GIKI Mediate

GIKI Mediate

Share

Penelitian dan pengembangan musik dan budaya gerejawi di Gereja Injili Karo Indonesia (GIKI)

Photos from Meme Comic Politik Karo's post 09/11/2024
Profile pictures 09/11/2024

Mari terus kita dukung dalam doa untuk saudara/i kita di Cinta Adil, Kecamatan Biru-biru (Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara) agar diberikan ketabahan, kekuatan, serta perlindungan.

Dan mari bersama terus kita kawal kasus ini untuk para korban agar mendapatkan keadilan dan para tersangka agar segera diamankan dan diberi ganjaran atas perbuatannya.

04/03/2024

๐—š๐—œ๐—ก๐—ง๐—œ๐—ก๐—š ๐— ๐—”๐—ก๐—œ๐—ž ๐— ๐—˜๐—ฅ๐—š๐—”๐—ก๐—” (๐—•๐—ฎ๐—ด๐—ถ๐—ฎ๐—ป ๐Ÿญ: ๐—”๐˜„๐—ฎ๐—น ๐——๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ ๐—ฆ๐—ฒ๐—ด๐—ฎ๐—น๐—ฎ๐—ป๐˜†๐—ฎ)
Oleh: Bastanta P. Sembiring
....

Alangkah terkejutnya Ginting Manik ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข melihat ๐˜ต๐˜ถ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ yang dia sayangi tergeletak di jalan bersimbah darah dengan tarikan nafas terbata-bata. Bukan main gejolak yang timbul di hatinya. Spontan dia berlari dan menghampiri. Mengangkat tubuh ๐˜ต๐˜ถ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จnya ke atas pengkuannya hingga ajal menjemput turangnya tersebut, ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ถ Ginting Manik.

Tepat di samping jasad ๐˜ต๐˜ถ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จnya yang baru saja menghembuskan nafas terakhir di pangkuannya, sesosok tubuh yang tidak asing juga tergeletak dengan bersimbah darah. Oh, dia masih bernafas, walau tampak berat.

Sedih bercampur benci, spontan Ginting Manik mencabut ๐˜ต๐˜ถ๐˜ฎ๐˜ฃ๐˜ถ๐˜ฌ ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข-nya dan membenamkannya ke perut tubuh Perangin-angin ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข sambil berkata: โ€œ๐˜Œ๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฎ ๐˜ถ๐˜ญ๐˜ช๐˜ฉ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ต ๐˜ฌ๐˜ฐ!โ€

Atas kejadian ini, Ginting Manik ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข dijatuhi hukuman penjara dan pembuangan ke Pulau Nusa Kambangan di Cilacap, Jawa Tengah.

Sudah kehilangan saudari kesayangannya dan harus menjalani hukuman bukanlah hal yang biasa bagi Ginting Manik yang selama ini dikenal ramah dan baik hati, serta sangat menjunjung tinggi adat istiadat Suku Karo.

* * * *

Di sebuah ๐˜’๐˜ถ๐˜ต๐˜ข yang disebut Namo Kelawas, Karo Jahรฉ, di sanalah Ginting Manik ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข beserta keluarga besarnya tinggal. Dia adalah ๐˜’๐˜ข๐˜ญ๐˜ช๐˜ฎ๐˜ฃ๐˜ถ๐˜ฃ๐˜ถ ๐˜š๐˜ช๐˜ฎ๐˜ข๐˜ซ๐˜ฆ๐˜ฌ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ฏ ๐˜“๐˜ถ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ dari ๐˜š๐˜ช๐˜ต๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ถ ๐˜”๐˜ฆ๐˜ณ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข yang adalah ๐˜ด๐˜ช๐˜ฃ๐˜ช๐˜ข๐˜ฌ (bukan/bedakang dengan ๐˜š๐˜ช๐˜ฃ๐˜ข๐˜บ๐˜ข๐˜ฌ) ๐˜ฌ๐˜ถ๐˜ต๐˜ข; artinya, kaum utama oleh karena leluhur mereka adalah ๐˜ด๐˜ช๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ฌ๐˜ช (pendiri) ๐˜ฌ๐˜ถ๐˜ต๐˜ข itu.

