Al-Faris SMAN 3 Medan

Al-Faris SMAN 3 Medan

Share

Al Faris (Fundamental Kerohanian Islam) adalah salah satu ekstrakurikuler di SMA Negeri 3 Medan. Al Faris fokus pada bidang keagamaan Islam.

Al-Faris adalah singkatan dari Fundamental Kerohanian Islam. Al-Faris adalah sebuah ekstrakulikuler yang ada di SMA Negeri 3 Medan yang berasaskan Islam. Al-Faris didirikan pada tanggal 8 Agustus 2004. Sampai saat ini Al-Faris mempunyai sekretariat di Musholla Ad-Dien SMA Negeri 3 Medan

Solusi bagi Wanita Haidh Supaya Bisa Membaca Al Quran | 26/05/2017

📝 Solusi bagi Wanita Haidh Supaya Bisa Membaca Al Quran

1- Membaca mushaf saat haidh namun tidak menyentuh secara langsung

Solusinya dijelaskan oleh Syaikh Ibnu Baz rahimahullah di mana beliau berkata, “Diperbolehkan bagi wanita haid dan nifas untuk membaca Al Qur’an menurut pendapat ulama yang paling kuat. Alasannya, karena tidak ada dalil yang melarang hal ini. Namun, seharusnya membaca Al Qur’an tersebut tidak sampai menyentuh mushaf Al Qur’an. Kalau memang mau menyentuh Al Qur’an, maka seharusnya dengan menggunakan pembatas seperti kain yang suci dan semacamnya (bisa juga dengan sarung tangan, pen). Demikian p**a untuk menulis Al Qur’an di kertas ketika hajat (dibutuhkan), maka diperbolehkan dengan menggunakan pembatas seperti kain tadi.” (Majmu’ Fatawa Ibnu Baz, 10: 209-210)

2- Membaca Al Quran terjemahan

Kalau di atas disebut mushaf berarti seluruhnya berisi ayat Al Quran tanpa ada terjemahan. Namun kalau yang dibaca adalah Al Quran terjemahan, itu tidak termasuk mushaf.

Imam Nawawi rahimahullah dalam Al Majmu’ mengatakan, “Jika kitab tafsir tersebut lebih banyak kajian tafsirnya daripada ayat Al Qur’an sebagaimana umumnya kitab tafsir semacam itu, maka di sini ada beberapa pendapat ulama. Namun yang lebih tepat, kitab tafsir semacam itu tidak mengapa disentuh karena tidak disebut mushaf.”

Jika yang disentuh adalah Al Qur’an terjemahan dalam bahasa non Arab, maka itu tidak disebut mushaf yang disyaratkan dalam hadits mesti menyentuhnya dalam keadaan suci. Namun kitab atau buku seperti itu disebut tafsir sebagaimana ditegaskan oleh ulama Malikiyah. Oleh karena itu tidak mengapa menyentuh Al Qur’an terjemahan seperti itu karena hukumnya sama dengan menyentuh kitab tafsir. Akan tetapi, jika isi Al Qur’annya lebih banyak atau sama banyaknya dari kajian terjemahan, maka seharusnya tidak disentuh dalam keadaan berhadats.

🌐 http://muslimah.or.id/ramadhan/solusi-bagi-wanita-haidh-supaya-bisa-membaca-al-quran.html

📲 IG dan TG

Solusi bagi Wanita Haidh Supaya Bisa Membaca Al Quran | Bulan Ramadhan adalah kesempatan yang baik untuk membaca Al Quran. Namun setiap wanita pasti tidak penuh menjalankan puasa. Ada satu waktu ia mengalami haidh. Ketika mengalami haidh tersebut, ia tentu terhalang untuk membaca Al Quran sehingga waktunya berkurang untuk mengkhatamkan Al Quran sebulan R...

24 Jam di Bulan Ramadhan (Aktivitas Ashar) - Rumaysho.Com 21/05/2017

24 JAM DI BULAN RAMADHAN

AKTIVITAS ASHAR
https://rumaysho.com/15861-24-jam-di-bulan-ramadhan-aktivitas-ashar.html

AKTIVITAS ZHUHUR
https://rumaysho.com/15752-24-jam-di-bulan-ramadhan-aktivitas-zhuhur.html

AKTIVITAS DI PAGI HARI
https://rumaysho.com/15725-24-jam-di-bulan-ramadhan-aktivitas-di-pagi-hari.html

AKTIVITAS SETELAH MASUK SHUBUH
https://rumaysho.com/15677-24-jam-di-bulan-ramadhan-aktivitas-setelah-masuk-shubuh.html

AKTIVITAS SEBELUM SHUBUH
https://rumaysho.com/15654-24-jam-di-bulan-ramadhan-aktivitas-sebelum-shubuh.html

Masih berlanjut insya Allah.

