Dayah La Tansa Zikrallah

Dayah La Tansa Zikrallah Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Dayah La Tansa Zikrallah, Education, Jln seuneulop, Montasik.

13/05/2025

TERJEMAH
🔴 KITAB NIHAYATUZZAEN 🔴
HAL 57

فصل فِي كَيْفيَّة الصَّلَاة الْمُتَعَلّقَة بِوَاجِب.

BAB TENTANG TATA CARA
SHOLAT YANG BERKAITAN DENGAN HAL YANG WAJIB

وَحَاصِل هَذِه الْمَسْأَلَة أَن الْمَسْبُوق إِذا أدْرك الإِمَام رَاكِعا فَكبر وَركع خَلفه لَهُ سَبْعَة أَحْوَال

Ringkasan masalah ini adalah bahwa makmum masbuq ( yang tertinggal dalam shalat ) jika mendapati imam sedang ruku' lalu ia bertakbir dan ikut ruku' di belakang imam, maka ada tujuh keadaan yang mungkin terjadi:

يَصح التَّحَرُّم فِي وَاحِدَة مِنْهَا وَهِي مَا إِذا قصد بِالتَّكْبِيرِ التَّحَرُّم وَحده يَقِينا.
وأوقع جَمِيعه فِي مَحل تجزىء فِيهِ الْقِرَاءَة.

👉1⃣. Takbirotulihrom dianggap sah, ketika berada di Satu keadaan dari tujuh keadaan, yaitu jika ia berniat TAKBIROTUL IHROM SEMATA dengan yakin dan melaksanakan seluruh takbir di tempat yang sah untuk membaca (yakni saat berdiri).

والستة الْبَاقِيَة لَا تَنْعَقِد فِيهَا الصَّلَاة وَهِي مَا إِذا شرك بَين الْإِحْرَام والانتقال

Enam keadaan lainnya yang menyebabkan SHOLATNYA TIDAK SAH , yaitu:

👉2⃣Jika ia ketika TAKBIROTULIHROM menyertakan NIYAT antara TAKBIROTULIHROM dan GERAKAN (niat takbir sekaligus niat berpindah gerakan).

أَو قصد الِانْتِقَال فَقَط

👉3⃣Jika ia hanya berniat untuk gerakan (berpindah ke ruku') saja.

أَو قصد أَحدهمَا مُبْهما

👉4⃣Jika ia berniat salah satu dari keduanya (takbiratul ihram atau gerakan) secara samar.
أَو أطلق

👉5⃣Jika ia melafalkan takbir tanpa niat tertentu (tidak jelas niatnya).

أَو شكّ هَل قصد التَّحَرُّم وَحده أم لَا

👉6⃣Jika ia ragu apakah berniat takbiratul ihram semata atau tidak.

أَو قصد التَّحَرُّم وَحده يَقِينا لَكِن لم يتم التَّكْبِير إِلَّا بعد وُصُوله إِلَى مَحل لَا تجزىء فِيهِ الْقِرَاءَة

Atau Jika ia benar-benar berniat takbiratul ihram saja dengan yakin, tetapi penyempurnaan takbir terjadi setelah ia sampai pada tempat yang tidak sah untuk membaca (yakni setelah mulai ruku').

08/05/2025

Bismillah
KAJIAN KITAB KUNING ACEH
🔴kitab Fathul Mu'in🔴.

وَصَلَاةُ التَّسْبِيْحِ وَهِيَ

Termasuk shalat sunah yang tidak disunahkan berjamaah adalah) shalat Tasbih, yaitu:

أَرْبَعُ رَكَعَاتٍ بِتَسْلِيْمَةٍ أَوْ تَسْلِيْمَتَيْنِ وَحَدِيْثُهَا حَسَنٌ لِكَثْرَةِ طُرُقِهِ.

Empat rakaat dengan satu kali salam atau dua kali. Hadis yang menerangkannya adalah hadis Hasan, karena banyak jalur periwayatannya.