Tanah yang subur memberi hasil yang melimpah; udara sejuk, air mengalir jernih di sungai, ternak-ternak subur, serta dipimpin oleh seorang penghulu yang adil dan bijaksana membuat kehidupan di ๐˜ฌ๐˜ถ๐˜ต๐˜ข itu tampak sempurna.

Sudah menjadi tradisi dalam ๐˜ซ๐˜ข๐˜ฃ๐˜ถ (keluarga) Ginting Manik ๐˜”๐˜ฆ๐˜ณ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข, setiap generasi pasti ada seorang gadis dari ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜จ๐˜ข mereka yang kecantikannya melebihi rata-rata gadis seusiannya. Membuat semua mata tertuju kepadanya.

Keceriaan di wajah seorang gadis ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฌ ๐˜ด๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ๐˜ถ๐˜ฅ๐˜ข (anak paling kecil) di usia beranjak dewasa, membuat hati Ginting Manik ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข sedikit terobati setelah ditinggal mati kedua orangtuanya. Sebagai anak tertua dari lima bersaudara, otomatis dia harus menggantikan tugas orangtuanya menjaga, mendidik dan membesarkan keempat adiknya.

Sumpahnya dihadapan pusara kedua orangtuanya: โ€œ๐˜“๐˜ข๐˜ฃ๐˜ฐ ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ฑ๐˜ข๐˜จ๐˜ช ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ซ๐˜ข๐˜ฃ๐˜ถ ๐˜ฐ ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฅรฉ, ๐˜ฐ ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข, ๐˜ˆ๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ข๐˜จ๐˜ช-๐˜ข๐˜จ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ข ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ฌ๐˜ช ๐˜ซ๐˜ข๐˜ฃ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜ข ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ฌ-๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ฌ!โ€

Hal ini membuat gadis pujaannya ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ถ Sembiring Kembaren pun duluan dipersunting seorang jaksa Belanda di Kota Medan.

Kejujuran, keadilan, dan kasih menjadi pedoman hidupnya. Hal demikian juga diterapkannya mendidik adik-adiknya. Dia merupakan teladan, bukan hanya bagi adik-adiknya, tetapi juga bagi banyak orang. Sehingga dia pun sangat dicintai banyak orang.

* * * *

Amir, seorang sahabat Melayu Deli di Medan mengirim pesan kalau dia akan berkunjung dalam waktu dekat. Namun, seminggu kemudian, kembali sahabat tersebut mengirim pesan.

โ€œMaaf, saya tidak bisa memenuhi janji karena sedang sakit. Namun, seorang sahabat yang tertarik dengan perdagangan ๐˜จ๐˜ถ๐˜ญ๐˜ข (gula merah/aren) dan kembiri di ๐˜ฌ๐˜ถ๐˜ต๐˜ข kita akan datang. Dia ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜จ๐˜ข Perangin-angin, seorang putera saudagar dari Karo Bingรฉ. Kuharap ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฎ dapat membantunya,โ€ kata Amir dalam pesanya melalui sepucuk surat yang dikirim lewat para pedagang.

Selang beberapa hari kemudian, orang yang dimaksudkan oleh Amir telah tiba di kuta.

โ€œ๐˜”๐˜ฆ๐˜ซ๐˜ถ๐˜ข๐˜ฉ-๐˜ซ๐˜ถ๐˜ข๐˜ฉ, ๐˜ช๐˜ฎ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ญ,โ€ katanya kepada Ginting Manik ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข.

โ€œ๐˜ˆ๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ฎ๐˜ฆ ๐˜ฏ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ข Amir รฉ ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ด๐˜ถ๐˜ณ๐˜ข-๐˜ด๐˜ถ๐˜ณ๐˜ข ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ฆ๐˜ฉ๐˜ฆ๐˜ฏ ๐˜จ๐˜ถ๐˜ญ๐˜ข ๐˜ณ๐˜ข๐˜ด ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฃ๐˜ช๐˜ณ๐˜ช ๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ช,โ€ sambungnya lagi.

Percakapanpun terjadi antara dua pria ini.

Seminggu kemudian setelah kunjungan pertamanya, Peranginangin kembali dan memulai aktifitas berdagangnya.

