04/05/2020
Situs Populer Yang Menjadi Wadah Tolong Menolong Di Masa Covid-19
Di tengah suasana sendu dan cemas karena pandemi COVID-19, banyak kisah menginspirasi yang menggetarkan hati. Tak jarang aksi kebaikan yang dilakukan satu orang menular ke yang lain dan menjadi gerakan bersama untuk saling menolong
Di timeline berbagai media sosial (medsos), berseliweran cerita bagaimana donasi dikumpulkan untuk para tenaga medis, ada juga yang berniat membantu ekonomi kalangan bawah yang terdampak, apresiasi untuk para tukang ojek dan mereka yang tidak punya pilihan bekerja dari rumah, bantuan untuk usaha-usaha kecil, dan masih banyak lagi.
Mulai dari organisasi, para influencer dan selebriti, hingga orang biasa, bahu - membahu melakukan apa yang mereka bisa untuk menolong yang membutuhkan. Dengan membuka donasi penggalangan melalui platform KitaBisa.com contohnya.
Rakyat Indonesia pun berbodong - bondong menyalurkan donasinya melalui wadah tolong menolong ini, yang dapat diakses dalam situs tersebut untuk dapat ikut berdonasi juga. Berikut para influencer dan artis yang membuka penggalangan dana di masa pandemi covid-19 ini.
1. Rachel Vennya
Ibu dari dua orang anak ini yang berprofesi sebegai influncer dengan followers instagram 4,7 berhasil mengumpulkan penggalangan dana tertinggi degan tajuk "Tolong Lawan Covid-19" yang diiniiasi olehnya, dengan dana sebanyak hampir 10 Milyar.
2. Arief Muhammad
Dengan penggalangan dana bertajuk "Melawan Covid 19: Dana Darurat Untuk Masyarakat". Lelaki yang memiliki 2,35 Juta subscriber ini berhasil mengumpulkan dana dengan nominal Rp. 3.039.315.460 hingga saat ini.
3. Raffi Ahmad
Suami dari Nagita Slavina ini berhasil menjadi pencetus kampanye penggalangan dana dengan tajuk "Lindungi Tenaga Medis Dan Masyarakat Dari Corona", dengan nominal yang berhasil dikumpulkan yaitu sebanyak Rp. 1.523.915.248
4. Maia Estianti
Penggalangan Dana bertajuk "Bantu Rakyat Dan Tenaga Medis" ini ternyata berhasil mengumpulkan dana Sebesar 1.917.224.361 dalam kurun waktu 46 hari.
5. Atta Halilintar
"Tolong Para Perawat Masker Dan APBD Dibutuhkan" Tajuk kampanye penggalangan dana yang diinisiasi oleh youtubers Atta Halilintar tersebut berhasil mengumpulkan 607.821.236 dalam kurun waktu 48 hari.
6. Afgan Syahreza
Penyanyi yang dikabarkan dekat dengan Rossa ini juga menjadi pencetus kampanye penggalangan dana berbeda dengan public figure lainnya, afgan melangsungkannya pada desember 2019 sebelum adanya korban terinfeksi virus corona diindonesia, ia berhasil menggumpulkan dana berjumlah 214.444.660, dengan tajuk "Lindungi Tenaga Medis Lawan Covid-19".
01/05/2020
Kerinduan Manusia Menjadi Manusia Selama Covid-19 .
Sejak November 2019 untuk pertama kalinya Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) terdeteksi di kota Wuhan, China. Kini telah merebak ke berbagai belahan dunia tak luput juga Negara Indonesia. Kamis, (30/4/2020).
Terkait hal tersebut, dampak yang ditimbulkan Covid-19 ini cukup besar dirasakan seperti warga Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Ketika ditemui Bambang Irawan seorang pensiunan PT. Perkebunan Nusantara II warga Kecamatan Batang Kuis, Gg Mawar mengatakan selama menghabiskan waktu dirumah ternyata mengeluhkan akan perekonomian.
"Covid-19 ini kita serba terkekang sebab kalau kita keluar untuk bekerja, berkumpul dikeramaian itu berbahaya sekali, pekerja juga banyak diliburkan," katanya.
