Bimbingan Belajar Widyatamaka Padalarang

Bimbingan Belajar Widyatamaka Padalarang jangan lelah menuntut ilmu

Alhamdulillah...
23/03/2021

Alhamdulillah...

19/11/2020

Bismillah...

Fokuskanlah pikiranmu untuk memikirkan apapun yang diperintahkan Allah kepadamu. Jangan menyibukkan dengan rezeki yang sudah dijamin untukmu. Karena rezeki dan ajal adalah dua hal yang sudah dijamin, selama masih ada sisa ajal, rezeki pasti datang
- Ibnu Qayyim rahimahullah -

15/01/2020
24/12/2019

*PENGUMUMAN*

Bismillah ....

1. AWAL LIBUR MULAI HARI BESOK JUMAT, 20 DESEMBER 2019 s/d SENIN, 06 JANUARI 2020 *MASUK KEMBALI PADA HARI SELASA TANGGAL 07 JANUARI 2020*

2. Bagi siswa-siswi yang belum menyelesaikan ad
ministrasi untuk bulan Desember 2019 paling lambat dibayarkan pada hari sabtu tgl 21 Desember 2019. Bila tidak ada konfirmasi siswa bersangkutan dianggap *Mengundurkan diri* serta kami cabut hak hak masa bimbingannya.

3. Bagi siswa/i yg akan melanjutkan program Bimbingan Belajarnya dapat melaksanakan Administrasi *bulan Januari 2020* Pada tanggal 02-03 Januari 2020

4. Dibuka *Pendaftaran Siswa/i Baru* untuk Semester genap TA 2019-2020, Jika ada tetangga, saudara atau kerabat yg berminat bergabung bisa hubungi kami

5. Teriring do'a Semoga Sukses dan Selamat Libur akhir tahun semester ganjil T.A 2019/2020.

Demikian pemberitahuan ini disampaikan atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan Jazakallahu khayran katsiro.

Wassalam,

ADMINISTRASI & AKADEMIK WIDYATAMAKA

جَزَاكُمُ اللهُ خَيْرًا كَثِيْرًا وَجَزَاكُمُ اللهُ اَحْسَنَUntuk semua orang tua  Semoga Allah SWT mencatat amal kebaik...
27/09/2019

جَزَاكُمُ اللهُ خَيْرًا كَثِيْرًا وَجَزَاكُمُ اللهُ اَحْسَنَ

Untuk semua orang tua
Semoga Allah SWT mencatat amal kebaikan dan membalas nya dengan kebarokahan ..Aamiin...

Catatan penting
20/09/2019

Catatan penting

Ilmu dari air putih..
18/09/2019

Ilmu dari air putih..

Jadilah yang  ..
14/09/2019

Jadilah yang ..

Bersama kami Widyatamaka ....
13/09/2019

Bersama kami Widyatamaka ....

09/07/2019

*Pengumuman*

Assalamu'alaikum. Wr. Wb

Bismillah

Diberitahukan dengan hormat kepada seluruh siswa-siswi kelas 1-6 SD/MI Insya Allah hari pertama masuk bimbel widyatamaka dilaksanakan pada :
Hari : Rabu
Tanggal : 10 Juli 2019
Waktu : pukul 13.25 - 15.25 wib
Acara : Pengenalan lingkungan dan guru serta materi per tingkatan sekolah dasar

Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan jazakallahu khayran katsiro.

Wasalam

*_Panitia PPDB 2019_*

11/06/2019

*Pengumuman 📢*

Berdasarkan Surat No. 21/Amik Widyatamaka/Bimbel IF/IV/2019 maka kami beritahukan beberapa hal hal berikut:

1. Selasa, 28 Mei 2019: Akhir Kegiatan Belajar Mengajar
2. Rabu, 29 Mei 2019: Awal Libur Idul Fitri 1440 H dan Kenaikan Kelas.
3. Senin, 17 Juni 2019: *Registrasi Ulang dan Pendaftaran peserta didik Baru*
4. Rabu, 10 Juli 2019: *Masuk Awal Kegiatan Belajar Mengajar Tahun Ajaran 2019/2020.*
5. Selamat menikmati hari hari libur ananda ananda sekalian.

