05/10/2021
Para pakar IT terkesima menyaksikan kemampuan anak SD ini. Walau dari SD "ndeso", skill dan pengetahuannya sangat mengesankan.
Berikut ini link salah satu video (dari banyak video) tentang kemampuan anak tersebut di bidang IT:
MENGAGUMKAN ! ANAK SD SUDAH MAMPU MEMBUAT JARINGAN SENDIRI
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) secara masif mempengaruhi semua sektor kehidupan termasuk sektor pendidikan. Jenjang pendidika...
11/10/2020
Materi T-005 (bagian 1):Kompatibilitas perangkat komputer dan troubleshooting kartu grafis
1. Pengertian kompatibilitas.
Istilah kompatibilitas berasal dari bahasa Inggris "compatibility" yang bermakna "kesesuaian/kecocokan". Yang dimaksud di sini adalah kesesuaian komponen perangkat komputer dengan arsitektur CPU, bus, motherboard atau sistem operasi tertentu.
Pengetahuan kompatibilitas wajib dikuasai oleh teknisi reparasi/perakit PC. Tanpa pengetahuan ini, teknisi tidak akan mampu mereparasi atau merakit PC dengan benar.
Terdapat dua macam kompatibilitas, yaitu kompatibilitas perangkat keras (hardware compatibility) dan kompatibilitas perangkat lunak (software compatibility).
a. Kompatibilitas perangkat keras
Kompatibilitas perangkat keras adalah kompatibilitas (kesesuaian/kecocokan) suatu perangkat keras dengan perangkat keras lainnya. Misalnya kesesuaian dengan arsitektur CPU, bus, atau motherboard komputer yang akan digunakan.
Contohnya, kartu grafis yang akan dirakitkan pada PC, harus kompatibel (sesuai/cocok) dengan spesifikasi (jenis) slot ekspansi yang tersedia pada motherboard. Jika spesifikasi slot tersebut adalah slot PCIE x16 versi 2.0, maka spesifikasi kartu grafisnya sebaiknya juga sama, yaitu kartu grafis PCIE x16 versi 2.0. Bila spesifikasinya tidak sama, dapat mengakibatkan timbulnya masalah baru. Misalnya kartu grafis tidak berfungsi (tidak ada tampilan di layar monitor), atau mungkin operasional komputer tidak berjalan normal sebagaimana layaknya.
b. Kompatibilitas perangkat lunak
Kompatibilitas perangkat lunak adalah kompatibilitas (kesesuaian/kecocokan) perangkat lunak dengan perangkat kerasnya. Misalnya kesesuaian sistem operasi dengan arsitektur CPU, bus, atau motherboardnya. Kesesuaian antara program aplikasi/game dengan spesifikasi kartu grafisnya, dan lain-lainnya.
Bila perangkat lunak tidak kompatibel dengan perangkat kerasnya, juga dapat mengakibatkan timbulnya masalah baru. Misalnya operasional komputer menjadi lamban, terputus-putus, hang, atau gejala ketidaknormalan operasional lainnnya.
2. Istilah-istilah dlm kompatibilitas.
Terdapat beberapa istilah yang sering digunakan dalam lingkup bahasan kompatibilitas, antara lain compatible, incompatible, backward compatible, dan upward compatible.
a. Compatible
Compatible berasal dari bahasa Inggris yang bermakna cocok atau sesuai (kompatibel). Dalam lingkup pengetahuan perangkat komputer, istilah kompatibel memiliki dua arti, yaitu:
Arti pertama:
Dua perangkat dikatakan kompatibel apabila kedua perangkat tersebut dapat bekerjasama dan beroperasi normal sebagaimana mestinya. Misalnya, sebuah kartu grafis dapat berfungsi normal bila dipasang pada sebuah komputer. Maka dapat dikatakan bahwa kartu grafis tersebut kompatibel dengan sistem komputer tadi.
Arti kedua:
Misalkan terdapat dua buah kartu grafis, yaitu kartu grafis A dan kartu grafis B. Kartu grafis A berfungsi normal bila dipasang pada komputer C. Sedang kartu grafis B juga berfungsi normal bila dipasang pada komputer C. Maka dapat dikatakan bahwa kartu grafis A kompatibel dengan kartu grafis B. Dengan kalimat lain dapat dikatakan bahwa kartu grafis B dapat menggantikan kartu grafis A, atau sebaliknya.
b. Incompatible.
Kata incompatible berasal dari bahasa Inggris yang bermakna tidak kompatibel atau tidak sesuai/tidak cocok. Merupakan kebalikan dari kata kompatibel.
c. Backward compatible
Istilah backward compatible (kompatibel balik) digunakan untuk menyebut perangkat versi baru yang tetap dapat berfungsi (beroperasi) bila dipasang pada perangkat versi lama. Misalnya, kartu grafis PCIE versi 3.0, dapat beroperasi pada slot PCIE versi 2.0. Maka dapat dikatakan bahwa kartu grafis PCIE versi 3.0 tadi backward compatible dengan PCIE versi 2.0.
