10/05/2025
Mangayubagya dan menyimak pidato pengukuhan guru besar Prof. Dr. Siti Ruhaini Dzuhayatin, di bidang kajian hak asasi manusia dan gender.
Mbak Eni adalah Duta Besar RI untuk Azerbaijan dan Kirgistan; Mantan Ketua Komisi HAM OKI di Jeddah dll. Alumni Pondok Pabelan, Magelang.
Begitu tiba di tempat acara disambut oleh Mbak Ruhaini bersama suami, berfoto bersama Prof. Waston, Direktur Pasca Sarjana UMS yg juga alumni Pondok Pabelan; Prof. Siswanto Masruri, mantan Ketua Senat Guru Besar UIN S**a, yg pernah mengajar di Pondok Pabelan.
Ketika Bpk Kyai Ahmad Musthofa sekalian bersama Kyai Najib sekalian hadir, Mbak Ruhaini mendekat dan kami foto bersama di tempat duduk.
Ketika Prof. Ruhaini membacakan pidato pengukuhannya, yang bertajuk "Pendekatan Konvergensi-Divergensi dalam Kontestasi Islam dan Hak Asasi Manusia Internasional", saya menyimak sambil membaca naskah pidatony, yang saya merasa akrab dg kajian hak asasi manusia dan perdamaian.
Buku-2 referensinya cukup.banyak, berbobot dan mutakhir.
Prof. Ruhaini dikukuhkan guru besarnya bersama empat orang lainnya : Prof. Dr. Badrun, Guru Besar di bidang Ilmu Sejarah Peradaban Islam; Prof. Dr. Fathorrahman, Guru Besar di bidang Ilmu Sosiologi Hukum Islam; Prof. Dr. Shofiyullah Muzammil, Guru Besar di bidang Filsafat Hukum Islam: dan Prof. Dr. Osman, Guru Besar di bidang Ilmu Pemikiran Pendidikan Islam.
Saya menyimak dan membaca pidato pengujuhan GBnya. Semuanya menyebut tentang Maqoshid al Syariah, baik dari pakar kontemporer, Dr. Jasser Auda, Dr. Hashim Kamali, Dr. Muhyiddin Athiyya dll maupun ulama klasik seperti Imam al Haramain al Juwaini dan para pelanjutya. Dengan berbagai denamikanya. Menarik.
Tajuk pidato pengukuhan mereka sangat menarik : Prof. Dr.Badrun, dg tajuk "Sumbangsih Peradaban Islam dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara". Prof. Dr. Fathorrahman, dg tajuk "Pengembangan Fikih sebagai Analisis Sosial". Prof. Dr. Shofiyullah Muzammil, dg Tajuk "Qira'ah Mu'ashirah fi Al Ahkam : Mempertemukan Ushul Fiqih dengan Filsafat Hukum dalam Diskursus Hukum Kontemporer". Dan Prof. Dr. Usman, dg tajuk : "Kajian Filosofis tentang Urgensi PAI dan Pembentukan Kesadaran Hanifiyah".
Semuanya menarik. Dan inspiratif.
Semoga memberikan sumbangan dalam pengembangan ilmu dan.peradaban.
~ Tulisan oleh KH. M Habib Chirzin