Di Medan, Peranginangin dan Amir, serta beberapa orang lainnya memiliki firma bernama Poetra Karo โ€“ Deli yang bergerak dalam bidang ekspor komoditi lokal Sumatera Timur ke Singapura dan ke seluruh Semenanjung Malaya. Kwalitas ๐˜จ๐˜ถ๐˜ญ๐˜ข dan kemiri di Namo Kelawas sudah terkenal bagus, sehingga permintaan ekspor pun meningkat. Hal ini membuat pengusaha lainnya pun bergerak ke Namo Kelawas.

Untuk menjaga pasokan barang tetap terpenuhi, Peranginangin terpaksa harus sering datang ke Namo Kelawas.

Aktifitasnya yang kian sering di Kuta Namo Kelawas, serta tentunya Amir selalu menitipkan sesuatu untuk diberikan kepada Ginting Manik ๐˜”๐˜ฆ๐˜ณ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข, membuat perangin-angin pun sering singgah di rumah Ginting Manik.

Satu sore, saat hendak kembali ke Medan, Peranginangin singgah di rumah Ginting Manik untuk menyampaikan titipan dari Amir. Saat itu Ginting Manik belum sampai di rumah, dan hanya ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ถ Ginting ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฌ ๐˜ด๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ๐˜ถ๐˜ฅ๐˜ข yang didapati di rumah. Peranginangin pun bergegas pergi tanpa masuk ke rumah dan hanya meninggalkan titipan Amir.

Itulah pertemuan pertama Perangin-angin ๐˜”๐˜ฆ๐˜ณ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข dan ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ถ Ginting Manik.

Dan, sebulan ke depan baru mereka bertemu kembali.

๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ฎ๐—บ๐—ฏ๐˜‚๐—ป๐—ด...

๐—ฆ๐—ฒ๐—น๐—ฎ๐—ป๐—ท๐˜‚๐˜๐—ป๐˜†๐—ฎ (๐—•๐—ฎ๐—ด๐—ถ๐—ฎ๐—ป ๐Ÿฎ) ๐—น๐—ถ๐—ต๐—ฎ๐˜ ๐——๐—œ ๐—ฆ๐—œ๐—ก๐—œ https://www.facebook.com/share/p/ETzShqnhRGAUxUb1/?mibextid=oFDknk



28/02/2024

๐—ž๐—”๐—ง๐—” ๐—ข๐—ฅ๐—”๐—ก๐—š ๐—•๐—”๐—ง๐—”๐—ž ๐—ฆ๐—˜๐—ช๐—ข๐—ง: "๐—ง๐—œ๐——๐—”๐—ž ๐—”๐——๐—” ๐—ฆ๐—จ๐—ž๐—จ ๐—ž๐—”๐—ฅ๐—ข!"
....

Mejuah-juah!

Perdebatan di media sosial tentang Karo Bukan Batak (KBB) terus berlanjut.

Banyak orang mengatakan ini hal yang sia-sia, namun orang-orang yang sering berkata demikian malah mengambil peran aktif dan porsi yang bayak dalam perdebatan KBB.

Lucu juga ya orang-orang seperti ini?

Satu lagi yang lucu dari perdebatan ini, adalah banyaknya akun-akun Orang Batak dan akun-akun palsu menggunakan nama seolah itu akun Orang Karo tetapi sesungguhnya kita dapat identifikasi itu orang darimana; paling gentol dalam perdebatan ini.

Kata seorang, "ini masalah Suku Karo, kok kalian Orang Batak yang sewot!"

Benar juga sih. Tetapi itulah manusia, memang sudah alamiah lebih tertarik mencampuri urusan orang ketimbang ngurusi diri sendiri.

Tapi kalau dibilangin begini, langsung merajuk, sakit hati dan ngamuk-ngamuk ๐Ÿ˜

Ada p**a Orang Batak yang bilang, "Tidak ada Suku Karo itu!"

Sambungnya, "yang ada Batak Karo. Suku Karo hanya di Facebook", p**a katanya.

Kadang ada Orang Karo bersuara " STOP BATAKNISASI" dan bilang, "kami Karo bukan Batak!" langsung dituduh RASIS, tanpa sesungguhnya memahami apa itu RASIS!

Batak Karo maksud Orang Batak, ialah Orang-orang Batak yang menyebar ke Taneh Karo, atau Orang Karo keturunan Si Raja Batak!

Makin ngaur kan?

Tetapi di negeri ini, kembali siapa paling nyaring suaranya teriak-teriak itu yang didengar. Jadinya suara penyanyi sesungguhnya ketutup oleh suara tim h**e, h**e, h**e...!

