Pesantren Muslim Hijrah

Pesantren Muslim Hijrah Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Pesantren Muslim Hijrah, Education Website, Jalan orang utan paties, Medan.

Kalau Ulama Saja Bisa Tergelincir, Berarti Ada yang Salah dengan Sistemnya!Banyak orang berpikir, kalau pelaku kejahatan...
13/07/2026

Kalau Ulama Saja Bisa Tergelincir, Berarti Ada yang Salah dengan Sistemnya!

Banyak orang berpikir, kalau pelaku kejahatan memakai pakaian agama, berarti agamanya yang bermasalah. Padahal tidak sesederhana itu.

Islam tidak pernah mengajarkan kezaliman. Islam justru memerintahkan agar siapa pun yang berbuat salah dihukum dengan adil, tanpa memandang jabatan, kekuasaan, atau status sosialnya.

Masalahnya muncul ketika hukum bisa dibeli, pengawasan lemah, dan kekuasaan lebih dihormati daripada keadilan. Akibatnya, orang yang seharusnya menjadi teladan justru berani menyalahgunakan amanah karena merasa kecil kemungkinan akan dihukum.

Kalau hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas, efek dominonya akan menjalar ke mana-mana. Bukan hanya merusak pemerintahan, tetapi juga merusak lembaga pendidikan, lembaga sosial, bahkan institusi agama. Kepercayaan masyarakat runtuh, sementara pelaku terus berlindung di balik jabatan dan nama besar.

Islam tidak hanya mengajarkan ibadah pribadi, tetapi juga mengajarkan sistem kehidupan yang menjamin keadilan ditegakkan kepada siapa pun. Sebab ketika hukum benar-benar ditegakkan, yang terlindungi bukan hanya harta dan nyawa, tetapi juga kehormatan manusia serta kesucian agama.

Jangan salahkan Islam karena ulah oknum. Yang harus dipertanyakan adalah, mengapa pelaku bisa terus mengulang kejahatannya tanpa hukuman yang membuat jera?

Kalau menurut kalian hukum harus benar-benar berlaku untuk semua orang tanpa pandang bulu, tuliskan pendapat kalian di kolom komentar. Mari berdiskusi dengan adab dan saling menghormati.

RAKYAT BUKAN MALAS, TAPI SISTEMLAH YANG MEMBUAT MEREKA TETAP MISKINSetiap hari kita melihat orang bekerja dari pagi samp...
13/07/2026

RAKYAT BUKAN MALAS, TAPI SISTEMLAH YANG MEMBUAT MEREKA TETAP MISKIN

Setiap hari kita melihat orang bekerja dari pagi sampai malam. Ada yang menjadi buruh, petani, nelayan, pedagang, hingga pengemudi ojek online. Mereka bukan tidak mau berusaha. Mereka sudah mengerahkan tenaga dan waktunya. Namun pertanyaannya, kenapa banyak yang tetap sulit keluar dari kemiskinan?🤷

Ternyata masalahnya bukan terletak pada rakyatnya, melainkan pada sistem yang mengatur kehidupan mereka.

👇👇👇👇
Sumber daya alam yang seharusnya menjadi milik bersama justru lebih banyak dikuasai oleh segelintir pihak 👉 "konglomerat dan oligarki". Padahal hasilnya semestinya bisa digunakan untuk pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan rakyat. Akibatnya, negeri yang kaya justru masih menyisakan banyak rakyat yang hidup serba kekurangan.

Di sisi lain, negara terus bergantung pada utang berbasis riba 👉 "IMF, World Bank". Anggaran yang seharusnya diprioritaskan untuk kepentingan masyarakat justru banyak terserap untuk membayar bunga utang. Dampaknya terasa di mana-mana
👇👇👇👇👇
subsidi berkurang, harga kebutuhan naik, dan lapangan kerja semakin sempit.

Belum lagi kebijakan yang sering kali lebih menguntungkan pemilik modal besar. Produk impor membanjiri pasar, petani dan UMKM kesulitan bersaing, sementara masyarakat kecil harus menanggung beban yang semakin berat.

Manusia pun dipandang hanya sebagai alat produksi. Upah ditekan serendah mungkin, pekerjaan semakin tidak pasti, dan kesejahteraan seolah menjadi sesuatu yang sulit diraih.

ISLAM MEMBERIKAN SOLUSINYA
👇👇👇👇👇
Islam memandang persoalan ini dengan cara yang berbeda. Islam bukan sekadar mengatur ibadah, tetapi juga menawarkan aturan kehidupan. Negara diperintahkan menjadi pengurus rakyat, menjamin kebutuhan pokok mereka, mengelola sumber daya alam untuk kemaslahatan umum, melarang riba dan monopoli, serta memastikan harta tidak hanya berputar di kalangan orang-orang kaya.

Karena itu, jangan mudah menyalahkan orang miskin dengan mengatakan mereka kurang bekerja keras. Tidak sedikit yang telah berjuang sekuat tenaga, tetapi sistem belum memberi ruang untuk hidup lebih sejahtera.