Akan hal tersebut, Bambang tidak diam saja dirumah banyak hal-hal produktif yang dilakukannya untuk menjaga kesehatan tubuh dari Covid-19.
"Ya biasanya yang saya lakukan selama dirumah lebih sering membersihkan rumah, olahraga, menonton Tv, memasak dan refleksi diri," sambungnya dengan mantap.
Terkait bantuan dari pemerintah setempat, Bambang menerima beberapa sembako dan uang tunai. "Bantuan berupa makanan itu ada yang kasih beras 5 kg, minyak 2 kg, gula 1 kg, uang 100 ribu," tambahnya.
Senada dengan Bambang, Nuri Nuraini pekerja CS Bank Sumut Pulo Brayan ketika dihubungi via Whatsapp yang berada di Kecamatan Medan Deli, Kelurahan Mabar mengiyakan bahwa ada bantuan pemerintah namun tidak didapatkannya.
"Waktu itukan Kepala Lingkungan ada info kasih bantuan tapi saya gak dapat karena kehabisan dan itu kalau gak salah cuma beberapa puluh paket dibagikan," jelasnya.
Nuri berharap untuk wabah Covid-19 cepat berakhir dan semoga warga beragama Islam dapat melaksanakan ibadahnya dengan lancar. "Semoga Covid-19 segera berakhir supaya kita bisa beraktivitas seperti biasa dan umat Islam bisa menjalankan puasa seperti tahun-tahun yang sebelumnya," pinta Nuri.
Tr : Muhammad Ryzki Alhaj
Ilustrator : Muhammad Iqbal
25/04/2020
Omzet Penjualan Masker Mengalami Peningkatan Saat Pandemi Covid-19
Masyarakat sedang dihadapkan masalah mengenai virus corona (Covid -19). Virus covid-19 ini membuat resah masyarakat karena menghambat segala aktivitas yang biasa dilakukan oleh masyarakat dikarenakan virus ini sangat mudah menular. Akibatnya, masyarakat kesusahan dalam memenuhi kebutuhannya terkhusus bagi para pengusaha atau pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) saat ini mengalami kondisi terpuruk selama pandemi covid-19.
Segala pendapatan harian mereka tidak mencapai target yang sudah ditentukan dari awal dan semakin hari mengalami penurunan yang sangat drastis serta kondisi ini sangat mengancam keberlangsungan para usaha. Namun, di tengah kondisi pandemi covid-19 ini para pengusaha harus berpikir dan bahkan banting setir dari usaha yang telah didirikannya.
Semakin langkanya APD dan tuntutan untuk mengenakan masker ditengah wabah virus covid-19 ini, membuat para usaha UMKM konveksi beralih untuk memproduksi APD dan masker kain yang dapat di cuci ulang dalam sehari sekali.
“Sektor ini mempunyai beberapa peluang atau keuntungan yang menjanjikan,” kata Direktur Riset Center of Reform on Economy (CORE), Piter Abdullah melalui sambungan telepon pada Sabtu (4/4) dikutip dari Liputan6.com.
Apabila pandemi covid-19 di Indonesia masih berlangsung dengan kurun waktu yang cukup lama, kemungkinan besar kebutuhan masker dan APD akan mengalami peningkatan lagi sehingga membuat para usaha untuk terus memproduksi APD dan masker untuk masyarakat dalam negeri.
Saat pandemi covid-19 ini dapat diambil hal positifnya dengan menjadikan peluang bisnis yang memiliki keuntungan besar bagi para UMKM yang mengalami penurunan yang cukup besar. Dengan membangun usaha pembuatan masker kain dan APD yang merupakan salah satu usaha yang tepat untuk saat ini karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
Tr : Efida Nur Awaliah
25/04/2020
Usaha Apa Saja Yang Terus Bertahan Dan Naik Omzetnya Saat Masa Covid-19?