Dituduh BATAKNISASI, klaim, sewot, dsb tersinggung. Tetapi nyatanya terus saja begitu!

Karo punya Suku (urusan) tetapi Batak yang sewot. Betul kan?

Satu lagi tentang pernyataan Orang Batak kalau Suku Karo tidak ada dan yang ada itu hanya Batak Karo (Suku Batak cabang Karo), dan katanya Suku Karo hanya ada di medsos... Sepertinya itu terbalik. Tetapi dipaksa seakan benar, supaya jangan nampak kalah OGAB dan kalah mop-nya!

Kami Suku Karo tidak pernah mengaku Batak. Dan bahkan jika ada Orang Karo yang merasa Batak itu hanya di medsos. Soalnya sepanjang hidup saya tidak pernah ketemu orang atau mendengar orang Karo berkata, "kita Kalak Batak e" atau "Kita Kalak Batak Karo e", tidak ada! Yang ada, " Kita Kalak Karo e!"

Berarti kan yang cuma ada di medsos itu Batak Karo. Sedangkan di dunia nyata yang ada Suku Karo atau Kalak Karo.

Jangan sewot ya! ๐Ÿ˜

"Damai itu indah" terus kita bilang. Iya, indah kalau saling menghormati.

Sepertinya saudara dan saudari Orang Batak perlu belajar dari hubungan Karo dengan Pakpak, Alas dan Gayo. Karena, walaupun banyak persamaan dan terikat cerita tradisi dan sejarah, tetapi tidak pernah saling singgung dan tidak saling klaim!

Salam buat yang SEWOT, semoga cepat tobat!

Kami Suku Karo bukan Batak!

Mejuah-juah INDONESIA ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ


29/11/2023

๐Ÿฏ ๐—Ÿ๐—”๐—š๐—จ ๐—ž๐—”๐—ฅ๐—ข ๐—ฌ๐—”๐—ก๐—š ๐—•๐—˜๐—ฅ๐—–๐—˜๐—ฅ๐—œ๐—ง๐—” ๐—ง๐—˜๐—ก๐—ง๐—”๐—ก๐—š ๐—š๐—˜๐—ฅ๐—˜๐—๐—”
....

Mejuah-juah!

Berikut tiga syair & lagu yang ditemukan oleh Mecopolka dalam Bahasa Karo dan musik Karo yang menggambarkan/bercerita tentang gereja, ada: ยน GBKP Simalem, ยฒ Pasu-pasu GIKI dan ยณ Katolik Sibadia.

Menariknya, 3 (tiga) lagu Berbahasa Karo ini menggambarkan tiga gereja dari 3 aliran yang berbeda juga (Protestan, Injili/Evangelism dan Katolik), dan ini juga sangat tampak jelas dari kata-kata yang dipakai dalam syairnya.

Berikut kami sajikan ke tiga lirik dari lagu tersebut beserta link youtube untuk kade-kade Meme Comic Politik Karo dapat mendengarkannya.

๐Ÿญ. ๐—š๐—•๐—ž๐—ฃ ๐—ฆ๐—œ๐— ๐—”๐—Ÿ๐—˜๐— 

GBKP simalem enda
Seh kel nge riahna turang senina
kujape kita lawes ringan
Labo terlupaken

Seh kel nge teremna jelmana
la lit si metuda ngerana
Lit ka deba ndekah lanai jumpa
Lanai tehna tuturna

Emaka lawes kel gia kita
Nadingken Tanah Karo Simalem
Ula lupaken GBKP enda
Em me man cikepenta

Ula lupaken GBKP enda
Amin perdalanta gia mbelang
Labo perkade-kadenta sirang
Nande Bapa Turang

Ula lupaken GBKP enda
Amin perdalanta gia mbelang
Labo perkade-kadenta sirang
Nande Bapa Turang

Lihat di youtube: https://youtu.be/zsmYlRpX64A?si=_E-_OIFU9L6opUnX

๐Ÿฎ. ๐—ฃ๐—”๐—ฆ๐—จ-๐—ฃ๐—”๐—ฆ๐—จ ๐—š๐—œ๐—ž๐—œ

Gereja Injili Karo Indonesia
Ersada arih ersada kata
Ndalanken dahinNa si badia
Pebelangken Berita Si Meriah