وَفِيْهَا ثَوَابٌ لَا يَتَنَاهَى وَمِنْ ثُمَّ قَالَ بَعْضُهُمْ الْمُحَقِّقِيْنَ لَا يَسْمَعُ بِعَظِيْمِ فَضْلِهَا وَيَتْرُكُهَا إِلَّا مُتَهَاوِنٌ بِالدِّيْنِ.

Pahala shalat Tasbih tiada terhingga. Dari sini, sebagian ulama ahli tahqiq berkata: Semua mengatakan atas keagungan shalat tersebut, dan tiada orang yang akan meninggalkannya, kecuali orang yang menyepelekan urusan agamanya.

وَيَقُوْلُ فِي كُلِّ رَكْعَةٍ مِنْهَا خَمْسَةً وَسَبْعِيْنَ سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ.

(Tata caranya) untuk tiap-tiap satu rakaat 75 kali membaca "

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ.

(Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah; Tiada Tuhan selain Allah; Allah Maha Agung).

( Sangat baik jika ditambah kalimat Hawqalah )

خَمْسَةَ عَشَرَ بَعْدَ الْقِرَاءَةِ وَعَشْرًا فِي كُلٍّ مِنَ الرُّكُوْعِ وَالْاِعْتِدَالِ وَالسُّجُوْدَيْنِ وَالْجُلُوْسِ بَيْنَهُمَا بَعْدَ الذِّكْرِ الْوَارِدِ فِيْهَا وَجَلْسَةِ الْإِسْتِرَاحَةِ

(Dengan rincian) 15 kali sesudah membaca Al-Fatihah, 10 kali pada waktu rukuk, iktidal, di tiap kali sujud, dan saat duduk di antara dua sujud; yang kesemuanya itu dibaca setelah masing-masing zikir yang berlaku di situ, dan membaca Tasbih 10 kali ketika duduk istirahat.

وَيُكَبِّرُ عِنْدَ ابْتِدَائِهَا دُوْنَ الْقِيَامِ مِنْهَا

(Letak) takbir, adalah (sesudah bangkit dari sujud kedua) dan ketika mulai duduk istirahat, tidak ketika bangkit dari duduk istirahat. ( Untuk berdiri ).

Lanjutkan Membaca

03/09/2024

Syarah kitab:
🔴SAFINATUN NAJAH🔴

(Sekurang-kurang salam)

Yang memenuhi standar kewajiban di tasyahud akhir adalah Assalaamu’alaikum.
Adapun Harakat tasydid yang ada di kalimat tersebut terletak di huruf “Sin”.

Wallahu A'lam

03/09/2024

Syarah kitab:
🔴 SAFINATUN NAJAH 🔴

(TASYDID DALAM BACAAN SHOLAWAT)

Jumlah tasydid ( ّ ) pada kalimat sholawat dalam sholat,sekurang-kurangnya ada 4 yaitu:

1. Tasydid lafadz اَللّٰهُمَّ ada dua, yaitu di atas huruf Lam ( ل ) dan Mim ( م ).

2. Tasydid lafadz صَلِّ di atas huruf Lam ( ل ).

3. Tasydid lafadz عَلَى مُحَمَّد di atas huruf Mim ( م ).

Adapun, paling sedikitnya sholawat dalam sholat adalah sebagai berikut:

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ

"Ya Allah, semoga Engkau menyampaikan sholat kepada Nabi Muhammad."

Sebagaimana firman Allah SWT:

لَا تَجْعَلُوا۟ دُعَآءَ ٱلرَّسُولِ بَيْنَكُمْ كَدُعَآءِ بَعْضِكُم بَعْضًا

"Janganlah kamu jadikan panggilan kepada Rasul (Muhammad SAW) di antara kamu seperti panggilan sebagian kamu kepada sebagian yang lain."
(Q.S An-Nur: 63)

Dalam menyebut nama Rasulullah, hendaknya dengan penuh pengagungan. Hal ini merupakan bentuk realisasi dari sikap yang beretika. Maka, penambahan kata Sayyidina itu lebih utama dibandingkan meninggalkannya.