Medan,25 April 2020
Ditengah pandemi covid-19 ini Indonesia mengalami keterpurukan ekonomi yang banyak dirasakan oleh masyarakat. Pemerintah dan Presiden Joko Widodo juga memberi imbauan kepada masyarakat untuk tidak keluar rumah (social distancing) dan menjalankan segala aktivitasnya di rumah saja untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19 ini. Imbauan ini membuat para pemilik usaha mikro kecil menengah (UMKM) mengalami penurunan dalam pemasukan perharinya. Sehingga, membuat para usaha UMKM banting setir untuk tetap mempertahankan kondisi ekonomi mereka di tengah pandemi covid-19.
Adapun usaha yang dapat dibangun dan mendapatkan omzet yang lumayan besar dimasa pandemi covid-19 ini yaitu :
1. Masker Kain.
Berhubung akhir-akhir ini masker sangat sulit di temukan sehingga menjadi barang yang langka untuk didapatkan. Maka, untuk mengatasinya para pengusaha dapat membangun usaha masker kain. Usaha pembuatan masker kain ini sangatlah tepat dan akan mendapatkan omzet yang cukup besar di masa covid-19. Virus covid-19 ini merupakan virus yang sangat mudah menular bagi masyarakat yang memiliki imun yang lemah. Oleh karena itu, dianjurkan untuk selalu menggunakan alat pelindung seperti masker kain jika ingin keluar dari rumah.
Misalnya, UMKM sektor busana dapat memanfaatkan bahan bakunya dengan membuat masker untuk mempertahankan usaha yang dibangunnya. Adapun UMKM Balai Latihan Kerja (BLK) Banyuwangi juga memproduksi ribuan masker kain yang dibagi gratis kepada warga. Kepala BLK Banyuwangi Rusman mengatakan pembuatan masker oleh BLK sebagai partisipasi dalam penanganan virus covid-19 ini.
“Meskipun ini bukan masker bedah, namun masker kain ini bisa meminimalisir penularan virus Covid-19. Minggu lalu kami sudah tuntaskan 2.000 masker dan salah satunya kami serahkan ke pemkab,” pungkas Rusman.
Sumber foto : kompas.com
2. Alat Pelindung Diri (APD).
Pembuatan APD merupakan salah satu usaha yang dapat didirikan pada masa covid-19 ini, untuk membantu para medis dalam menjalankan tugasnya. Banyak pengusaha konveksi maupun tata busana beralih ke pembuatan APD serta masker untuk memenuhi kebutuhan masyarakat serta keperluan tenaga kesehatan untuk menangani pasien yang terkena virus covid-19.
Semakin meningkatnya virus covid-19 ini, para pekerja membuat kostum APD di PT. Kasih Karunia Sejati, Bandunglan, Malang, Jawa Timur, Senin (6/4/2020). Manajemen pabrik yang awalnya memproduksi celana jins tersebut memutuskan untuk mengalihkan produksi di tengah pandemi covid-19 dalam pembuatan APD guna membantu para medis dalam menangani pasien yang terkena virus corona (covid-19).
Sumber foto : Kompas.com
3. Rempah-Rempah Herbal.
Membangun usaha rempah-rempah untuk membuat obat herbal dalam penanganan virus covid-19 ini sangat lah menguntungkan juga. Dengan cara memanfaatkan sektor pertanian. Para UMKM juga dapat membangun salah satu usaha rempah-rempah baik secara online atau pasaran.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menginstruksikan untuk melakukan rapid test covid-19 dengan cangkupan luas. Bisa dengan mengkonsusmsi herbal seperti jamu atau rapid test yang lainnya. Dalam bagian ini, sektor UMKM pertanian khususnya petani yang menanam rempah-rempah untuk pembuatan obat herbal.
Kompas.com, Jum’at (20/3/2020) melansir, Dekan Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof. Daryono Hadi Tjahjono mengatakan, konsumsi tanaman kunyit dan temulawak secara tunggal maupun gabungan dapat meningkatkan daya tahan tubuh atau imunomodulator.
