KUA KEC Lawang Kidul

KUA KEC Lawang Kidul informasi tentang KUA kecamatan Lawang Kidul

KUA KEC. LAWANG KIDUL*KUA News :Sabtu, 09 Agustus 2025____________________KUA Kecamatan Lawang Kidul, dan Kemenag Muara ...
09/08/2025

KUA KEC. LAWANG KIDUL*

KUA News :
Sabtu, 09 Agustus 2025
____________________

KUA Kecamatan Lawang Kidul, dan Kemenag Muara Enim yang di wakili oleh bapak Dr. Solihan, S.Ag. M.Pd.I, menghadiri acara tahlilan mengenang 40 hari wafatnya Almarhum bapak Nazaruddin Bin Muchtar, JL. BTN Keban Agung blok Ag No.05 Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan.
__________________________

*Instagram : kua_kec.lawangkidul*
*Facebook : KUA KEC Lawang Kidul*
*Whatsap : 082182885889*



Hadits hari ini عن ابْنِ عمر رضي اللَّه عنهما عن النبي صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال : « لا حَسَد إِلاَّ في اثنَتَين ...
03/08/2025

Hadits hari ini

عن ابْنِ عمر رضي اللَّه عنهما عن النبي صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال : « لا حَسَد إِلاَّ في اثنَتَين : رَجُلٌ آتَاهُ اللَّه القُرآنَ ، فهو يَقُومُ بِهِ آنَاءَ اللَّيل وآنَاءَ النَّهارِ . وَرَجُلٌ آتَاهُ اللَّه مَالاً . فهوَ يُنْفِقهُ آنَاءَ اللَّيْلِ وآنَاءَ النَّهارِ » متفقٌ عليه

Dari Sayyidina Ibnu Umar رضي الله عنهما dari Baginda Nabi صلى الله عليه وآله وسلم bersabda yang maksudnya : "Tiada kehasudan -iri- yang dibolehkan, melainkan dua macam perkara, yaitu: seorang yang dikaruniai oleh Allah kepandaian dalam al-Quran -membaca, mengartikan dan lain-lain-, kemudian ia s**a shalat dengan membaca al-Quran itu pada waktu malam dan siang, juga seorang yang dikarunia oleh Allah akan harta lalu ia menafkahkannya pada waktu malam dan siang." (Muttafaq 'alaih)

Sebarkan KEBENARAN dan KEBAIKAN bukan KEBOHONGAN dan KEJELEKAN

كفى بالمرء كذبا أن يحدث بكل ما سمع رواه مسلم

Seorang bisa dikatakan PENDUSTA dan PEMBOHONG jika membicarakan setiap apa yang di dengar tanpa mencari kebenarannya

*KUA KEC. LAWANG KIDUL*KUA News :Jum'at , 25 Juli 2025(29 Muharam 1447 H)_______________Assalamualaikum wr wb.📖السلام عل...
24/07/2025

*KUA KEC. LAWANG KIDUL*

KUA News :
Jum'at , 25 Juli 2025
(29 Muharam 1447 H)
_______________

Assalamualaikum wr wb.

📖السلام عليكم ورحمة الله
وبركات .........................📖

Rasulullah Bersabda :
*“Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.”*
(HR. Muslim) .
==============

* SUBUH - 1912 #*

*"Betapa Sakitnya Sakaratul Maut Yang Akan Kita Rasakan."*
(Mohon maaf jika materi Kultum Subuh ini dirasakan terlalu panjang) .

السلام عليكم ورحمة الله وبركات ....................................
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيّدِنَا
مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيّدِنَا مُحَمَّدٍ ..............................

Ma’asyiral muslimin rahimani wa rahimakumullah ,
Terlebih dahulu marilah kita untuk senantiasa berusaha meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Swt dengan cara melaksanakan semua kewajiban dan menjauhkan diri dari seluruh yang diharamkan.

Marilah hati dan pikiran kita, kembali kita tujukan kepada Allah Robbul ‘aalamiin.
Kita renungi keagungan dan kebesaran sifat, kekuasaan dan rahmat yang selalu diberikan kepada kita manusia.