Syaikh Suhaimi berkata:

"Memenuhi perintah tidak bisa disebut sebagai hal yang lebih utama dibandingkan dengan sikap yang beradab, karena dalam sikap yang beretika itulah terdapat unsur mematuhi perintah dan lebih beretika lagi."

Artinya saat kita mengucapkan:
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيْدِنَا مُحَمَّدٍ

Berikut ini merupakan salah satu bacaan sholawat yang paling sempurna dan utama, baik di dalam sholat maupun di luar sholat:

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيْدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيْدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيْدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ سَيْدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَ باَرِكْ عَلىَ سَيْدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ سَيْدِنَا مُحَمَّدٍ كَماَ باَرَكْتَ عَلىَ سَيْدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ سَيْدِنَا إِبْرَاهِيْمَ فِى الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

WaWallahu A'lam

03/09/2024

Syarah kitab:
🔴 SAFINATUN NAJAH 🔴

۞ Tasydid Tasyahud ۞

(فصل) تشديدات التشهد إحدى وعشرون : خمس في أكمله وستة عشر في أقلة : التحيات على التاء والياء المباركات الصلوات على الصاد ، الطيبات على الطاء والياء ، لله على لام الجلالة ، السلام على السين ، عليك أيها النبي على الياء والنون والياء ، ورحمه الله على لام الجلاله ، وبركاته السلام على السين ، علينا وعلى عباد الله على لام الجلاله ، الصالحين على الصاد، أشهد أن لاإله على لام ألف ،إلا الله على لام ألف ولام الجلاله، وأشهدأن على النون ، محمدا رسول الله على ميم محمدا وعلى الراء وعلى لام الجلاله.

Tasydid-tasydit tasyahud ada dua 21, yang 5 ada pada bacaan sempurna dan yang 16 ada pada bacaan paling singkat. Maksudnya, bila dibaca dengan sempurna maka tasydidnya ada 21.

Tasydid-tasydid tersebut terletak di :

• التحيات : tasydidnya diatas TA dan YA

• المباركات الصلوات : tasydidnya diatas Shad

• الطيبات : tasydidnya diatas Tho’ dan Ya’

• لله : tasydidnya diatas Lam Jalalah

• السلام tasydidnya diatas Sin

• عليك أيھا النبي : tasydidnya diatas Ya’ dan Nun

• ورحمةلله: tasydidnya diatas Lam Jalalah

• وبركاته السلام : tasydidnya diatas Sin

• علينا وعلى عباد الله: tasydidnya diatas Lam Jalalah

• الصالحين : tasydidnya diatas Shad

• أشھد أن لاإله tasydidnya diatas Lam Alif (karena Idgham)

• إلا ألله : tasydidnya diatas Lam Jalalah

• وأشھدأن : tasydidnya diatas Nun

• محمدا رسول ألله : tasydidnya diatas Mim Lafadz “Muhammmad”, Ra’ (karena Idgham) dan Lam Jalalah

Catatan

-> Bacaan tasyahud akhir termasuk rukun shalat yang berupa qouliyah (perkataan/bacaan). Oleh sebab itu, disyaratkan untuk memperhatikan semua huruf beserta tasydid-tasydid dalam bacaan rukun tersebut.
-> Tasyahud akhir memiliki batas kesempurnaan bacaan dan batas paling sedikitnya bacaan tasyahud, yang berarti seorang yang dalam tasyahudnya membaca paling sedikitnya bacaan tasyahud, maka sudah dianggap sah tasyahudnya. Namun lebih utama lagi membaca tasyahud dengan sempurna.

Wallahu A'lam

26/08/2024

Syarah kitab :
🔴SAFINATUN NAJAH🔴

Syarat Sujud

(فصل) شروط السجود سبعة : أن يسجد على سبعة أعضاء وأن تكون جبهته مكشوفة والتحامل برأسة وعدم الهوى لغيره وأن لايسجد على شيء يتحرك بحركته وارتفاع أسافلة على أعالية والطمأنينة فية.