Mari terus saling membantu dengan zakat, infak, dan sedekah. Namun di saat yang sama, jangan berhenti menyuarakan perubahan menuju sistem yang lebih adil.

"Kemiskinan bukan selalu soal malas bekerja. Sering kali, ia lahir dari kebijakan yang salah."

Menurut kalian, apakah kemiskinan hari ini lebih banyak disebabkan oleh kurangnya usaha, atau karena sistem yang belum berpihak kepada rakyat?

Tuliskan pendapat kalian di kolom komentar, lalu bagikan tulisan ini agar semakin banyak yang ikut berpikir.

01/06/2026
Kenapa kita mudah bersatu dalam negara… tapi sulit bersatu sebagai umat?Kadang tanpa sadar…kita bangga dengan batas-bata...
01/06/2026

Kenapa kita mudah bersatu dalam negara… tapi sulit bersatu sebagai umat?

Kadang tanpa sadar…
kita bangga dengan batas-batas negara.

Bangga dengan tanah kelahiran,
bangga dengan identitas bangsa.

Dan itu manusiawi.

Tapi pernah gak kita berpikir🤔

kenapa umat Islam yang jumlahnya miliaran…
justru terpecah menjadi puluhan bahkan ratusan negara?

Padahal Allah sudah mengingatkan:
وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا
“Berpeganglah kalian semuanya kepada tali Allah, dan janganlah bercerai-berai.” (QS. Ali Imran: 103)

Ayat ini bukan sekadar untuk dibaca saja
tapi untuk dipikirkan dan direnungkan.

Karena hari ini, kita sering bersatu karena batas wilayah…
tapi lupa bersatu karena iman.

Bukan berarti cinta tanah air itu salah.
Tapi pertanyaannya…
?????????
cukupkah itu untuk menyatukan umat?

Atau… kita butuh sesuatu yang lebih besar dari sekadar batas geografis?

Hari ini kita sibuk menjaga batas negara…
tapi sudahkah kita menjaga persatuan sebagai saudara seiman?




01/06/2026

Setiap kali ada rasa malas untuk shalat, ingatlah bahwa kita di dunia ini tidak akan lama.

“YANG DISAMBELIH BUKAN HEWANNYA… TAPI KETERIKATAN KITA PADA DUNIA”Takbir berkumandang.Pisau diasah.Hewan-hewan qurban mu...
27/05/2026

“YANG DISAMBELIH BUKAN HEWANNYA… TAPI KETERIKATAN KITA PADA DUNIA”

Takbir berkumandang.
Pisau diasah.
Hewan-hewan qurban mulai dibaringkan.

Namun sesungguhnya…
Idul Adha bukan hanya tentang darah yang mengalir di atas tanah.

Ia adalah tentang hati manusia yang sedang diuji‌, masihkah ia lebih mencintai dunia daripada Allah?

Allah ﷻ berfirman:

لَن يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَٰكِن يَنَالُهُ التَّقْوَىٰ مِنكُمْ
“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kalian.” (QS. Al-Hajj: 37)

Lihatlah Ibrahim ‘alaihissalam.
Seorang ayah tua yang menunggu puluhan tahun untuk hadirnya seorang anak.
Ketika Ismail hadir, cintanya tumbuh begitu dalam.

Namun justru pada titik itu, Allah menguji

“Mana yang lebih besar di hatimu?
Aku… atau apa yang Aku titipkan kepadamu?”

Dan Ibrahim memilih taat.

Di situlah qurban menemukan makna terdalamnya, bukan sekadar menyembelih hewan, tapi menyembelih ego, hawa nafsu, dan keterikatan pada dunia.

Lihat p**a Hajar.
Seorang ibu yang ditinggalkan di padang tandus bersama bayi kecilnya.
Air habis. Langit sunyi. Padang yang gersang.

Tetapi ia tidak menyerah.

Ia berlari dari Shafa ke Marwa.
Hingga Tujuh kali.

Karena tawakal bukan berarti diam tanpa gerak.
Tawakal adalah hati yang yakin kepada Allah sambil kaki terus melangkah.

Hari ini…
padang ujian itu masih ada.

Sebagian diuji dengan sempitnya ekonomi.
Sebagian diuji dengan jabatan.
Sebagian lagi diuji dengan kenyamanan dunia yang perlahan menjauhkan dirinya dari Allah.

Qurban mengajarkan kita satu hal
jangan terlalu melekat pada dunia yang sementara.

Sebab apa pun yang kita cintai melebihi Allah, suatu hari bisa berubah menjadi ujian yang paling menyakitkan.

Maka Idul Adha bukan hanya momentum menyembelih kambing dan sapi.
Ia adalah panggilan untuk menempuh jalan Ibrahim
melepas yang fana…
demi meraih yang abadi.

Jika tulisan ini mengetuk hati Anda, sebarkan.
Karena mungkin ada hati yang mulai terlalu mencintai dunia… lalu lupa jalan p**ang menuju Allah.

