MAN 3 Kota Mataram

MAN 3 Kota Mataram Unggul Dalam , Keluhuran Akhlak, Penguasaan Keterampilan dan Menjadi Madrasah Aliyah Rujukan Pada Tahun 2030

Semarak Maulid Nabi di MAN 3 Kota Mataram: Kompetisi Dulang, Belajar Sedekah dan Berbagi dalam Keteladanan Rasulullah SA...
31/08/2026

Semarak Maulid Nabi di MAN 3 Kota Mataram: Kompetisi Dulang, Belajar Sedekah dan Berbagi dalam Keteladanan Rasulullah SAW

Mataram, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MAN 3 Kota Mataram berlangsung semakin semarak dan penuh makna melalui kegiatan Kompetisi Dulang yang diikuti oleh seluruh peserta didik. Kegiatan ini bukan sekadar perlombaan kreativitas dalam menyusun dan menghias dulang, tetapi menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai kepedulian, berbagi, sedekah, kebersamaan, dan keteladanan Rasulullah Muhammad SAW.

Dengan penuh antusiasme, para siswa dari berbagai kelas mempersiapkan dulang terbaik mereka. Beragam sajian disusun dengan kreatif, menarik, dan penuh kekompakan. Namun, ada makna yang jauh lebih besar di balik indahnya tampilan setiap dulang, yaitu semangat untuk memberi dan berbagi kepada sesama.

Kompetisi Dulang tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Melalui kegiatan ini, MAN 3 Kota Mataram berupaya menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya disampaikan melalui ceramah, tetapi juga diwujudkan dalam pengalaman nyata yang dapat dirasakan langsung oleh para siswa.

Rasulullah SAW dikenal sebagai pribadi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama. Beliau mengajarkan umatnya untuk gemar berbagi, membantu, dan memberikan manfaat kepada orang lain. Semangat inilah yang ingin dihidupkan melalui kegiatan Kompetisi Dulang di lingkungan MAN 3 Kota Mataram.

Menariknya, dulang-dulang yang telah dipersiapkan oleh para siswa tidak hanya menjadi objek penilaian dalam perlombaan. Sajian tersebut kemudian dinikmati bersama oleh para siswa dan juga disuguhkan kepada para tamu undangan yang hadir dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Inilah yang menjadikan Kompetisi Dulang memiliki nilai tersendiri. Berlomba bukan hanya untuk menjadi juara, tetapi berlomba dalam menghadirkan kebaikan dan kebahagiaan bagi sesama.

Setiap kelas menunjukkan kreativitas dan kekompakan terbaiknya. Mulai dari penataan sajian, kebersihan, kerapian, kreativitas penyajian hingga nilai kebersamaan menjadi bagian dari semangat yang dibangun dalam kompetisi tersebut.

Meski seluruh siswa menikmati hasil dari dulang yang mereka persiapkan, dan para tamu undangan turut merasakan suguhan sebagai wujud penghormatan dan kebersamaan, tentu saja kompetisi tetap menghadirkan suasana persaingan yang sehat. Dewan juri melakukan penilaian untuk menentukan dulang-dulang terbaik yang berhak meraih gelar juara.

Namun, kemenangan sesungguhnya bukan hanya milik mereka yang nantinya mendapatkan penghargaan. Kemenangan terbesar adalah ketika seluruh siswa mampu memahami bahwa memberi tidak akan mengurangi, berbagi tidak akan membuat kita kekurangan, dan kebersamaan akan membuat sebuah kebahagiaan menjadi semakin bermakna.

Melalui Kompetisi Dulang ini, para peserta didik belajar bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar mengenang sejarah kelahiran Rasulullah, tetapi juga menjadi momentum untuk menghadirkan nilai-nilai keteladanan beliau dalam kehidupan nyata.

Semangat sedekah, berbagi, menghormati tamu, menjaga kebersamaan, dan berlomba dalam kebaikan menjadi pesan penting yang tersampaikan melalui kegiatan tersebut.