Tidak hanya UMKM pertanian saja yang dapat memasarkannya, namun bagi pengusaha lain yang mengalami merosot dalam pemasukannya dapat berpaling ke penjualan rempah-rempah herbal ini. Dalam hal pemasaran ini dapat dilakukan melalui media online dengan memanfaatkan driver ojek online agar mengurangi penularan virus covid-19.
23/04/2020
Banyak Yang Belum Tahu, Beginilah Proses Memandikan Dan Menguburkan Jenazah Pasien Covid-19
Maraknya berita berita yang beredar mengenai jenazah pasien covid-19 yang sering kali ditolak oleh warga tempat jenazah pasien dikuburkan. Kementerian Agama telah menerbitkan tata cara memandikan dan menguburkan jenazah pasien covid-19. Pengurusan jenazah covid-19 ini tetap dilakukan berdasarkan ketentuan syariah. Hal ini dilakukan agar siapapun yang mengurus jenazah pasien covid-19 dapat melakukan dengan benar sehingga dapat terhindar dari penularan covid-19. Berikut adalah tata cara mengurus jenazah covid-19.
1. Memandikan Jenazah Pasien Virus Corona
Perlu digarisbawahi, pengurusan jenazah pasien covid-19 harus dilakukan oleh petugas kesehatan pihak rumah sakit, sesuai dengan agama pasien covid-19, dan telah ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Jadi, tidak sembarang orang boleh mengurus proses pemakamannya.
2. Petugas Kesehatan Akan Melakukan Langkah-Langkah Di Bawah Ini:
Menggunakan pakaian pelindung, sarung tangan, hingga masker. Semua komponen pakaian pelindung harus disimpan terpisah dari pakaian biasa.
Tidak makan, minum, merokok, ataupun menyentuh wajah selama berada di ruang penyimpanan jenazah, autopsi, dan area untuk melihat jenazah.
Selama memandikan jenazah, tidak berkontak langsung dengan darah atau cairan tubuh jenazah.
Jenazah kemudian ditutup dengan kain kafan/bahan dari plastik (tidak dapat tembus air). Jenazah yang sudah dikafani dan dibungkus plastik kemudian disemprot cairan klorin sebagai disinfektan. Dapat juga jenazah ditutup dengan bahan kayu atau bahan lain yang tidak mudah tercemar dan sebelumnya sudah disinfeksi. Jenazah beragama Islam posisinya di dalam peti dimiringkan ke kanan. Dengan demikian ketika dikuburkan jenazah menghadap ke arah kiblat.
Jenazah yang sudah dibungkus tidak boleh dibuka lagi, kecuali dalam keadaan mendesak seperti untuk kepentingan autopsi dan hanya dapat dilakukan oleh petugas.
Jenazah disemayamkan tidak lebih dari empat jam.
Petugas selalu cuci tangan dengan sabun atau sanitizer berbahan alkohol. Luka di tubuh petugas (jika ada), harus ditutup dengan plester atau perban tahan air.
Sebisa mungkin menghindari risiko terluka akibat benda tajam.
Semua petugas kesehatan yang telah mengurus proses pemulasaran hingga jenazah masuk peti dan pihak keluarga yang menyaksikan prosesi tersebut diwajibkan menjalani proses sterilisasi dengan disemprotkan cairan disinfektan ke bagian pakaian yang dikenakan serta selalu mencuci tangan.
3. Jika Petugas Terkena Darah Atau Cairan Tubuh Jenazah, Lakukanlah Langkah-Langkah Berikut Ini:
Segera bersihkan luka dengan air mengalir yang bersih.
Jika luka tusuk tergolong kecil, biarkanlah darah keluar dengan sendirinya.
Semua insiden yang terjadi saat proses memandikan jenazah harus dilaporkan pada pengawas.
4. Jika Jenazah Beragama Islam, Dilakukan Prosesi Salat Jenazah Dengan Ketentuan Sebagai Berikut:
Untuk pelaksanaan salat jenazah, dilakukan di rumah sakit rujukan. Jika tidak, salat jenazah bisa dilakukan di masjid yang sudah dilakukan proses pemeriksaan sanitasi secara menyeluruh dan melakukan disinfektasi setelah salat jenazah.
