Kursus nahwu shorof, R.Haidl, Faroid

Kursus nahwu shorof, R.Haidl, Faroid kitab kuning, kitab makno ala pesantren, kitab terjemah, kursus nahwu shorof, kursus baca al quran,

17/11/2024

Seorang Alim Agar Tidak Tinggal di Kampung Terpencil

Di antara nasehat panjang Imam Malik kepada Imam Syafi'i sebelum mereka berpisah,

«لَا تَسْكُنْ الرِّيفَ يَذْهَبْ عِلْمُك، وَاكْتَسِبْ الدِّرْهَمَ لَا تَكُنْ عَالَةً عَلَى النَّاسِ...»
[شرح مختصر خليل للخرشي (1/35)]

"Jangan tinggal di kampung nanti ilmumu hilang (tidak berkembang)..."

Imam Malik tahu bahwa Imam Syafi'i punya potensi besar jadi ulama hebat, sehingga jangan sampai keluasan ilmunya nanti hilang begitu saja. Dan benar, beliau kemudian "tinggal" di kota-kota besar seperti Bagdhad, Hijaz, dan Mesir. Dan ilmu beliau tersebar dan terjaga sampai sekarang.

Tentu ini tidak mutlak berlaku untuk semua kampung, illah-nya adalah jika di kampung tersebut antusias belajar penduduknya sangat-sangat minim sehingga berpotensi meredupkan keilmuan si alim tersebut.

Dalam Ihya, Imam Ghazali menceritakan bahwa suatu kali Imam Sufyan Al-Tsauri datang ke Asqolan dan tinggal beberapa hari di sana, biasanya jika beliau singgah di suatu tempat, nama beliau yg masyhur membuat orang-orang datang dan bertanya ke beliau, tapi di Asqolan, tak ada satupun yg datang bertanya, Imam Sufyan kemudian mengatakan,

"اكروا لي لأخرج من هذا البلد، هذا بلد يموت فيه العلم"

"Sewakan saya tunggangan agar bisa keluar dari daerah ini, daerah ini bisa menyebabkan ilmu menjadi mati"

Imam Ghazali memberikan alasan:

"وإنما قال ذلك حرصًا على فضيلة التعليم واستبقاء العلم به"
[إحياء علوم الدين، ١\١١]

"Imam Sufyan berkata demikian karena semangat beliau untuk memperoleh keutamaan mengajar dan agar ilmu tidak hilang"
___

Lagi sekali ini tidak memukul rata semua kampung, ini tidak berlaku bagi ulama yg punya pondok atau madrasah di kampung, karena merekalah yg nanti akan didatangi oleh ummat. Sehingga ilmunya terus berkembang.

Seorang ustadz itu harus punya murid khusus yg membuatnya selalu murojaah ilmu-ilmunya, walaupun tidak banyak. Murid-murid inilah yg nanti akan melanjutkan estafet keilmuannya. Jika si ustadz hanya mengajarkan awam, maka ilmunya tidak akan berkembang, tidak mungkin kan ia mengajar semisal Minhajul Wushul, atau Syarah Ibn Aqil atas Alfiyah, atau Tadribur Rawi ke orang-orang awam.
__

Ulama salaf dahulu bilang,

"أزهد الناس في علم العالم أهله وجيرانه"

"Orang yg paling tidak membutuhkan ilmunya seorang alim adalah keluarganya dan tetangga-tetangganya"

Ini karena mereka hidup dekat dan berinteraksi dengan alim tersebut, setiap gerak-gerik dan setiap sesi kehidupan si alim tadi terpantau oleh mereka, sehingga mengikis sikap hormat kepadanya. Ketika si alim menyampaikan ilmu dan nasehat, terbayang di benak mereka bagaimana dahulu si alim saat kecil ingusan, main kotor-kotoran, ujan-ujanan, sehingga dianggap masih "anak kemarin sore", walaupun sudah dewasa dan mapan dalam keilmuan.