Semoga Ramadhan kita penuh berkah.

---

Muhammad Abduh Tuasikal

24 Jam di Bulan Ramadhan (Aktivitas Ashar) - Rumaysho.Com Apa saja aktivitas yang baik dilakukan di bulan Ramadhan saat Ashar?   23- Menyiapkan makan ber

Kisah Isra’ Mi’raj | | Muslim.Or.Id 24/04/2017

📝 Pelajaran Aqidah dari Isra' Mi'raj

* Penetapan keyakinan bahwa Dzat Allah berada di atas, bukan di mana-mana

* Allah memiliki sifat kalam (berbicara) dan Rasul Muhammad adalah termasuk kalimurrahman (orang yang diajak bicara langsung oleh Ar Rahman)

* Penetapan bahwa surga dan neraka sudah ada sekarang, karena Nabi telah melihat keduanya ketika Mi'raj

* Dalam peristiwa Mi'raj Nabi tidak melihat Dzat Allah secara langsung, ini menunjukkan bahwa Allah tidak bisa dilihat di dunia, namun kelak bisa dilihat di akhirat

* Nabi mengalami peristiwa Isra' Mi'raj dengan jasad dan ruh beliau, dalam keadaan terjaga dan bukan mimpi

* Peristiwa ini termasuk tanda kebesaran dan kekuasaan Allah, serta menunjukkan keutamaan Nabi Muhammad di atas seluruh Nabi dan Rasul

* Mengimani adanya perkara ghaib yang disebutkan dalam hadits Isra' Mi'raj seperti : Buraaq, para malaikat penjaga langit, adanya pintu langit, sidratul muntaha beserta sifat,- sifatnya, surga dan neraka, dll

* Penetapan bahwa jumlah para malaikat sangat banyak dan tidak ada yang mengetahui jumlah mereka kecuali Allah.

Wallahu a'lam.

✏ dr. Adika Mianoki

🌐 Kisah isra dan miraj bisa dibaca di sini:
https://muslim.or.id/9377-kisah-isra-miraj.html

📲 IG dan TG

Kisah Isra’ Mi’raj | | Muslim.Or.Id Peristiwa Isra’ Mi’raj adalah salah satu peristiwa yang agung dalam perjalanan hidup Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sebagian orang meyakini kisah yang menakjubkan ini terjadi pada Bulan Rajab. Benarkah demikian? Bagaimanakah cerita kisah ini? Kapan sebenarnya  terjadinya kisah ini? Bag...

💍💍 MUTIARA NASEHAT MUSLIMAH 💍💍 20/04/2017

🛡📲 SELEKTIF DALAM MENUKIL dan MENG-COPAS/SHARE

*Sebelum engkau menukil apa saja ke dalam WhatsApp atau MedSos lainnya, terapkanlah wasiat dari asy-Syaikh Shalih al-Fauzan _hafizhahullah_*

"(Berikut ini) adalah wasiat yang agung:
Apabila engkau terkagum dengan ucapan seseorang dalam perkara agama.
Adapun ucapan dalam perkara dunia, maka bukan pembahasan kita.

(Pembahasan kita adalah) Jika engkau terkagum dengan ucapan seseorang dalam perkara agama, maka janganlah engkau terburu-buru (menukilnya) sampai engkau melihat padanya poin-poin berikut ini:

⚖🔑 Apakah ucapan tersebut di bangun di atas kebenaran dan dalil?
💭 Ataukah ucapan itu berasal kepala dan pendapat sendiri? Jika kondisinya seperti ini, maka ucapannya ibarat buih yang tiada artinya..
👉🏻 Maka tinggalkan ucapannya.

✅ Adapun jika ucapan tersebut dibangun di atas Al-Quran dan as-Sunnah, maka ini kebenaran.

