbaiki
• Ghibah → ingin menjatuhkan

💡 Ukuran hati terlihat dari cara menegur: apakah ia menutup dan memperbaiki, atau justru membuka dan melukai.

🔖 Simpan dan bagikan kepada orang tercinta—agar kita belajar menasihati dengan benar.

🌿 Beramal Sebelum Segalanya DitutupAl-Hasan al-Bashri —rahimahullah— berkata:  إنكم اليوم تقدرون على ما لا يقدر عليه إخو...
17/04/2026

🌿 Beramal Sebelum Segalanya Ditutup

Al-Hasan al-Bashri —rahimahullah— berkata:

إنكم اليوم تقدرون على ما لا يقدر عليه إخوانكم هؤلاء مِن أهل القبور، فاغتنموا الصحة والفراغ، قبل يوم الفزعة والحساب

“Sesungguhnya kalian hari ini mampu melakukan apa yang tidak lagi mampu dilakukan oleh saudara-saudara kalian yang telah menghuni liang kubur. Maka manfaatkanlah masa sehat dan waktu luangmu, sebelum datangnya hari ketakutan yang dahsyat dan hari perhitungan (hisab).”

— Qashar al-Amal, Ibnu Abi ad-Dunya (104)

🌱 Renungan:
Selama napas masih bergerak, pintu amal masih terbuka.
Mereka yang telah kembali ke tanah tak lagi mampu menambah satu kebaikan pun.
Kita masih diberi sehat, waktu, dan kesempatan—yang suatu hari akan dicabut.

• Sehat itu modal
• Waktu itu amanah
• Amal itu bekal

💡 Jangan menunggu “nanti”, sebab “nanti” bukan milik kita.
Yang ada hanyalah hari ini—dan apa yang kita lakukan di dalamnya.

📢 Jangan Tertipu dengan Angan-Angan PanjangBerkata sebagian ahli hikmah:> لا تكن ممن يرجو الآخرة بغير عمل ويؤخر التوبة ل...
17/04/2026

📢 Jangan Tertipu dengan Angan-Angan Panjang

Berkata sebagian ahli hikmah:

> لا تكن ممن يرجو الآخرة بغير عمل ويؤخر التوبة لطول الأمل.

"Janganlah engkau menjadi orang yang mengharapkan (kebahagiaan) akhirat tanpa beramal, dan menunda taubat karena panjangnya angan-angan."

📚 Lathaiful Ma’arif fima li Mawasimil ‘Ami minal Wazha’if (hlm. 344)

✨ Renungan: Banyak orang berharap surga, tapi enggan beramal.
Banyak yang ingin taubat, tapi selalu menunda.

• Berharap tanpa usaha → angan-angan
• Menunda taubat → jebakan waktu
• Hidup terasa panjang → padahal belum tentu

💡 Apa yang ditunda hari ini, belum tentu sempat dilakukan esok hari.

🔖 Simpan dan bagikan kepada orang tercinta—agar tidak menunda taubat.

📢 Diamkan Saja, Tidak Perlu DiBalasBerkata Syabib bin Syaibah rahimahullah: من سمع كلمة يكرهها فسكت عنها انقطع عنه ما يك...
16/04/2026

📢 Diamkan Saja, Tidak Perlu DiBalas

Berkata Syabib bin Syaibah rahimahullah:

من سمع كلمة يكرهها فسكت عنها انقطع عنه ما يكره ، فإن أجاب عنها سمع أكثر مما يكره

“Barangsiapa mendengar suatu ucapan yang tidak ia sukai lalu ia diam (tidak menanggapi), maka terputuslah darinya apa yang ia benci tersebut. Namun, jika ia menanggapi/membalasnya, maka ia akan mendengar lebih banyak lagi hal yang tidak ia sukai.”

📚 ‘Uyun al-Akhbar karya Ibnu Qutaibah

✨ Renungan: Tidak semua harus dibalas.

• Diam bisa memutus keburukan
• Balasan sering memperpanjang masalah
• Menahan diri adalah bentuk kekuatan

💡 Kadang, kemenangan bukan pada siapa yang paling keras menjawab—tapi siapa yang paling mampu menahan diri.

🔖 Simpan dan bagikan kepada orang tercinta—agar kita lebih bijak dalam bersikap.

📢 Tanda Seorang Muslim yang SejatiRasulullah ﷺ bersabda:المُسلِمُ مَن سَلِمَ المُسلِمونَ مِن لسانِه ويَدِه“Seorang Musli...
16/04/2026

📢 Tanda Seorang Muslim yang Sejati

Rasulullah ﷺ bersabda:

المُسلِمُ مَن سَلِمَ المُسلِمونَ مِن لسانِه ويَدِه

“Seorang Muslim sejati adalah dia yang tidak menyakiti orang lain, baik dengan kata-katanya maupun dengan perbuatannya.”

📚 HR. Bukhari (no. 10)

✨ Renungan: Keislaman bukan hanya identitas, tetapi akhlak yang nyata.

• Lisan dijaga dari menyakiti
• Tangan dijauhkan dari kezaliman
• Hati dilatih untuk tidak melukai

💡 Karena sebaik-baik Islam terlihat dari aman orang lain dari diri kita.

🔖 Simpan dan bagikan kepada orang tercinta—sebagai pengingat untuk menjaga lisan dan perbuatan.

📢 Ternyata, Sabar Itu Ada Dua TingkatanBerkata Maimun bin Mihran rahimahullah:الصبر صبران: الصبر عَلَى المصيبة حسن، وأفض...
15/04/2026

📢 Ternyata, Sabar Itu Ada Dua Tingkatan

Berkata Maimun bin Mihran rahimahullah:

الصبر صبران: الصبر عَلَى المصيبة حسن، وأفضل من ذلك الصبر عن المعاصي.

“Sabar itu ada dua macam: sabar ketika tertimpa musibah—ini adalah baik, dan yang lebih utama dari itu adalah sabar ketika menjauhi maksiat.”
📚 Mausu‘ah karya Ibnu ad-Dunya (3/246)

✨ Renungan: Banyak orang mampu sabar saat diuji, tapi belum tentu mampu sabar saat menahan diri dari dosa.

• Sabar saat musibah → menahan diri dari keluh kesah
• Sabar dari maksiat → menahan diri dari godaan
• Yang kedua lebih berat, tapi lebih utama

💡 Karena meninggalkan maksiat butuh perjuangan melawan hawa nafsu setiap saat.

🔖 Simpan dan bagikan kepada orang tercinta—agar kita kuat dalam dua jenis kesabaran ini.

Address

Padang
25175

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Naffaah.com posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Naffaah.com:

Shortcuts

Share