Belajar Bahasa ARAB MTS

Belajar Bahasa ARAB MTS Berbagi informasi tentang pelajaran Bahasa Arab untuk peserta didik pada satuan pendidikan Madrasah Tsanawiyah kelas VII, VIII dan IX

03/02/2023

MENGENAL JENIS MUANNATS

Macam2 Muannats :
1. Muannats haqiqy yaitu yg melahirkan atau yg bertelur misalnya؛
اِمْرَءَةٌ
بَقَرَةٌ
دُجَاجَةٌ
2. Muannats majazy yaitu yg tidak melahirkan dan yg tidak bertelur, misalnya :
شَجَرَةٌ
صَفْحَةٌ
عَيْنٌ
يَدٌ
اَرْضٌ
3. Muannats lafdzy yaitu setiap isim yang menunjukkan pada laki2 dengan diikuti tanda ta'nits (pr), misalnya :
حَمْزَةُ
اُسَامَةُ
4. Muannats ma'nawy yaitu isim yg menunjukkan kepada perempuan sebenarnya dan tidak diikuti tanda ta'nits, misalnya :
زَيْنَبُ
سُوْسَنُ
5. Muannats ma'nawy lafdzy yaitu isim muannats yang diikuti tanda ta'nits, misalnya :
فَاطِمَةُ
عَاءِشَةُ

Belajar Bilangan 1 - 20 dan bilangan puluhan :
26/06/2022

Belajar Bilangan 1 - 20 dan bilangan puluhan :

Materi Pembelajaran Kelas VII MTs: Bilangan Arab 1 - 20
25/06/2022

Materi Pembelajaran Kelas VII MTs: Bilangan Arab 1 - 20

Angka dalam Bahasa Arab 1-20 beserta mudzakkar, muannats, bentuk angka dan artinya dalam Bahasa Indonesia yang bisa dipelajari dengan baik

Kump**an Mufradat/Kosa Kata Hewan
26/10/2021

Kump**an Mufradat/Kosa Kata Hewan

Materi Pelajaran Untuk Siswa Kelas VII MTs/SMP (Semester Ganjil) :MUDZAKKAR DAN MUANNATSDitinjau dari segi jenisnya, isi...
01/08/2020

Materi Pelajaran Untuk Siswa Kelas VII MTs/SMP (Semester Ganjil) :

MUDZAKKAR DAN MUANNATS
Ditinjau dari segi jenisnya, isim terbagi menjadi dua yakni Isim Mudzakkar ( مُذَكَّرٌ ) dan Isim Muannats ( مُؤَنَثٌّ ).

Isim Mudzakkar ( مُذَكَّرٌ ) merupakan sebuah kata benda yang menunjukkan jenis laki-laki. Sedangkan Isim Muannats ( مُؤَنَثٌّ ) ialah kata benda yang menunjukkan jenis perempuan.

Kali ini akan dibahas mengenai kata benda dalam bahasa Arab lebih jelas, serta contoh isim mudzakkar ( مُذَكَّرٌ ) dan isim muannats ( مُؤَنَثٌّ ).

1. Isim Mudzakkar ( مُذَكَّرٌ )
Isim mudzakkar ( مُذَكَّرٌ ) disebut juga sebagai isim maskulin. Sesuai namanya, kelas kata ini adalah kata benda yang mengarah pada jenis kelamin pria.

Contohnya berikut :

Isim Mudzakkar
1 عَلِيٌّ aliyyun Ali
2 بَـقَــرٌ baqorun Sapi Jantan
3 رَجُـلٌ rojulun Laki-laki
4 حِـلْمَانُ hilmaanu Hilman
5 فَرِيْدٌ fariidun Farid
Isim mudzakkar ( مُذَكَّرٌ ) terbagi lagi menjadi 2 golongan yaitu isim mudzakkar haqiqi dan isim mudzakkar majazi.

Isim Mudzakkar Haqiqi
Isim mudzakkar haqiqi merupakan kata benda yang menunjukkan golongan jenis kelamin laki-laki baik dari manusia maupun binatang.