✋🏻 Namun demikian janganlah terburu-buru dalam menukil sebuah ucapan tanpa memikirkan dan mempedulikannya terlebih dahulu. Meskipun engkau terkagum dengan kefasihannya, retorika dan daya tariknya..
⛔ Jangan terburu-buru dalam menukilnya.
Sampai engkau melihat dan meninjau ulang ucapan tersebut berdasarkan Al-Qur'an dan as-Sunnah.

📌 Lihatlah juga, siapakah yang mengucapkannya?

❓ Apakah dia seorang faqih ataulah bukan seorang faqih?

❓ (Jangan terburu menukil darinya) sampai engkau menanyakan tentangnya kepada seorang yang berilmu.

📵 ...dan sampai engkau lihat, apakah ada seseorang dari salaf yang pernah mengucapkannya, atau mereka tidak pernah mengucapkannya?

⚠ Ini adalah yang saya telah sering mengingatkan hal ini berkali-kali..

⏸ Maka saya katakan:
▫ Janganlah kalian mengadakan pikiran-pikiran, pendapat-pendapat, dan ucapan-ucapan baru, yang tidak pernah ada pendahulunya.

▫ Ambillah teladan dari para salaf dan dari ucapan mereka.

▫ Jika engkau mendatangkan sesuatu, yang belum pernah seorangpun (dari salaf) mengucapkannya maka sesuatu tersebut akan menjadi tidak wajar, dan bahayanya lebih besar dari pada manfaatnya.

👍🏻 Ucapan para shahabat adalah sebagai tolak ukur. Karena mereka adalah para murid Rasulullah _shallallahu 'alaihi wa sallam_..

🛄 Lihat ucapan mereka dalam menafsirkan sebuah ayat, bagaimanakah mereka menafsirkannya..
Lihat p**a ucapan mereka dalam menjelaskan hadits, bagaimanakah mereka menjelaskannya.

Ambillah ucapan mereka dan tafsir mereka. Karena mereka adalah generasi yang paling dekat dengan kebenaran dibanding generasi setelah mereka, karena mereka adalah para murid Rasulullah _shallallahu 'alaihi wa sallam_.

Mereka mendengar dan mengambil tentang tafsir secara langsung dari Rasul _shallallahu 'alaihi wa sallam_, sehingga mereka adalah generasi yang paling dekat dengan kebenaran.

🚫 Maka tidak benar orang yang mengatakan: bahwa, Para shahabat sudah tidak lagi dianggap. Mereka adalah generasi (yang telah berlalu), pemikiran/pendapat mereka berlaku untuk mereka sendiri, sedangkan kita pun adalah generasi, bagi kita pendapat kita. Zaman sudah berubah..!!"

Sumber: "Ithaf al-Qaari bi -at-Ta'liqat 'ala syarhis sunnah li al-Barbahary"
(1/8-88)

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya

•┈┈┈•❀❁❦🌸🌹❤🌹🌸❦❁❀•┈┈┈•

💍💍 MUTIARA NASEHAT MUSLIMAH 💍💍 🔖 Nasehat Harian Wanita Muslimah Penasihat : Abu Qodri Hafidzahullahu (Mudir Ma'had Nida As-Sunnah Subang)

Photos 18/04/2017

SALING BANTU UNTUK TUNDUKAN PANDANGAN

Wahai para ikhwan dan para akhwat.
Saling Bantu sama lain untuk gak ngepost foto selfie mu. Agar lebih mudah untuk yang lain menjaga pandangan nya..

Allah berfirman,

قلْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ يَغُضُّوْا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوْا فُرُوْجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللهَ خَبِيْرٌ بِمَا يَصْنَعُوْنَ وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوْجَهُنَّ….

Katakanlah kepada para lelaki yang beriman, “Hendaknya mereka menahan sebagian pandangan mereka dan memelihara kemaluan mereka, yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang mereka perbuat”, dan katakanlah kepada para wanita yang beriman, “Hendaknya mereka menahan sebagian pandangan mereka dan memelihara kemaluan mereka…..

Hingga firman Allah diakhir ayat…

وَتُوْبُوْا إِلَى اللهِ جَمِيْعًا أَيُّهَا الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْن

َ
Dan bertaubatlah kalian sekalian kepada Allah wahai orang-orang yang beriman semoga kalian beruntung. (An-Nuur 30-31)

Berkata Syaikh Utsaimin,“

Ayat ini merupakan dalil akan wajibnya bertaubat karena tidak menundukan pandangan dan tidak menjaga kemaluan

-menundukkan pandangan yaitu dengan menahan pandangan dan tidak mengumbarnya- karena tidak menundukkan pandangan dan tidak menjaga kemaluan merupakan sebab kebinasaan dan sebab kecelakaan dan timbulnya fitnah.