Taneh Karo Simalem bena-benana
Itetapken TUHAN jadi ulu maler KataNa
Kalak Karo pakeNa jadi alatNa
Man k'rina bangsa guna ngaloken pasu-pasuNa

Pasu-pasu o, TUHAN
Merga Silima sebelang-belang doni
Pasu-pasu o, Bapa
Kami Gereja Injili Karo Indonesia

Lihat di youtube: https://youtu.be/XMygkFBVTNo?si=ByGltoPcuNsQTy9o

๐Ÿฏ. ๐—ž๐—”๐—ง๐—ข๐—Ÿ๐—œ๐—ž ๐—ฆ๐—œ๐—•๐—”๐——๐—œ๐—”

ยน Man banta kerina umat Katolik sibadia
Makana tutuslah ateta ku gereja
Kata Dibata ban palas kegeluhenta
Makana kita ipasu-pasu Dibata
Makana kita ipasu-pasu Dibata

I bas Gereja Katolik sibadia
La kalak karo ngenca ialo-alona
Enterem suku mbue nge erbagena
Labo kap kita ndube ipilih-pilihna
Labo kap kita ndube ipilih-pilihna

๐™ง๐™š๐™›๐™›:

Katolik, Katolik
Katolik sibadia kap gelarna
Katolik o, Katolik
Katolik sibadia kep gelarna

ยฒ Ibas Gereja Katolik sibadia
Mbue Pastorna, Perater rikut ras Susterna
Ringan i kota bage pe i kuta-kuta
Labo kap kita ndube ipilih-pilihna
Kerina kita ndube isiar-siarna

Aminna kai kel gia pendahinta
Ula lupa kita muji Dibata
Enem wari kita lawes ku juma
Pepituken kita lawes ku gereja
Pepituken kita lawes ku gereja

Adina lawes kita pagi erlajang
Entah kin pe ndahiken kerja-kerja
Ije ertoto erbahan tanda silang
E me tandana kita si sada rarasen
E me tandana kita si sada rarasen

to reff...

Lihat di youtube: https://youtu.be/UDcnWsGuh94?si=qVJodhv6swbOxjeA

10/11/2023

๐—ฃ๐—ฒ๐—บ๐—ฏ๐—ฎ๐—ป๐—ด๐˜‚๐—ป๐—ฎ๐—ป ๐—ฃ๐—ฎ๐˜๐˜‚๐—ป๐—ด ๐—๐—ผ๐—ธ๐—ผ๐˜„๐—ถ ๐—ฑ๐—ถ ๐—Ÿ๐— ๐—— ๐—ž๐—ฎ๐—ฟ๐—ผ - Menjadi Patung Ke 2 Presiden RI Yang Berdiri di Dataran Tinggi Karo
....

Mejuah-juah.

Masyarakat Liang Melas Datas (LMD) di Dataran Tinggi Karo sepakat bersama membangun ๐˜‘๐˜ถ๐˜ฎ๐˜ข Jokowi dan Patung Jokowi.

Rencananya di ๐˜‘๐˜ถ๐˜ฎ๐˜ข (kebun/taman) seluas 2 (dua) hektar yang terletak di Kuta Mbelin, Kecamatan Lau Baleng (Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara) tersebut akan berdiri patung Jokowi setinggi 6 meter.

Pembangunan ๐˜ซ๐˜ถ๐˜ฎ๐˜ข dan patung Jokowi ini ditafsir akan menelan biaya sebesar Rp 2,5 milyar yang berasal dari dana patungan masyarakat LMD dan sumbangan dari Walikota Medan Bobby Nasution yang merupakan menantu dari Jokowi.

Berdirinya patung Presiden Joko Widodo ini dilatarbelakangi atas rasa syukur dan terimakasih dari warga LMD atas perhatian Presiden Joko Widodo terhadap pembangunan infrastruktur ke kawasan Liang Melas Datas dan patung ini nantinya akan menjadi patung pemimpin negeri ini yang ke dua yang pernah berdiri di Dataran Tinggi Karo, dimana sebelumya sudah berdiri patung presiden pertama RI (Ir Soekarno) di halaman bekas rumah pengasingan Soekarno di Lau Gumba, Berastagi (Karo).

