tutorial merakit pc
by: x tkj angkatan 2015
Tutorial tkj & josepakustick gitar. By:Josep
Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Tutorial tkj & josepakustick gitar. By:Josep, Education Website, Medan.
Harddisk Terdeteksi, namun Tidak Dapat Dioperasikan.
1. Permasalahan: BIOS mendeteksi keberadaan harddisk. Namun
tidak demikian dengan Windows, bahkan DOS.
2. Solusi: Ini bukan permasalahan besar. Yang perlu dilakukan adalah
membuat partisi, dan kemudian memformat harddisk baru
tersebut. Karena harddisk yang baru tersebut belum terformat
dalam sebuah file system yang dapat dikenali Windows ataupun
DOS. Ada beberapa kemungkinan yang dapat dilakukan dengan
harddisk baru tersebut.
menginstalasi harddisk baru tersebut dengan operating system
Windows 9x, maka diperlukan sedikit pengetahuan dasar tentang
perintah FDISK. Untuk yang satu ini, kami sangat menyarankan
untuk memanfaatkan perintah yang satu ini dengan didampingi
rekan Anda yang sudah berpengalaman.
Windows 2000/XP ataupun beberapa distro Linux terbaru
sekarang ini, Anda tidak usah pusing lagi berhadapan dengan
perintah FDISK. Mereka menyediakan pilihan pada saat proses
instalasinya. Tinggal mengikuti langkah dan pilihan yang diberikan.
Setidaknya akan lebih mudah dibandingkan menggunakan
perintah FDISK untuk kebanyakan orang.
dimanfaatkan sebagai harddisk tambahan untuk penyimpanan
data, hal ini akan lebih mudah. Misalnya selama ini Anda sudah
menggunakan operating system Windows XP. Dengan
mengguna kan user yang memiliki administrator rights Anda
dapat melakukan hal berikut ini.
cara klik kanan pada My Computer, pilih Manage.
Management. Dari sini Anda dapat melihat dan mengatur harddisk
baru Anda dengan lebih mudah.
Catatan: Berhati-hatilah saat menggunakan fasilitas yang tersedia
pada Disk Management. Jangan sampai salah memilih harddisk.
Karena data yang di dalam harddisk ataupun partisi dapat hilang.
Demikian juga saat menggunakan FDISK ataupun fungsi serupa
yang tersedia pada proses instalasi operating system.
Sistem Tidak Mengenali Harddisk Baru.
1. Permasalahan: Harddisk baru yang terpasang, tidak terdeteksi baik
pada Windows maupun BIOS sekalipun.
2. Solusi: Intinya memasang dan mengonfigurasikan harddisk
dengan benar. Harddisk bukan termasuk komponen yang sulit
dalam proses instalasi. Namun, ada beberapa langkah yang harus
dipastikan sudah dilakukan, saat memasang harddisk.
Langkah Pertama: Pastikan harddisk sudah mendapatkan catudaya
dari PSU. Kesalahan sepele seperti ini bisa saja terjadi. Mengingat
letak harddisk yang biasanya di bagian depan casing. Terkadang
Anda menghubungkannya dengan cabang power dari fan, yang
tidak mendapatkan pasokan daya dari PSU. Hal ini bisa juga
diakibatkan minimnya jumlah konektor daya dari PSU.
Langkah Kedua: Pastikan setting master dan slave harddisk tepat
seperti yang diinginkan. Atau jika Anda ingin memanfaatkan
konfigurasi pada cable select, pastikan menggunakan konfigurasi
tersebut pada kedua harddisk, lama dan baru Anda.
Langkah Ketiga: Jika Anda menginginkan memanfaatkan
konfigurasi cable select, perhatikan pemasangan kabel IDE pada
harddisk. Beberapa kabel terbaru, sudah memberikan tanda
khusus, untuk membantu menentukan konektor mana yang akan
dianggap sebagai master, dan konektor mana yang akan dianggap
sebagai slave. Jika tidak tersedia, cara paling mudah adalah dengan
aturan dasar berikut. Konektor yang terletak diujung
diperuntukkan sebagai master. Sedangkan konektor di tengah,
akan dianggap sebagai slave.
Langkah Keempat: Jika itu semua belum dapat menyelesaikan
masalah, maka alternatif jawabannya ada pada setting BIOS. Pada
pilihan utama Integrated Peripheral, biasanya terdapat pilihan
untuk IDE controller. Di sini juga terdapat pilihan untuk setting
controller harddisk SATA. Sekiranya Anda mengalami masalah
serupa, saat ingin menambahkan harddisk baru ber-interface
SATA. Khusus untuk harddisk SATA dan Windows, jangan lupa
untuk menginstalasi driver yang biasanya disertakan oleh
produsen motherboard. Atau updatenya, tergantung chipset
motherboard yang digunakannya.