Sumber: MuslimOrId

Twitter
Instagram
Telegram channel IslamDiaries

Photos 14/04/2017

# Komitmenlah dengan Hijab #

Wahai Saudariku, pakailah hijab syar’i dan istiqamahlah dengan hijab itu, niscaya engkau akan terjaga dari fitnah. Dengan berhijab maka pahala untukmu akan mengalir sepanjang hari, tetapi jika engkau tidak berhijab di depan non-mahram maka aliran dosalah yang akan engkau dapatkan. Sungguh, lebih baik merasa kepanasan di dunia karena berhijab dari pada kepanasan di neraka karena melepas hijab. Jangan engkau pedulikan omongan jelek orang tentang hijab syar’imu. Tidak usah kau turuti para feminis yang mengagung-agungkan kebebasan dengan melepas hijab. Justru kebebasan itu hanya bisa kau dapatkan dengan hijab sehingga engkau akan terbebas dari pandangan liar mata keranjang dan fitnah yang merajalela. Jangan engkau termakan syubhat-syubhat seputar hijab. Yakinlah bahwa hijab adalah kewajiban dari Allah untuk seluruh muslimah di manapun dia berada dan hijab itu hanyalah mendatangkan kebaikan untukmu. Pegang kuat-kuat prinsip ini, buang jauh-jauh hawa nafsu dan syubhat-syubhat yang menerpamu. Allah Ta’ala berfirman,

وَإِنْ تُطِعْ أَكْثَرَ مَنْ فِي الْأَرْضِ يُضِلُّوكَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ إِنْ يَتَّبِعُونَ إِلَّا الظَّنَّ وَإِنْ هُمْ إِلَّا يَخْرُصُونَ

“Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).” (QS. Al-An’am: 116)

وَاللّهُ يُرِيدُ أَن يَتُوبَ عَلَيْكُمْ وَيُرِيدُ الَّذِينَ يَتَّبِعُونَ الشَّهَوَاتِ أَن تَمِيلُواْ مَيْلاً عَظِيماً

“Dan Allah hendak menerima taubatmu, sedang orang-orang yang mengikuti hawa nafsunya bermaksud supaya kamu berpaling sejauh-jauhnya (dari kebenaran).” (QS. An-Nisa’: 27)

Semoga Allah memberikan hidayah dan keistiqamahan kepada kita untuk berhijab sesuai syari’at.

***
Artikel muslimah.or.id
Penulis: Ummu Isma’il
Murajaah: Ustadz Ammi Nur Baits
______________________
📌 Kita sama-sama peduli dengan dakwah utama dan prioritas, yaitu tauhid dan aqidah. Anda bisa ikut aktif, caranya ketika mendapatkan share ini, share lagi ke sosial media yang anda punya dan seterusnya sehingga dakwah tauhid tersebar.

📲 Daftar Broadcast "Indonesia Bertauhid"
Twitter & FB :
Instagram :
WhatsApp : 0896-3833-9555
BBM: D0842CB0
Line: http://bit.ly/AkunLineIB
Telegram:
______________________
♻ Silahkan disebarluaskan

MuslimAfiyah | Sehat Jiwa dan Raga Bersama Islam 14/04/2017

Sering Mengakhirkan Shalat (Sengaja Menunda), Maka Amal Shalih Lain Juga Akan Diakhirkan

“Ketika bos/atasan memanggil, langsung secepat mungkin direspon apapun keadaannya.
Tetapi ketika Allah -yang menguasai semua bos dan raja- memanggil melalui adzan, sengaja datang terlambat atau pura-pura tidak dengar”

“Biar saja seumur hidup tidak pernah memenuhi panggilan Allah melalui adzan, tetapi suatu saat, panggilan Allah akan ia penuhi melalui malaikat maut”

Ini bagai manampar ke diri saya sendiri,
seringnya kita mengakhirkan shalat, baik sengaja atau memang pura-pura lupa, tersibukkan dengan kehidupan dunia yang melalaikan. Jika saja untuk hal-hal lain kita meluangkan waktu dan ada waktu khusus, maka seharusnya demikianlah untuk waktu shalat.

