03/11/2015
CINTA ALLAH dan TANDA KEINGINAN BAIKNYA
KEPADA SEORANG HAMBA
Cara Allah cinta kepada hambanya
1. Allah memudahkan hambanya dengan amal –perbuatan- penghuni sorga
Abu Dawud meriwayatkan:
أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ سُئِلَ عَنْ هَذِهِ الْآيَةِ
{ وَإِذْ أَخَذَ رَبُّكَ مِنْ بَنِي آدَمَ مِنْ ظُهُورِهِمْ }
قَالَ قَرَأَ الْقَعْنَبِيُّ الْآيَةَ فَقَالَ عُمَرُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْهَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ خَلَقَ آدَمَ ثُمَّ مَسَحَ ظَهْرَهُ بِيَمِينِهِ فَاسْتَخْرَجَ مِنْهُ ذُرِّيَّةً فَقَالَ خَلَقْتُ هَؤُلَاءِ لِلْجَنَّةِ وَبِعَمَلِ أَهْلِ الْجَنَّةِ يَعْمَلُونَ ثُمَّ مَسَحَ ظَهْرَهُ فَاسْتَخْرَجَ مِنْهُ ذُرِّيَّةً فَقَالَ خَلَقْتُ هَؤُلَاءِ لِلنَّارِ وَبِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ يَعْمَلُونَ فَقَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَفِيمَ الْعَمَلُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ إِذَا خَلَقَ الْعَبْدَ لِلْجَنَّةِ اسْتَعْمَلَهُ بِعَمَلِ أَهْلِ الْجَنَّةِ حَتَّى يَمُوتَ عَلَى عَمَلٍ مِنْ أَعْمَالِ أَهْلِ الْجَنَّةِ فَيُدْخِلَهُ بِهِ الْجَنَّةَ وَإِذَا خَلَقَ الْعَبْدَ لِلنَّارِ اسْتَعْمَلَهُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ حَتَّى يَمُوتَ عَلَى عَمَلٍ مِنْ أَعْمَالِ أَهْلِ النَّارِ فَيُدْخِلَهُ بِهِ النَّارَ
Artinya : Bahwasannya Umar bin Al Khattab ra. ditanya tentang ayat ini
“ Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka”
Dia mengatakan bahwa Al qa'nabi pernah membaca ayat tsb. maka Umar ra. mengatakan aku mendengar Rasulullah Saw ditanya tentang ayat tsb. maka Rasulullah Saw bersabda : bahwa Allah 'azza wa Jalla menciptakan Nabi Adam as. dan kemudian menyentuh punggungnya dengan tangan kanannya maka keluarlah/terciptalah anak keturunan dari Nabi Adam as. maka kemudian Allah SWT berfirman : Aku telah menciptakan mereka sebagai penghuni syurga dan mereka ber'amal dengan 'amalan ahli syurga, kemudian Allah SWT menyentuh lagi punggung Nabi Adam as. maka keluarlah/terciptalah keturunan dari Nabi Adam as. maka kemudian Allah SWT berfirman : Aku telah menciptakan mereka sebagai penghuni neraka dan mereka ber'amal dengan 'amalan ahli neraka. maka seorang lelaki berkata Ya Rasulallah bagaimana kami ber'amal? maka Rasulullah saw bersabda : sesungguhnya Allah 'azza wa Jalla jika menciptakan seorang hamba sebagai penghuni syurga, maka Allah SWT akan membuatnya ber'amal dengan 'amalan ahli syurga dan hamba tsb. akan ber'amal dengan 'amalan ahli syurga tsb. sampai dia meninggal dunia dan memasukkannya ke dalam syurga. dan jika Allah SWT menciptakan seorang hamba sebagai penghuni neraka, maka Allah SWT akan membuatnya ber'amal dengan 'amalan ahli neraka dan hamba tsb. akan ber'amal dengan 'amalan ahli neraka tsb. sampai dia meninggal dunia dan memasukkannya ke dalam neraka
2. Allah menggunakan hambanya dengan memberinya taufiq (kemauan&kemampuan) beramal shalih sebelum ia meninggal kemudian mencabut ruhnya dalam keadaan seperti itu.
Dalam musnad imam ahmad :
لأحمد في المسند:
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِعَبْدٍ خَيْرًا اسْتَعْمَلَهُ قَبْلَ مَوْتِهِ فَسَأَلَهُ رَجُلٌ مِنْ الْقَوْمِ مَا اسْتَعْمَلَهُ قَالَ يَهْدِيهِ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلَى الْعَمَلِ الصَّالِحِ قَبْلَ مَوْتِهِ ثُمَّ يَقْبِضُهُ عَلَى ذَلِكَ
Artinya : Bahwa Rasulullah saw telah bersabda; jika Allah SWT menginginkan kebaikan kepada hambanya maka Allah SWT akan menggunakannya sebelum dia meninggala dunia, maka seorang lelaki dari satu kaum bertanya; apa yang dimaksud dengan menggunakannaya? Maka Rasulullah bersabda; Allah ‘azza wa jalla memberikannya hidayah sehingga dia bisa ber’amal sholeh sebelum meninggal dunia kemudian Allah SWT mencabut ruhnya dalam keadaan seperti itu.
3. Allah membalas kesalahan hambanya di dunia
Sunan turmudzi:
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِعَبْدِهِ الْخَيْرَ عَجَّلَ لَهُ الْعُقُوبَةَ فِي الدُّنْيَا وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِعَبْدِهِ الشَّرَّ أَمْسَكَ عَنْهُ بِذَنْبِهِ حَتَّى يُوَافِيَ بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Artinya ; Jika Allah SWT menginginkan kebaikan kepada hambanya, maka Allah SWT menyegerakan balasannya di dunia, dan jika Allah SWT menginginkan keburukan kepada hambanya maka Allah SWT menunda balasannya sampai datangnya hari kiamat kelak.
Allah menahan hambanya dari lebihnya amal shalih agar tidak terkena penyakit ujub
Allah berikan hambanya taufiq untuk memperbanyak amalan yang sunnat –tidak wajib-
Allah akan menjadi pendengar dan pelihat serta penolong juga pembela orang yang dicintainya
Allah akan memenuhi panggilan, memberi permohonan, membalas pengabdian hamba kesayangannya
Allah memilih bagi hamba yang dicintainya suasana yang akan menjaga imannya
Semoga kita terpilih sebagai hamba yang dicintai oleh Allah SWT dengan tanda “ adanya ‘amal sholeh yang selalu melekat pada diri kita dalam setiap suasana dan keadaan sampai kita meninggal dunia “ amiin.
To be continue ………