31/03/2020
โข ๐๐๐ก๐๐๐ก ๐๐จ๐๐ง๐๐ฅ, ๐ง๐จ๐๐๐ก ๐ฃ๐๐๐๐๐๐ฅ๐ โข
Ketika pemerintah menyuarakan ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐, kita terlalu banyak ๐๐๐๐๐๐๐๐ soal penghidupan kita. Ada yang takut dan kuatir karena ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐, tapi ada p**a yang acuh karena ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐.
๐๐ข๐ญ๐ถ, ๐ฃ๐ข๐จ๐ข๐ช๐ฎ๐ข๐ฏ๐ข๐ฌ๐ข๐ฉ ๐ฌ๐ช๐ต๐ข ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐บ๐ช๐ฌ๐ข๐ฑ๐ช ๐ฌ๐ฆ๐ฃ๐ช๐ซ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฑ๐ฆ๐ฎ๐ฆ๐ณ๐ช๐ฏ๐ต๐ข๐ฉ ๐ช๐ฏ๐ช?
Untuk kebaikan bersama, ada baiknya kita patuh pada aturan pemerintah. Disaat yang sama, pergunakan waktu yang ada tuk perkuat hubungan kita dengan Tuhan melalui doa dan baca Alkitab. Daripada kita mengeluh, cobalah tuk tenang dan berdoa, agar musibah ini cepat berlalu. Lagi p**a, sebagai orang Kristen, sudah seharusnya kita mengingat apa yang Yesus katakan:
* Matius 6:31-32 (TB)
31 Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?
32 Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.
Kita perlu mengingat hal ini kembali, karena tidak dipungkiri, musibah ini adalah musibah yang besar dan tidak sedikit orang yang kekuatirannya adalah tentang penghidupannya dan keluarganya. Tentu saja wajar, karena kita tentu harus berpikir tentang hal itu. Tetapi, jangan sampai fokus Anda adalah menjadi kuatir akan hal itu. Percaya saja apa yang Alkitab katakan, bahwa "Tuhan tau kita memerlukan makan, minuman dan pakaian".
Hari ini sebelum Saya tidur, Saya membuka Alkitab milik Saya dan Saya baca. Hari ini sesuai dengan jadwal bacaan Saya pribadi, pembacaan Saya di (Markus 8). Ketika Saya menulis pesan ini, Saya belum sempat menyelesaikan pembacaan Alkitab Saya, karena Saya berpikir ini pesan penting yang harus Saya sampaikan.
Ketika Saya mulai membaca Alkitab, Saya memulai dari (Markus 8:1-10). Baru saja Saya mulai membaca, Saya diingatkan akan keadaan kebanyakan orang hari-hari ini. Banyak orang kuatir akan kebutuhan hidup mereka, akibat kebijakan social distancing. Banyak pekerja diistirahatkan. Saya pun bekerja dan di tempat dimana Saya bekerja, juga mengistirahatkan karyawan dalam waktu yang belum ditentukan. Akibatnya, sumber penghasilan untuk penghidupan sehari-hari tentu saja menjadi gak ada (stop). Bagi yang punya tabungan banyak, tentu akan aman-aman saja. Tapi, bagi orang yang punya pekerjaan yang gajinya cukup atau bahkan pas untuk menghidupi penghidupan sebulan, tentu ini menjadi tantangan besar.
Ketika Saya baca (Markus 8:1-10), Tuhan ingatkan bahwa disaat itu banyak orang yang mengikuti Dia. Dan orang-orang itu tidak punya makanan. Ketika itu, Yesus mengatakan bahwa hati-Nya tergerak oleh belas kasihan, karena orang banyak yang mengikuti Dia dan tidak membawa makan. Para murid pun sontak menjawab bahwa "bagaimana mereka akan makan sampai kenyang di tempat itu saat itu. Sedangkan yang dipunyai para murid hanya ada tujuh roti dan beberapa ikan." Hal ini menjadi tantangan besar sekali, karena bagaimana mungkin beribu-ribu orang akan diberi makan hanya dengan tujuh roti dan beberapa ikan. Namun, yang Yesus lakukan adalah Dia mengambil roti dan ikan itu, atasnya Dia mengucapkan berkat, sehingga mujizat terjadi, orang-orang itu makan hingga kenyang. Bahkan, masih tersisa 7 bakul roti.
๐๐ข๐ญ ๐ข๐ฑ๐ข ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฃ๐ช๐ด๐ข ๐ฌ๐ช๐ต๐ข ๐ฑ๐ฆ๐ญ๐ข๐ซ๐ข๐ณ๐ช ๐ฌ๐ข๐ญ๐ช ๐ช๐ฏ๐ช?
Hal yang bisa kita pelajari adalah:
"Jangan kuatir akan ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐mu dan keluargamu. Percayalah bahwa Tuhan selalu ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐mu. Jika Yesus bisa memberi makan beribu-ribu orang hanya dengan tujuh roti dan beberapa ikan, bukankah Dia juga sanggup memberi makan kamu dan keluargamu?"
Saat ini, kita disadarkan bahwa kita tidak dapat hidup tanpa campur tangan Tuhan. Kita hanya bisa bergantung sepenuhnya kepada Dia.
Kiranya, Tuhan yang penuh kasih dan besar setia-Nya, memberikan kita ketenangan hidup dan memberi kita kekuatan tuk melewati dan menghadapi setiap situasi dan kondisi, sesulit apapun itu!
Tuhan Yesus memberkati ๐