Apalagi di zaman media sosial saat ini dan keasyikan dengan gadget/HP bisa jadi “Masbuk Sibuk Facebook”.

Jika memang kita terlambat shalat tidak sesuai waktunya (apalagi bagi laki-laki shalat berjamaah di masjid), maka JANGAN TENANG-TENANG SAJA, harus ada perasaan bersalah kepada Allah dan istigfar, kemudian berusaha memperbaiki ke depannya dan mengiringi kesalahan tadi dengan melakukan kebaikan setelahnya seperti bersedekah (ringan), menelpon membahagiakan orang tua, shalat sunnah dan lain-lain

Salah satu yang kita khawatirkan adalah dengan sengaja terlambat shalat, maka akan terlambat p**a amal shalih dan kebaikan yang lainnya

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah menjelaskan,

إن الإنسان كلما تأخر عن الصف الأول والثاني أو الثالث (أي في الصلاة)
ألقى الله في قلبه محبة التأخر في كل عمل صالح والعياذ بالله.

“Tatkala manusia terlambat mendatangi shalat dari menempati shaf pertama, kemudian (shalat berikutnya) terlambat lagi shaf kedua, kemudian shaf ketiga (apalagi sengaja terlambat/ketinggalan shalat berjamaah), maka Allah buat hatinya s**a mengakhirkan semua amal shalih.” (Syarah Riyadhus Shalihin 5/111)

Semoga kita selalu bisa shalat tepat waktu dan bagi laki-laki shalat berjamaah di masjid memenuhi panggilan Allah

Berikut beberapa motivasi agar kita (terutama saya pribadi), agar bisa shalat tepat waktu:

1. salah Satu amal yang paling dicintai Allah adalah shalat pada waktunya [1]

2. Shalat adalah yang pertama kali dihisab dan gambaran umum amal, jika shalat baik maka baik seluruh amal, jika jelek maka jelek juga amal yang lainnya. Ingat amal yang utama adalah kualitasnya bukan banyaknya. [2]

3. Waktu doa yang mustajab (tidak tertolak) adalah antara adzan dan iqamah, ini bisa didapatkan bagi merela yang shalat tepat waktu [3]

4. Keutamaan shaf pertama, karena seandainya mereka tahu besarnya pahala shaf pertama, mereka akan berebut dan mengundi siapa yang berhak [4]

5. Keutamaan shalat subuh berjamaah, seandainya tahu keutamaannya, mereka akan memenuhi panggilan adzan walaupun pergi dengan merangkak ke masjid [5]

Demikian semoga bermanfaat

langit dan bumi Allah, pesawat Garuda Yogya-Jakarta-Palembang

Penyusun: Raehanul Bahraen

Artikel www.muslimafiyah.com

Catatan kaki:

[1] Abdullah bin Mas’ud radhiallahu ‘anhu , bahwa beliau bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam :

“Amal apakah yang paling dicintai Allah?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab dengan sabdanya:
ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻋﻠﻰ ﻭﻗﺘﻬﺎ
“ Shalat pada waktunya .”

Ibnu Mas’ud bertanya lagi: “Kemudian apa?” Beliau ulangi dua kali, dan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
menjawab dengan urutan:

“ Berbakti kepada orang tua, kemduian berjihad fi sabilillah .” (HR. Bukhari Muslim)

[2] Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﺃﻭﻝ ﻣﺎ ﻳﺤﺎﺳﺐ ﺑﻪ ﺍﻟﻌﺒﺪ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﻘﻴﺎﻣﺔ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻓﺈﻥ ﺻﻠﺤﺖ ﺻﻠﺢ ﻟﻪ ﺳﺎﺋﺮ ﻋﻤﻠﻪ ﻭﺇﻥ ﻓﺴﺪﺕ ﻓﺴﺪ ﺳﺎﺋﺮ ﻋﻤﻠﻪ

“ Perkara yang pertama kali dihisab dari seorang hamba pada hari kiamat adalah shalat. Apabila shalatnya baik maka seluruh amalnya pun baik. Apabila shalatnya buruk maka seluruh amalnya pun akan buruk.” (HR. Ath-Thabrani, Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah , III:343, no. 1358)