Ini pertama, kemudian di antara alasan mengapa seorang alim kurang dihormati oleh penduduk kampungnya adalah sifat iri dengki yg kental di antara mereka. Kata sebagian ulama,

"إن الحسد في الأرياف ميراث"

"Sifat dengki di kampung itu adalah seperti warisan"

Dan kita akui bahwa sifat dengki di kampung lebih kentara dari orang-orang di perkotaan.
Dari sifat iri ini, akan berujung nanti ke saling ghibah di setiap rumah, dan saling tebar kebencian. Antar sesama ustadz di sana atau jamaahnya.

Makanya jangan heran banyak daerah yg lebih semangat mengundang ustadz luar daripada memanfaatkan orang alim daerahnya.
__

Syeikh Dr. Ibrahim Al-Asymawi mengatakan,

"ما رأيتُ عالِمًا سكن الريف؛ إلا ذهب علمه، وضاق رزقه، وفترت همته، وقلت هيبته، وزادت أمراضه، وكثرت حساده، وعزَّ الانتفاع به!"

17/07/2024
Info lor....Anda sudah mempelajari imrity dan Alfiyah, tapi belum bisa baca kitab kuning atau ada kendala dalam metode p...
07/12/2023

Info lor....
Anda sudah mempelajari imrity dan Alfiyah, tapi belum bisa baca kitab kuning atau ada kendala dalam metode pembelajaran ilmu nahwu. Kami ada solusi. Silahkan kepoin info ini lewat WA 085232748405
Jangan lewatkan,... Manfaatkan liburan sekolah dengan mendalami Ilmu nahwu 4 jam.
Di pondok kamu dibully karena belum bisa baca kitab, libur sekolah fokus belajar 4 jam. Masuk sekolah, kamu buktikan bahwa kamu bisa seperti mereka. ❤️❤️❤️
أن الله لا يغير ما بقوم حتى يغيروا ما بأنفسهم
Allah tidak akan merubah suatu Kaum, sehingga mereka merubahnya sendiri.

Setelah baca anda ingin daftar, silahkan click 👉https://forms.gle/qrHsC55GuKFmEoca7

14/01/2023

HADIRI DAN SUKSESKAN...!! 24 jam non-stop

Puncak Resepsi 1 Abad NAHDLATUL ULAMA di Stadion Gelora Delta Sidoarjo
Selasa, 7 Februari 2023.

Rangkaian Acara:

Pukul 00.00 Wib
Manaqib Syech Abdul Qodir Al-Jaelani bersama Syech Muhammad Al-Fadhil Al-Jilani
Rotib Al-Attas bersama Habib Lutfi bin Ahmad Al-Attas
Asmaul Husna bersama KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy
IJAZAH KUBRO oleh Maulana Habib Muhammad Luthfi bin Yahya

Pukul 05.00 Wib
Gebyar Sholawat 1 Abad NU bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf
RESEPSI 1 ABAD NU yang dihadiri oleh
1. 300 Ulama se-dunia,
2. Presiden Jokowi,
3. Orkestra Spectacular Addy MS,
4. Koreografi Kolosal DENNY MALIK

Pukul 14.00 Wib
Karnaval Nusantara 1 Abad NU sejauh 2 km
Rekor Dunia MURI Happening Art Sticky Note
DO'A UNTUK NU ABAD KEDUA

Pukul 19.00 Wib
SEMARAK 1 ABAD NU Bersama:
1. SLANK
2. Cak Lontong
3. Grub QOSIDAH QOSIMA
4. Dimeriahkan Bazar UMKM Aneka Kuliner dan Souvenir

° Satu Abad NU..Merawat Jagat, Membangun Peradaban °

Address

Jalan KH Abdul Mannan Sumberberas
Muncar
MUNCAR

Opening Hours

Monday 07:00 - 22:00
Tuesday 07:00 - 22:00
Wednesday 07:00 - 22:00
Thursday 07:00 - 22:00
Friday 07:00 - 23:00
Saturday 07:00 - 22:00
Sunday 07:00 - 22:00

Telephone

+6285232748405

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kursus nahwu shorof, R.Haidl, Faroid posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Kursus nahwu shorof, R.Haidl, Faroid:

Shortcuts

Share