28/03/2019
Dunia Anak,Dunia Imajinasi.
Hargai imajinasinya, tumbuhkan kreativitasnya.
Siapkan anak menghadapi dunia yang semakin menuntut kreativitas.
@ AQILA islamic school
Pusat Pendidikan dan Pengembangan Anak Usia Dini
28/03/2019
Dunia Anak,Dunia Imajinasi.
Hargai imajinasinya, tumbuhkan kreativitasnya.
Siapkan anak menghadapi dunia yang semakin menuntut kreativitas.
@ AQILA islamic school
Mulai dari kita,kami... untuk mereka.
Aqila
02/11/2018
Jum'at, 2 Nov 2018
Empati dan simpati...
S**a berbagi...
Nasi Jumat AIS....
Belajar berbagi dg menyisihkan sebagian rezeki dan mereka sampaikan langsung, punyai nilai dan arti tersendiri bagi mereka.... Karena mereka akan paham arti "...ada rezeki org lain dalam rezeki yg kita miliki..." Mudah mudahan menjadi bekal amal jariah bagi guru guru dan seluruh jajaran yg terlibat dlm pengajaran dan pembelajaran mutiara bangsa ini...
Terimakasih untuk orang tua murid yg selalu memberikan dukungan kepada rekan rekan kecil kami... Mudah mudahan di berikan kelapangan rezeki... sehingga kedepannya terus dapat berdampingan bersama Islamic School, Aqila Rumah Bermain... Aqila
Sampai jumpa dg kegiatan NASI JUM'AT AIS... di minggu minggu berikut nya teman teman... Berminat bergabung... silahkan hubungi kami...@061 80021188
@ AQILA islamic school
22/08/2018
Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT...
Rumah Bermain AQILA Medan
13/08/2018
Karena anak-anak di pengungsian bukan cuma memerlukan makan dan minum, tapi mereka memerlukan pendampingan. Untuk itu Dongeng Ceria akan mengadakan Kemah Ceria ala Dongeng Ceria di lokasi bencana untuk mendampingi anak-anak disana, agar mereka tak kehilangan keceriaannya serta membantu menghilangkan trauma atas bencana yang mereka alami.
Sekolah berharap semoga keterlibatan dan donasi yang diupayakan warga AQILA mendapat keberkahan Allah dan Insya’ Allah tersalurkan ke tangan yang tepat. Dan berharap kegiatan ini dapat menanamkan nilai berbagi dan peduli terhadap sesama kepada anak-anak “Pulau Seribu Masjid” secara langsung.
Bagi Sekolah atau teman teman lain mau ikutan berbagi... Dengan senang hati kami mengundang untuk datang langsung bergabung bersama kami... Ditunggu kehadiran dan donasi terbaik kalian temans.... AQILA AQILA Rumah Bermain Islamic School Medan Medan
11/07/2018
Hari Senin tgl 16 Juli 2018 putra putri kita sudah masuk sekolah
_Animals Schooling_
(Renungan Menyongsong Tahun Pelajaran Baru)
Di sebuah hutan belantara berdirilah sebuah sekolah para binatang.
Statusnya "disamakan" dengan sekolah manusia.
Kurikulum sekolah tersebut mewajibkan setiap siswa lulus semua pelajaran dan mendapatkan ijazah.
Terdapat 5 mata pelajaran dalam sekolah tersebut:
a. Terbang
b. Berenang
c. Memanjat
d. Berlari
e. Menyelam
Banyak siswa yang bersekolah di "animals schooling", ada elang, tupai, bebek, rusa dan katak.
Terlihat di awal masuk sekolah, masing masing siswa memiliki keunggulan pada mata pelajaran tertentu.
Elang, sangat unggul dalam terbang. Dia memiliki kemampuan yang berada di atas kemampuan binatang lain.
Demikian juga katak, sangat mahir pada pelajaran menyelam.
Namun, beberapa waktu kemudian karena "animals schooling" mewajibkan semua harus lulus 5 Mapel.
Maka mulailah si Elang belajar memanjat dan berlari.