[3] Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam bersabda,

ﺍﻟﺪُّﻋَﺎﺀُ ﻻَ ﻳُﺮَﺩُّ ﺑَﻴْﻦَ ﺍﻷَﺫَﺍﻥِ ﻭَﺍﻹِﻗَﺎﻣَﺔِ

“Doa tidak akan ditolak diantara adzan dan iqamah.” (HR Ahmad, disahihkan Al-Albani dalam Irwa Al-Ghalil no.
244)

[4] Nabi Shallallahu ‘alaihi Wasallam bersabda,

ﻟَﻮْ ﻳَﻌْﻠَﻢُ ﺍﻟﻨَّﺎﺱُ ﻣَﺎ ﻓِﻲ ﺍﻟﻨِّﺪَﺍﺀِ ﻭَﺍﻟﺼَّﻒِّ ﺍﻷَﻭَّﻝِ ﺛُﻢَّ ﻟَﻢْ ﻳَﺠِﺪُﻭﺍ ﺇِﻻ ﺃَﻥْ ﻳَﺴْﺘَﻬِﻤُﻮﺍ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻻﺳْﺘَﻬَﻤُﻮﺍ

“ Seandainya manusia mengetahui keutamaan yang ada pada adzan dan shaf pertama, lalu mereka tidak akan mendapatkannya kecuali dengan mengundi, pastilah mereka akan mengundinya ” (HR. Bukhari Muslim)

[5] Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﺇِﻥَّ ﺃَﺛْﻘَﻞَ ﺻَﻠَﺎﺓٍ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﻤُﻨَﺎﻓِﻘِﻴﻦَ ﺻَﻠَﺎﺓُ ﺍﻟْﻌِﺸَﺎﺀِ ﻭَﺻَﻠَﺎﺓُ ﺍﻟْﻔَﺠْﺮِ ﻭَﻟَﻮْ ﻳَﻌْﻠَﻤُﻮﻥَ ﻣَﺎ ﻓِﻴﻬِﻤَﺎ ﻟَﺄَﺗَﻮْﻫُﻤَﺎ ﻭَﻟَﻮْ ﺣَﺒْﻮًﺍ

“ Sesungguhnya shalat yang paling berat dilaksanakan oleh orang-orang munafik adalah shalat isya dan shalat subuh. Sekiranya mereka mengetahui keutamaan keduanya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak.” (HR. Bukhari dan Muslim

Sumber: https://muslimafiyah.com/sering-mengakhirkan-shalat-sengaja-menunda-maka-amal-shalih-lain-juga-akan-diakhirkan.html

MuslimAfiyah | Sehat Jiwa dan Raga Bersama Islam MuslimAfiyah adalah situs yang membahas kesehatan dari sisi syariat Islam dan medis.

07/04/2017

📝 Carilah Hidayah Sebagaimana Engkau Mencari Rizki

------

Setiap Sholat, kita selalu meminta Allah untuk memberikan kita hidayahNya.

Namun, tahukah kita jika hidayah Allah Itu harus dicari?

Hidayah tidak akan datang jika kita hanya duduk berdiam diri.

Betapa banyak manusia ketika diajak kebaikan, selalu ngeles dengan perkataan, " belum dapat hidayah".

Bagaimana mungkin ia akan dapat hidayah jika ia tidak berusaha mencarinya?

Bukankah dalam sholat dan doa kita pun selalu berkata " Ya Allah, berikanlah saya rizkiMu ".

Kemudian setelah itu kita pergi keluar untuk berusaha mencari rizki, namun mengapa ketika tiba masalah hidayah, kita malah tidak berusaha mencarinya.

Carilah hidayah di majelis-majelis ilmu, ilmu dari Al Quran dan Sunnah Nabi yang shohih, kemudian amalkan sedikit demi sedikit ilmu tersebut,

Niscaya Allah akan memberikan kita hidayahNya, hidayah berupa bertambahnya amal kebaikan, bertambahnya ilmu yang bermanfaat, hidayah mencintai Islam dan amal-amal kebaikan, membenci kekufuran, kesyirikan serta amal-amal kemaksiatan, hidayah untuk menempuh jalannya orang-orang yang Allah berikan kenikmatan Islam kepada mereka, dari Para Nabi dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik.

Semoga Allah memberikan kita hidayahNya dan meneguhkan kita di atasnya hingga ajal menjemput kita.