Contoh isim mudzakkar haqiqi sebagai berikut :

Isim Mudzakkar Haqiqi
1 قِطَّةٌ qiththatun Kucing
2 أمير amiiru Amir
3 اَنْوَر anwaru Anwar
4 ﺟَﺎﺰُﻮْﻠِﻰ jazuulii Jazuli
5 إِسْمَاعِيْلُ ‘ismaa’iilu Ismail
6 طَالِبٌ tholiibun mahasiswa
7 سَعِيْدٌ sa’iidun Said
8 مُحَمَّدٌ muhammadun Muhammad
9 زَوْجٌ zaijun suami
10 أَبٌ abun ayah

Isim Mudzakkar Majazi
Isim mudzakkar majazi merupakan kata benda yang sama sekali tidak terlihat berjenis kelamin laki-laki. Namun orang-orang Arab sepakat bahwa ini dianggap mudzakkar.

Isim mudzakkar majazi biasanya berupa benda mati atau tumbuhan. Contoh isim mudzakkar majazi sebagai berikut :

Isim Mudzakkar Majazi
1 بَيْتٌ baitun rumah
2 قَمَرٌ qomarun bulan
3 باب baabun pintu
4 جدار jidaarun dinding
5 دِيْكٌ diikun ayam jantan
6 الكُتُبَ alkitabu buku
7 بَلَاطَةٌ balaathatun lantai
8 نَافِذَةٌ naafidzatun jendela
9 سُوْرٌ suurun pagar
10 سَاحَةٌ saahatun halaman

Penggunaan Isim Mudzakkar dalam Kalimat
Setelah mengetahui apa itu isim mudzakkar ( مُذَكَّرٌ ) serta perbedaannya antara mudzakkar haqiqi dan mudzakkar majazi, berikut adalah contoh penggunaannya dalam kalimat.

Contoh Kalimat
1 يَفْتَحُ أمير البَابَ yaftahu amiiru baaba Amir membuka pintu Mudzakkar Haqiqi
2 نَامَ دِيْكٌ عَلَى السَّرِيْرِ naama diikun a’laas syariiri Ayam jantan tidur di atas ranjang Mudzakkar Majazi
3 يَصْعَدُ طَالِبٌ الجَبَلَ yash’adu thoolibun jabala Mahasiswa naik gunung Mudzakkar Haqiqi
4 يَصْعَدُ دِيْكٌ الجَبَلَ yash’adu diikun jabala Ayam jantan naik gunung Mudzakkar Majazi
5 يَذْهَبُ الطَّالِبُ إِلَى الفَصْلِ yadzhabuth thoolibu ilaa
fashli Murid pergi ke kelas Mudzakkar Haqiqi

2. Isim Muannats ( مُؤَنَثٌّ )
Sama halnya dengan isim mudzakkar ( مُذَكَّرٌ ) yang merupakan kata benda. Beda isim muannats ( مُؤَنَثٌّ ) adalah dari jenis golongannya yang tertuju pada perempuan/wanita.

Contohnya berikut :
Isim Muannats
1 حَامِلٌ haamilun hamil
2 مَرْأَةٌ mar’atun wanita
3 حَفِيْدَة hafiidatun cucu perempuan
4 زَيْنَبُ zainabu Zainab
5 مِصْرَ misro Mesir

Isim muannats ( مُؤَنَثٌّ ) digolongkan menjadi 3 bagian yaitu isim muannats lafdzi, isim muannats haqiqi dan isim muannats majazi.

Berikut ini adalah penjelasan serta contoh dari ketiganya.

Isim Muannats Lafdzi
Isim muannats lafdzi adalah kata benda yang menunjukkan jenis kelamin perempuan dilihat dari lafdzinya atau lafadznya. Dalam isim ini, ada tanda ta’nits yang berupa huruf ta marbuttah ( ـة/ة ) sebagai penandanya.

Contoh isim muannats lafdzi sebagai berikut :

Isim Muannats Lafdzi
1 فَاطِمَة faatimatun Fatimah
2 عَائِشَةٌ aisyatun Aisyah
3 خَدِيْجَةُ khodiijatun Khodijah
4 مسلمة muslimatun Muslimah
5 صابرة shoobirotun wanita yang sabar

Isim Muannats Haqiqi
Sama halnya dengan mudzakkar haqiqi, isim muannats haqiqi merupakan kata benda yang merujuk pada manusia atau binatang dengan jenis kelamin perempuan.

Contoh isim muannats haqiqi sebagai berikut :

Isim Muannats Haqiqi
1 عَمَّةٌ ammatun bibi dari ayah
2 خَالَةٌ khoolatun bibi dari ibu
3 أُخْتٌ akhtun saudara perempuan
4 نَدَى nadaa nada
5 طَالِبَةٌ tholibatun mahasiswi

Isim Muannats Majazi
Isim muannats majazi merupakan kata benda yang telah disepakati oleh Arab berupa benda mati yang merujuk pada perempuan/wanita.