Allah SWT berfirman:

“Maka berlomba-lombalah dalam kebaikan.”
(QS. Al-Baqarah: 148)

Nilai inilah yang tercermin dalam semarak Kompetisi Dulang MAN 3 Kota Mataram. Para siswa tidak hanya berlomba menampilkan dulang yang paling menarik, tetapi juga belajar untuk menjadikan setiap karya dan usaha sebagai jalan menghadirkan manfaat bagi orang lain.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MAN 3 Kota Mataram pun menjadi semakin lengkap: ada kecintaan kepada Rasulullah, ada ilmu melalui tausiyah, ada keteladanan melalui adab, dan ada pembelajaran nyata melalui budaya berbagi.

Karena sejatinya, mencintai Rasulullah SAW bukan hanya dengan mengenang namanya, tetapi dengan menghidupkan ajarannya. Dan salah satu ajaran yang paling indah adalah menghadirkan kebahagiaan bagi sesama melalui tangan yang gemar memberi dan hati yang ikhlas berbagi.

“Berlomba dalam Kreativitas, Bersatu dalam Kebersamaan, dan Berbagi dalam Semangat Keteladanan Rasulullah SAW.”

 Mataram, Keluarga besar MAN 3 Kota Mataram menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh khidmat dan suasa...
31/08/2026



Mataram, Keluarga besar MAN 3 Kota Mataram menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh khidmat dan suasana religius. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh unsur keluarga besar madrasah, mulai dari guru, tenaga tata usaha, hingga seluruh peserta didik tanpa terkecuali.

Peringatan Maulid Nabi ini menjadi momentum penting untuk kembali menghadirkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, bukan hanya melalui ungkapan lisan dan perayaan seremonial, tetapi terutama dengan berusaha meneladani akhlak, adab, dan kepribadian mulia beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Acara secara resmi dibuka oleh Kepala MAN 3 Kota Mataram, L. Lalu M***i Sadri, MA. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya menjadikan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai sarana introspeksi dan penguatan karakter seluruh warga madrasah.

Menurutnya, Rasulullah SAW adalah teladan terbaik bagi umat manusia. Oleh karena itu, nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah, seperti kejujuran, kesantunan, kasih sayang, tanggung jawab, kepedulian, serta penghormatan kepada sesama, harus menjadi bagian dari kehidupan warga MAN 3 Kota Mataram.

“Peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti pada kegiatan perayaan semata, tetapi harus mampu melahirkan perubahan dalam sikap dan perilaku kita. Kecintaan kepada Rasulullah SAW harus diwujudkan dengan meneladani adab dan akhlak beliau,” demikian pesan yang mengemuka dalam kegiatan tersebut.

Hadir sebagai penceramah, TGH. Lalu Fahmi Husein, Lc., MA, selaku Pengasuh Pondok Pesantren Selaparang Kediri, menyampaikan tausiyah yang menggugah tentang pentingnya menjadikan Rasulullah SAW sebagai pusat keteladanan dalam membangun kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, dan bangsa.

Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh peserta, khususnya para generasi muda, untuk memahami bahwa salah satu kekuatan terbesar Rasulullah SAW adalah kemuliaan akhlaknya. Rasulullah tidak hanya mengajarkan ilmu dan ibadah, tetapi juga memberikan contoh nyata tentang bagaimana manusia harus menghormati orang tua, menyayangi yang lebih muda, menghargai guru, menjaga persaudaraan, serta berbicara dengan santun kepada siapa pun.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an:

“Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu...”
(QS. Al-Ahzab: 21)

Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa Rasulullah SAW adalah uswatun hasanah, teladan terbaik yang patut dijadikan pedoman dalam setiap aspek kehidupan.

