25/07/2026
Workshop Pengenalan Pemantauan Kualitas Air Tingkat SMP/MTs
JKPKA DAS Brantas Tengah
Kediri, 25 Juli 2026 — Dalam upaya meningkatkan kesadaran lingkungan sejak dini, khususnya terhadap kelestarian ekosistem perairan, SMPN 1 Loceret turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Workshop Pengenalan Pemantauan Kualitas Air di Tingkat SMP/MTs.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Jaringan Kelompok Peminat Kualitas Air (JKPKA) DAS Brantas Tengah ini berlangsung pada hari Sabtu, 25 Juli 2026, bertempat di Gedung Sorga, Desa Kedak, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri.
Pada kesempatan ini, SMPN 1 Loceret diwakili oleh Ibu Yulis S. selaku guru pendamping dan Beverly, siswi kelas 8C, yang menjadi perwakilan peserta didik.
Jalannya Kegiatan
Acara diawali dengan pembukaan dan penyampaian materi seputar pentingnya menjaga Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas sebagai salah satu sumber kehidupan utama di Jawa Timur. Para peserta dibekali pemahaman teoritis mengenai indikator-indikator fisik, kimia, dan biologi dalam mengukur kualitas air sungai.
Tidak hanya menerima materi di dalam ruangan, para peserta juga diajak langsung melakukan praktik lapangan:
Pengujian Parameter Fisik & Kimia: Peserta mempelajari cara mengukur derajat keasaman (pH), suhu, kejernihan, dan kadar oksigen terlarut dalam air menggunakan alat pemantauan sederhana.
Bioindikator Perairan: Peserta diajarkan mengidentifikasi keberadaan makroinvertebrata (hewan tak bertulang belakang) di perairan sebagai penanda alami apakah air sungai tersebut terpolusi atau masih bersih.
Beverly beserta para siswa dari sekolah lain tampak antusias mengikuti setiap tahapan praktik, mulai dari pengambilan sampel air hingga analisis hasil pengamatan secara mendalam.
Harapan dan Tindak Lanjut
Melalui kepersertaan dalam workshop ini, diharapkan perwakilan dari SMPN 1 Loceret dapat menjadi agent of change di lingkungan sekolah.
"Pemantauan kualitas air bukan sekadar kegiatan sains, tetapi bentuk kepedulian nyata kita terhadap masa depan lingkungan sekitar. Pembelajaran ini akan kami bagikan kepada rekan-rekan di sekolah agar semangat menjaga kelestarian alam terus berlanjut."
Pengalaman dan ilmu yang diperoleh Ibu Yulis S. dan Beverly siap dibagikan serta diterapkan melalui kegiatan ekstrakurikuler maupun pembelajaran berbasis lingkungan di SMPN 1 Loceret.