Tupai pun berkali-kali jatuh dari dahan yg tinggi karena belajar terbang.
Bebek seringkali ditertawakan meski sudah bisa berlari dan sedikit terbang. Namun sudah mulai tampak putus asa ketika mengikuti pelajaran memanjat.
Semua siswa berusaha dengan susah payah namun belum juga menunjukkan hasil yang lebih baik.
Tidak ada siswa yang menguasai 5 mapel tersebut dengan sempurna.
Kini, lama kelamaan.
Tupai sudah mulai lupa cara memanjat, bebek sudah tidak dapat berenang dengan baik karena sebelah kakinya patah dan sirip kakinya robek, karena terlalu sering belajar memanjat.
Kondisi inilah yang saat ini terjadi mirip dengan kondisi pendidikan kita.
Orangtua berharap anaknya serba bisa.
Sangat stress ketika matematikanya dapat nilai 5.
Les A, Kursus B, Les C, kursus D, private E dan sebagainya dan berjibun kegiatan lain tanpa memperhatikan dan fokus pd potensi anaknya masing masing.
Mari kita syukuri karunia luar biasa yang sudah Allah amanahkan kepada para orangtua yang memiliki anak-anak yang sehat dan lucu.
Setiap anak memiliki belahan otak dominannya masing masing.
Ada yang dominan di limbik kiri, neokortek kiri, limbik kanan, neokortek kanan, juga batang otak.
Sehingga masing masing memiliki kelebihannya sendiri sendiri.
Fokuslah dengan kelebihan itu, kawal, stimulasi dan senantiasa fasilitasi agar terus berkembang.
Janganlah kita disibukkan dengan kekurangannya.
Karena sesungguhnya setiap anak yang terlahir di dunia ini adalah cerdas (di kelebihannya masing-masing), istimewa dan mereka adalah Bintang yang bersinar di antara kegelapan Malam.
Inilah saatnya kita bergandeng tangan menggali potensi diri anak dan anak didik kita seoptimal mungkin.
*_Selamat berjuang Bapak Ibu Guru, Ayah dan Bunda. Semoga Allah mudahkan segala urusan kita mengiringi kesuksesan peserta didik serta ananda kelak di dunia dan di akhirat. Aaamiiin..._*
______________________
02/06/2018
H-1 .. Alhamdulillah persiapan wisuda ke IX PAUD Aqila Rumah Bermain hampir rampung....
Insya Allah...besok kita berkumpul bersama....
Bagi Orang tua murid AIS yg memiliki keluangan waktu...dipersilahkan hadir untuk acara buka puasa bersama dan mendoakan bersama keberhasilan anak anak kita....
Terimakasih untuk team Yg sudi bekerjasama dg kami... Dari robota medan yg telah menerima undangan kami...dan untuk rekanan lain nya...
Kami tunggu kehadirannya besok ya teman teman....
Hormat kami... Aqila
02/06/2018
H-1 .. Alhamdulillah persiapan wisuda ke IX PAUD Aqila Rumah Bermain hampir rampung....
Insya Allah...besok kita berkumpul bersama....
Bagi Orang tua murid AIS yg memiliki keluangan waktu...dipersilahkan hadir untuk acara buka puasa bersama dan mendoakan bersama keberhasilan anak anak kita....
Terimakasih untuk team Yg sudi bekerjasama dg kami... Dari robota medan yg telah menerima undangan kami...dan untuk rekanan lain nya...
Kami tunggu kehadirannya besok ya teman teman....
Hormat kami... Aqila...
24/05/2018
Ramadhan penuh baroqah....
Satu murid ...satu Al Qur'an....
Terimakasih kepada seluruh murid Aqila Islamic School (AIS)..yg telah ikut berinfaq Al Qur'an...yg rela menyisihkan sedikit rizki yg dimiliki... untuk rekan rekan sebaya yg kurang beruntung...yg berada di dalam Lapas anak Tanjung gusta....semoga apa yg kalian berikan menjadi amal ibadah di bulan yg penuh baroqah ini..