Salat jenazah dilakukan sesegera mungkin dengan mempertimbangkan waktu yang telah ditentukan yaitu tidak lebih dari empat jam.
Salat jenazah dapat dilaksanakan sekalipun oleh satu orang.
Setelah proses memandikan, jenazah pasien covid-19 telah siap dikuburkan. Adapula yang dikremasi mengikuti ketentuan agama dari jenazah dengan kesepakatan keluarga. Namun, proses penguburan jenazah pasien covid-19 pun tidak boleh sembarangan. Sebab, ada beberapa protokol yang harus dilakukan, untuk mencegah penyebaran virus lewat tanah.
Prosesi Penguburan Jenazah:
Jenazah harus dikubur dengan kedalaman 1,5 meter, lalu ditutup dengan tanah setinggi satu meter. Penguburan beberapa jenazah di dalam satu liang kubur dibolehkan karena kondisi darurat. Bagi jenazah beragama Islam penguburannya dilakukan bersama dengan petinya. Pemakaman jenazah dapat dilakukan di tempat pemakaman umum (TPU).
Tanah kuburan dari jenazah pasien virus corona harus diurus dengan hati-hati. Jika ada jenazah lain yang ingin dikuburkan, sebaiknya dimakamkan di area terpisah.
Setelah semua prosedur jenazah dilaksanakan dengan baik, maka pihak keluarga dapat turut dalam penguburan jenazah.
Tr : Marizkya Nabila
22/04/2020
Komunitas Generasi Perindu Surga (GPS) Gelar "Bagi Sembako"
Komunitas Dakwah Generasi Perindu Surga (GPS) Medan mengadakan program kegiatan "Bagi Sembako" yang dilaksanakan selama 2 (dua) hari berturut dan ditujukan kepada anak yatim dan kaum dhuafa di kota Medan dan kabupaten Deli Serdang dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1441 H. Pada hari Minggu - Senin (19-20/04/2020).
Program kegiatan "Bagi Sembako" ini
juga didasari atas keprihatinan terhadap keluarga-keluarga yang kurang mampu dalam segi ekonomi dengan kondisi pandemi Covid-19 yang terus berkembang di Indonesia tak terkecuali di provinsi Sumatera Utara.
Ketua Panitia, Rizki Hidayat S.kom menjelaskan bahwa program ini dilaksanakan untuk kembali meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap sesama.
"Tentu ini menjadi momen yang pas, tujuan program kita bagi sembako pra Ramadhan, ditambah lagi melihat kondisi penyebaran covid 19 yang semakin meluas, maka dari itu, ini bisa menjadi cara kita berbuat untuk sesama," ujarnya
Sambungnya, ia juga mengatakan bahwa target pendistribusian ini adalah anak yatim,keluarga kurang mampu serta mualaf yang ada dikota Medan dan kabupaten Deli Serdang.
"Sasarannya kaum dhuafa, yatim dan muallaf, itu yg kita prioritaskan, kita bagikan di kurang lebih 16 titik di kota Medan dan kabupaten Deli Serdang," sambungnya.
Hal yang sama juga disampaikan oleh ketua umum GPS yakni Subhan Syaif. Ia mengatakan bahwa program ini juga dilaksanakan agar solidaritas antar sesama bisa kembali dijalin.
"ya, program ini dilaksanakan tujuannya agar kita bisa membangun solidaritas atas kepada saudara saudara kita yang membutuhkan," tuturnya.
Lanjutnya, ia juga menjelaskan bahwa pendistribusian sembako akan diberikan kepada yang penerima berhak dan yang sudah didata sebelumnya.
"beberapa sembako yang diberikan pada kaum dhuafa pertama kali di Masjid Al-Quddus Jalan Aksara Kelurahan Bantan Timur Kecamatan Medan Tembung. Setelah itu, kami berkeliling mendatangi keluarga yang berhak menerima sesuai data,” katanya.
Hamzah Nasution, salah satu warga penerima sembako mengungkapkan ucapan terima kasih nya kepada GPS serta para donatur yang telah mengadakan program tersebut.