Dengan keberadaan ๐˜ซ๐˜ถ๐˜ฎ๐˜ข dan patung Jokowi ini semoga dapat meningkatkan kunjungan wisata ke Dataran Tinggi Karo, meningkatkan kepedulian dan perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur daerah khususnya Dataran Tinggi Karo atau dengan kata lain ini menjadi alarm bagi pemerintah pusat dan daerah. Dan menjadi pengingat bagi generasi Karo untuk berani menyuarakan aspirasi dengan cara yang kreatif dan santun.

Mejuah-juah INDONESIA ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

08/09/2023
Photos from GIKI Mediate's post 24/08/2023

๐—ž๐—˜๐— ๐—•๐—”๐—Ÿ๐—œ ๐—ž๐—˜ ๐—•๐—จ๐—Ÿ๐—จ๐—›๐—”๐—ช๐—”๐—ฅ ๐—ฆ๐—œ๐— ๐—”๐—Ÿ๐—˜๐— 
...Gereja Injili KARO Indonesia๐—ž๐—œ (Gereja Injili KARO Indonesia) pertama kali melakukan kegiatannya di Buluhawar yakni pada Juni 2013 lalu. Saat itu bertepatan dengan Ulang Tahun Sinode GIKI ke 21 tahun.

Dipilihnya Buluhawar sebagai salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan PTS (Persekutuan Tingkat Sinode) GIKI 2013 adalah karena Buluhawar diyakini sebagai lokasi pemberitaan Injil pertama kepada Suku Karo. Maka di tahun 2013 Sinode GIKI melakukan kegiatan Napak Tilas ๐˜š๐˜ฆ๐˜ฉ๐˜ฏ๐˜ข ๐˜‰๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ช๐˜ต๐˜ข ๐˜š๐˜ช๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ช๐˜ข๐˜ฉ ๐˜’๐˜ถ ๐˜’๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ฌ ๐˜’๐˜ข๐˜ณ๐˜ฐ di Buluhawar.

Usai kegiatan di 2013 itu praktis tidak pernah lagi GIKI mengadakan kegiatan di Buluhawar. Padahal, GIKI sebagai Gereja ataupun organisasi kemasyarakatan dalam bidang kerohanian yang memakai nama Karo, baik sebagai kelompok masyarakat (suku) maupun wilayah (Taneh Karo Simalem dan Kabupaten KarGereja Injili KARO Indonesia (GIKI)kuat dengan Buluhawar.

Gereja Injili KARO Indonesia (GIKI) merupakan organisasi kemasyarakatan dalam bidang kerohanian ke tiga yang pernah ada memakai nama Karo.

Sebelumnya sudah ada ๐˜’๐˜ข๐˜ณ๐˜ฐ ๐˜’๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฌ (Gereja Karo)ยน yang dipelopori oleh para misionaris NZG (๐˜•๐˜ฆ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ด๐˜ค๐˜ฉ ๐˜ก๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ ๐˜Ž๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ฐ๐˜ฐ๐˜ต๐˜ด๐˜ค๐˜ฉ๐˜ข๐˜ฑ) (hingga 1941) dan GBKP (Gereja ๐˜‰๐˜ข๐˜ต๐˜ข๐˜ฌ Karo Protestan)ยฒ yang nama ini muncul sejak 1941 hingga sekarang, serta GIKI (Gereja Injili KARO Indonesia)ยณ yang hadir sejak 1992 hingga sekarang.

Memang ada banyak sinode gereja yang lahir di Taneh Karo Simalem, baik di ๐˜Ž๐˜ถ๐˜จ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜จ (Dataran Tinggi Karo/Kabanjahe sekitarnya) maupun di ๐˜‘๐˜ข๐˜ฉรฉ (Medan sekitarnya), dan juga didirikan oleh Orang Karo, tetapi baru yang 3 (tiga) disebutkan di atas yang memakai nama Karo.

Sebagai Gereja Karo (gereja yang didominasi Suku Karo-red) tentunya GIKI juga harus dapat berperan lebih aktif lagi dalam pemeliharaan dan pengembangan situs sejarah Kekristenan bagi Suku Karo ataupun Sumatera Utara ini (Buluhawar-red), sebagai bentuk penghormatan, rasa syukur dan tanggungjawab atas anugrah dari Tuhan yang telah memilih Buluhawar sebagai titik awal Injil sampai dan menyebar kepada Suku Karo dan Taneh Karo.

