03/10/2020
ذات يوم كان الامام مالك بالمسجد النبوى وكان يجلس بجوار احد اعمدة المسجد فكتب على احد الاعمدة:
"من أراد العلم النفيس * فعليه بمحمد ابن ادريس".
فشاهدها الامام الشافعى فرد وكتب تحتها:
"كيف ذلك * وهو تلميذك يامالك"
Diceritakan,
pada suatu hari Imam Malik RA sedang berada di masjid nabawi,
beliau duduk bersandar di salah tiang masjid nabawi,
lalu beliau menulis di tiang tersebut:
Barangsiapa yang ingin mendapatkan ilmu yang berharga,
maka hendaknya dia mengambilnya dari Muhammad bin Idris.
Tidak beberapa lama waktu berselang, imam Syafi'i pun melihat tulisan tersebut, beliaupun membalas tulisan itu dengan menulis di bawah tulisan imam Malik tersebut,
tulisan itu berisi:
Bagaimana tidak demikian,
sedangkan dia (Asy-Syafi'i) adalah murid mu wahai imam Malik.
Dari cerita di atas,
kita bisa melihat betapa indahnya akhlak seorang guru kepada sang murid,
meski demikian,
sang murid tidak merasa tinggi hati, bahkan sang murid kembali memuji sang guru dengan pujian yang menunjukkan kehebatan sang guru sehingga bisa mencetak murid seperti dia.
Itu lah adab dan akhlak para ulama besar kita.
Radhiyallahu Ta'ala Anhum