29/05/2026
Alhamdulillah agenda tasmi' Al Qur'an telah terlaksana dengan baik. Tasmi' kali ini diikuti oleh seluruh siswa - siswi STP Khoiru Ummah Medan Tingkat TK mulai dari setoran hafalan 2 Juz (Juz 29 & 30), 1 3/4 juz, 1 1/2 Juz, 1 Juz, 3/4 Juz, 1/2 juz dan 1/4 Juz
Masya Allah, kebahagiaan anak-anak semakin bertambah ketika pembagiaan hadiah.
"Barakallahu fiik anak sholih sholihah telah lulus dan naek level selanjutnya. Masyaallah, sungguh luar biasa hafalanmu! Semoga Allah Swt. menjadikanmu pembawa cahaya Al-Qur'an yang mencerahkan kehidupan."
28/05/2026
Alhamdulillah 'Ala Kulli hal...
Telah tuntas semua kegiatan SPMB 2026/2027. Mulai dari observasi siswa, diwaktu yang sama juga sekaligus wawancara orang tua. Selesai observasi lanjut pembacaan hasil observasi siswa dan daftar ulang.
26/05/2026
Gema takbir yang berkumandang di hari raya ini bukan sekadar tanda masuknya waktu salat, melainkan proklamasi ketundukan kita kepada Sang Pencipta. Idul Adha membawa pesan abadi tentang pengorbanan yang dilakukan semata-mata karena cinta kepada Allah SWT. Sebagaimana Nabiyullah Ibrahim AS dan Ismail AS yang meletakkan perintah Allah di atas segala logika dan rasa cinta duniawi, kita pun dipanggil untuk membuktikan bahwa ketaatan kita adalah prioritas utama dalam menjalani kehidupan ini.
qurban adalah manifestasi dari rasa syukur yang nyata. Ia mengajarkan kita untuk tidak menggenggam dunia terlalu erat, melainkan membagikannya sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Di Khoiru Ummah, kita meyakini bahwa mendidik generasi yang gemar berqurban adalah kunci lahirnya pemimpin yang memiliki empati tinggi dan jiwa sosial yang kuat. Dengan berqurban, kita sedang melatih diri untuk melepaskan ego demi meraih rida Allah, sekaligus menguatkan ikatan ukhuwah di tengah umat.
Di hari yang mulia ini, mari kita perbaharui niat dan komitmen kita untuk terus berada di jalan ketaatan. Biarlah setiap hewan yang disembelih menjadi simbol matinya nafsu-nafsu negatif dalam diri kita, digantikan dengan semangat pengabdian yang tulus kepada syariat. Kita berdoa agar keberkahan Idul Adha kali ini melimpah ke setiap rumah, membawa kedamaian, dan memperkuat ketahanan iman keluarga kita dalam menghadapi tantangan zaman.
Hakikat qurban bukanlah tentang daging atau darahnya, melainkan tentang apa yang ada di dalam hati kita, sebagaimana firman Allah SWT:
لَنْ يَّنَالَ اللّٰهَ لُحُوْمُهَا وَلَا دِمَاۤؤُهَا وَلٰكِنْ يَّنَالُهُ التَّقْوٰى مِنْكُمْ
“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridaan) Allah, tetapi ketakwaan darimulah yang dapat mencapainya.” (QS. Al-Hajj: 37).
Segenap keluarga besar Khoiru Ummah mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H. Taqabbalallahu minna wa minkum. Semoga Allah senantiasa membimbing kita untuk menjadi hamba yang pandai bersyukur dan istiqamah dalam ketaatan. Mari rayakan hari kemenangan ini dengan penuh rasa syukur dan semangat untuk terus menebar manfaat bagi semesta. Aamiin.
24/05/2026
Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah
1.Puasa Arafah memiliki keutamaan besar dalam menghapus dosa. Rasulullah SAW bersabda:
"Puasa hari Arafah dapat menghapus dosa dua tahun yang telah lalu dan yang akan datang." (HR. Muslim)
Sedangkan puasa Tarwiyah dapat menghapus dosa setahun.