Minggu [20/8/2023], setelah 20 tahun kemudian (setelah PTS GIKI 2013 di Buluhawar) dan 133 tahun (sampainya H.C. Krujt), Tuhan membukakan jalan kembali bagi Gereja Injili Karo Indonesia (GIKI) untuk kembali mengadakan pelayanan ke Buluhawar dengan mengadakan Ibadah Minggu dan bersamaan dengan melakukan penerimaan sebagai Anggota Jemaat GIKI d

02/08/2023

๐—ฃ๐—ข๐—ง๐—˜๐—ก๐—ฆ๐—œ ๐—ฃ๐—˜๐— ๐—•๐—˜๐—ก๐—ง๐—จ๐—ž๐—”๐—ก ๐—ฃ๐—ฅ๐—ข๐—ฉ๐—œ๐—ก๐—ฆ๐—œ ๐—ง๐—”๐—ก๐—˜๐—› ๐—ž๐—”๐—ฅ๐—ข - ๐—ž๐—ฒ๐—ธ๐—ฎ๐˜†๐—ฎ๐—ฎ๐—ป ๐—ง๐—ฎ๐—ป๐—ฒ๐—ต ๐—ž๐—ฎ๐—ฟ๐—ผ ๐—ฆ๐—ถ๐—บ๐—ฎ๐—น๐—ฒ๐—บ (๐—•๐—ฎ๐—ด๐—ถ๐—ฎ๐—ป ๐Ÿญ)
....

Mejuah-juah!

๐—ž๐—”๐—ฅ๐—ข merupakan salah satu kelompok etnis ataupun suku terbesar di Sumatera Utara, bahkan di Pulau Sumatera, yang pusat penyebarannya meliputi beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara hingga NAD (Nangroe Aceh Darussalam).

Dan salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Utara juga dinamai dengan nama "karo", yakni Kabupaten Karo.

Seorang antropolog di Universitas Leiden (Belanda) pernah mengakatan, Karo sebagai sebuah suku secara kekayaan budayannya di Nusantara hanya mampu disaingi oleh Jawa, Sunda dan Bali.

Selain kaya akan produk budaya, Karo juga memiliki kekayaan alam yang terkandung di tanah ulayatnya yang dikenal dengan Taneh Karo Simalem yang dalam nomenklatur Karo Siadi secara garis besar terbagi dalam dua wilayah, yakni Karo Gugung (Dataran Tinggi Karo) dan Karo Jahe (Hilir/Dataran Rendah) yang terbentang dari Pantai Barat hingga Pantai Timur bagian Utara Pulau Sumatera. Dari Teluk Aru di Langkat (Sumatera Utara) hingga pinggiran Sungai Siak di Riau.

Namun seiring waktu, wilayah Karo semakin sempit oleh berbagai faktor, bahkan saat ini seperti dikuatkan anggapan bahwa tanah ulayat Karo atau Taneh Karo sama dengan ataupun hanya sebatas Kabupaten Karo saja. Sehingga keberadaan Karo di luar Kabupaten Karo, semisal di Kota Medan, Deliserdang, Langkat, Binjai, Serdang Bedagai, dll dianggap sebagai pendatang. Padahal Karo ataupun Suku Karo adalah suku atau masyarakat asli (pribumi) dari beberapa daerah (kabupaten/kota) yang disebut itu.

Alam yang luas dan indah dengan udara yang bervariasi memiliki potensi besar untuk pengembangan wisata. Maka kita lihat hampir semua objek wisata populer di Sumatera Utara ini berada di wilayah-wilayah adat Suku Karo, baik di sekitaran Dataran Tinggi Karo maupun di Karo Jahe (Karo Hilir).

Tanah yang subur dengan 2 (dua) gunung merapi yang masih aktif (Sinabung & Sibayak) membuat masyarakat Karo sejahtera dari sektor pertanian. Taneh Karo, khususnya di Dataran Tinggi Karo (Kabupaten Karo) merupakan surganya tanaman hortikultura dan terbesar di Nusantara.

Selain kemampuan bertani yang mumpuni, diakui dan telah teruji, Orang Karo juga sangat terampil dalam ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฑ๐˜ฐ๐˜ฅ๐˜ช (menepa logam, baik tembaga, perak, perunggu, besi, apalagi emas).

