17/12/2019
Teman2.... Kita mau mengadakan Reuni Akbar pd tgl 25 Jan 2020 di Sekolah AL-FATTAH... Datang ya...!
Sekolah AL-FATTAH MEDAN adalah salah satu Yayasan Pendidikan Islam terkemuka di kota Medan. Bagi And
17/12/2019
Teman2.... Kita mau mengadakan Reuni Akbar pd tgl 25 Jan 2020 di Sekolah AL-FATTAH... Datang ya...!
04/02/2018
Dah lama gak ngeliat halaman sekolah Al-Fattah... Ternyata udah berubah jadi keren... Foto diambil dari luar pada hari minggu (4-2-2018), jadi gak bisa masuk..
Admin mengucapkan Selamat Tahun Baru 2015 Kepada Seluruh Member SMU Al-Fattah Medan.. Semoga Tahun Ini Bisa Lebih Baik Dari Tahun Sebelumnya. Semoga Tahun Ini Bisa Mencapai Cita-Cita Kita. Tahun ini Menjadi Semangat Baru Untuk Bersama-sama Membangun Bangsa & Negeri Tercinta ini. Amin. :)
Mari Kita Kerja Kerja Kerja...!!!
Berikut susunan Kabinet Kerja selengkapnya:
Presiden RI : Joko Widodo
Wakil Presiden RI : M Jusuf Kalla
1. Menteri Sekretaris Negara : Praktino
2. Menteri Perencanaan Pembangunan Negara/Kepala Bappenas: Andrinof Chaniago
3. Menko Bidang Kemaritiman : Indroyono Soesilo
4. Menteri Perhubungan : Ignasius Jonan
5. Menteri Kelautan dan Perikanan: Susi Pudjiastuti
6. Menteri Pariwisata : Arief Yahya
7. Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral: Sudirman Said
8. Menko Bidang Polhukam : Tedjo Edy Purdijatno
9. Menteri Dalam Negeri : Tjahjo Kumolo
10. Menteri Luar Negeri : Retno Lestari Priansari Marsudi
11. Menteri Pertahanan : Ryamizard Ryacudu
12. Menteri Hukum dan HAM : Yasonna H Laoly
13. Menteri Komunikasi dan Informatika: Rudiantara
14. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Yuddy Chrisnandi
15. Menko Bidang Perekonomian: Sofjan Djalil
16. Menteri Keuangan : Bambang Brodjonegoro
17. Menteri BUMN : Rini M Soemarno
18. Menteri Koperasi dan UMKM: Anak Agung Gde Ngurah Puspayoga
19. Menteri Perindustrian : M Saleh Husin
20. Menteri Perdagangan : Rachmat Gobel
21. Menteri Pertanian : Amran Sulaiman
22. Menteri Ketenagakerjaan : Hanif Dhakiri
23. Menteri PU dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadi Muljono
24. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Siti Nurbaya
25. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN: Ferry Mursyidan Baldan
26. Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Puan Maharani
27. Menteri Agama : Lukman Hakim Saefuddin
28. Menteri Kesehatan : Nila F Moeloek
29. Menteri Sosial : Khofifah Indar Parawansa
30. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Yohanan Yambise
31. Menteri Kebudayaan dan Pedidikan Dasar dan Menengah: Anies Baswedan
32. Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi : M Nasir
33. Menteri Pemuda dan Olahraga: Imam Nahrawi
34. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi: Marwan Ja'far
03/10/2013
SMU AL-FATTAH angkatan 2001
kelas 2.
7 Tanda Anda Tidak Memiliki Mental Pengusaha
Akhir-akhir ini Entrepreneur sangat sering dibicarakan, dan telah menjadi tren baru dalam dunia bisnis. Anda juga mungkin merupakan salah satu dari orang-orang yang ingin mencoba membuka bisnis sendiri. Mungkin Anda telah melakukan banyak penelitian dan membaca banyak buku tentang Entrepreneur, dan merasa yakin bahwa menjadi seorang entrepreneur merupakan hal yang paling tepat untuk Anda.
Jangan dulu begitu yakin.
Sebelum Anda benar-benar mengetahui segala sesuatu tentang entrepreneur, Anda harus mempertimbangkan beberapa hal seperti berikut :
1. Anda masih menghabiskan waktu untuk Me-Time
Untuk menjadi seorang Entrepreneur, Anda harus siap meninggalkan segala kegiatan yang tidak berhubungan dengan usaha membangun bisnis Anda. Tidak akan ada lagi waktu untuk Anda melakukan hal-hal yang tidak penting dan tidak berhubungan, menghabiskan waktu untuk kepentingan diri Anda pribadi. Anda harus fokus dan menggunakan waktu Anda sebaik mungkin untuk memikirkan cara menghasilkan uang. Jika Anda tidak mampu melakukannya, Anda belum siap menjadi seorang entrepreneur.