Contoh isim muannats majazi sebagai berikut :

Isim Muannats Majazi :
1 مَدْرَسَةٌ madrosatun sekolah
2 سَمَاءٌ samaaun langit
3 شَمْسٌ syamsun matahari
4 يَدٌ yadun tangan
5 عَيْنٌ ainun mata

Ciri-ciri Isim Muannats
Isim muannats bisa dilihat dari 3 jenis tanda berikut ini :

Ta Marbuttah ( ـة/ة )
Adanya huruf ta marbuttah ( ـة/ة ) pada akhir kata, seperti beberapa contoh di bawah ini :

Muannats yang diakhiri dengan Ta Marbuthah ( ة )
1 فَاطِمَة faatimatun Fatimah
2 عَائِشَةٌ aisyatun Aisyah
Alif Maqshurah ( ى )
Adanya huruf alif maqshurah ( ى ) pada akhir kata, seperti beberapa contoh di bawah ini :

Muannats yang diakhiri dengan Alif Maqshurah ( ى )
1 نَدَى nadaa nada
2 حَلْوَى halwaa manisan
Alif Mamdudah ( اء )
Adanya huruf alif mahmudah ( اء ) pada akhir kata, seperti beberapa contoh di bawah ini :

Muannats yang diakhiri dengan Alif Mamdudah ( اء )
1 سَمَاءٌ samaaun langit
2 أَسْمَاء asmaaun nama

Penggunaan Isim Muannats dalam Kalimat
Setelah mengetahui beberapa contoh isim muannats dan pengelompokkannya, berikut adalah contoh penggunaan isim muannats dalam sebuah kalimat.

1 يَفْتَحُ خَالَةٌ سُوْرٌ yaftahu khoolatun suurun Bibi membuka jendela Muannats Haqiqi
2 نَامَ عَائِشَةٌ عَلَى السَّرِيْرِ naama ‘aaisyatun a’laas syariiri Aisyah tidur di atas ranjang Muannats Haqiqi
3 رَكِبَ زَيْنَبُ الحِصَانَ rokiba zainabul hisaana Zainab menunggangi kuda Muannats Haqiqi
4 يَدْخُلُ الهَوَاءَ فِي الحُجْرَةِ yadkhulul hawaa’a fii hujroti Udara masuk kamar Muannats Majazi
5 تُصْنَعُ الأَحْذِيَةُ مِنَ الجِلْدِ tushna’ul lahdziyatun minal jildi Sepatu dibuat dari kulit Muannats Majazi
Perubahan Isim Mudzakkar Menjadi Isim Muannats
Awalnya semua kata benda bahasa Arab (isim) masuk ke dalam isim mudzakkar, yakni berjenis kelamin pria.

Namun ada tanda-tanda berupa huruf yang dapat mengubahnya menjadi isim muannats (menunjukkan jenis kelamin perempuan/wanita).

Cara merubah isim mudzakkar menjadi isim muannats adalah dengan menambahkan huruf ta marbuttah ( ـة/ة ) atau alif maqshurah ( ى ) .

Berikut adalah contoh perubahan yang terjadi dari isim mudzakkar menjadi isim muannats :

1 مسلم Muslim مسلمة Muslimah
2 طالب Mahasiswa طالبة Mahasiswi
3 مدرس Guru Pria مدرسة Guru Perempuan
4 أَنْتَ Saudara أَنْتِ Saudari
5 جَدٌّ Kakek جَدَّةٌ Nenek
6 عَـمٌّ Paman عَـمَّةٌ Bibi
7 إِسْلَامِيَّةٌ Islam (laki) إِسْلَامِيٌّ Islam (perempuan)
8 هُوَ Dia (laki) هِيَ Dia (perempuan)
9 عَالِمٌ Ilmuwan عَالِمَةٌ Ilmuwati
10 اِبْنٌ Anak laki-laki بِنْتٌ Anak perempuan

Selesai sudah penjelasan mengenai perbedaan isim mudzakkar dan isim muannats. Semoga bermanfaat dan jangan lupa terus berlatih untuk mencari kosakata isim mudzakkar dan muannats lainnya.