“10 HARI INI BISA MENGUBAH TAKDIR AMAL KITA…”Banyak manusia sibuk mengejar dunia…namun lupa bahwa ada "10 hari" yang nil...
24/05/2026

“10 HARI INI BISA MENGUBAH TAKDIR AMAL KITA…”

Banyak manusia sibuk mengejar dunia…
namun lupa bahwa ada "10 hari" yang nilainya lebih besar daripada hari-hari biasa.

Hari-hari yang dicintai Allah.
Hari-hari yang bahkan amal di dalamnya lebih mulia daripada jihad.

Rasulullah ﷺ bersabda:
مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ الْعَشْرِ
“Tidak ada hari-hari yang amal saleh di dalamnya lebih dicintai Allah daripada sepuluh hari ini (awal Dzulhijjah).”

Para sahabat bertanya:
“Wahai Rasulullah, tidak juga jihad di jalan Allah?”

Beliau menjawab:
وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، إِلَّا رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ ثُمَّ لَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيْءٍ
“Tidak juga jihad di jalan Allah, kecuali seseorang yang keluar dengan jiwa dan hartanya lalu tidak kembali sedikit pun darinya.”
(HR. Bukhari no. 969)

Lalu apa yang harus kita lakukan?
🌙 Perbanyak puasa sunnah
🌙 Hidupkan takbir, tahmid dan tahlil
🌙 Perbanyak sedekah
🌙 Perbanyak istighfar dan taubat
🌙 Membaca Al-Qur’an
🌙 Menjaga shalat sunnah
🌙 Berkurban bagi yang mampu

Dan jangan lupa…

Allah sendiri bersumpah dengan 10 malam ini:

﴿ وَالْفَجْرِ ۝ وَلَيَالٍ عَشْرٍ ﴾
“Demi fajar, dan malam yang sepuluh.”
(QS. Al-Fajr: 1–2)

Para ulama menjelaskan bahwa yang dimaksud adalah 10 hari pertama Dzulhijjah.

Mungkin kita bukan ahli ibadah.
Mungkin dosa kita masih banyak.

Tapi jangan sampai kita melewatkan musim pahala terbesar ini…
karena belum tentu tahun depan kita masih diberi umur untuk bertemu Dzulhijjah lagi.

Jangan hanya simpan postingan ini.
Mulai hari ini, susun target ibadah kita sebelum penyesalan datang terlambat.

Apa amalan yang paling ingin kamu jaga di 10 hari pertama Dzulhijjah?

Tulis di komentar








JALAN KEBENARAN ITU HANYALAH ISLAM  PART 5SIAPA YANG SEBENARNYA MENGENDALIKAN?🤷🤔Bahaya terbesar sebuah negeri tidak sela...
24/05/2026

JALAN KEBENARAN ITU HANYALAH ISLAM PART 5

SIAPA YANG SEBENARNYA MENGENDALIKAN?🤷🤔

Bahaya terbesar sebuah negeri tidak selalu datang dengan senjata.
Kadang ia datang lewat utang, kerja sama, dan ketergantungan.

Hari ini banyak negeri Muslim terlihat merdeka secara bendera 💪
tetapi kebijakan ekonominya, militernya, bahkan arah politiknya masih dipengaruhi kekuatan besar dunia.

Ketika sebuah negeri terlalu bergantung kepada asing, maka perlahan keberanian sebuah negara untuk bersikap pun ikut melemah.

Islam sejak awal telah mengingatkan agar kaum Muslim tidak memberi jalan bagi orang-orang kafir untuk menguasai kaum beriman.

Allah SWT berfirman:
“Dan Allah sekali-kali tidak akan memberi jalan kepada orang-orang kafir untuk menguasai orang-orang mukmin.” (QS An-Nisa: 141)

Ayat ini bukan mengajarkan kebencian buta…
tetapi peringatan agar umat memiliki kemandirian, kekuatan, dan kehormatan.

Karena umat yang lemah secara ekonomi dan politik akan mudah ditekan, diarahkan, bahkan dimanfaatkan.

Dan selama umat terus bergantung kepada sistem buatan manusia…
selama itu p**a mereka akan sulit benar-benar merdeka.


14/05/2026



قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِذَا صَلَّتِ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا وَصَامَتْ شَهْرَهَا وَحَفِظَتْ ...
14/05/2026

قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِذَا صَلَّتِ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا وَصَامَتْ شَهْرَهَا وَحَفِظَتْ فَرْجَهَا وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا قِيلَ لَهَا ادْخُلِي الْجَنَّةَ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شِئْتِ.

Rasulullah Saw bersabda, “Apabila seorang wanita (yang beriman) melaksanakan shalat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kehormatannya, dan taat kepada suaminya, akan dikatakan kepadanya, ‘Masuklah ke surga dari pintu mana saja yang kamu kehendaki!’” (Musnad Ahmad bin Hanbal)

Address

Jalan Orang Utan Paties
Medan
21258

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pesantren Muslim Hijrah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share