07/07/2026
SD IT ABATA LOMBOK Buka Tahun Ajaran dengan Pendekatan AI, Siapkan Generasi Berkarakter yang Memimpin Masa Depan
Mataram – Ketika banyak sekolah memanfaatkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hanya untuk memperkenalkan tata tertib dan lingkungan belajar, SD IT ABATA LOMBOK memilih menghadirkan arah yang berbeda. Tahun ajaran 2026/2027 dibuka melalui MPLS bertema "Explore AI and Achieve Excellence", sebuah langkah yang menempatkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai bagian dari literasi masa depan sejak hari pertama anak memasuki bangku sekolah.
Program yang berlangsung pada 13–17 Juli 2026 itu dirancang bukan untuk mengajarkan anak menggunakan AI secara instan, melainkan membangun cara berpikir yang kritis, kreatif, kolaboratif, serta menanamkan nilai-nilai spiritual Islam sebagai fondasi dalam memanfaatkan teknologi secara bijaksana dan bertanggung jawab.
Pembina SEKOLAH ABATA LOMBOK, Dr. Saharjo, S.H., M.Kn., M.H., mengatakan tantangan pendidikan hari ini bukan hanya mencetak anak yang cerdas secara akademik, tetapi juga melahirkan generasi yang memiliki iman, adab, dan integritas di tengah derasnya perkembangan teknologi.
"Kami tidak ingin anak-anak hanya mahir menggunakan AI. Yang lebih penting adalah mereka memiliki hati yang dekat kepada Allah SWT, berakhlak mulia, mencintai Al-Qur'an, menghormati guru dan orang tua, serta memahami bahwa setiap ilmu dan teknologi adalah amanah yang harus digunakan untuk menghadirkan kebaikan. Teknologi boleh semakin canggih, tetapi iman dan akhlak harus tetap menjadi kompas kehidupan," ujar Saharjo.
Kepala SD IT ABATA LOMBOK, Lia Oktavia, S.Pd., Gr., menjelaskan bahwa seluruh rangkaian MPLS dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus memperkuat karakter spiritual peserta didik sejak hari pertama.
"Anak-anak akan dibiasakan memulai aktivitas dengan doa, menjaga salat, mencintai Al-Qur'an, menghormati sesama, serta belajar bahwa kecerdasan tidak hanya diukur dari kemampuan berpikir, tetapi juga dari kejujuran, kepedulian, kedisiplinan, dan akhlak yang baik. Kami ingin mereka memahami bahwa AI hanyalah alat, sedangkan hati yang beriman adalah penuntun dalam setiap keputusan," kata Lia.
Selama lima hari pelaksanaan MPLS, peserta didik akan mengikuti pembiasaan ibadah, penguatan karakter, pengenalan budaya sekolah, permainan edukatif, aktivitas kolaboratif, serta eksplorasi teknologi yang dikemas sesuai usia anak dan dipadukan dengan nilai-nilai Islam.
Melalui tema "Explore AI and Achieve Excellence", SD IT ABATA LOMBOK menegaskan komitmennya menghadirkan pendidikan yang memadukan keunggulan akademik, kecakapan teknologi, dan kekuatan spiritual. Sekolah meyakini bahwa masa depan membutuhkan generasi yang tidak hanya mampu menciptakan teknologi, tetapi juga memiliki kebijaksanaan, keimanan, dan akhlak untuk menggunakannya demi kemaslahatan umat dan peradaban.
Saharjo Lombok
Amalia Shufiana
TAMAN KANAK KANAK ABATA
Smpit Abata Lombok