Sumber :

Isim ( الاِسْمِ ) .Ditinjau dari segi jenisnya, isim terbagi menjadi dua yakni Isim Mudzakkar ( مُذَكَّرٌ ) dan Isim Muannats ( مُؤَنَثٌّ )

19/05/2020

Belajar 'Adad dan Ma'duud ( Bilangan dan Yang dibilang)

Adad itu kalau di tinjau secara garis besar dia terbagi menjadi 4 bagian :
1. Adad mufrod
2. Adad murokkab
3. Adad uqud
4. Adad ma'tuf..

1 - 10 itu di sebut dgn Mufrod, 11-19 disebut dgn murokkab, 20-90 di sebut dgn uqud dan 21 - 99 di sebut dgn adad ma'tuf klw dlm bahasa arab...

Dan klw di lihat dri jenisnya maka terbagi menjadi 2 bagian

1. Mudzakkar
2. Mu'annats

Nah kenapa pakai
ثلاثة عشر
Dan tdk menggunakan kata
ثلاث عشر / ثلاثة عشر
Berarti kata ثلاثة عشر ini untuk menyebutkan jumlah isim Mudzakkar,,, contoh
ذهب ثلاثة عشر طالبا إلى المسجد
Artinya : telah pergi 13 orang murid (laki2) ke Masjid...

Kalau kita pakai kata عشرة maka maka itu untuk menyebutkan atau menghitung jumlah isim Mu'annats... Contoh
رأيت ثلاث عشرة طالبة
Artinya : saya telah melihat 13 murid (wanita)

Nah knp pakai kata
ثلاث عشرة
Bukan pakai kata
ثلاثة عشرة
Untuk menyebutkan bilangan pada isim Mu'annats... Nah untuk mengetahui ini ada rumusnya 😁😁😁...
1. Jenis adad sama dengan jenis ma'dudnya, yaitu jika adadnya Mudzakkar maka ma'dudnya juga Mudzakkar, jika adadnya Mu'annats maka ma'dudnya juga Mu'annats

2. Adad sama jenis ma'dudnya beda... Jika adadnya Mudzakkar maka ma'dudnya Mu'annats, jika adadnya Mu'annats maka ma'dudnya Mudzakkar... Dan untuk menentukan jenis ma'dudnya bisa di lihat apakah dia Mudzakkar atau Mu'annats.

Barokallahu fiikum Ajma'in

03/03/2020

5 Tips Ampuh Mempelajari Bahasa Arab Bagi Pemula
Aug 30, 2017Yufidia.comBahasa Arab0

5 Tips Ampuh Mempelajari Bahasa Arab Bagi Pemula
Segala puji bagi Allah Rabb alam semesta yang menurunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk umat manusia dalam mengaruhi kehidupan ini dan menjadikan bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur’an.

Shalawat dan salam semoga tetap tercurah untuk penghulu para nabi, Muhammad bin ‘Abdillah shallallahu alaihi wasallam beserta orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik.

Tentu saja ada sejuta hikmah yang Allah selipkan dalam setiap apa yang telah digariskan-Nya, termasuk hikmah bahasa Arab yang Allah pilih sebagai bahasa Al-Qur’an yang agung. Dan kaum muslimin pun tersadar bahwa bahasa Arab ini begitu penting untuk dipelajari. Hanya saja tidak sedikit yang bingung bagaimana cara belajar bahasa Arab yang efektif? Apa yang harus dipelajari terelebih dahulu?

Berikut kami ringkaskan tips-tips yang kami anggap perlu diterapkan agar pelajar pemula bisa menggapai kemudahan dalam mempelajari bahasa yang agung ini.

Pertama: Niat yang Tulus
Sungguh, niat yang tulus ibarat penerang. Semakin seseorang tulus dalam berniat semakin terterangi hati dan langkahnya dan Allah semakin mudahkan perlahan-lahan setiap lajunya. Niat tulus dalam mempelajari bahasa Arab adalah untuk memudahkan seorang muslim mempelajari agama Allah karena nash-nash syariat termaktub dalam bahasa Arab dan p**a mempelajari bahasa Arab adalah bagian dari agama.