Suasana peringatan Maulid semakin bermakna ketika seluruh guru, pegawai tata usaha, dan siswa mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh perhatian dan kekhidmatan. Kebersamaan seluruh keluarga besar MAN 3 Kota Mataram menjadi gambaran kuat bahwa madrasah bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga tempat menumbuhkan karakter, membangun adab, serta membentuk generasi yang beriman dan berakhlak mulia.

Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, MAN 3 Kota Mataram berharap seluruh warga madrasah semakin memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW dan mampu menerjemahkan kecintaan tersebut dalam perilaku nyata.

Menghormati guru, berbakti kepada orang tua, menjaga lisan, menghargai teman, disiplin dalam belajar, serta membiasakan sikap santun dalam kehidupan sehari-hari merupakan bagian dari wujud nyata meneladani Rasulullah SAW.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MAN 3 Kota Mataram pun menjadi sebuah momentum penuh makna: bukan sekadar mengenang kelahiran manusia agung, tetapi memperbaharui tekad untuk menghadirkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan.

Dengan semangat Maulid Nabi, keluarga besar MAN 3 Kota Mataram terus berkomitmen membangun generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki iman yang kuat, adab yang luhur, akhlak yang mulia, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

Maulid Nabi bukan hanya tentang mengenang sejarah, tetapi tentang melanjutkan keteladanan. Sebab, cinta kepada Rasulullah SAW akan semakin sempurna ketika akhlaknya hidup dalam sikap dan perilaku kita.

28/08/2026

DENSUS 88 MABES POLRI HADIR DI MAN 3 KOTA MATARAM, PERKUAT MODERASI DAN CEGAH INTOLERANSI

MAN 3 Kota Mataram kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi muda yang berwawasan kebangsaan, cinta damai, serta menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi. Kali ini, MAN 3 Kota Mataram mendapat kunjungan dari Tim Densus 88 Mabes Polri dalam kegiatan sosialisasi pencegahan intoleransi, radikalisme, dan berbagai bentuk paham yang dapat mengancam persatuan dan keutuhan bangsa.

Kegiatan yang berlangsung dengan penuh antusias tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala MAN 3 Kota Mataram, L. M***i Sadri, MA. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Tim Densus 88 Mabes Polri yang telah memberikan edukasi dan penguatan wawasan kepada keluarga besar MAN 3 Kota Mataram.

Menurutnya, dunia pendidikan memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Madrasah bukan hanya menjadi tempat untuk meningkatkan kecerdasan akademik, tetapi juga menjadi ruang pembentukan akhlak, karakter, sikap moderat, serta kecintaan terhadap agama dan tanah air.

“Generasi muda harus memiliki pemahaman agama yang baik, terbuka, damai, dan penuh kasih sayang. Jangan sampai anak-anak kita mudah terpengaruh oleh informasi maupun pemahaman yang bertentangan dengan nilai agama, kemanusiaan, dan kebangsaan,” ungkap L. Lalu M***i Sadri , MA.

Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, para peserta mendapatkan pemahaman tentang pentingnya menjaga persatuan dalam keberagaman. Perbedaan suku, agama, budaya, maupun pandangan tidak boleh menjadi alasan untuk saling membenci, tetapi harus menjadi kekuatan dalam membangun Indonesia yang damai dan harmonis.

Tim Densus 88 Mabes Polri juga mengajak seluruh warga madrasah, khususnya para peserta didik, untuk semakin bijak dalam menerima informasi, terutama di era digital. Informasi yang tersebar melalui media sosial perlu disikapi secara kritis dan bertanggung jawab agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh narasi kebencian, provokasi, maupun ajakan yang dapat merusak persatuan bangsa.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi MAN 3 Kota Mataram untuk terus memperkuat pendidikan karakter, moderasi beragama, toleransi, dan wawasan kebangsaan. Sebagai lembaga pendidikan Islam, MAN 3 Kota Mataram berkomitmen melahirkan generasi yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, santun dalam perbedaan, serta memiliki semangat menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dengan hadirnya Densus 88 Mabes Polri dalam kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh keluarga besar MAN 3 Kota Mataram semakin memahami bahwa menjaga kedamaian dan mencegah intoleransi merupakan tanggung jawab bersama.