"ya, saya ucapkan terimakasih kepada adik - adik sekalian, dan yang sudah kasih donasi, semoga berkahlah kegiatannya dan pasti berguna juga sama kami," harapnya.
Tr : Muhammad Iqbal
17/04/2020
Peduli Dampak COVID-19, Sedekah Ukhuwah Galang Dana Dan Berbagi Sembako Ke Warga.
Organisasi Sedekah Ukhuwah mengadakan kegiatan sosial dengan tema "Menerima donasi, mari berbagi, bersama - sama melawan Covid-19" dengan bertujuan untuk menggalang dana dan berbagi kepada mereka yang sangat terkena dampak sosial dari pandemi di kota Medan. Kamis, (16/04/2020).
Kegiatan ini melibatkan beberapa organisasi yang ikut andil dalam kegiatan tersebut seperti Komunitas Penulis Hukum, Komunitas Peradilan Semu, LPM Teropong dan beberapa organisasi internal UMSU.
Ketua panitia, M. Ilham Akbar Remmy mengatakan Sedekah Ukhuwah berinisiatif untuk membantu warga, karena ini bukan alasan menghentikan diri untuk saling berbagi. Sembari menjaga jarak diri, banyak kebaikan dibagi kepada sesama untuk melawan pandemi.
"Kami yakin kami sangat memerlukan bantuan dari kawan - kawan tersebut dan besar harapan ku ini bukan menjadi kegiatan bersama terakhir tetapi menjadi awal untuk membangun kerjasama dalam bergerak di bidang sosial karena masih banyak problematika sosial yang perlu di selesaikan juga di sekitar kita, terkait dengan usulan ini berawal dari dampak besar yang timbul setelah terjadinya pandemi COVID-19 tersebut dan pemerintah terkesan tidak siap menghadapinya sehingga kita dari sedekah ukhuwah memulai diskusi terkait hal tersebut sampai akhirnya kita tergerak untuk ikut andil membantu orang yang terdampak pandemi tersebut atas dasar kemanusiaan," tuturnya.
Sambungnya, ia mengatakan tujuan dari hasil donasi ini untuk diberikan kepada masyarakat terpinggirkan dan yang hanya menggantukan dari satu pekerjaan saja seperti tukang Becak.
"Sebenarnya memang tujuan dari hasil donasi kawan-kawan yang ikut andil dalam kegiatan ini kita tujukan untuk masyarakat terpinggirkan dan para pekerja yang menggantungkan hidupnya yang hanya berasal dari satu pekerjaan saja misalnya tukang becak, karena dalam hal ini kami melihat mereka lah yang terdampak langsung dari kebijakan physical distancing tersebut, apalagi kita lihat lagi pemerintah tidak memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut sehingga memang perlu adanya gerakan sosial dari kita ke mereka yang lebih membutuhkan," ujarnya.
Lanjutnya, panitia juga menyiapkan paket sembako bagi masyarakat untuk bertahan selama beberapa hari dirumah berupa minyak goreng, telur, mie instan, beras 5 kg serta menyelipkan hand sanitizer.
Selamat, Seorang penerima paket sembako yang berprofesi sebagai Penambal ban ia sangat berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa yang telah memberikan bantuan. Tentu ini sangat bermanfaat ditengah merabaknya virus COVID 19.
"Terima kasih sekali dik telah mau berbagi kepada kami yang bekerja yang masih berharap pada penghasilan harian. Tentunya ini sangat bermanfaat bagi kami," ucapnya.
Tr : M.Irfan
Editor : M. Lutfi Nasution
02/08/2019
"Keresahan ku"
Acuh dan diam
adalah motivasi saat ini
Yg gagal terungkap
dibiarkan mati oleh si pembuat aksi
Kebenaran makin tenggelam
di dasar yang paling dalam
Tanda tanya yg menjelma
menjadi hantu
Teka-teki yang hilang
bak di telan bumi yang sendu
Mulut terbungkam dari fakta-fakta
yang hampir membuat tangis
Mata dan telinga tertutup dari
Tawaran yang menggugah hati
Pembodohan semakin menjadi-jadi
Kemunafikkan di agung-agungkan
dan kejujuran justru di korbankan demi sebuah nama jabatan
Keresahan yg terus menggebu di dalam kalbu
Tetap tersimpan rapi tanpa sedikit pun tersentuh
Mari kita rayakan .