Terimakasih kepada orang tua murid yg terus mendukung program berbagi...
Terimakasih kepada Kampung Dongeng Medan...selaku pihak pelaksana...yg selalu dekat dihati rekan rekan AIS...
belajar berbagi mencari pahala # menolak malas belajar # orang tua hebat manusia berbagi aqila .ramadhani medan @ AQILA islamic school
02/05/2018
...Selamat Hari Pendidikan Nasional..... Jangan pernah berhenti untuk belajar dan mengajar... Belajar dari kehidupan dan mengarjakan kehidupan kepada orang orang sekeliling... Belajar dan ajarkan untuk berempati dan bersimpati... Belajar dan ajarkan karakter dan akhlak yg baik dan benar....
Belajar dan ajarkan arti dari sebuah kemenangan dan kekalahan.... Belajar dan ajarkan menjadi orang yg bermanfaat...
Belajar dan ajarkan arti bahagia.... Apalah arti segulung ijazah... Kalau masih tidak dibarengi akhlak yg baik...hilangnya rasa simpati dan empati dan hilangnya karakter baik....
belajar itu menyenangkan itu dimana saja, dengan siapa saja dan kapan saja.. to success
6 Hal Penting Pendidikan Anak Usia Dini dan Menurut Para Ahli
By: Alia An Dhiva
Saat si Kecil memasuki usia pra sekolah, Mam mungkin mulai berpikir untuk mendaftarkannya ke playgroup atau kelompok bermain. Tetapi, apakah Mam sudah memahami tujuan utama memberikan si Kecil pendidikan anak usia dini?
Sebelumnya, Mam perlu mengetahui bahwa sejak tahun 2016, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI mewajibkan setiap anak untuk mengikuti pendidikan anak usia dini (PAUD) setidaknya selama setahun, sebelum masuk jenjang sekolah dasar (SD). PAUD dianggap sebagai tahapan penting bagi perkembangan setiap anak. Prof. Dr. Lydia Freyani Hawadi, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal (PAUDNI), yang biasa disapa Prof. Reni mengatakan, kegiatan di PAUD dapat memberikan rangsangan atau stimulasi pendidikan yang sesuai dengan tahap tumbuh kembang anak usia pra sekolah.
Pendidikan yang diberikan untuk anak usia 3-6 tahun tidak hanya bertujuan mengenalkan anak pada bidang-bidang pelajaran ataupun melatihnya berinteraksi dengan anak sebaya. Lebih jauh dari itu, PAUD memiliki fungsi utama mengembangkan semua aspek perkembangan anak, meliputi perkembangan kognitif, bahasa, fisik (motorik kasar dan halus), sosial dan emosional. Agar lebih jelas, simak berbagai manfaat yang akan dirasakan oleh si Kecil setelah mendapatkan pendidikan di playgroup atau TK berikut.
Memperkenalkan anak pada dunia sekolah
Pengalaman belajar di PAUD akan membantu anak untuk lebih siap dalam menerima pelajaran formal di bangku pendidikan selanjutnya (SD). Hal ini yang menjadi salah satu alasan UNESCO merekomendasikan setiap anak mendapatkan pendidikan anak usia dini pada usia pra sekolah.
Lingkungan belajar di sekolah tentu berbeda dengan lingkungan di rumah. PAUD dapat menjembatani perbedaan suasana di kedua tempat tersebut. Si Kecil akan belajar berinteraksi dengan anak sebayanya, mengikuti aturan yang ditetapkan di playgroup atau TK, belajar beradaptasi dengan rutinitas, dan sebagainya. Anak yang sebelumnya mendapatkan pendidikan di PAUD sering kali memiliki kemampuan yang lebih baik dalam berkomunikasi saat sekolah. Hal ini dikarenakan ia sudah terbiasa untuk bermain, belajar, hingga makan bersama dengan teman yang memiliki usia sebaya.