Madrasah Hebat, Generasi Moderat!
Berbeda Tetap Bersaudara, Bersatu untuk Indonesia!

27/08/2026

Kegiatan kokurikuler murid MAN 3 Mataram, mengenal dan belajar dari kampus terdekat. Bekerja sama dengan UIN Mataram belajar utk menumbuhkan kecintaan terhadap Alam dan lingkungan sekitar

  Wali Murid Kelas XII MAN 3 Kota MataramMAN 3 Kota Mataram, Menjelang kelulusan dan persiapan melanjutkan pendidikan ke...
21/08/2026

Wali Murid Kelas XII MAN 3 Kota Mataram

MAN 3 Kota Mataram, Menjelang kelulusan dan persiapan melanjutkan pendidikan ke jenjang Perguruan Tinggi, MAN 3 Kota Mataram terus berkomitmen memberikan pendampingan terbaik bagi peserta didik kelas XII. Salah satunya melalui kegiatan TKA (Tes Kemampuan Akademik) dan penjurusan, yang melibatkan peserta didik, wali murid, serta Tim Penjamin Mutu MAN 3 Kota Mataram.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi wali murid untuk memperoleh pemahaman yang lebih utuh mengenai potensi akademik, minat, kemampuan, serta arah pilihan jurusan putra-putri mereka. Para wali murid kelas XII diundang untuk bersama-sama membahas pilihan program studi yang relevan sebagai bekal melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi.

TKA menjadi salah satu bagian yang diperhatikan dalam proses pemetaan kemampuan peserta didik. Hasil pemetaan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kecenderungan kemampuan akademik peserta didik, sehingga pilihan jurusan di Perguruan Tinggi dapat dipertimbangkan secara lebih matang.

Dalam kegiatan pendampingan, Tim Penjamin Mutu MAN 3 Kota Mataram memberikan arahan kepada wali murid dan peserta didik mengenai pentingnya memilih jurusan yang selaras dengan kemampuan, minat, bakat, serta cita-cita. Orang tua juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan berkonsultasi mengenai arah studi lanjut anak-anak mereka.

Kepala MAN 3 Kota Mataram menekankan bahwa pilihan jurusan di Perguruan Tinggi merupakan keputusan penting yang perlu dipersiapkan sejak dini. Karena itu, komunikasi antara madrasah, peserta didik, dan orang tua menjadi kunci agar pilihan yang diambil benar-benar berdasarkan pertimbangan yang matang.

Pendampingan ini juga menjadi wujud kepedulian madrasah terhadap keberlanjutan pendidikan peserta didik. MAN 3 Kota Mataram tidak hanya berorientasi pada keberhasilan peserta didik dalam menyelesaikan pendidikan di madrasah, tetapi juga berupaya memastikan mereka memiliki arah pendidikan yang jelas setelah lulus.

Melalui sinergi antara TKA, pemetaan penjurusan, pendampingan Tim Penjamin Mutu, serta keterlibatan aktif wali murid, diharapkan peserta didik kelas XII mampu menentukan pilihan Perguruan Tinggi dan program studi secara tepat dan realistis.

Pada akhirnya, setiap anak memiliki potensi dan jalan keberhasilan masing-masing. Tugas madrasah dan orang tua adalah membantu mereka menemukan jalan tersebut dengan pendampingan, informasi, dan keputusan yang bijaksana.

MAN 3 Kota Mataram terus bergerak, mendampingi peserta didik hari ini untuk menyiapkan generasi yang siap melanjutkan pendidikan, berprestasi, dan berkontribusi bagi masa depan bangsa.

17/08/2026



17/8/2016, Euforia peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa begitu kuat di lingkungan MAN 3 Kota Mataram. Nuansa merah putih, semangat kebersamaan, serta antusiasme seluruh warga madrasah mewarnai rangkaian kegiatan dalam menyambut momentum bersejarah kemerdekaan bangsa.