2. Anda menghabiskan waktu menghayal tentang kantor Anda
Semua orang yang memulai bisnis nya sendiri pasti menginginkan ruang kantor yang lebih besar, sebagai pemiliknya. Memang Anda pantas untuk itu, tapi kantor yang besar hanya sesuai dengan brand dan bisnis yang besar p**a. Jika Anda ingin membuka sebuah restoran, orang-orang tidak akan melihat ruang kantor Anda, sehingga tidak akan bijak untuk mengahbiskan banyak biaya untuk membuat kantor Anda tampak wah.
3. Anda tidak mau melakukan pekerjaan-pekerjaan kasar
Jika Anda menjadi seorang entrepreneur, Anda mungkin berpikir untuk mempekerjakan orang lain. Itu memang benar, tapi apakah Anda juga menjadi enggan untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan kasar, atau pekerjaan ringan lainnya? Mungkin Anda berpikir bahwa membuang sampah bisa dilakukan oleh orang bayaran Anda, dan Anda harus fokus pada pekerjaan yang lebih penting? Jika hal itu membuat Anda enggan untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan kasar, maka Anda tidak memiliki jiwa entrepreneur. Seorang entrepreneur mau untuk bekerja keras dan apapun itu jenis pekerjaanya yang dapat menguntungkan dan tidak merugikan bisnis yang ia jalankan.
4. Anda merasa lebih produktif dengan barang-barang baru
Saat menjadi seorang entrepreneur, apakah Anda terdorong untuk membeli gadget-gadget baru? Apakah Anda merasa bahwa Anda membutuhkan barang-barang baru? Ataukah barang-barang baru itu hanya untuk memuaskan ego Anda? Pikirkanlah baik-baik tentang pengeluaran yang Anda lakukan, karena seberapa kecil pun pengeluaran itu, akan sangat berdampak pada bisnis yang Anda jalankan. Apakah Anda memang membutuhkannya?
5. Anda masih marah dengan pemotongan biaya
Jika Anda masih tidak bisa mengatasi pemotongan biaya, dan sumber daya yang terbatas, dan masih kesal akan pemotongan biaya, Anda tidak memiliki jiwa entrepreneur. Seorang entrepreneur dapat memanfaatkan sumber daya yang ada untuk menghasilkan keuntungan bagi perusahaannya.
6. Anda tidak dapat membagi kehidupan pribadi dan pekerjaan
Jika Anda tidak dapat membagi kehidupan pribadi Anda dengan pekerjaan Anda, dan Anda merasa bahwa Anda terlalu keras bekerja, maka Anda tidak memiliki jiwa entrepreneur. Seorang entrepreneur akan menikmati pekerjaanya sebagai bagian dari hidupnya. Ia tidak akan merasa tersiksa degnan pekerjaannya, karena tidak bisa dipungkiri bahwa pekerjaan sebagai entrepreneur akan lebih berat, karena seluru tanggung jawab ada di beban Anda.
7. Anda tidak rela membayar sebuah harga
Ketika menjalankan bisnis Anda, Anda pun wajib untuk membayar harga setiap hari, sama halnya ketika Anda bekerja untuk orang lain. Anda tidak dapat terlepas dari membayar sesuatu dengan uang atau kerja keras, karena hal itu merupakan kewajiban Anda. Sebagai pemilik bisnis, Anda mendapat hak di hari ini untuk bertahan dalam bisnis Anda besok. Dan hak itu diperoleh dari kepuasan konsumen terhadap bisnis yang Anda jalankan dan produk yang Anda jual. Konsumen lah yang menentukan apakah bisnis Anda layak bertahan atau tidak.(startupbisnis)
LOVE You ALL #
27/11/2012
4 KAMBING BERSAUDARA (http://www.facebook.com/acheng.watanabe)
27/11/2012
PERKENALAN #2
27/11/2012
PERKENALAN...
dag dig dug, ntar lagi pengumuman hasil UN.
Buat siswa-siswi Al-Fattah, Smoga Kalian Lulus Semua.
Amin.
*Jangan lupa slalu berdoa kepada Allah SWT.
WAJIB BACA ! ! !
"PENJELASAN KENAIKAN HARGA PREMIUM & SOLAR"
http://sosialisasi-bbm.wapresri.go.id/
(biar makin ngerti, dan gak asal demo2 anarki bgitu)