Kajian Ilmiah Dua Pekanan
-----
Sebab yang Membantu Penuntut Ilmu
Al Ustadz Dzulqarnain bin Bashri Hafizahullah (Alumni Dammaj, Darul Hadits Yaman)
Simalingkar Mengaji
Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Simalingkar Mengaji, School, Medan.
Kajian Rutin
TIDAK ADA ZIKIR KHUSUS SETELAH BERSENDAWA DAN MENGUAP
Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah mengatakan,
إذا تجشأ الإنسان أو تثاءب فليس له ذكر، خلافاً للعامة، فالعامة إذا تجشئوا يقولون: الحمد لله! والحمد لله على كل حال؛ لكن لم يرد أن التجشؤ سبب للحمد، كذلك إذا تثاءبوا قالوا: أعوذ بالله من الشيطان الرجيم، وهذا لا أصل له، ولم يرد عن النبي عليه الصلاة والسلام أنه كان يفعل ذلك.
"Jika seseorang bersendawa (mengeluarkan bunyi melalui kerongkongan, biasanya setelah makan kenyang, pent.) atau menguap, maka tidak ada zikir khusus.
Bukan seperti yang dilakukan keumuman muslimin. Saat mereka bersendawa, mereka ucapkan, 'Alhamdulillah' dan 'Alhamdulillah 'ala kulli hal'. Akan tetapi, tidak ada riwayat bahwa bersendawa merupakan sebab memuji Allah.
Demikian p**a, ketika mereka menguap, mereka ucapkan, 'A'udzu billahi minasy syaithanir rajim'. Ini tidak ada dasarnya. Tidak ada riwayat dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bahwa beliau melakukan itu."
Liqa' Babil Maftuh 22/22
***
Sumber : http://www.tashfiyah.com
Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan hanya pada hari Kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasanmu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, sungguh, dia memperoleh kemenangan. Kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang memperdaya.
QS. Ali Imran: 185
YANG MANAKAH KITA ?
••• ════ ༻❓༺ ════ •••
Ada pepatah arab mengatakan,
هناك من يسعد الناس أينما ذهب
وهناك من يسعد الناس إذا ذهب
Ada orang yang menyebabkan orang lain bahagia kemana pun ia pergi...
Dan ada p**a orang yang menyebabkan orang lain bahagia di saat ia pergi
•┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈•
PERTAMA :
Ada orang yang menyebabkan orang lain bahagia kemana pun ia pergi..
Seorang mukmin sejati harus memiliki sifat dan menjadi manusia tipe yang pertama ini, karena kehadirannya selalu membuat orang lain bahagia dan selalu membawa manfaat , seperti hal nya hujan. kenapa hujan ?
karena...:
● Jika dia datang, manusia bergembira ...
● Jika dia turun, dia bermanfaat bagi manusia ...
● Jika dia pergi, dia meninggalkan jejak (pengaruh) bagi manusia ...
● Jika dia tidak ada, manusia merindukannya.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,
«"خير الناس أنفعهم للناس."»
Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfa'at bagi manusia lainnya. (As-Silsilah Ash-Shahihah: 426, Dihasankan oleh Syaikh Al-Albani)
Membuat orang lain bahagia merupakan amalan yang mulia.
Dari Ibnu ‘Umar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
« أَحَبُّ النَّاسِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ , وَأَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى سُرُورٌ تُدْخِلُهُ عَلَى مُسْلِمٍ , أَوْ تَكَشِفُ عَنْهُ كُرْبَةً , أَوْ تَقْضِي عَنْهُ دَيْنًا , أَوْ تَطْرُدُ عَنْهُ جُوعًا , وَلأَنْ أَمْشِيَ مَعَ أَخِ فِي حَاجَةٍ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ يَعْنِي مَسْجِدَ الْمَدِينَةِ شَهْرًا »
“Manusia yang paling dicintai oleh Allah adalah yang paling memberikan manfaat bagi manusia. Adapun amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah membuat muslim yang lain bahagia, mengangkat kesusahan dari orang lain, membayarkan hutangnya atau menghilangkan rasa laparnya. Sungguh aku berjalan bersama saudaraku yang muslim untuk sebuah keperluan lebih aku cintai daripada beri’tikaf di masjid ini -masjid Nabawi- selama sebulan penuh. (HR. Thabrani di dalam Al Mu’jam Al Kabir No: 13280, (12: 453). Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan sebagaimana disebutkan dalam Shahih Al Jaami No: 176)
Lihatlah saudariku muslimah, bahkan membahagiakan orang lain dan melepaskan kesulitan mereka lebih baik dari i’tikaf di Masjid Nabawi sebulan lamanya. Maashaa Allah
Oleh karena itu marilah kita berlomba-lomba dalam kebaikan ini dan saling memberi manfaat kepada sesama manusia. Dan juga mari kita sama-sama memperbaiki akhlak kita, karena amalan yang paling banyak memasukkan kita kedalam surga adalah akhlak yang mulia. Sebagaimana Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda,
«أَكْثَرُ مَا يُدْخِلُ اَلْجَنَّةَ تَقْوى اَللَّهِ وَحُسْنُ اَلْخُلُقِ»
Yang paling banyak memasukkan ke surga adalah takwa kepada Allah dan akhlak yang mulia (HR At-Tirmidzi, Ibnu Maajah dan Al-Haakim dan dihasankan oleh Syaikh Al-Albani)
KEDUA :
Ada orang yang menyebabkan orang lain bahagia di saat ia pergi
Ini artinya dia menjadi orang yang tidak di senangi manusia karena manusia bers**a ria dan bahagia tatkala dia pergi dan sebaliknya malah berduka tatkala dia tinggal. Tipe manusia ini sangat jelek. Kepergian
dirinya dianggap sebagai kebebasan dan kesenangan yang luar biasa. Bukan hanya bagi manusia, tapi juga bagi makhluk selain manusia. Sebagaimana sabda Nabi ﷺ,
« يَسْتَرِيحُ مِنْهُ الْعِبَادُ وَالْبِلَادُ وَالشَّجَرُ وَالدَّوَابُّ »
Banyak manusia, bumi, pepohonan, dan binatang, beristirahat darinya (HR. Bukhori dan Muslim)
Demikianlah balasan bagi orang yang memiliki akhlak yang jelek. Akhlak jelek memiliki penyebutan yang buruk, sebab Allah Ta’ala memurkainya, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam membencinya, dan seluruh manusia dari seluruh tempat juga membencinya.
