12/06/2019
Untuk orangtua, jangan menganggap sepele kegiatan ekstrakulikuler ya. Karena, ada banyak manfaat dari kegiatan tersebut bagi anak. Kegiatan ini bisa membantu anak mengembangkan potensi diri anak.
Sebagai orangtua, wajar kalau ingin anak-anak fokus pada pendidikan akademisnya, tapi mereka juga membutuhkan kegiatan lain yang bermanfaat. Terus-terusan belajar juga gak baik untuk perkembangan psikologis anak. Memangnya apa saja sih manfaat ekstrakulikuler bagi anak?
1. Anak akan belajar cara mengatur waktu
Anak akan punya banyak kegiatan yang menuntut mereka memiliki kemampuan untuk mengatur waktu dengan baik. Ajarkan anak pentingnya prioritas agar kelak dia akan tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, berkomitmen dan bertanggung jawab.
2. Anak akan lebih percaya diri
Salah satu tujuan dari ekstrakulikuler adalah mengembangkan potensi dan bakat anak pada satu atau beberapa bidang. Jika anak mampu mengembangkan potensinya dengan baik, akan tumbuh rasa percaya diri yang sebelumnya tidak dimiliki loh.
3. Anak akan memiliki kemampuan sosial yang baik
Menurut Jenny Edmons di bukunya Mudroch University School of Psychology, kegiatan ekstrakulikuler dapat melatih kemampuan anak untuk bersosialisasi dan berinteraksi dengan sekitarnya.
4. Anak dapat menyalurkan energi dan kreatifitasnya
Meksipun memiliki anak yang aktif, anak tidak akan tumbuh menjadi pribadi yang bandel karena energinya tersalurkan pada kegiatan yang positif yaitu melalui kegiatan ekstrakulikuler.
5. Anak akan terhindar dari resiko stress
Ketika seseorang harus melakukan banyak kegiatan di antara serangkaian rutinitas yang harus dijalani setiap hari, kemungkinan untuk cepat bosan dan menderita stres akan semakin meningkat. Kegiatan sekolah dan tugas rumah yang padat bisa membuat mereka terkena stres dan depresi.
Nah, apakah kamu sebagai orangtua sudah mendukung anak mempunyai kegiatan ekstrakulikuler?