19/03/2026
Perkembangan pemikiran teologi modern, khususnya dalam bidang hermeneutika, memberikan pengaruh signifikan terhadap cara gereja memahami, menafsirkan, dan memberitakan Firman Tuhan. Pendeta dan pelayan gereja dituntut untuk tidak hanya setia pada teks Alkitab, tetapi juga mampu membaca konteks jemaat secara kritis dan reflektif.
Sebagai lembaga pendidikan teologi, STT Mamasa memiliki tanggung jawab akademik untuk memfasilitasi dialog ilmiah antara tradisi teologi klasik dan perkembangan hermeneutika modern. Seminar wilayah ini dirancang sebagai ruang akademik untuk mempertemukan dosen, alumni, dan pelayan gereja dalam diskursus teologis yang konstruktif dan relevan bagi pelayanan gereja masa kini.
Seminar ini diharapkan menjadi ruang akademik yang memperkaya wawasan teologis peserta, khususnya dalam memahami dan mengaplikasikan pendekatan hermeneutika modern secara kritis dan bertanggung jawab dalam pelayanan gereja.Melalui pemaparan para narasumber dan diskusi yang berlangsung, seminar ini diharapkan tidak hanya memperluas pengetahuan teoretis, tetapi juga mendorong refleksi dan dialog yang konstruktif antara teks Alkitab, tradisi gereja, dan konteks pelayanan kontemporer.
Dengan demikian, hasil seminar ini dapat memberi kontribusi nyata bagi pengembangan pelayanan gereja yang relevan, kontekstual, dan berakar pada kajian teologi yang akademis. Kami mengucapkan terima kasih kepada para narasumber, moderator, panitia, serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Kiranya seminar ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam pengembangan keilmuan teologi dan peningkatan mutu akademik Program Studi S-1 Teologi STT Mamasa.