Kedua: Mempelajari Ilmu Nahwu dan sharaf
Ilmu Nahwu dan Sharaf termasuk di antara wasilah terbesar yang akan menjembatani anda dalam memahami teks-teks Arabic baik Al-Qur’an, hadits maupun karya-karya para ulama. Tentu saja ini menjadi keharusan bagi pemula untuk memahami dua ilmu ini sebab teks-teks atau nash-nash tidak akan dipahami dengan baik tanpa ilmu ini.
Jika ada yang bertanya, kemampuan manakah yang harus dipelajari terlebih dahulu, apakah kemampuan berbicara atau cukup mempelajari nahwu dan sharaf? Atau pertanyaan senada, manakah yang lebih penting, cukup memahami teks Arabic ataukah kemampuan berbicara bahasa Arab?

Kemampuan berbicara dalam bahasa Arab adalah hal yang baik. Begitu p**a dengan kemapuan memahami teks. Jika bisa dan mampu menggapai dua keterampilan ini tentu lebih bagus lagi.

Kemampuan berbicara tentu harus dipelajari bagi mereka yang ingin terjun dalam dunia pendidikan atau menjadi tenaga pendidik, pekerja di Timur Tengah, dan lainnya sebab ini adalah keterampilan yang dituntut bagi mereka.
Sementara bagi anda yang tidak berminat dalam pekerjaan tersebut maka lebih utama hanya fokus mempelajari ilmu Nahwu dan Sharaf sebab siapapun yang ingin mempelajari kandungan Al-Qur’an dan as-Sunnah mesti mempelajari ilmu tersebut dan tidak tertuntut untuk menjadi pandai dan mahir berbicara dalam bahasa Arab.

Ketiga: Mengikuti Kelas Online
Pada dasarnya, mengikuti pembelajaran bahasa Arab di tempat-tempat belajar baik pondok atau lembaga belajar lebih utama dibanding kelas online sebab pembelajaran kelas offline tentunya lebih terstruktur, bisa bertatap muka dengan pengajar sekaligus suasana belajar yang berbeda tentunya dengan kelas online.

Hanya saja, tak bisa terelakkan bahwa setiap individu muslim memiliki kesibukan masing-masing: mengurus rumah tangga, anak-anak, bekerja mencari nafkah untk keluarga dan kesibukan lainnya sehingga mereka tidak bisa mengikuti kels offline –dan kelas offline pun tida tersebar di setiap daerah-. Ada yang bisa meninggalkan kesibukannya, dan ada yang tidak. Ini sangat lumrah.

Karena itu, kelas online adalah salah satu alternatif efektif dalam mewadahi kaum muslimin untuk mempelajari bahasa Arab. Manfaatnya jelas, mereka bisa mendapat tambahan ilmu dan pemahaman terhadap bahasa Arab tanpa meninggalkan aktifitas harian yang dianggap penting.

Keempat: Akrab dengan Al-Qur’an
Kami mendapati bahwa tilawah Al-Qur’an harian akan sangat membantu pelajar pemula dalam mempelajari bahasa Arab. Sebab tilawah ini akan membantu hati dan pikiran akrab dengan kosa kata Arabic sehingga –sadar atau tidak- seseorang akan mudah memahami bahkan menghafal kosa kata yang diberikan oleh mentor/tutor.

Mushaf terjemahan baik terjemahan per kata atau tidak juga kami dapati ikut memberi andil bagi pelajar pemula untuk memahami bahasa Arab. Ini realita dan begitulah para peserta kelas online kami mengakuinya. Mereka yang mudah mempelajari bahasa Arab didapati bahwa mereka konsisten dan tetap meluangkan waktunya untuk membaca Al-Qur’an per hari.

Apakah anda bisa mengusahakan tilawah satu juz per hari? Cobalah dan anda akan mendapati diri sendiri akrab dengan kosa kata Al-Qur’an.

Kelima: Berdo’a
Belajar bahasa Arab seperti masuk dalam arena peperangan yang hasilnya jelas: menang atau terhempas dari medan laga. Terlebih syaitan tentunya tidak akan diam sekaligus ridha melihat kaum muslimin berduyun-duyun mempelajari bahasa Arab ini sebab tujuan mempelajari bahasa ini adalah motif agama dan merupakan bagian atau fase dalam menuntut ilmu syar’i.

Bisa jadi, seorang muslim begitu semangat dan berapi-api di awalnya namun akhirnya terhempas dan gugur di tengah jalan karena syaitan berhasil membisikinya agar berhenti saja dari pembelajaran yang sedang ditempuh. Dan ini realita yang banyak terjadi.

Karena itu, benarlah kata Nabi shallallahu alaihi wasallam bahwa do’a adalah senjata orang beriman. Begitu bahaya sekali jika seorang prajurit tidak menggunakan atau bahkan tidak membawa senjatanya ketika di medan laga, di hadapan pembesar-pembesar musuhnya.