Rangkaian peringatan diawali dengan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diikuti dengan penuh khidmat oleh kepala madrasah, dewan guru, tenaga kependidikan, dan seluruh peserta didik. Upacara menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme, kedisiplinan, serta penghargaan terhadap jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan.

Tidak berhenti pada upacara, suasana kemerdekaan semakin terasa melalui berbagai kegiatan perlombaan yang melibatkan kreativitas dan kekompakan peserta didik. Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah Lomba Mars MAN 3 Kota Mataram. Setiap peserta menampilkan kemampuan terbaiknya dengan penuh semangat, sekaligus menunjukkan rasa bangga terhadap almamater.

Lomba Mars MAN 3 tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai kebersamaan, kecintaan terhadap madrasah, dan penguatan identitas warga MAN 3 Kota Mataram. Semangat menyanyikan mars madrasah menjadi gambaran bahwa nilai “beriman, santun, harmoni dan jaya” terus dihidupkan dalam keseharian warga madrasah.

Kemeriahan peringatan HUT ke-81 RI di MAN 3 Kota Mataram menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kegiatan yang edukatif, kreatif, dan menyenangkan. Dari upacara yang penuh khidmat hingga perlombaan yang penuh antusiasme, seluruh rangkaian kegiatan menjadi ruang untuk memperkuat persatuan dan karakter peserta didik.

Melalui momentum kemerdekaan ini, MAN 3 Kota Mataram terus berkomitmen melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki nasionalisme, karakter, kreativitas, sportivitas, dan semangat kebersamaan.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.
Dengan semangat kemerdekaan, MAN 3 Kota Mataram terus bergerak, berkarya, dan berjaya.

Dua Kandidat Tangguh, Demokrasi Tumbuh Mataram, 15 Agustus 2026Suasana demokrasi dan semangat kepemimpinan mewarnai Pemi...
15/08/2026

Dua Kandidat Tangguh, Demokrasi Tumbuh


Mataram, 15 Agustus 2026
Suasana demokrasi dan semangat kepemimpinan mewarnai Pemilu Raya ORSIMA MAN 3 Kota Mataram. Pesta demokrasi siswa ini berlangsung dengan penuh antusias, sportif, dan tertib, dengan melibatkan KPU Kota Mataram sebagai pihak yang turut mengawal proses pemilihan agar berjalan edukatif, jujur, dan berintegritas.

Pemilu Raya kali ini mempertemukan dua kandidat yang sama-sama tangguh, membawa visi, misi, serta gagasan terbaik untuk kemajuan ORSIMA dan MAN 3 Kota Mataram. Persaingan tidak sekadar menjadi ajang mencari pemenang, tetapi menjadi ruang bagi para kandidat untuk menunjukkan kapasitas, keberanian, kemampuan berkomunikasi, serta komitmen mereka dalam membawa perubahan positif bagi madrasah.

Setelah melalui rangkaian tahapan kampanye dan debat kandidat, momentum yang paling dinantikan akhirnya tiba: hari pencoblosan. Para peserta didik menggunakan hak pilihnya untuk menentukan pemimpin ORSIMA yang akan dipercaya mengemban amanah pada periode berikutnya.

Dengan pengawalan dan pendampingan KPU Kota Mataram, proses pemungutan suara dikemas menyerupai pelaksanaan pemilu yang sesungguhnya. Para siswa tidak hanya belajar memilih seorang pemimpin, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung mengenai pentingnya demokrasi, partisipasi, kejujuran, tanggung jawab, dan menghargai perbedaan pilihan.

Kepala MAN 3 Kota Mataram, Lalu M***i Sadri, MA, memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Pemilu Raya sebagai bagian dari pendidikan karakter dan kepemimpinan siswa. Demokrasi di lingkungan madrasah diharapkan tidak berhenti pada kegiatan memilih dan mencoblos, tetapi menjadi pembelajaran nyata tentang bagaimana menjadi warga madrasah yang mampu menentukan pilihan secara bertanggung jawab.