Kami seluruh jajaran staf & pembimbing mengucapkan Jazakallahu khayran katsira atas diberikannya kepercayaan bimbingan belajar Widyatamaka sebagai mitra belajar putra/putrinya.

Serta kami segenap jajaran pembimbing mengucapkan *Taqobalallahu Minna Wa Minkum, Syiamana Wa Syiamakum, Taqobal ya Kariem*

Wassalam,

*Panitia PSB 2019*

JAUHKAN ANAKMU DARI KEMUDAHAN(Rhenald Khasali)Seorang mahasiswi mengeluh. Dari SD hingga lulus S-1, ia selalu juara. Nam...
21/04/2019

JAUHKAN ANAKMU DARI KEMUDAHAN

(Rhenald Khasali)

Seorang mahasiswi mengeluh. Dari SD hingga lulus S-1, ia selalu juara. Namun kini, di program S-2, ia begitu kesulitan menghadapi dosennya yang menyepelekannya. Judul tesisnya selalu ditolak tanpa alasan yang jelas. Kalau jadwal bertemu dibatalkan sepihak oleh dosen, ia sulit menerimanya.

Sementara itu, teman-temannya, yang cepat selesai, jago mencari celah. Ia menduga, teman-temannya yang tak sepintar dirinya itu "ada main" dengan dosen-dosennya. "Karena mereka tak sepintar aku," ujarnya.
Banyak orangtua yang belum menyadari, di balik nilai-nilai tinggi yang dicapai anak-anaknya semasa sekolah, mereka menyandang persoalan besar: kesombongan dan ketidakmampuan menghadapi kesulitan. Bila hal ini saja tak bisa diatasi, maka masa depan ekonominya pun akan sulit.

Mungkin inilah yang perlu dilakukan orangtua dan kaum muda: belajar menghadapi realitas dunia orang dewasa, yaitu kesulitan dan rintangan.
Hadiah orangtua
Psikolog Stanford University, Carol Dweck, yang menulis temuan dari eksperimennya dalam buku The New Psychology of Success, menulis, "Hadiah terpenting dan terindah dari orangtua pada anak-anaknya adalah tantangan".

Ya, tantangan. Apakah itu kesulitan-kesulitan hidup, rasa frustrasi dalam memecahkan masalah, sampai kegagalan "membuka pintu", jatuh bangun di usia muda. Ini berbeda dengan pandangan banyak orangtua yang cepat-cepat ingin mengambil masalah yang dihadapi anak-anaknya.

Kesulitan belajar mereka biasanya kita atasi dengan mendatangkan guru-guru les, atau bahkan menyuap sekolah dan guru-gurunya. Bahkan, tak sedikit pejabat mengambil alih tanggung jawab anak-anaknya ketika menghadapi proses hukum karena kelalaian mereka di jalan raya.
Kesalahan mereka membuat kita resah. Masalah mereka adalah masalah kita, bukan milik mereka.

Termasuk di dalamnya adalah rasa bangga orangtua yang berlebihan ketika anak-anaknya mengalami kemudahan dalam belajar dibandingkan rekan-rekannya di sekolah.

Berkebalikan dengan pujian yang dibangga-banggakan, Dweck malah menganjurkan orangtua untuk mengucapkan kalimat seperti ini: "Maafkan Ibu telah membuat segala sesuatu terlalu gampang untukmu, Nak. Soal ini kurang menarik. Bagaimana kalau kita coba yang lebih menantang?"

Jadi, dari kecil, saran Dweck, anak-anak harus dibiasakan dibesarkan dalam alam yang menantang, bukan asal gampang atau digampangkan. Pujian boleh untuk menyemangati, bukan membuatnya selalu mudah.

Saya teringat masa-masa muda dan kanak-kanak saya yang hampir setiap saat menghadapi kesulitan dan tantangan. Kata reporter sebuah majalah, saya ini termasuk "bengal". Namun ibu saya bilang, saya kreatif. Kakak-kakak saya bilang saya bandel. Namun, otak saya bilang "selalu ada jalan keluar dari setiap kesulitan".