Membiasakan anak terhadap kegiatan terstruktur
Meski bukan lembaga pendidikan formal, namun, kegiatan yang diadakan di playgroup atau TK dirancang khusus agar sesuai dengan fungsi pendidikan anak usia dini. Salah satu tujuannya adalah melatih anak agar terbiasa terhadap rutinitas dan kegiatan-kegiatan terstruktur. Misalnya, anak akan belajar berolahraga, berbaris, menyusun puzzle, dan sebagainya.
Mengajari anak untuk disiplin dan mengikuti peraturan
Di rumah, si Kecil tentu terbiasa bermain sesuka hati. Ia juga mungkin sudah terbiasa mengikuti “aturan” yang Mam tetapkan, yang biasanya tergolong lentur dibandingkan “aturan” yang terdapat di luar rumah. Nah, usia pra sekolah adalah saat yang tepat baginya untuk belajar mengikuti pola kegiatan maupun aturan lain di luar rumah. Mengikuti kegiatan pendidikan anak usia dini akan melatihnya beradaptasi dengan lingkungan baru dan peraturan baru. Ia juga akan belajar berbagi, mengantre, menunggu, dan memahami bahwa ternyata tidak semua hal yang ia inginkan bisa ia dapatkan. Dengan begitu, ia tidak akan kaget atau stres saat masuk SD dan harus belajar dalam situasi yang sangat terstruktur dan menuntut kedisiplinan.
Menumbuhkan imajinasi dan kreativitas
Anak usia dini belajar dengan cara bermain. Lembaga-lembaga penyedia pendidikan anak usia dini merupakan tempat yang tepat untuk memfasilitasi kebutuhan si Kecil tersebut. Bila si Kecil belajar dalam suasana yang menyenangkan, akan lebih mudah baginya untuk menyerap berbagai bimbingan yang diberikan. Selain mempelajari berbagai keterampilan dasar untuk membaca dan menulis, si Kecil juga akan mendapatkan banyak rangsangan yang akan memancing imajinasi dan kreativitasnya.
Menanamkan nilai-nilai positif
Program kegiatan yang diadakan di lembaga-lembaga pendidikan anak usia dini juga bertujuan menanamkan nilai-nilai positif, seperti kejujuran, toleransi, berbagi, dan sebagainya. Pada usia pra sekolah, anak belajar dengan cara bermain. Maka dari itu, kegiatan yang dilakukan di playgroup dan TK dirancang layaknya permainan, meski sebenarnya menyimpan maksud pembelajaran tertentu. Melalui berbagai permainan tersebut, si Kecil akan belajar tentang sopan santun, menghormati orang lain, berbagi dengan orang lain, pentingnya bersikap jujur, dan lain-lain.
Membentuk dasar kepribadian anak
Pada fase golden years, otak anak mengalami perkembangan yang sangat pesat. Pengalaman yang didapat si Kecil di periode ini turut membentuk kepribadiannya dan akan memengaruhi sosoknya hingga kelak ia dewasa. Maka dari itu, Prof. Reni mengingatkan, pendidikan karakter memang sebaiknya dimulai sejak dini. Melalui pendidikan anak usia dini, si Kecil akan mendapatkan berbagai contoh dan kegiatan positif yang akan ia ingat dan praktikkan dalam kehidupannya.
Nah, kini Mam paham bahwa mendaftarkan si Kecil ke PAUD memberikan banyak manfaat. Pastikan pembelajaran yang ia dapat di PAUD selaras dengan yang Mam ajarkan di rumah, ya. Sebab, meski pendidikan anak usia dini berpengaruh penting bagi perkembangan si Kecil, namun, peran Mam dan Pap sebagai pendidik utama bagi anak tetap tak dapat tergantikan.
Sumber:
paud-dikmas.kemdikbud.go.id/segment/19.html
id.theasianparent.com/10-manfaat-anak-sekolah-paud/2/
health.detik.com/read/2013/05/21/182853/2252243/1301/ini-alasan-mengapa-paud-penting-bagi-perkembangan-anak
paud-anakbermainbelajar.blogspot.co.id/2012/11/pengertian-dan-konsep-dasar-paud.html
Diakses pada 21 November 2016