✏ Boris Tanesia

📲 IG dan TG

31/03/2017

⏰ KAPAN WAKTU SHALAT ZHUHUR WANITA DI HARI JUM'AT?

● Pertanyaan:

Pertanyaan saya, kapan waktu shalat Zhuhur bagi wanita di hari Jum’at, apakah di saat khutbah atau setelahnya? Wajazaakumullahu khairan.

● Jawaban:

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه

Amma ba’du,

Waktu shalat Zhuhur dimulai dari tergelincirnya matahari dari tengah-tengah langit bergeser ke arah barat. Berlangsung hingga panjang bayangan sama dengan bendanya, selain menghitung bayangan benda tersebut tatkala waktu zawal (matahari tergelincir).
Inilah batasan waktu shalat Zhuhur yang ditetapkan syari’at yang diturunkan melalui wahyu dari Allah Ta’ala.

Dan orang yang tidak berkewajiban mengerjakan shalat Jum’at seperti wanita dan yang lainnya kemudian menunaikan shalat Zhuhur di setiap bagian waktu ini maka perbuatannya tersebut benar dan boleh. Baik ia shalat di saat khutbah Jum’at sedang berlangsung ataupun setelahnya.

Ibnu Quddamah rahimahullah berkata dalam Al Mughni,
“Adapun orang yang tidak berkewajiban melaksanakan shalat Jum’at seperti musafir, hamba sahaya, perempuan, orang sakit dan orang yang memiliki udzur lainnya maka boleh baginya menunaikan shalat Zhuhur sebelum imam menunaikan shalat Jumat, menurut pendapat mayoritas ulama.”

Akan tetapi bila lokasi wanita tersebut berdekatan dengan masjid yang didirikan shalat Jum’at atau ia memiliki peralatan untuk bisa mendengarkan khuthbah Jum’at maka tidaklah mengapa ia mendengarkan khuthbah terlebih dahulu agar mendapatkan faedah darinya setelah itu baru menunaikan shalat Zhuhur. Wallahu a’lam.

• Catatan Redaksi:

Berdasarkan penjelasan di atas dapat kita tarik kesimp**an bahwa waktu shalat Zhuhur bagi wanita di hari Jum’at sama seperti hari-hari lainnya, tidak ada perbedaan. Oleh karena itu anggapan sebagian wanita bahwa shalat Zhuhur wanita di hari Jum’at boleh dilaksanakan bila shalat Jum’at di masjid telah bubar maka anggapan ini sama sekali tidak benar. Allahu a’lam.

****

Sumber: www.fatwa.islamweb.net

[ http://fatwa.islamweb.net/fatwa/index.php?page=showfatwa&Option=FatwaId&Id=7679 ]

Diterjemahkan oleh Tim Penerjemah wanitasalihah.com

Artikel wanitasalihah.com

•┈┈┈•❀❁❦🌸🌹❤🌹🌸❦❁❀•┈┈┈•
📮 *ʍʊtιaʀa ռasɛɦat ʍʊsʟιʍaɦ* http://goo.gl/I4oFGI
📮 *ʊռtaιaռ ғaաaιɖ* https://goo.gl/kun8Mj
📮 *MUTIARA HADITS*
https://goo.gl/hz639p
💠 ʄք : https://goo.gl/MXbwOU
📱 աa : 0812-9661-2831 aɖʍιռ

25/05/2016

Petikan khutbah Jumat di Masjidil Haram

PECANDU HAND PHONE

Imam Masjidil Al Haram Asy-Syaikh Su’ud asy-Syuraim dalam sebuah Khutbah Jumat beliau berkata:

"Adakah dari kita yang tidak melihat perubahan dalam kehidupannya setelah masuknya WhatsApp, Facebook, Instagram dan yang lainnya dalam kehidupannya ?

Bacalah !
Hal ini merupakan "Ghazwul fikri" yang menyerang akal. Namun sangat disayangkan kita telah tunduk padanya dan kita telah jauh dari dien Islam yang lurus dan dari dzikir kepada Allah.

Kenapa hati kita mengeras?
Itu karena seringnya kita melihat cuplikan video yang menakutkan, dan juga kejadian-kejadian yang di-share..

Hati kita kini memunyai kebiasaan yang tak lagi takut pada sesuatu pun. Oleh karena itulah, hati kita menjadi mengeras bagai batu.

Kenapa kita terpecah belah dan kita putus tali kekerabatan ?