Ada banyak sekali ragam do’a yang mesti menjadi bagian dalam rentetan-rentetan doa yang terpanjatkan dalam hal ini. Jangan ragu dalam mendoakan diri sendiri agar istiqamah dan konsisten dalam mempelajari bahasa Arab, dimudahkan menerima penjelasan mentor/tutor, mudah menghafal dan mengerjakan latihan-latihan yang diberikan, dimudahkan mengatur waktu di balik kesibukan-kesibukan yang dilakoni, atau berdoa kepada Allah agar guru diberkahi yang menjadikan ilmu yang didapat juga mendapat keberkahan.
___
Penyusun: Yani Fahriansyah S.Pd
(Founder dan Pengasuh kelas online bahasa Arab program AMIRA, Mahasiswa LIPIA Jakarta, dan kontributor web muslim.or.id)

Artikel www.yufidia.com

Read more https://yufidia.com/4215-5-tips-ampuh-mempelajari-bahasa-arab-bagi-pemula.html

11/02/2020

https://rumaysho.com/12720-7-alasan-harus-belajar-bahasa-arab.html


Kenapa mesti belajar bahasa Arab? Apa manfaatnya?

Walau kita bukan orang Arab, namun manfaatnya cukup besar jika kita mau mempelajari bahasa Arab.


Ini beberapa alasan kenapa kita mesti luangkan waktu untuk belajar bahasa Arab.



Pertama:
Keutamaan bahasa Arab amatlah jelas karena bahasa Arab adalah bahasa Al-Qur’an Al-Karim. Cukup alasan inilah yang jadi alasan besar kenapa kita harus mempelajari bahasa Arab. Keistimewaan bahasa Arab disebutkan dalam Al-Qur’an lebih dari sepuluh tempat, di antaranya pada ayat,

وَلَقَدْ ضَرَبْنَا لِلنَّاسِ فِي هَذَا الْقُرْآنِ مِنْ كُلِّ مَثَلٍ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ . قُرْآنًا عَرَبِيًّا غَيْرَ ذِي عِوَجٍ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

“Sesungguhnya telah Kami buatkan bagi manusia dalam Al Quran ini setiap macam perumpamaan supaya mereka dapat pelajaran. (Ialah) Al Quran dalam bahasa Arab yang tidak ada kebengkokan (di dalamnya) supaya mereka bertakwa.” (QS. Az-Zumar: 27-28)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata,

اللِّسَانُ العَرَبِي شِعَارُ الإِسْلاَمِ وَأَهْلِهِ

“Bahasa Arab adalah syi’ar Islam dan syi’ar kaum muslimin.” Disebutkan dalam Iqtidha’ Shirath Al-Mustaqim.



Kedua:
Dengan mempelajari bahasa Arab lebih mudah dalam menghafalkan, memahami, mengajarkan dan mengamalkan isi Al-Qur’an. Dengan modal bahasa Arab akan mudah p**a dalam memahami hadits-hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, menghafalkan, menjelaskan serta mengamalkannya.



Ketiga:
Orang yang paham bahasa Arab, terutama paham kaedah-kaedah dalam ilmu nahwu akan semakin mudah memahami Islam daripada yang tidak mempelajarinya sama sekali. Apalagi jika tugas seseorang sebagai penyampai dakwah, menjadi seorang da’i, kyai atau ustadz, tentu lebih urgent lagi mempelajarinya agar mudah memberikan pemahaman agama yang benar pada orang banyak.



Keempat:
Orang yang paham bahasa Arab akan mudah menggali ilmu dari ulama secara langsung atau membaca berbagai karya ulama yang sudah banyak tersebar hingga saat ini. Sedangkan yang tidak paham bahasa Arab hanya bisa mengandalkan kitab terjemahan dan itu sifatnya terbatas.



Kelima:
Bahasa Arab itu bahasa yang lembut dan lebih mengenakkan hati, serta menentramkan jiwa.

Ibnu Katsir saat menjelaskan surat Yusuf ayat kedua menyatakan,

لأن لغة العرب أفصح اللغات وأبينها وأوسعها، وأكثرها تأدية للمعاني التي تقوم بالنفوس

“Karena bahasa Arab adalah bahasa yang paling fasih, paling jelas, paling luas (kosakatanya), dan paling banyak mengandung makna yang menentramkan jiwa.”