Bagi hati yang hidup pasti ia selalu merasa puas dan gembira serta bersyukur atas segala nikmat yang telah dicurahkan kepadanya.
Rasa syukur yang dapat menumbuhkan kesadaran, sadar apa yang dikatakan bahwa ini dan itu adalah milik saya yang pada hakekatnya adalah titipan Allah semata-mata.

Bahkan nyawa yang ada pada kita, juga merupakan milik Allah, kita hanya sebagai hak pakai saja.
Dengan demikian insya Allah akan timbul dari jiwa kita rasa taqwa kepada Allah, sekaligus memahami bahwa semua makhluk yang berada di alam ini, tanpa kecuali semua akan mengalami kematian

Ma’asyiral muslimin rahimani wa rahimakumullah ,
Tidak ada satu makhluk pun Allah ciptakan abadi atau kekal selamanya di dunia ini.
Tidak ada pandang bulu, apa dia orang baik, durhaka, kuat, kaya, miskin atau berpangkat, raja, rakyat jelata, semuanya pasti akan mati.

Allah berfirman :
"Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusia pun sebelum kamu Muhammad; Maka jikalau kamu mati,
Apakah mereka akan kekal? tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati.
Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan yang sebenar-benarnya. dan hanya kepada kamilah kamu dikembalikan".
(QS. Al- Anbiyaa: 34-35)

Ma’asyiral muslimin rahimani wa rahimakumullah ,
Ayat diatas Allah telah memberi pemahaman kepada kita bahwa semua manusia pasti akan mati dan sebelum mati manusia pasti akan diuji dengan berbagai ujian.
Semua ujian itu merupak suatu membuat kita tidak senang seperti sakit, kemiskinan dan kematian.
Selain itu kita juga diuji dengan kebaikan dan kesenangan, seperti kekayaan, harta yang banyak dan ilmu yang kita miliki.

Maka kita sebagai orang beriman semua hal itu perlu disadari bahwa kehidupan di dunia ini adalah sementara, diakhirat kita akan bertemu dengan kehidupan yang sebenarnya lagi kekal dan abadi selamanya.
Manusia tidak akan sampai ke akhirat sebelum melalui kematian.
Karena itu kematian merupakan keharusan yang tidak dapat ditolak dengan apapun dan siapapun. Meskipun dia berada ditempat persembunyian yang atau berada di benteng yang kuat, kematian akan tetap mendatangi.

Dalam surat Yunus ayat 49 Allah berfirman:
"Tiap-tiap umat mempunyai ajal. apabila telah datang ajal mereka, maka mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak p**a mendahulukannya".
(QS. Yunus : 49)

Dalam surah al-jum’at ayat 8 dibunyikan :
"Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, Maka Sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada Allah, yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan"
(QS. Al- al-jum’at : 8)

Dalam surah An-nisa ayat 78 disebutkan :
Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, Kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh.

Ma’asyiral muslimin rahimani wa rahimakumullah ,
Cukup ayat diatas menjadi dasar pemahaman penyadaran bagi kita. Sering p**a kita saksikan bagaimana perjalanan seseorang mnuju kematiannya. Berbagai macam nampak keadaannya. Sedangkan kita yabg hidup tidak mengerti dengan yang dirasakan.
Namun kita sebagai orang yang beriman percaya betapa sakitnya derita orang sedang dicabut nyawanya.

Maka marilah sejenak kita buka kembali sejarah kematian Nabi Idris.
Nabi Idris:
Wahai Malaikat Izroil.
Lantas apa maksud kedatangan Engkau kemari?
Adakah Engkau ingin mencabut nyawaku?

Malaikat Izroil:
Tidak Idris. saya datang memang untuk mengunjungimu, karena saya rindu dan Allah mengizinkan saya.

Nabi Idris: Wahai Izroil.
Saya punya satu permintaan dan tolong kabulkan.
Tolong cabut nyawa saya.
Dan minta izin ke Allah untuk mengembalikan nyawa saya.
Saya hanya ingin merasakan sakaratul maut yang banyak orang katakan sangat dahsyat.

Ma’asyiral muslimin rahimani wa rahimakumullah ,
Malaikat Izroil: Sesungguhnya saya tidaklah mencabut nyawa seseorang pun, melainkan hanya dengan izin Allah.
Kemudian Allah mengabulkan permintaan Sang Nabi.
Dan Malaikat Izroil pun mencabut nyawa Nabi Idris saat itu juga.
Malaikat Izroil menangis melihat sahabatnya merasakan kesakitan. Setelah mati, Allah menghidupkan kembali Nabi Idris.