Menariknya, kekuatan kedua kandidat tidak hanya terlihat dari jumlah pendukung, tetapi juga dari visi dan misi yang mereka tawarkan. Keduanya hadir dengan gagasan yang berusaha menjawab kebutuhan siswa dan dinamika kehidupan madrasah. Hal inilah yang menjadikan Pemilu Raya ORSIMA MAN 3 Kota Mataram semakin menarik dan kompetitif.

Di tengah perbedaan pilihan, nilai sportivitas tetap menjadi pijakan utama. Para kandidat dan pendukung diharapkan mampu menerima hasil pemilihan dengan lapang dada serta menjadikan kemenangan bukan sebagai akhir dari perjuangan, melainkan awal dari sebuah amanah.

Pemilu Raya ORSIMA juga menjadi laboratorium demokrasi bagi para siswa. Mereka belajar bahwa dalam sebuah kompetisi, menang bukan satu-satunya tujuan; berani berkompetisi, menghargai lawan, menjaga persatuan, dan menerima hasil dengan dewasa adalah bagian penting dari kemenangan yang sesungguhnya.

Dikawal KPU Kota Mataram, Pemilu Raya ORSIMA MAN 3 Kota Mataram akhirnya bukan sekadar kegiatan pencoblosan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi panggung pendidikan demokrasi, kepemimpinan, dan karakter bagi generasi muda madrasah.

Dua kandidat boleh berbeda visi dan misi. Dua kelompok pendukung boleh berbeda pilihan. Namun setelah bilik suara ditutup, semuanya kembali menjadi satu keluarga besar MAN 3 Kota Mataram.

Berbeda pilihan, tetap bersaudara. Berkompetisi dengan sportif, bersatu untuk madrasah.

Inilah wajah demokrasi yang ingin dibangun MAN 3 Kota Mataram: dari madrasah belajar memilih, dari pilihan belajar bertanggung jawab, dan dari demokrasi belajar menjadi pemimpin masa depan.

 : Adu Gagasan, Junjung SportivitasMATARAM — Suasana demokrasi dan semangat sportivitas mewarnai pelaksanaan debat kandi...
14/08/2026

:
Adu Gagasan, Junjung Sportivitas

MATARAM — Suasana demokrasi dan semangat sportivitas mewarnai pelaksanaan debat kandidat Ketua dan Wakil Ketua ORSIMA MAN 3 Kota Mataram. Kegiatan yang digelar pada Jumat pagi tersebut mempertemukan dua pasangan calon yang siap menyampaikan visi, misi, gagasan, serta program terbaik bagi kemajuan organisasi dan madrasah.

Debat diikuti oleh Pasangan Calon Nomor Urut 1, Ahmad Zaenuri Putra dan Fatahna Imam Nawawi, serta Pasangan Calon Nomor Urut 2, Santri Asyifa dan Fadlan Fathurrahman. Keduanya tampil dengan karakter dan gagasan masing-masing dalam menjawab berbagai persoalan serta tantangan yang dihadapi organisasi siswa di lingkungan MAN 3 Kota Mataram.

Kegiatan debat secara resmi dibuka oleh Kepala MAN 3 Kota Mataram, Lalu M***i Sadri, MA. Dalam arahannya, kepala madrasah menekankan bahwa proses pemilihan bukan sekadar menentukan siapa yang akan menjadi pemimpin ORSIMA, tetapi juga menjadi bagian penting dari pendidikan demokrasi bagi para murid.

Debat berlangsung dalam suasana kompetitif namun tetap santun dan sportif. Kedua pasangan calon diberikan ruang yang sama untuk menyampaikan gagasan, menjawab pertanyaan, memberikan tanggapan, serta menunjukkan kemampuan mereka dalam berkomunikasi dan memimpin.