Ne yang mau belajar
Soldering (proses menyolder) didefinisikan dengan
“menggabungkan beberapa logam (metal) secara difusi yang salah
satunya mempunyai titik cair yang relatif berbeda”. Dengan kata
lain, kita bisa menggabungkan dua atau lebih benda kerja (metal)
dimana salah satunya mempunyai titik cair relatif lebih rendah,
sehingga metal yang memiliki titik cair paling rendah akan lebih
dulu mencair. Ketika proses penyolderan (pemanasan) di hentikan,
maka logam yang mencair tesebut akan kembali membeku dan
menggabungkan secara bersama-sama metal yang lain. Proses
menyolder biasanya diaplikasikan pada peralatan elektronik untuk
menempelkan/menggabungkan komponen elektronika pada
papan circuit (PCB).
Untuk melakukan penyolderan tentu saja diperlukan
kemampuan atau keahlian (skill). Ada beberapa langkah yang
harus kita ketahui sebelum kita menyolder, diantaranya :
Peralatan
Peralatan yang dibutuhkan pada waktu menyolder, diantaranya :
Timah solder/Tinol (metal yang mempunyai titik cair cukup
rendah sehingga mudah mencair);
Multitester/Multimeter (digunakan untuk memeriksa komponen
sebelum disolder);
Penjepit/tang (digunakan untuk menjepit kaki komponen
elektronika yang akan di solder, sehingga komponen tersebut
mudah dipasang dan tidak terlalu panas karena sebagian panas
akan disalurkan pada penjepit);
Penghisap solder (digunakan untuk membersihkan tinol baik yang
ada pada PCB maupun komponen, juga digunakan untuk
mempermudah waktu mencabut komponen dari PCB);
Dudukan solder (digunakan untuk menyimpan solder yang panas
ketika sedang tidak digunakan).
Persiapan
Dipasaran terdapat solder yang mempunyai rentang daya antara
15 watt s/d 40 watt. Semakin besar tegangannya, solder tersebut
akan semakin panas. Dalam pemilihan solder yang harus kita
perhatikan adalah benda kerja yang akan di solder. Untuk
menyolder komponen elektronika dianjurkan menggunakan
solder yang berkekuatan 30 watt, supaya tidak terlalu panas yang
menyebabkan komponen yang disolder menjadi rusak.
Periksa PCB dan komponen elektronika yang akan di solder.
Pastikan bahwa komponen-komponen tersebut bisa berfungsi
sesuai dengan yang diharapkan.
Proses Penyolderan
Bersihkan PCB dari kotoran atau minyak dengan menggunakan
kain wol dan thinner atau menggunakan alat pembersih yang lain.
Hindarkan alat pembersih yang bisa menyebabkan korosi pada
PCB maupun jalur-jalur yang ada pada PCB
Bersihkan komponen-komponen elektronika yang akan di solder,
terutama bagian yang akan di solder (kaki-kakinya) dengan
menggunakan kain atau ampelas.
Panaskan solder sampai solder tersebut mampu mencairkan tinol
Pasang komponen yang akan di solder pada PCB kemudian
lakukan penyolderan. Jangan memasang komponen sekaligus
tetapi bertahap satu persatu (pasang satu komponen, terus
lakukan penyolderan kemudian dipotong kaki-kakinya, setelah
selesai baru pasang lagi komponen yang lainnya). Dahulukan
menyolder komponen yang paling tahan terhadap panas.. Untuk
komponen seperti IC, usahakan jangan menyolder secara
langsung ke PCB karena panas akibat penyolderan bisa
merusaknya, tetapi gunakan socket/dudukan untuk
memasangnya. Socket digunakan untuk menjaga supaya IC tidak
terkena panas pada waktu menyolder, selain itu juga untuk
mempermudah penggantian bila IC-nya rusak karena IC termasuk
komponen yang paling sering mengalami kerusakan.
Cara pemasangan komponen pada PCB, yaitu dengan cara
menacapkan kaki-kaki komponen tersebut pada lobang yang
sudah disediakan pada PCB. Setelah di tancapkan, bengkokkan
kakinya + 45o supaya komponen tersebut tidak terlepas dan untuk
mempermudah pada waktu menyoldernya.
Solderan yang baik adalah solderan yang berbentuk gunung
dengan ketinggian+ 0,75 mm
Pemeriksaan
Setelah semua komponen di solder, proses terakhir adalah
memeriksa jangan sampai ada solderan yang kurang baik atau
komponen yang rusak akibat panas dari solder. Juga memerika
jalur-jalur yang ada pada PCB jangan sampai ada yang rusak atau
saling berhubungan akibat lelehan tinol yang akan mengakibatkan
hubungan pendek
Pelapisan
Proses terakhir setelah semua proses di atas selesai adalah
memberi lapisan terutama pada bagian bawah PCB yang ada
soldernya dengan bahan yang bersifat isolator, misalnya cat/
vernish. Hal ini dilakukan supaya rangkaian tadi terhindar dari
korosi akibat oksidasi
Komponen Elektronika
Ada 2 macam komponen elektronika :
a) Komponen aktif
adalah komponen di dalam rangkaian elektronika mempunyai
kemampuan menguatkan atau mengarahkan aliran arus listrik.
contoh :
- Transistor
- Dioda
b) Komponen pasif
Komponen - komponen elektronikanya :
1.Resistor
berfungsi untuk menghambat atau membatasi arus.
ada 2 macam Resistor :
a) Resistor tetap( nilai hanbatannya tetap )
pada resistor tetap nilai hambatannya di tentukan oleh kode gelang
berwarna.
b) Resistor variabel (tidak tetap)
Nilai hambatannya dapat di ubah - ubah .
contoh :
- LDR ( Light dependent resistor )
- VDR ( Voltage dependent resistor )
- Potensio meter
Jenis Resistor
Resistor adalah komponen elektronika berjenis pasif yang
mempunyai sifat menghambat arus listrik Satuan nilai dari resistor
adalah ohm, biasa disimbolkan Ω.