Setelah hidup Nabi Idris menangis sejadi-jadinya.
Dia tidak bisa membayangkan jika manusia-manusia lain mengalami sakaratul maut dengan kedahsyatan yang sama.
Bahkan rasulullah pernah menyebutkan : “Sakitnya sakaratul maut itu, seperti tiga ratus kali sakitnya tus**an pedang”.
(HR. Ibnu Abu Dunya).

Maka sudah seharusnya kita memperbanyak mengingat mati, agar kita selalu berhati-hati hidup dipermukaan bumi ini.
Dan dengan mengingat mati seorang pasti akan mengakhiri perbuatan maksiatnya kepada Allah.
Serta lebih giat bertaubat menuju ampunannya.

Ma’asyiral muslimin rahimani wa rahimakumullah ,
Demikianlah Kultum Subuh ini
Semoga bermanfaat dan membawa berkah bagi kita semua, serta bisa menjadi penyebab kita untuk meningkatkan ibadah, ketaqwaan, keimanan, dan menjauhi segala larangan.
Wa billahit taufik wal hidayah. Wassalamual
aikum warahmatullahi wa barokatuh.
💫🕌🕋🇮🇩
_____________________________

Tiktok : kuakec_lawangkidul
Instagram : kua_lawangkidul
Facebook : KUA KEC Lawang Kidul
Whatsap : 082182885889







KUA KEC. LAWANG KIDUL*KUA News :Kamis, 24 Juli 2025Dari hasil Kunjungan Kakan Kemenag Muara Enim bapak H. Abdul Haris Pu...
24/07/2025

KUA KEC. LAWANG KIDUL*

KUA News :
Kamis, 24 Juli 2025

Dari hasil Kunjungan Kakan Kemenag Muara Enim bapak H. Abdul Haris Putra S.Ag, M.Pd.I, Kasi Kasubak TU, bapak Bahrun SE, Kasi Bimas Islam, bapak H. Dedi Alamsyah, S.T.H.I, MM, semua pesan pimpinan, telah di realisasikan oleh Ka. KUA Kecamatan Lawang Kidul bapak Mat Rizal, S.Ag. Dengan Membangun Balai Nikah, dan pemasangan pelapon PVC, Bapak Ka. KUA beserta staf, terus berinovasi, dan bersinergi membangun KUA Kecamatan Lawang Kidul. Saat ini pemasangan pelapon PVC telah di selesaikan, dan untuk Balai Nikah sedang dalam proses pembangunan. Ka. KUA Kecamatan Lawang bapak Mat Rizal, S.Ag, menghaturkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang terlibat, dan mendukung kegiatan pembangunan ini. Sehingga kemajuan ini, dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, dan semua.

*Instagram : kua_kec.lawangkidul*
*Facebook : KUA KEC Lawang Kidul*
*Whatsap : 082182885889*







22/07/2025
22/07/2025

*KUA KEC. LAWANG KIDUL*

KUA News :
Selasa , 22 Juli 2025
_______________

*Assalamualaikum wr wb.*

*HIKMAH PAGI*

*_CEGAHLAH KEZALIMAN AGAR TERHINDAR DARI SIKSA ALLAH KEPADA SEMUANYA_*

Saudaraku,
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah memperingatkan orang-orang lemah yang bersikap diam atas kezaliman dan tidak mencegah orang yang berbuat zalim dengan siksa Allah Azza wa Jalla yang akan mengenai mereka semua, tidak ada di antara mereka yang luput,

إِنَّ النَّاسَ إِذَا رَأَوْا الظَّالِمَ فَلَمْ يَأْخُذُوا عَلَى يَدَيْهِ أَوْشَكَ أَنْ يَعُمَّهُمْ اللَّهُ بِعِقَابٍ مِنْهُ

"Sesungguhnya apabila manusia melihat orang zalim dan mereka tidak mencegahnya dari kezaliman, maka Allah akan menimpakan siksa atas mereka semua."

(HR. Abu Daud, Tirmidzi, dan Nasa'i)

Allah Azza wa Jalla berfirman,

وَاتَّقُوا فِتْنَةً لَا تُصِيبَنَّ الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْكُمْ خَاصَّةً ۖ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

“Dan peliharalah dirimu dari siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya.”

