Slick Will 13

Slick Will 13 Passionate Educator

26/08/2026

You can't argue with results!

24/08/2026

Rockstar, please!

22/08/2026

Menendez has suffered a lot!

20/08/2026



KKN Arc: Final Part

22–26 Agustus 2019. Baiklah, aku tak akan menahan diri dan langsung saja menuangkan pandangan finalku tentang KKN, apa adanya.

Bagiku pribadi, mata kuliah ini benar-benar sesuatu yang dipaksakan. Bisa jadi, itu hanya pandanganku, namun tak menutup kemungkinan bahwa ini juga bersebab kami yang dijadikan kelinci percobaan, sehingga konsepnya hanya berujung menjadi formalitas.

Sempat beredar isu bahwa penyebab KKN diwajibkan adalah karena beberapa bulan sebelumnya, BAN-PT akhirnya memberikan akreditasi A pada kampus swasta itu. Dikatakan bahwa kampus terakreditasi A, wajib menyelenggarakan mata kuliah KKN. Tentu ini tidak benar.

KKN adalah mata kuliah opsional dengan banyak betul alternatif pengganti. Bahkan UI sekalipun tidak mewajibkan mata kuliah ini.

Sebagai kampus swasta yang saat itu memiliki delapan ormawa kandung dan masing-masing darinya menyelenggarakan bakti sosial (baksos) di setiap periodisasinya, mewajibkan KKN menjadi hal yang benar-benar konyol.

Lagi-lagi, ini menunjukkan betapa kampus itu benar-benar tidak tertarik mengadakan dialog yang deliberatif dengan para aktivis. Setiap kali diadakan audiensi dengan pihak rektorat, selalu saja mereka hanya dipertemukan dengan perwakilan, bukan pucuk rektorat itu sendiri. Takut kah?

Bahkan sejak 2019, aku memandang bahwa sangat mungkin bagi kampus untuk mengadakan kesepakatan dengan semua ormawa kandung yang ada.

"Setiap mahasiswa/i yang sudah mengikuti penuh kegiatan baksos komisariat mana pun minimal dua kali, maka gugur kewajiban KKN."

Sederhana, bukan? Toh, substansi kegiatannya sama.

Bahkan tidak hanya ormawa kandung, para HMJ juga bisa mengajukan kesepakatan yang sama, mengingat beberapa HMJ yang kutahu juga memiliki kegiatan baksos atau yang semacamnya.

Dan jika kesepakatan ini terjadi, ini merupakan kemenangan besar bagi tiap ormawa yang ada di kampus itu. Baksos mereka kemungkinan besar akan ramai setiap tahun dan tidak ada lagi istilah kekurangan orang.

Alih-alih sebulan penuh beraktivitas di kampung orang, hanya mengikuti dua baksos (total ±15 hari) dan menggugurkan kewajiban KKN bukanlah kesepakatan yang buruk, kan? 🀝🏼

18/08/2026

Rockstar and accessible doors πŸ™ŒπŸΌ

14/08/2026

Unqualified spy πŸ—Ώ

 KKN Arc: Part I17–21 Agustus 2019. Sebagai bagian dari Gelombang II yang akan mendarat di Desa Hulu dan menyambung masa...
13/08/2026



KKN Arc: Part I

17–21 Agustus 2019. Sebagai bagian dari Gelombang II yang akan mendarat di Desa Hulu dan menyambung masa bakti Gelombang I, kami temukan diri kami sedikit lebih santai dalam mempersiapkan berbagai hal. Jumlah survei yang harus kami lakukan pun tidak sebanyak mereka yang ada di Gelombang I.

Jika diingat-ingat lagi, barangkali aku hanya sekali ikut survei ke desa ini, namun waktu itu aku tak berkesempatan berjumpa langsung dengan sang kepala desa. Yang kutahu, kelompokku akan bermukim di rumah beliau selama sepuluh hari masa bakti kami.

Terdapat tiga kelompok dalam Gelombang II ini, dan masing-masing kelompok beranggotakan sepuluh orang. Entah obat-obatan jenis apa yang digunakan orang-orang di kelompok 1, sampai mereka memilihku untuk mengetuai kelompok ini. πŸ—Ώ

Jumat (16/8) itu, kami ber-30 mendarat di Desa Hulu. Sesampainya kami di sana, tampak rombongan Gelombang I sudah menunggu di balai desa. Mereka akan pulang menggunakan angkot yang kami tumpangi.

Kami pun menyempatkan briefing dengan ketua gelombang ini untuk dapat memetakan di bagian mana saja yang sudah tuntas mereka lakukan, dan di mana kami bisa meningkatkan atau bahkan menambahkan sesuatu terhadapnya. Satu hal yang pasti, gelombang kami akan banyak berkutat di sekitar perayaan kemerdekaan, walaupun aku masih tak yakin, sebenarnya kemerdekaan yang bagaimana yang sedang dirayakan.

Selepas salat isya, kami semua pun berkumpul untuk rapat di basecamp kelompokku. Wajar saja, rumah kepala desa memang tempat paling luas yang memungkinkan untuk menampung tiga puluh orang.

Sesi perkenalan pun dimulai, dan tentu tak luput dari ingatan, tentang bagaimana Kamerad MUHAMAD UMAR MUCKTAR memperkenalkan dirinya sebagai "Umar yang tinggal di Jalan Umar". 🀌🏼🀌🏼🀌🏼

Aku cukup bersyukur ditempatkan di gelombang ini. Setidak-tidaknya, ada lima orang yang sudah kukenal melalui petualanganku sebelumnya di kampus swasta itu.

Selama lima hari berikutnya, kami benar-benar hanya berfokus di sekitar perlombaan. Dokumentasi tentang berbagai perlombaan ini akan muncul pada isu pekan depan, bersamaan dengan pandangan finalku tentang KKN. 🀝🏼

12/08/2026

Brake-boosting in first person is wild

10/08/2026

Gender equality whack

08/08/2026

It's not Rockstar games if it's bug-free

Address

-
Medan
-

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Slick Will 13 posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share