Sportivitas menjadi nilai utama dalam kegiatan tersebut. Perbedaan pilihan dan gagasan tidak menjadi alasan untuk saling menjatuhkan. Sebaliknya, debat menjadi momentum bagi seluruh kandidat untuk menunjukkan bahwa kompetisi dapat berjalan secara sehat, beretika, dan tetap menjaga persaudaraan sebagai keluarga besar MAN 3 Kota Mataram.

Antusiasme para murid juga terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka menyimak gagasan yang disampaikan masing-masing pasangan calon sebagai bahan pertimbangan sebelum menentukan pilihan dalam Pemilu Raya ORSIMA MAN 3 Kota Mataram.

Melalui kegiatan ini, MAN 3 Kota Mataram tidak hanya melaksanakan proses regenerasi kepemimpinan organisasi siswa, tetapi juga menanamkan nilai demokrasi, keberanian berpendapat, tanggung jawab, kepemimpinan, dan sportivitas kepada para murid.

Debat kandidat menjadi panggung bagi para calon untuk membuktikan bahwa pemimpin bukan hanya tentang memenangkan pemilihan, melainkan tentang kesiapan untuk mendengar, melayani, bekerja sama, dan membawa ORSIMA menjadi organisasi yang lebih aktif, kreatif, berprestasi, serta harmonis.

Dua paslon, satu tujuan: ORSIMA MAN 3 Kota Mataram semakin maju, berprestasi, dan tetap menjunjung sportivitas.

Mantap...Bimtek MAN 3 Hadirkan Yulia Hidayati sebagai NarasumberMATARAM — Dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran dan...
29/07/2026

Mantap...Bimtek MAN 3 Hadirkan Yulia Hidayati sebagai Narasumber

MATARAM — Dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran dan memperkuat kapasitas para pendidik, MAN 3 Kota Mataram menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dengan menerapkan pendekatan deep learning. Kegiatan strategis ini menghadirkan akademisi dan praktisi pendidikan, Yulia Hidayati, M.Ed., sebagai narasumber utama.

Bimtek yang diikuti oleh jajaran guru dan tenaga pendidik MAN 3 Kota Mataram tersebut berfokus pada transformasi metode mengajar agar tidak sekadar berpusat pada hafalan atau penyerapan materi secara teknis, melainkan mendorong pemahaman konsep yang mendalam (deep learning) serta mengedepankan pendekatan humanis yang berlandaskan kasih sayang (KBC).

Dalam pemaparannya, Yulia Hidayati, M.Ed. menekankan pentingnya peran guru sebagai fasilitator yang mampu menciptakan lingkungan belajar yang interaktif, kritis, dan menyenangkan bagi peserta didik.

"Pendekatan deep learning dalam KBC menuntut kita untuk mengajak siswa berpikir kritis, memahami konteks, dan menghubungkan materi pelajaran dengan kehidupan nyata. Ketika proses belajar dibalut dengan rasa empati dan kasih sayang, potensi terbaik siswa dapat tergali secara optimal," ujar Yulia di hadapan para peserta Bimtek.

Melalui Bimtek ini, para guru mendapatkan bimbingan teknis mengenai perancangan modul ajar, strategi penyampaian materi, hingga evaluasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan abad ke-21.

Kepala MAN 3 Kota Mataram mengapresiasi keikutsertaan seluruh peserta dan menyampaikan harapan agar ilmu yang diperoleh dari narasumber dapat langsung diimplementasikan dalam kegiatan belajar mengajar di kelas.

Kegiatan Bimtek diakhiri dengan sesi diskusi interaktif serta penyusunan draf rencana pembelajaran berbasis KBC dan deep learning yang siap diterapkan pada semester berjalan.

Address

Jalan Geguntur Raya, Lingkungan Geguntur, Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela-Kota Mataram
Mataram

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when MAN 3 Kota Mataram posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category