Syarat-syarat sujud ada 7:
1. Harus dengan tujuh anggota badan
2. Dahi harus terbuka
3. Kepala harus ditekan (ketika meletakkan di tempat sujud)
4. Tidak boleh ada tujuan lain ketika membungkuk kecuali untuk sujud
5. Tidak boleh sujud di atas sesuatu yang bergerak bila bergerak untuk sujud
6. Kepala harus lebih rendah daripada pantatnya
7. Harus tuma’ninah

Anggota Sujud

(خاتمة) أعضاء السجود سبعة : الجبهة وبطون الكفين والركبتان وبطون الأصابع والرجلين.

Anggota-anggota sujud antara lain:
dahi, telapak tangan, kedua lutut dan jari-jari kedua yang dalam.

Wallahu A'lam
Semoga Bermanfaat

26/08/2024

NGAJI KITAB :
🔴SAFINATUN NAJAH🔴

Disunatkan angkat kedua-dua tangan pada empat tempat :

1- Ketika takbiratul-ihram.
2- Ketika hendak rukuk.
3- Ketika iktidal.
4- Ketika bangun dari pada tahiyat awal.Wallahu A'lam

Semoga Bermanfaat

26/08/2024

Syarah kitab :
🔴SAFINATUN NAJAH🔴

Tasydid Pada Al-Fatihah ۞

(فصل) تشديدات الفاتحة أربع عشرة : بسم الله فوق اللام ، الرَّحمن فوق الراء ، الرَّحيم فوق الراء ، الحمد لله فوق لام الجلالة ، ربُّ العالمين فوق الباء ، الرَّحمن فوق الراء ،مالك يوم الدِّين فوق الدال ، إيَّاك نعبد فوق الياء ، إيَّاك نستعين فوق الياء ، اهدنا الصِّراط المستقيم فوق الصاد ، صراط الَّذين فوق اللام ، أنعمت عليهم غير المغضوب عليهم ولا الضَّالِّين فوق الضاد واللام .

Jumlah tasydid dalam Al-Fatihah ada 14.

‘بِسْمِ اللهِ
1. Tasydidnya diatas lam jalalah

‘الرَّحْمنِ
2. Tasydidnya diatas ra

‘الرَّحِيْم
3. Tasydidnya diatas ra

‘الْحَمْدُ للهِ
4. Tasydidnya diatas lam jalalah

‘رَبِّ الْعَالَمِيْن
5. Tasydidnya diatas ba

‘الرَّحْمنِ
6. Tasydidnya diatas ra

‘الرَّحِيْم
7. Tasydidnya diatas ra

‘مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ
8. Tasydidnya diatas dal

‘إيَّاكَ نَعْبُدُ
9. Tasydidnya diatas ya

‘وَإيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ
10. tasydidnya diatas ya

‘اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ
11. Tasydidnya diatas shad

‘صِرَاطَ الَّذِيْنَ
12. Tasydidnya diatas lam

‘أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَ لَا الضَّالِّيْنَ
13 dan 14. Tasydidnya diatas dhod dan lam.

Perincian tasydid Al-Fatihah wajib dibaca ketika membaca Al-Fatihah.
Jika tidak maka bacaan Al-Fatihahnya tidak sah. Sehingga wajib bagi orang yang shalat untuk memperhatikan tasydid-tasydid tersebut.

و الله أعلم
Semoga Bermanfaat

19/08/2024

NGAJI KITAB :
🔴 SAFINATUN NAJAH 🔴

Niat itu ada tiga derajat, yaitu :

1. Jika sholat yang dikerjakan fardhu, diwajibkanlah niat qasdul fi‟li (mengerjakan shalat tersebut), ta‟yin (nama sholat yang dikerjakan) dan fardhiyah (kefardhuannya).
2. Jika sholat yang dikerjakan sunnah yang mempunyai waktu atau mempunyai sebab, diwajibkanlah niat mengerjakan sholat tersebut dan nama sholat yang dikerjakan seperti sunah Rowatib (sebelum dan sesudah fardhu-fardhu).
3. Jika sholat yang dikerjakan sunnah Mutlaq (tanpa sebab), diwajibkanlah niat
mengerjakan sholat tersebut saja. Yang dimaksud dengan qasdul fi‟li adalah aku beniat sembahyang (menyenghajanya), dan yang dimaksud ta‟yin adalah seperti dzuhur atau asar, adapun fardhiyah adalah niat fardhu.