Fungsi dari Resistor adalah :
1. Sebagai pembagi arus
2. Sebagai penurun tegangan
3. Sebagai pembagi tegangan
4. Sebagai penghambat aliran arus listrik,dan lain-lain.
Smoga bermanfaat
Materi TKJ Kelas X
Teknik Elektronika Analog dan Digital Dasar
Ada 3 jenis bahan atau unsur :
a) Konduktor
b) Isolator
c) Semi konduktor
yang membedakan ketiga jenis bahan atau unsur adalah "ikatan
elektronnya"
smoga bermanfaat
Materi TKJ Kelas X
Teknik Elektronika Analog dan Digital Dasar
Ada 3 jenis bahan atau unsur :
a) Konduktor
b) Isolator
c) Semi konduktor
yang membedakan ketiga jenis bahan atau unsur adalah "ikatan
elektronnya"
Cara servis tv mati standby
Untuk lanjutan cara perbaiki TV mati total stanby . kali ini saya
akan membahas tentang IC control sedikit yang bisa
mengakibatkan TV mati stanby.
IC control juga bisa mengakibatkan TV mati total stanby ,
karena IC control tidak bekerja maka IC prosesor tidak dapat
trigger atau masukan data dari IC control.
IC prosesor mendapat tegangan trigger terutama untuk
horizontal Vcc berasal dari IC control . setelah tegangan
horizontal VCC masuk dan oscillator horizontal bekerja maka
tegangan horizontal driver keluar untuk memacu transistor
driver horizontal hidup.
Setelah transistor driver hidup bila tidak ada masalah lagi di
power horizontal , maka akan hiduplah TV tersebut .
Biasanya IC control tidak pernah rusak kecuali TV kena petir . IC
control harus mendapat teg angan kurang lebih 5 volt
( tergantung type IC controlnya ) dan konstan .
IC control ini sangat sensitive tidak boleh lembab dan kotor.apa
lagi basah . oscilatornya memakai x’tal dan bekerja sama
dengan IC memory .
Bisa juga tuts nya ada yang short , lembab atau kena air berarti
salah satunya kaki IC control short maka TV ini juga tidak mau
hidup . periksa juga barangkali solderan nya kering maka perlu
solder ulang .
Smoga bermanfaat ya,dan jangan lupa like and coment
6. Pointer Mouse Selalu Meloncat-Loncat
Cara Mengatasinya
Mouse kotor segera dibersihkan (khususnya p
mouse - Scrool Mouse).
Karena alas terlalu banyak memantulkan cahay
plastik) sehingga disarankan ganti alas pada mouse
dengan yang berbahan karet atau sejenisnya atau yang
tidak memantulkan cahaya berlebih. (Pada Mouse Optik)
tunggu tutorial berikutnya,like and coment ya
5. Keyboard Tidak Dikenali Oleh Komputer
Cara Mengatasinya
Cek apakah keyboard anda sudah terpasang dengan benar
Jika sudah terpasang dengan benar tapi
keyboardnya tidak terdeteksi, maka kemungkinan
keyboard anda bermasalah.
Coba ganti keyboard anda, namun jika sudah diganti tap
tetap juga bermasalah maka kemungkinan besar yang
rusak adalah dibagian port keyboard di dalam MainBoard
anda.
Jika memang sudah diganti keyboard baru tapi tetap tidak
terdeteksi juga, coba ganti dengan keyboard USB. Dan
apabila tidak terdeteksi juga berarti ada yang salah pada
sitem Windows anda.
Mouse juga tidak dikenali oleh komputer mungkin sama
dengan kasus keyboard.
tunggu tutorial berikutnya,like and coment ya
5. Keyboard Tidak Dikenali Oleh Komputer
Cara Mengatasinya
Cek apakah keyboard anda sudah terpasang dengan benar
Jika sudah terpasang dengan benar tapi
keyboardnya tidak terdeteksi, maka kemungkinan
keyboard anda bermasalah.
Coba ganti keyboard anda, namun jika sudah diganti tap
tetap juga bermasalah maka kemungkinan besar yang
rusak adalah dibagian port keyboard di dalam MainBoard
anda.
Jika memang sudah diganti keyboard baru tapi tetap tidak
terdeteksi juga, coba ganti dengan keyboard USB. Dan
apabila tidak terdeteksi juga berarti ada yang salah pada
sitem Windows anda.
Mouse juga tidak dikenali oleh komputer mungkin sama
dengan kasus keyboard.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Website
Address
Medan
20226