Dari Jabir Bin Abdillah beliau berkata, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda,
« وإن أبغضكم إليَّ وأبعدكم مني في الآخرة أسْوَؤُكم أخلاقًا »
(رواه أحمد وحسنه الألباني)
Sungguh orang yang paling kubenci dan paling jauh dariku kelak di akhirat adalah orang yang paling jelek akhlaknya diantara kalian
(HR Ahmad, dan di sahih kan oleh Al Albani).
Demikian tadi sedikit penjelasan mengenai dua tipe manusia. Yang pertama tipe manusia yang selalu membawa kebahagiaan dimanapun dia pergi dan yang kedua tipe manusia yang membuat orang lain bahagia tatkala dia pergi..
Oleh sebab itu
sebaiknya seorang mukmin harus menjadi manusia tipe pertama karena kehadirannya selalu membawa manfaat bagi yang lainnya.
Dan semoga Allah ﷻ memberi taufik kepada kita semua, keluarga kita, saudara-saudara kita, dan pemimpin kita aamiin
Wallohu 'alam
••• ════ ༻❓༺ ════ •••
🖊 Ditulis oleh :
Ummu Abdil Muhsin T**i (Awwi1)
🇫🇦🇼🇦🇮🇩
KISAH TERSINGKAT
••• ════ ༻📚༺ ════ •••
Seseorang berkata "Saya besok akan bertaubat" , kemudian dia tidur dan tidak bangun lagi...
•┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈•
FAIDAH SEDERHANA YANG BISA DIAMBIL
, diantaranya :
1⃣ TIDAK MENUNDA-NUNDA
Hendaklah seseorang itu tidak menunda-nunda dan menyegerakan diri dalam ber-TAUBAT, meskipun dosa-dosanya sangat banyak bagaikan banyaknya buih di lautan 🌊
Sebagaimana firman Allah Ta'ala,
(قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ)
“Katakanlah: “Hai hamba-hambaKu yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Az-Zumar: 53).
2⃣ MENGHARGAI WAKTU
Bahwa tidak ada satupun mahluk di dunia ini yang mengetahui kapan dan dimana dia akan meninggal, karena ajal/kematian akan datang kapan saja dan dimana saja TEPAT pada waktunya.
Sebagaimana firman Allah Ta'ala :
(أَيْنَمَا تَكُونُوا يُدْرِكُكُمُ الْمَوْتُ وَلَوْ كُنْتُمْ فِي بُرُوجٍ مُشَيَّدَةٍ)
“Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh.” ( QS. An-Nisa’: 78)
Dan
(كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ)
“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati.” ( QS. Ali Imran: 185)
3⃣ Jadilah orang yang CERDAS
Yaitu orang yang senantiasa mengingat kematian (pemutus kelezatan).
Sebagaimana sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam,
“Yang paling banyak mengingat kematian dan yang paling baik dalam mempersiapkan diri untuk alam berikutnya, itulah mereka yang paling cerdas.” ( HR. Ibnu Majah)
Dan
(أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَاذِمِ اللَّذَّاتِ)
“Perbanyaklah mengingat pemutus kelezatan.”
4⃣ Allah Yang MENENTUKAN
Manusia hanya bisa merencanakan. Tapi Allah yang menentukan. Semua yang terjadi sudah di tetapkan Allah Ta'ala.
Allah Ta’ala berfirman,
(أَلَمْ تَعْلَمْ أَنَّ اللهَ يَعْلَمُ مَافِي السَّمَآءِ وَاْلأَرْضِ إِنَّ ذَلِكَ فِي كِتَابٍ إِنَّ ذَلِكَ عَلَى اللهِ يَسِيرٌ)
“Apakah kamu tidak mengetahui bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa saja yang ada di langit dan di bumi? bahwasanya yang demikian itu terdapat dalam sebuah kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu amat mudah bagi Allah.” ( QS. Al-Hajj: 70)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda ,
«كَتَبَ اللَّهُ مَقَادِيرَ الْخَلاَئِقِ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ بِخَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ»
“… Allah telah menetapkan takdir untuk setiap makhluk sejak lima puluh ribu tahun sebelum penciptaan langit dan bumi”.