Semoga Bermanfaat

14/08/2024

NGAJI KITAB :
🔴SAFINATUN NAJAH🔴

(Syarat-syarat Membaca Surat Al Fatihah dalam Sholat)

فَصْلٌ - شُرُوْطُ الْفَاتِحَةِ عَشَرَةٌ : التَّرْتِيْبُ وَالْمُوَالَاةُ وَمُرَاعَاةُ حُرُوْفِهَا وَمُرَاعَاةُ تَشْدِيْدَتِهَا وَأَنْ لَا يَسْكُتَ سَكْتَةً طَوِيْلَةً وَلَا قَصِيْرَةً يَقْصِدُ بِهَا قَطْعَ الْقِرَاءَةِ وَقِرَاءَةُ كُلِّ أٰيَاتِهَا وَمِنْهَا الْبَسْمَلَةُ وَعَدَمُ اللَّحْنِ الْمُخِلِّ بِالْمَعْنٰى وَأَنْ تَكُوْنَ حَالَةَ الْقِيَامِ فِى الْفَرْضِ وَأَنْ يُسْمِعَ نَفْسَهُ الْقِرَاءَةَ وَأَنْ لَا يَتَخَلَّلَهَا ذِكْرٌ أَجْنَبِيٌّ

[Fasal] Syarat-syarat fatihah ada 10, yaitu :

1. Tertib (berurutan ayat-ayatnya)
2. Muwalah (beruntutan ayat-ayatnya, tidak dipisah waktu lama)
3. Menjaga huruf-hurufnya
4. Menjaga tasydid-tasydidnya
5. Tidak diam dengan diam yang lama dan tidak p**a pendek yang bertujuan untuk memutus bacaaan setiap ayat-ayatnya
6. Membaca setiap ayat-ayatnya, dan termasuk basmallah
7. Tidak ada kesalahan baca yang dapat merusak makna.
8. Fatihah harus dilakukan pada keadaan berdiri pada sholat fardlu
9. Diri sendiri harus mendengar bacaan (bacaan fatihah tersebut)
10. Tidak menyela-nyelahinya dengan bacaan dzikir lain.

14/08/2024

Syarah kitab :
🔴SAFINATUN NAJAH 🔴

( SYARAT TAKBIRATUL IHRAM )

فصل) شُرُوْطُ تَكْبِيْرَةِ الْإِحْرَامِ سِتَّةَ عَشَرَ: أَنْ تَقَعَ حَالَةَ الْقِيَامِ فِي الْفَرْضِ، وَأَنْ تَكُوْنَ بِالْعَرَبِيَّةِ، وَأَنْ تَكُوْنَ بِلَفْظِ الْجَلَالَةِ وَبِلَفْظِ أَكْبَرُ، وَالتَّرْتِيْبُ بَيْنَ اللَّفْظَيْنِ، وَأَنْ لَايَمُدَّ هَمْزَةَ الْجَلَالَةِ وَعَدَمُ مَدِّ بَاءِ أَكْبَرُ، وَأَنْ لَا يُشَدِّدَ الْبَاءَ، وَأَنْ لَايَزِيْدَ وَاوًا سَاكِنَةً أَوْ مُتَحَرِّكَةً بَيْنَ الْكَلِمَتَيْنِ، وَأَنْ لَايَزِيْدَ وَاوًا قَبْلَ الْجَلَالَةِ، وَأَنْ لَايَقِفَ بَيْنَ كَلِمَتَيِ التَّكْبِيْرِ وَقْفَةً طَوِيْلَةً وَلَا قَصِيْرَةً، وَأَنْ يُسْمِعَ نَفْسَهُ جَمِيْعَ حُرُوْفِهَا: وَدُخُوْلُ الْوَقْتِ فِي الْمُؤَقَّتِ وَإِيْقَاعُهَا حَالَ الإِسْتِقْبَالِ، وَأَنْ لَا يَخِلَّ بِحَرْفٍ مِنْ حُرُوْفِهَا، وَتَأْخِيْرُ تَكْبِيْرَةِ الْمَأْمُوْمِ عَنْ تَكْبِيْرَةِ الْإِمَامِ.

