14/06/2020
A slight story about my oldest daughter.
Imtiyaaz, yang dari darjah 1 sekolah rendah (SD kelas 1) hingga menamatkan SD dan menempuh Sekolah menengah hingga tingkatan 1 di Kuala Lumpur, akhirnya harus pindah sekolah ke Medan seiring dengan selesai nya studi ibunya di KL, yang mengharuskan sang ibu kembali ke instansi tempat bekerja untuk kembali mengabdi.
Rasa gamang, kuatir mengiringi Imtiyaaz ketika akan memasuki persekolahan di Medan. Ia banyak bertanya sekolah di Medan belajar apa, bagaimana sekolahnya? Mengingat selama 7 tahun belajar di KL ia tidak pernah belajar mata pelajaran Sejarah Indonesia, Bahasa Indonesia, PPKN, dll, kita sangat memahami kekuatirannya.
Di Medan, akhirnya Imtiyaaz disekolahkan di salah satu SMP swasta. Imtiyaaz harus kembali mengulang belajar mulai belajar dari kelas 1 (VII) yang seharusnya di kelas 2 (VIII) SMP bila mengikuti jenjang pendidikannya terakhir di KL. Dengan menahan kekecewaan rasa sedih, Imtiyaaz memulai kehidupan sekolah nya mulai dari kelas awal kembali.
Alhamdulillah, tak memakan waktu yang lama, Imtiyaaz dapat menyesuaikan diri dengan situasi pembelajaran dan teman2 barunya di sekolah.
Prestasi akdemiknya juga sangat baik sama seperti yang ia peroleh ketika ia masih bersekolah di sekolah kerajaaan di KL.
Ketika itu, ia mulai bertanya2 tentang sekolah SMAN Favorit di Medan. Papa nya Imtiyaaz memperkenalkan almamaternya di SMU dahulu, yaitu SMANSA Medan, dan bercerita bagaimana Smansa tersebut.
Hal ini membuat Imtiyaaz sangat tertarik dan tertantang untuk bisa masuk dan belajar di sekolah papa nya juga (SMANSA). Mengingat wilayah tempat tinggal kami yang sangat jauh dari ZONASI Smansa Medan. Sebagai orang tua kami menyampaikan, untuk bisa masuk dan belajar di Smansa Medan, kakak mesti mempunyai prestasi sangat baik, rajin mengulang pelajaran agar bisa LOLOS masuk belajar di Smansa Medan melalui jalur Prestasi Akademik.
Memasuki ambang kelulusan kelas 3 (XI) SMP. Dinas Pendidikan Prov Sumut membuka pendaftaran masuk SMUN di Sumut jalur Prestasi Akademik secara online.
Dengan penuh antusias Imtiyaaz mendownload applikasi Disdik Sumut, mengunggah naik seluruh berkas dokumen secara mandiri.
Kemudian, menunggu proses p @ Medan, Indonesia