Tr : Kusnadila Anandari
31/07/2019
Genset tambahan didatangkan dari gedung pascasarjana menggunakan mobil PLN, yang bertujuan untuk menambahkan arus daya listrik khusus dibagian IT-UMSU agar dapat bekerja lebih maksmimal. Selasa, (30/07/19) sore.
Tr : M. Lutfi Nasution
29/07/2019
7 Tips Mengatasi Nyeri Haid
Nyeri haid atau lebih dikenal dengan istilah dysmenorrhea merupakan kondisi ginekologi di mana terjadi nyeri perut pada saat haid atau menstruasi. Dysmenorrhea juga dikenal sebagai 'kram menstruasi'.
Masalah nyeri haid yang disebutkan di atas, adalah masalah yang paling sering dialami para wanita. Kram pada perut bagian bawah, mual, muntah, demam, menggigil, tubuh tidak fit dan pegal-pegal. Sakit dan nyeri tersebut akan menghilangkan konsentrasi para wanita, sehingga tidak heran jika banyak aktivitas yang terganggu selama masa menstruasi.
Untuk mengurangi dan mengatasi nyeri haid agar tidak sampai mengganggu aktivitas, ada 7 tips yang bisa sobat pong-pong lakukan yaitu :
1.Minuman Hangat
Banyak wanita yang mengaku bahwa nyeri atau sakit saat menstruasi berkurang jika mereka mengonsumsi minuman atau makanan hangat. Mengonsumsi jahe hangat atau sup bening hangat bisa menjadi pilihan Anda.
2. Kompres Perut.
Nyeri atau kram pada perut dapat berkurang dengan mengompresnya dengan air hangat. Anda bisa memakai alat kompres khusus atau menggunakan handuk yang telah direndam air hangat.
3. Berbaring.
Berbaring di tempat tidur atau sofa dapat mengurangi nyeri yang Anda alami, terutama jika Anda sering mengalami nyeri di punggung ketika menstruasi. Beri bantal untuk menyangga lutut Anda, pejamkan mata, tarik napas panjang, buang perlahan. Lakukan terus sampai Anda merasa nyaman.
4. Pijatan Lembut.
Pijatan ringan pada perut bagian bawah dapat mengurangi nyeri atau kram yang Anda alami. Lakukan dengan lembut, usap ringan telapak tangan Anda di bagian perut bawah. Atau bisa dengan mengoleskan minyak kayu putih yang dapat memberi rasa hangat sekaligus aroma yang menenangkan.
5. Minum Jamu.
Indonesia memiliki warisan bahan-bahan alami yang dapat membantu para wanita mengurangi nyeri saat menstruasi. Jamu kunyit asam dapat membuat tubuh segar dan fit selama menstruasi. Akan lebih baik jika jamu kunyit asam adalah buatan Anda sendiri.
6. Olahraga Ringan.
Saat menstruasi datang dan tubuh tidak fit, olahraga ringan dapat mengatasi masalah tersebut. Olahraga ringan seperti berjalan atau senam yang dilakukan sebelum dan selama menstruasi dapat melancarkan aliran darah dan mengurangi rasa sakit dan membuat tubuh lebih segar.
7. Angkat kaki.
letakkan di tempat yang lebih tinggi dengan menggunakan bantal. Hal ini bisa berguna untuk merilekskan otot-otot rahim.
Itu dia beberapa tips cara mengatasi nyeri Haid pada wanita, Semoga tips diatas bisa membuat aktivitas Anda tetap lancar selama masa menstruasi.
Tr : Khoirunnisa Piliang
23/07/2019
Selamat hari anak ya sobat pong pong 💙
Tr : Amin Rais
17/07/2019
Sempat Mendung Pengunjung Tetap Antusias Melihat Gerhana Bulan
.