Karena kini silaturrahmi kita hanya via WhatsApp saja, seakan kita bertemu mereka setiap hari.
Padahal bukan begitu tata cara bersilaturrahim dalam agama Islam (Kita perlu datang secara fisik, mengucap salam, bersalaman, membawa oleh-oleh, saling ingat mengingatkan, nasihat menasihati, saling doa mendoakan, dll).

Kenapa kita sangat sering mengghibah (ngrumpi), padahal kita tidak sedang duduk dengan seorang pun? Itu karena saat kita mendapatkan satu message yang berisi ghibah terhadap seseorang atau suatu kelompok, dengan cepat kita sebar ke grup-grup yang kita punya. Dengan begitu cepatnya kita mengghibah, sedang kita tidak sadar berapa banyak dosa yang kita dapatkan dari hal itu.

Sangat disayangkan, kita telah menjadi pecandu.
Kita makan, handphone ada di tangan kiri kita.
Kita duduk bersama teman-teman, HP ada di genggaman.
Berbicara dengan ayah dan ibu yang wajib kita hormati, akan tetapi handphone ada di tangan p**a.
Sedang mengemudi kendaraan, HP juga di tangan.
Sampai-sampai anak-anak kita pun telah kehilangan kasih sayang dari kita, karena kita telah berpaling dari mereka dan lebih mementingkan handphone.

"Aku tidak ingin mendengar seseorang yang memberi pembelaan pada teknologi ini. Karena sekarang, jika sesaat saja HP kita tertinggal, betapa kita merasa sangat kehilangan...

Ah, andai perasaan seperti itu ada juga pada shalat dan tilawatul (pembacaan) Quran kita..."

Adakah dari kita yang mengingkari hal ini? Dan siapa yang tidak mendapatkan perubahan negatif dalam kehidupannya, setelah masuknya teknologi ini pada kehidupannya dan setelah menjadi pecandu?

Demi Allah, siapakah yang akan menjadi teman kita nanti di kubur? Apakah HP?

Mari kita sama-sama kembali kepada Allah, jangan sampai ada hal-hal yang menyibukkan kita dari dien (agama) kita. Karenanya kita tidak tahu, berapa lamakah sisa umur kita".

Allah berfirman:
“Dan barang siapa yang berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit”. QS.Thoha: 124.

Semoga handphone yang kita miliki adalah wasilah untuk kebaikan dan bukan wasilah dalam keburukan...

Semoga bermanfaat.

Photos 18/03/2016

Assalamu'alaikum warahmatullah.
Sudah masuk Jumat aja nih. Yuk hidupkan sunnah di hari Jumat ini. Silakan mulai dari sekarang sampai masuk waktu Maghrib, lakukan sunnah-sunnah di hari Jumat 😊

Hayooo, apa aja sunnah di hari Jumat? Nih nih~

1. Membaca suraah al-Kahfi
2. Perbanyak shalawat
3. Perbanyak berdoa
4. Memotong kuku
5. Menggunakan pakaian terbaik
6. Mandi junub, bersiwak, dan menggunakan wewangian (untuk laki-laki)

Selamat mengamalkan sunnah di hari Jumat, sahabat 😊

20/06/2015

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Kami dari panitia PKR XXIX SMA Negeri 3 Medan mengundang Bapak/Ibu/Saudara sekalian untuk menghadiri opening ceremony PKR, buka puasa bersama, dan closing ceremony PKR yang akan dilaksanakan pada:

Untuk Opening Ceremony
Hari/Tanggal: Minggu, 21 Juni 2015
Pukul: 09.00-10.30 WIB
Tempat: Aula SMA Negeri 3 Medan

Untuk Buka Puasa Bersama
Hari/Tanggal: Minggu, 21 Juni 2015
Pukul: 17.30-19.30 WIB
Tempat: Ruang Guru SMA Negeri 3 Medan

Untuk Closing Ceremony
Hari/Tanggal: Senin, 22 Juni 2015
Pukul: 16.30-19.30 WIB
Tempat: Aula SMA Negeri 3 Medan

Sekian dan terimakasih, kami mengharapkan kehadiran Bapak/Ibu/Saudara sekalian pada kegiatan ini. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Want your school to be the top-listed School/college in Medan?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Address


Jalan Budi Kemasyarakatan No 3 Medan (SMAN 3 Medan)
Medan
MEDAN20116