5⃣ MEMANFAATKAN WAKTU SEBAIK-BAIKNYA
Pentingnya memanfaatkan waktu dengan sebaik mungkin. Sesungguhnya waktu adalah amanah, yang akan di pertanggung jawabkan di hadapan Allah.
Sebagaimana hadits Nabi kita,
«لاَ تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمْرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ وَعَنْ عِلْمِهِ فِيمَا فَعَلَ وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَا أَنْفَقَهُ وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَا أَبْلاَهُ»
“Kedua kaki seorang hamba tidaklah beranjak pada hari kiamat hingga ia ditanya mengenai: (1) umurnya di manakah ia habiskan, (2) ilmunya di manakah ia amalkan, (3) hartanya bagaimana ia peroleh dan (4) di mana ia infakkan dan (5) mengenai tubuhnya di manakah usangnya.” ( HR. Tirmidzi)
Syaikh 'Abdul Malik Al Qosim mengatakan,
الوقت أنفاس لا تعود
“Waktu adalah nafas yang tidak mungkin akan kembali.”
-Semoga Bermanfaat-
••• ════ ༻📚༺ ════ •••
Ditulis oleh: ummufarah
SEGERA TUTUP WAJAH DAN TANGANMU!
Asy Syaikh Shalih Al Utsaimin rahimahullahu,
وأما كونها تنتظر حتى توفق بزوج ملتزم فإن هذا لا يجوز؛ لأنها لا تدري هل يمكنها ذلك أو تموت قبل أن توفق بهذا الزوج الذي تترقبه، فالواجب عليها المبادرة إلى فعل ما أوجبه الله سبحانه وتعالى من تغطية الوجه واليدين عن الرجال الأجانب
"Adapun jika seorang wanita akan menggunakan cadar tetapi menunggu datangnya suami yang baik maka ini tidak boleh. Karena dia tidak tau apakah ada kesempatan untuk itu ataukah dia meninggal dunia sebelum berjodoh dengan lelaki yang dia tunggu-tunggu. Maka yang wajib baginya (seorang wanita) adalah bersegera untuk melaksanakan apa yang diwajibkan oleh Allah Subhanahu wa ta'ala dengan menutup wajah dan tangannya dari lelaki yang bukan mahramnya."
- TELEGRAM PELAJAR SUNNAH -
BERHATI-HATILAH DARI RIYA'!
Asy Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin rahimahullahu,
الشيطان قد يلعب على الإنسان ويزين له ترك الطاعة خشية الرياء، بل افعل الطاعة، ولكن لا يكن في قلبك أنك ترائي الناس!
"Setan terkadang mempermainkan seseorang dan menjadikannya s**a meninggalkan ketaatan dengan dalih karena takut riya', namun lakukanlah ketaatan, tetapi jangan sampai di dalam hatimu engkau bermaksud agar dilihat oleh orang lain."
(Majmu’ Al Fatawa : 9/85)
📖 Serial Hafalan
Hadits Pendek : Tawadhu’ Karena Allah
Dari Abu Hurairah -radhiyallahu ‘anhu-, Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda,
وَمَا تَوَاضَعَ أَحَدٌ لِلَّهِ إِلَّا رَفَعَهُ اللَّهُ
WA MAA TAWAADHO‘A AHADUN LILLAAHI ILLAA ROFA‘AHULLAAHU
“Tidaklah seseorang memiliki sifat tawadhu’ (rendah hati) karena Allah, melainkan Allah akan meninggikannya”.
(HR. Muslim No. 2588)
One Day One Hadits
Dan milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. (Dengan demikian) Dia akan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan dan Dia akan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan pahala yang lebih baik (surga). (Yaitu) mereka yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji, kecuali kesalahan-kesalahan kecil. Sungguh, Tuhanmu Mahaluas ampunan-Nya. Dia mengetahui tentang kamu, sejak Dia menjadikan kamu dari tanah lalu ketika kamu masih janin dalam perut ibumu. Maka janganlah kamu menganggap dirimu suci. Dia mengetahui tentang orang yang bertakwa.
QS. An Najm: 31-32
📖 Serial Hafalan
Hadits Pendek : Anugerah Sifat Pemaaf
Dari Abu Hurairah, Rasulullah -shallallahu 'alaihi wa sallam- bersabda,
وَمَا زَادَ اللَّهُ عَبْدًا بِعَفْوٍ إِلَّا عِزًّا
WAMAA ZAADALLAAHU ‘ABDAN BI‘AFWIN ILLAA ‘IZZAA
“Dan tidaklah Allah menambahkan kepada seorang hamba sifat pemaaf melainkan akan semakin memuliakan dirinya”.
(HR. Muslim No. 2588)
One Day One Hadits
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Website
Address
Medan