Keenam:
Bahasa Arab adalah bahasa yang paling mulia.

Ibnu Katsir rahimahullah juga menyatakan,

فلهذا أنزلَ أشرف الكتب بأشرف اللغات، على أشرف الرسل، بسفارة أشرف الملائكة، وكان ذلك في أشرف بقاع الأرض، وابتدئ إنزاله في أشرف شهور السنة وهو رمضان، فكمل من كل الوجوه

“Karena Al-Qur’an adalah kitab yang paling mulia, diturunkan dengan bahasa yang paling mulia, diajarkan pada Rasul yang paling mulia, disampaikan oleh malaikat yang paling mulia, diturunkan di tempat yang paling mulia di muka bumi, diturunkan p**a di bulan yang mulia yaitu bulan Ramadhan. Dari berbagai sisi itu, kita bisa menilai bagaimanakah mulianya kitab suci Al-Qur’an.”

Oleh karena itu Allah nyatakan tentang bahasa Arab,

إِنَّا أَنزلْنَاهُ قُرْآنًا عَرَبِيًّا لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

“Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.” (QS. Yusuf: 2)



Ketujuh:
Bahasa Arab adalah bahasa yang lurus, mudah dipahami dan mudah digunakan sebagai hukum bagi manusia.

Allah menyatakan sendiri,

قُرْآَنًا عَرَبِيًّا غَيْرَ ذِي عِوَجٍ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

“(Ialah) Al-Qur’an dalam bahasa Arab yang tidak ada kebengkokan (di dalamnya) supaya mereka bertakwa.” (QS. Az-Zumar: 28)

Dalam ayat lain disebutkan,

وَإِنَّهُ لَتَنْزِيلُ رَبِّ الْعَالَمِينَ (192) نَزَلَ بِهِ الرُّوحُ الْأَمِينُ (193) عَلَى قَلْبِكَ لِتَكُونَ مِنَ الْمُنْذِرِينَ (194) بِلِسَانٍ عَرَبِيٍّ مُبِينٍ (195)

“Dan sesungguhnya Al Quran ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam, dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril), ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan, dengan bahasa Arab yang jelas.” (QS. Asy-Syu’ara: 192-195). Sebagaimana disebutkan dalam Zaad Al-Masiir karya Ibnul Jauzi, Al-Qur’an diturunkan dengan bahasa Arab yaitu bahasanya orang Quraisy yang setiap orang mudah memahaminya.

Juga dalam ayat lain disebutkan,

وَكَذَلِكَ أَنْزَلْنَاهُ حُكْمًا عَرَبِيًّا

“Dan demikianlah, Kami telah menurunkan Al Quran itu sebagai peraturan (yang benar) dalam bahasa Arab.” (QS. Ar-Ra’du: 37). Disebutkan dalam Tafsir Al-Jalalain, bahasa Arab digunakan sebagai hukum di tengah-tengah manusia. Dalam Zaad Al-Masiir disebutkan bahwa bahasa Arab bisa digunakan untuk menerangkan hukum-hukum yang wajib.

Masih tak tergerak hati Anda untuk mempelajari bahasa yang paling mulia dan dicintai oleh Allah?

Semoga Allah mudahkan untuk mempelajari bahasa Arab. Ihrish ‘ala maa yanfa’uk, semangatlah dalam hal yang manfaat untukmu.

Akhi, ukhti, yuk baca tulisan lengkapnya di Rumaysho:
https://rumaysho.com/12720-7-alasan-harus-belajar-bahasa-arab.html

Materi Pembelajaran Untuk MTs Kls IX: KAANA DAN SAUDARA-SAUDARANYA (كان واخواتها)
15/01/2020

Materi Pembelajaran Untuk MTs Kls IX: KAANA DAN SAUDARA-SAUDARANYA (كان واخواتها)

Materi Pembelajaran Untuk MTs Kls IX: ISIM MAUSHUL (اسم الموصول)
15/01/2020

Materi Pembelajaran Untuk MTs Kls IX: ISIM MAUSHUL (اسم الموصول)

PEMBAGIAN ISIM:
15/01/2020

PEMBAGIAN ISIM:

PEMBAGIAN FIIL:
15/01/2020

PEMBAGIAN FIIL:

Address

Marabahan
70582

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Belajar Bahasa ARAB MTS posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Belajar Bahasa ARAB MTS:

Shortcuts

Share

Category