Aktivis penambangan logam khususnya emas serta pengolahannya sudah beratus-ratus bahkan mungkin beribu tahun lalu telah dilakukan Orang Karo dan di Taneh Karo. Tentu aktivitas ini didukung oleh bahan baku yang tersedia di perut ๐˜‰๐˜ถ๐˜ฎ๐˜ช ๐˜›๐˜ถ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ (julukan untuk Taneh Karo).

Kualitas dan hasil pengerjaan emas Karo diakui memiliki kualitas tinggi. Hal ini juga mungkin yang melatarbelakangi banyak Orang Karo dari dulu hingga kini menekuni usaha toko emas.

Coba pembaca berjalan-jalan di Kota Medan dan kota-kota lainnya khususnya di Sumatera Utara, pasti mudah menemukan toko emas milik Orang Karo.

Selain kekayaan logam juga ada batubara, gas dan panas bumi, minyak, dll.

Namun kekayaan alam Taneh Karo itu belumlah sebanding dengan kualitas dan kuantitas pembangunan di Taneh Karo, baik di Gugung ataupun Jahe. Infrastruktur untuk mendukung kemajuan di Karo masih sangat kurang. Dan salah satu faktor utama dari kurangnya peran negara dalam pembangunan infrastruktur pendukung kemajuan di Karo adalah lemahnnya lobi-lobi politik dan elit-elit Karo ke negara atau pusat.

๐™ฑ ๐šŽ ๐š› ๐šœ ๐šŠ ๐š– ๐š‹ ๐šž ๐š— ๐š ...

Mejuah-juah INDONESIA ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

31/07/2023

๐— ๐—˜๐—๐—จ๐—”๐—›-๐—๐—จ๐—”๐—› ๐— ๐—˜๐——๐—”๐—ก!
....

๐— ๐—ฒ๐—ท๐˜‚๐—ฎ๐—ต-๐—ท๐˜‚๐—ฎ๐—ต!

Barusan lewat di depan tugunya Sang Jendral kebanggaan Sumatera Utara, khususnya kita Suku Karo.

Ini merupakan tugu/monumen ke 2 (dua) dari Pahlawan Nasional Letjen (Pur) Djamin Ginting yang berdiri di Kota Medan, dimana sebelumnya juga sudah ada berdiri tugu/monumen Djamin Ginting tepat di depan Markas Kodam I/Bukit Barisan.

Selain tugu/monumen, tentu adalah nama jalan yang paling terkenal dari penggunaan nama Pahlawan Nasional asal Karo ini, yakni Jalan Letjen Djamin Ginting (Jamin Ginting) yang terbentang dari Kota Medan hingga Kota Kabanjahe di Dataran Tinggi Karo (Kabupaten Karo) yang merupakan jalan terpanjang dengan nama tokoh yang baru-baru ini juga telah diakui oleh Muri (Museum Rekor Indonesia). Dan selain jalan, untuk di Kota Medan juga ada flay over Jamin Ginting yang menghubungkan Jl. A.H. Nasution dengan Jl. Ngumban SurbaktiSurbakti dan Mini Museum Djamin Ginting di Markas Kodam I/BB.

Hingga saat ini untuk tokoh Karo di Kota Medan selain tugu/monumen Djamin Ginting ada juga tugu/monumen Pendiri Kota Medan yakni Guru Patimpus Sembiring Pelawi, serta penulis syair dan lagu Djaga Sembiring Depari.

Semoga para tokoh-tokoh Karo, Gubernur dan DPRD Sumatera Utara, Walikota dan DPRD Kota Medan dan tentunya masyarakat Suku Karo juga memiliki keinginan kuat untuk pendirian tugu/monumen atau penamaan jalan untuk tokoh Karo lainnya, terkhususnya untuk Pahlawan Nasional Kiras Bangun (Pa Garamata).

JASMERAH (jangan sesekali melupakan sejarah) ๐˜ฏ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ข ๐˜ฌ๐˜ช๐˜ฏ ๐˜‰๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข ๐˜™๐˜ข๐˜บ๐˜ข๐˜ต ๐˜š๐˜ช๐˜ณ๐˜ถ๐˜ญ๐˜ฐ Ir Soekarno!

Mejuah-juah INDONESIA ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

Want your school to be the top-listed School/college in Medan?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Telephone

Address


Jalan Bunga Lau
Medan
20136