FOSMA 165 Sumatera Utara - Forum Silaturrahim Mahasiswa 165 Wilayah Sumatera Utara Pertama, mereka sangat menjunjung tinggi aturan dan norma Islam.
Kehadiran Rohis di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi harus dimaknai secara positif dan penuh syukur, tidak saja oleh orang tua, juga oleh para pendidik. Para siswa yang bergabung dalam kegiatan Rohis, biasanya memiliki ciri dan karakter khas yang ditampilkan dalam kehidupan dan pergaluan mereka sehari-hari. Kegigihan mereka dalam menuntut ilmu agama layak diacungi jempol, pun dengan tutur kata
dan sopan santun yang mereka tunjukkan terhadap sesama teman dan terlebih kepada orang tua dan guru. Kedua, aktivitas Rohis sangat mendukung tugas-tugas akademik. Kelompok diskusi yang mereka lakukan sebagai bagian tak terpisahkan dari agenda Rohis sangat membantu prestasi belajar siswa atau mahasiswa. Maka tidak mengherankan jika para aktivis Rohis senantiasa memiliki prestasi akademik yang tidak mengecewakan. Ketiga, aktivitas sosial kemasyarakatan senantiasa ditunjukan pengurus dan aktivis Rohis sebagai penghidmatan terhadap masyarakat. Kegiatan yang biasanya dilakukan adalah dengan terjun langsung membina masyarakat dalam bidang ke-Islaman, kesehatan dan pendidikan. Madani Generation ini sebagai rumah para pelajar pilihan yang memiliki karakter cerdas intelektual, cerdas emosional, dan cerdas spiritual. Melihat perkembangan yang mengagumkan ini tidak salah jika prototipe perilaku yang sesungguhnya diamanahkan oleh tujuan pendidikan kita, sebagaimana diuraikan dalam Tujuan Pendidikan Nasional menurut Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 Bab II pasal 3 : untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Semangat yang tersurat dan tersirat ini sungguh selaras dengan nafas dan perjuangan Generasi Madani. Untuk mencapai cita-cita tersebut, mustahil jika kita hanya mengandalkan pada proses pendidikan yang berlangsung di kelas. Sebab, proses pengajaran di kelas sesungguhnya memiliki titik berat pada aspek kognisi, karena memiliki keterbatasan waktu dan tujuan yang harus dipenuhi pada setiap pertemuan. Selain keterbatasan ini, proses pengajaran juga masih harus mengejar beban-beban materi yang tidak sedikit. Melihat lubang-lubang kelemahan poses pengajaran ini, maka kegiatan Madani Generation bisa menjadi suplemen atau pelengkap atas kekurangan yang terjadi pada proses pengajaran di kelas. Menjadikan aktivitas Tunas Bangsa menjadi lebih maju dan berdaya nampaknya merupakan langkah bijak dan strategis dalam rangka menuntaskan tujuan pendidikan sebagaimana diuraikan dalam UU No. 20 tahun 2003.
Jl. Brigjend. H.A. Manaf Lubis/Gaperta No. 25 C Medan Medan
20124
General information
FOSMA 165 Sumatera Utara adalah sebuah organisasi mahasiswa wadah tempat berkumpul, bernaung, dan silaturrahim seluruh alumni ESQ mahasiswa. FOSMA 165 Wilayah Sumatera Utara bernaung di bawah FKA ESQ 165 Wilayah Sumatera Utara. Sampai saat ini, total alumni ESQ mahasiswa berjumlah kurang lebih 10.000 mahasiswa yang tersebar di seluruh Wilayah Sumatera Utara.