Observatorium Ilmu Falak Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (OIF UMSU) mengadakan pengamatan Gerhana Bulan Parsial dan Sholat Sunah Gerhana berjamaah. Dihadiri 50 pengunjung, kegiatan ini berlangsung di Kampus Pascasarjana. Jl. Denai No. 217 Medan Lantai VII. Rabu (17/07/19).
Hasrian Rudy Setiawan M.Pd selaku bagian Information Technology Obsivatorium Ilmu Falak (IT-OIF UMSU) mengatakan gerhana bulan ini terjadi diseluruh Indonesia, namun cuaca yang kurang bersahabat terjadi di Kota Medan sekitarnya.
"Kita sulit melihat Bulan, teleskop ini memiliki keterbatasan yaitu cuaca yang buruk, sepwrti saat ini agak sedikit mendung. Walaupun begitu kita tetap mengupayakan teleskop yang ada untuk melihat terjadinya Gerhana tersebut." Kata nya.
Dr. H. Arwin Juli Rakhmadi Butar-butar MA selaku Kepala OIF UMSU mengatakan secara teknis kegiatan ini sudah mempersiapkannya dari beberapa hari yang lalu, mulai dari penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM), pengaturan Lokasi dan Posisi.
"Kami sudah melakukan persiapan dari beberapa hari yang lalu, seperti menyiapkan SDM yaitu petugas untuk menjaga Teleskop dan mendampingi pengunjung, serta bagian peliputan Streming dan Dokumentasi, lokasi dan posisi.Persiapan sudah kami lakukan sedemikian rupa dengan baik." Ujar nya.
Arwin melanjutkan bahwa tujuan kegiatan pengamatan Gerhana Bulan Parsial ini dilakukan, sebab beberapa faktor dan faaktor utamanya sebagai rutinitas OIF UMSU, dan terakhir karena memiliki keterkaitan dengan Ibadah.
" Maksud dari kegiatan ini pertama itu tentu merupakan bagian dari rutinitas OIF UMSU, kedua tentu dalam konteks Muhammadiyah spesifik nya Islam , keterkaitannya dengan ibadah yaitu Sholat Sunnah Gerhana," lanjutnya.
Ia juga berharap OIF UMSU selalu berguna bagi seluruh masyarakat karena pengetahuan tentang Ilmu Astronomi ini tidak di dapati langsung di bangku sekolah maupun kampus.
"Berharap OIF UMSU tetap berkontribusi, memberikan edukasi kepada masyarakat di bidang Ilmu Falak, Ilmu Astronomi. Bisa dikatakan kajian ini tidak terdapat di sekolah dan di kampus, Sumatera Utara semoga keberadaan kegiatan ini memberikan pencerahan, wawasan kepada masyarakat di bidang pengetahuan Astronomi atau di bidang benda benda Langit," harap Arwin.
Ade Syafitriani merupakan salah satu pengunjung dan mahasiswa aktif Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) mengaku senang dapat hadir dalam kegiatan Gerhana Bulan dan dapat menambah wawasan serta hal positif lainnya.
"Saya senang sekali bisa menyempatkan hadir dan melihat fenomena ini dan kegiatan OIF UMSU menambah wawasan , hal positif tentang Gerhana kita dapat. Dengan kegiatan ini, mahasiswa yang belum mengerti tentang Gerhana Bulan bisa menjadi paham, akan tetapi sedikit kecewa karena cuaca yang kurang mendukung," ungkapnya.
Sama hal nya dengan Ade, Ramadoni mahasiwa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara ( FEB UMSU) mengatakan meskipun langit tertutup kabut cuaca tidak mendukung, kegiatan ini sangat bagus karena menambah wawasan Gerhana Bulan.
"Acara ini cukup bagus karena menambah wawasan tentang Gerhana Bulan walapun sedikit kecewa karena langit tertutup kabut, cuaca yang tidak mendukung. Semoga OIF UMSU ini menjadi contoh untuk OIF-OIF lain nya yang berada di Sumatera Utara," ujar Doni.
Tr : M Lutfi Nasution & M Ryzki Alhaj