Begitu memasuki dunia dewasa, seorang anak akan melihat dunia yang jauh berbeda dengan masa kanak-kanak. Dunia orang dewasa, sejatinya, banyak keanehannya, tipu-tipunya. Hal gampang bisa dibuat menjadi sulit. Namun, otak saya selalu ingin membalikkannya.

Demikianlah, hal-hal sepele sering dibuat orang menjadi masalah besar.
Banyak ilmuwan pintar, tetapi reaktif dan cepat tersinggung. Demikian p**a kalau orang sudah senang, apa pun yang kita inginkan selalu bisa diberikan.

Panggung Orang Dewasa

Dunia orang dewasa itu adalah sebuah panggung besar dengan unfair treatment yang menyakitkan bagi mereka yang dibesarkan dalam kemudahan dan alam yang protektif.

Kemudahan-kemudahan yang didapat pada usia muda akan hilang begitu seseorang tamat SMU.
Di dunia kerja, keadaan yang lebih menyakitkan akan mungkin lebih banyak lagi ditemui.

Fakta-fakta akan sangat mudah Anda temui bahwa tak semua orang, yang secara akademis hebat, mampu menjadi pejabat atau CEO. Jawabannya hanya satu: hidup seperti ini sungguh menantang.
Tantangan-tantangan itu tak boleh membuat seseorang cepat menyerah atau secara defensif menyatakan para pemenang itu "bodoh", tidak logis, tidak mengerti, dan lain sebagainya.

Berkata bahwa hanya kitalah orang yang pintar, yang paling mengerti, hanya akan menunjukkan ketidakberdayaan belaka.
Dan pernyataan ini hanya keluar dari orang pintar yang miskin perspektif, dan kurang menghadapi ujian yang sesungguhnya.

Dalam banyak kesempatan, kita menyaksikan banyak orang-orang pintar menjadi tampak bodoh karena ia memang bodoh mengelola kesulitan. Ia hanya pandai berkelit atau ngoceh-ngoceh di belakang panggung, bersungut-sungut karena kini tak ada lagi orang dewasa yang mengambil alih kesulitan yang ia hadapi.

Di Universitas Indonesia, saya membentuk mahasiswa-mahasiswa saya agar berani menghadapi tantangan dengan cara satu orang pergi ke satu negara tanpa ditemani satu orang pun agar berani menghadapi kesulitan, kesasar, ketinggalan pesawat, atau kehabisan uang.

Namun lagi-lagi orangtua sering mengintervensi mereka dengan mencarikan travel agent, memberikan paket tur, uang jajan dalam jumlah besar, menitipkan perjalanan pada teman di luar negeri, menyediakan penginapan yang aman, dan lain sebagainya. Padahal, anak-anak itu hanya butuh satu kesempatan: bagaimana menghadapi kesulitan dengan caranya sendiri.

Hidup yang indah adalah hidup dalam alam sebenarnya, yaitu alam yang penuh tantangan.

Dan inilah esensi perekonomian abad ke-21: bergejolak, ketidakpastian, dan membuat manusia menghadapi ambiguitas. Namun dalam kondisi seperti itulah sesungguhnya manusia berpikir. Dan ketika kita berpikir, tampaklah pintu-pintu baru terbuka, saat pintu-pintu hafalan kita tertutup.

Jadi inilah yang mengakibatkan banyak sekali orang pintar sulit dalam menghadapi kesulitan.

Maka dari itu, pesan Carol Dweck, dari apa yang saya renungi, sebenarnya sederhana saja:
*Orangtua, jangan cepat-cepat merampas kesulitan yang dihadapi anak-anakmu.*

*Sebaliknya, berilah mereka kesempatan untuk menghadapi tantangan dan kesulitan.*

Semoga manfaat :)


Address

Pos Wetan Kerta Mulya
Padalarang

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Bimbingan Belajar Widyatamaka Padalarang posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category