04/11/2017
Mohon bagikan postingan ini..
Assalammualaikum Wr. Wb.
Shawqi Zain Maulana anak pertama dari Dita Febry (Alumni SMA KARTIKA I-1 MEDAN Tahun 2007) dengan Irsyad Maulana.
Usia 7 hari, orangtua Shawqi sadar bahwa shawqi sesak & bibirnya kebiruan, lalu Shawqi dibawa untuk check up rutin ke dokter spesialis anak, dokter masih mengatakan kondisi kesehatan shawqi tidak ada masalah,walaupun sudah disampaikan perihal sesak dan bibirnya yang biru.
Hingga tanggal 11 september 2017, orangtua Shawqi berinisiatif mencari second opinion ke rumah sakit Permata Pamulang. Benar saja, hari itu juga shawqi di diagnosis awal pneumonia dengan hyperbilirubin dan langsung diminta untuk dirawat. Sehari di ruang perina,kondisi shawqi memburuk,lalu dianjurkan untuk dirujuk ke rumah sakit terdekat yang tersedia ruangan NICU, saat itu yang lebih dulu merespon hanya Eka Hospital. Keluarga tidak ada pilihan lain, yang terfikir saat itu oleh Keluarga adalah Shawqi selamat. Kondisi shawqi saat tiba di RS Eka sudah kaku (sklerema) dan perlu di resusitasi (p***a jantung dan paru).
Setelah dilakukan pemeriksaan bertahap, didapati bahwa Shawqi tidak hanya Sepsis Pnemonia (infeksi paru) tapi juga PPHN Severe (tekanan paru kategori parah) dengan tekanan 100, dimana normal paru bayi
16/07/2016
11/06/2016
11/06/2016
26/05/2016