(QS. Al Anfal: 25)

Azab Allah Azza wa Jalla itu sangatlah pedih. Jika azab itu diturunkan di suatu tempat, maka ia akan menimpa semua orang yang ada di tempat tersebut, baik orang shaleh ahli ibadah maupun ahli maksiat...

Dalam ayat ini, Allah Azza wa Jalla memperingatkan kaum Mukminin agar senantiasa membentengi diri mereka dari siksa tersebut dengan melaksanakan ketaatan kepada Allah Azza wa Jalla dan Rasul-Nya, serta menyeru manusia kepada kebaikan dan melarang mereka dari kemungkaran...

Sebab, jika mereka meninggalkan amar ma'ruf nahi munkar, maka kemungkaran akan menyebar dan kerusakan akan meluas. Bila kondisi sudah demikian, maka azab pun akan diturunkan kepada seluruh masyarakat. Di antara kerusakan yang timbul akibat meninggalkan amar ma'ruf nahi munkar adalah para pelaku maksiat dan dosa akan semakin berani untuk terus melakukan perbuatan nistanya, sehingga sedikit demi sedikit akan sirnalah cahaya kebenaran dari tengah-tengah umat manusia...

Sebagai gantinya, maksiat akan merajalela, keburukan dan kekejian akan terus bertambah, dan pada akhirnya tidak mungkin lagi untuk dihilangkan. Perbuatan munkar akan menjadi baik dan indah di mata khalayak ramai, kemudian mereka pun akan menjadi pengikut para pelaku maksiat. Salah satu sebab hilangnya ilmu dan tersebarnya kebodohan...

Allah Azza wa Jalla berfirman,

وَلاَ تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُوْلاَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولاً

"Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan dimintai pertanggunganjawabnya.

(QS. Al-Isra’: 36)

Setelah menyebutkan pendapat para Salaf tentang ayat ini, Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata: “Kesimp**an penjelasan yang mereka sebutkan adalah: bahwa Allah Azza wa Jalla melarang berbicara tanpa ilmu, yaitu berbicara hanya dengan persangkaan yang merupakan perkiraan dan khayalan.”

(Tafsir Al-Qur’anul Azhim, QS. Al-Isra’: 36)

Saudaraku,
Imam Ali bin Abil ‘Izzi Al-Hanafi rahimahullah berkata: “Barangsiapa berbicara tanpa ilmu, maka sesungguhnya dia hanyalah mengikuti hawa-nafsunya, dan Allah Azza wa Jalla telah berfirman,

وَمَنْ أَضَلُّ مِمَّنِ اتَّبَعَ هَوَاهُ بِغَيْرِ هُدًى مِّنَ اللهِ

"Dan siapakah yang lebih sesat dari pada orang yang mengikuti hawa nafsunya dengan tidak mendapat petunjuk dari Allah sedikitpun."

(QS. Al-Qashash: 50)

(Kitab Minhah Ilahiyah Fii Tahdzib Syarh Ath-Thahawiyah, hlm. 393)

Karena, tersebarluasnya kemungkaran tanpa adanya seorang pun dari ahli ilmu yang mengingkarinya. Sehingga akan membentuk anggapan bahwa hal tersebut bukanlah sebuah kebatilan. Bahkan bisa jadi mereka melihatnya sebagai perbuatan yang baik untuk dikerjakan. Selanjutnya, sikap menghalalkan hal-hal yang diharamkan Allah Azza wa Jalla dan mengharamkan hal-hal yang dihalalkan-Nya pun akan semakin merajalela...

Semoga Allah Azza wa Jalla mengaruniakan hidayah-Nya kepada kita, sehingga kita tetap istiqamah senantiasa beramar ma'ruf nahi munkar agar cahaya kebenaran tidak sirna untuk meraih ridha-Nya...
Aamiin Ya Rabb.

*Wassalamu'alaikum wr wb.*
*M Nurislam . PSA*
_____________________________

Tiktok : kuakec_lawangkidul
Instagram : kua_lawangkidul
Facebook : KUA KEC Lawang Kidul
Whatsap : 082182885889







21/07/2025

Address

Keban Agung
Muaraenim

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when KUA KEC Lawang Kidul posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share