2. Pahala Setara dengan Puasa Setahun dan Dua Tahun
Dalam sebuah riwayat, disebutkan bahwa:
"Barangsiapa berpuasa pada hari Tarwiyah, maka pahalanya seperti puasa setahun; dan barangsiapa berpuasa pada hari Arafah, maka pahalanya seperti puasa dua tahun."
(HR. Ali Al-Muairi, At-Thibbi, Abu Sholeh, dan Ibnu Abbas) Mendapatkan Pahala Seperti Nabi-Nabi
3. Puasa Tarwiyah dan Arafah juga dianalogikan dengan kesabaran dan keutamaan nabi-nabi.
Dikatakan bahwa:
"Barang siapa berpuasa pada hari Tarwiyah, maka Allah akan memberinya pahala seperti pahala kesabaran Nabi Ayyub AS dalam menghadapi cobaan. Dan barang siapa berpuasa pada hari Arafah, maka Allah akan memberinya pahala seperti pahala Nabi Isa AS."
(HR. Muslim)
4. Doa yang Dikabulkan
Hari Arafah merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa. Rasulullah SAW bersabda:
"Sebaik-baiknya doa ialah doa pada hari Arafah." (HR. Tirmidzi)
5. Pembebasan dari Api Neraka
Hari Arafah juga dikenal sebagai hari di mana Allah SWT membebaskan banyak hamba-Nya dari siksa api neraka.
Rasulullah SAW bersabda:
"Tidak ada hari di mana Allah membebaskan hamba-hamba dari neraka lebih banyak daripada hari Arafah."
(HR. Muslim)
23/05/2026
Keberhasilan sebuah proses pendidikan tidak hanya diukur dari seberapa banyak teori yang dihafal atau seberapa tinggi nilai yang tertera di atas kertas. Di Khoiru Ummah, kita meyakini bahwa adab adalah fondasi utama yang harus dibangun sebelum ilmu pengetahuan diletakkan di atasnya. Tanpa adab yang mulia, ilmu pengetahuan yang luas cenderung menjerumuskan pemiliknya ke dalam lembah kesombongan dan kerusakan, yang justru menjauhkan dirinya dari rida Sang Pencipta.
Sejarah kegemilangan peradaban Islam mencatat bahwa para ulama besar menghabiskan waktu puluhan tahun hanya untuk mempelajari adab sebelum mereka menyelami dalamnya lautan ilmu. Hal ini dilakukan agar ilmu yang mereka miliki menjadi cahaya yang menuntun pada kebaikan, bukan beban yang memberatkan timbangan dosa. Generasi khoiru ummah haruslah menjadi generasi yang paling depan dalam memuliakan guru dan sesama, karena di situlah letak keberkahan yang akan menghidupkan manfaat ilmu mereka di tengah masyarakat.
Menghormati guru bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan bentuk ketaatan kepada syariat yang memerintahkan kita untuk memuliakan ahli ilmu. Dengan adab yang benar, pintu-pintu pemahaman akan terbuka lebih lebar dan ilmu yang diserap akan lebih menetap dalam sanubari serta menjadi penggerak amal shalih. Inilah prinsip dasar yang kami pegang teguh: mencetak ilmuwan yang berhati ulama, yang menempatkan kesantunan dan ketawaduan di atas segala gelar duniawi yang mereka kejar.
Pentingnya mendahulukan adab ini merupakan pesan mendalam dari para pendahulu kita yang shalih, sebagaimana yang ditekankan oleh Imam Malik rahimahullah:
تَعَلَّمِ الأَدَبَ قَبْلَ أَنْ تَتَعَلَّمَ الْعِلْمَ
“Pelajarilah adab sebelum engkau mempelajari suatu ilmu.”
Mari kita bersama-sama bersinergi antara sekolah dan rumah untuk terus memantau perkembangan adab anak-anak kita. Ketika adab sudah mendarah daging, maka proses transfer ilmu akan menjadi lebih mudah, indah, dan penuh keberkahan. Semoga Allah membimbing putra-putri kita menjadi generasi yang memiliki kecerdasan akal sekaligus kemuliaan akhlak.