Syarat Takbiratul Ihram Ada 16 Yaitu:
1. Harus dibaca ketika berdiri pada shalat fardhu.
2. Harus dengan Bahasa Arab.
3. Harus dengan Lafaz Al-Jalalah (الله).
4. Harus dengan Lafaz Akbar (أكبر).
5. Harus dibaca tartib antara kedua lafaz tersebut (ٱللَّٰهُ أَكْبَرُ).
6. Tidak boleh (dibaca) panjang huruf Hamzah-nya Lafaz Al-Jalalah.
7. Tidak ada Mad (bacaan panjang) pada huruf ba'-nya lafaz Akbar.
8. Tidak ada Tasydid pada huruf Ba'-nya.
9. Tidak boleh ada tambahan waw sukun atau ber-harakat di antara lafaz Al-Jalalah dan Akbar.
10. Tidak boleh ada tambahan waw sebelum lafaz Al-Jalalah.
11. Tidak boleh berhenti sebentar atau lama di antara kalimat takbir.
12. Harus bisa mendengar seluruh huruf-hurufnya (bacaannya).
13. Harus diucapkan ketika memasuki waktu shalat.
14. Harus diucapkan ketika menghadap Qiblat.
15. Tidak boleh menyela dengan satu huruf pun dari huruf-hurufnya.
16. Takbir-nya makmun harus lebih akhir dari takbir-nya Imam.

Dalam Kitab Safinatun Najah, kitab ringkas berisi dasar-dasar ilmu fikih Mazhab Syafi'i karangan Syekh Salim bin Sumair Al-Hadhrami (ulama asal Yaman)

Allahu a'lam

04/08/2024

NGAJI KITAB :
🔴KIFAYATUL MUBTADI🔴

Sifat-sifat wajib bagi Allah yang terdiri atas 20 sifat itu dikelompokkan menjadi 4 sebagai berikut:

1.Sifat Nafsiyah, yaitu sifat yang berhubungan dengan Dzat Allah. Sifat nafsiyah ini ada satu, yaitu wujûd.

2.Sifat Salbiyah, yaitu sifat yang meniadakan adanya sifat sebaliknya, yakni sifat-sifat yang tidak sesuai, atau sifat yang tidak layak dengan kesempurnaan Dzat-Nya. Sifat Salbiyah ini ada lima, yaitu: qidâm, baqâ’, mukhâlafatu lil hawâditsi, qiyâmuhu binafsihi, dan wahdâniyat.

3.Sifat Ma’ani, yaitu sifat- sifat abstrak yang wajib ada pada Allah. Yang termasuk sifat ma’ani ada tujuh yaitu: qudrat, irâdat, ‘ilmu, hayât, sama', bashar, kalam.

4.Sifat Ma’nawiyah, adalah kelaziman dari sifat ma’ani. Sifat ma’nawiyah tidak dapat berdiri sendiri, sebab setiap ada sifat ma’ani tentu ada sifat ma’nawiyah. Bila sifat ma'ani telah didefinisikan sebagai sifat yang ada pada sesuatu yang disifati yang otomatis menetapkan suatu hukum padanya, maka sifat ma'nawiyah merupakan hukum tersebut. Artinya, sifat ma'nawiyah merupakan kondisi yang selalu menetapi sifat ma'ani. Sifat 'ilm misalnya, pasti dzat yang bersifat dengannya mempunyai kondisi berupa kaunuhu 'âliman (keberadannya sebagi Dzat yang berilmu).
Dengan demikian itu, sifat ma'nawiyyah juga ada tujuh sebagaimana sifat ma'ani.

Address

Jln Seuneulop
Montasik

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Dayah La Tansa Zikrallah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category