Istilah backward compatible sering p**a disebut dengan nama downward compatible.
d. Upward compatible
Istilah upward compatible digunakan untuk menyebut perangkat versi lama yang tetap dapat berfungsi (beroperasi) bila dipasang pada perangkat versi yang lebih baru. Misalnya, kartu grafis PCIE versi 1.0, dapat beroperasi pada slot PCIE versi 2.0. Maka dapat dikatakan bahwa kartu grafis PCIE versi 1.0 tadi upward compatible dengan PCIE versi 2.0.
Istilah upward compatible sering p**a disebut dengan nama forward compatible.
..... bersambung.....
--------------------------------------------------------
Kompatibilitas perangkat keras komputer (PC)||Computer hardware compatibility
Kompatibilitas perangkat komputer (PC) 1. Pengertian kompatibilitas Istilah kompatibilitas berasal dari bahasa Inggris compatibility yang bermakna kesesuaian...
16/09/2020
https://www.youtube.com/watch?v=AvSPZCkv-oI
Slot Ekspansi pada motherboard || Expansion slot on the motherboard || PART #2
Penggunaan istilah GPU, IGP (IGC), VGA onboard, VGA card (kartu VGA), dan graphics card (kartu grafis). Pada bahasan yang lalu dijelaskan bahwa GPU bertugas ...
16/09/2020
https://www.youtube.com/watch?v=op5dwJEnptA&t=181s
Slot Ekspansi pada motherboard || Expansion slot on the motherboard
Penggunaan istilah GPU, IGP (IGC), VGA onboard, VGA card (kartu VGA), dan graphics card (kartu grafis). Pada bahasan yang lalu dijelaskan bahwa GPU bertugas ...
16/09/2020
Materi T-004 (bagian 1): Slot ekspansi dan kartu ekspansi.
1. Pengertian istilah slot ekspansi
dan kartu ekspansi.
Slot ekspansi (expansion slot) adalah slot-slot yang ada pada motherboard, tempat dipasangkannya berbagai macam kartu (card) tambahan. Slot ekspansi disediakan sebagai fasilitas untuk memperluas/meningkatkan fungsi motherboard. Misalnya, pada motherboard tertentu tidak terdapat IGP, sehingga tidak dapat menampilkan gambar ke monitor. Agar dapat menampilkan gambar ke monitor, maka harus ditambahkan kartu grafis yang dipasang pada slot ekspansi tadi.
Dengan demikian, motherboard yang semula tidak memiliki kemampuan untuk menampilkan gambar, kini fungsinya diperluas (ditambah) sehingga mampu menampilkan gambar ke monitor. Slot tadi, sesuai dengan fungsinya, disebut dengan nama slot ekspansi (yang bermakna "slot perluasan"). Sedangkan kartu grafis tadi disebut sebagai kartu ekspansi (kartu perluasan). Yang dimaksud "perluasan" disini adalah perluasan fungsi.
Kartu ekspansi tidak hanya berwujud kartu grafis saja. Kartu ekspansi bisa berupa kartu suara (sound card), kartu antarmuka jaringan (NIC = Network Interface Card), dan lain-lainnya.
2. Jenis slot ekspansi.
Slot ekspansi yang terdapat pada motherboard, beragam, baik jenis maupun jumlahnya. Jenis-jenis slot ekspansi tersebut antara lain:
- Slot ISA (Industry Standard
Architecture)
- Slot VLB (VESA Local Bus= Video
Electronics Standard Association
Local Bus)
- Slot PCI (Peripheral Component
Interconnect)
- Slot PCMCIA (Personal Computer
Memory Card International
Association)
- Slot AMR (Audio/Modem Riser)
- Slot CNR (Communication and
Network Riser)
- Slot AGP (Accelerate Grapics Port)
- Slot PCIE (Peripheral Component
Interconnect Express)
- dan lain-lainnya.
Jenis slot yang umum ditemukan pada PC yang masih digunakan oleh masyarakat Indonesia antara lain slot PCI, slot AGP, dan slot PCIE.
a. Slot PCI.
Slot PCI dirancang berdasar ketetapan PCI Standard Interest Group. Didesain pertamakali oleh perusahaan Intel, dan dipasarkan pertamakali pada tahun 1993.
Umumnya slot PCI bekerja pada frekuensi 33, 33 MHz atau 66 MHz, menggunakan sistem komunikasi paralel. Slot PCI versi lama menggunakan lebar bus 32 bit, sedangkan versi yang lebih baru menggunakan lebar bus 64 bit.
Jumlah slot PCI pada motherboard bisa lebih dari satu buah.
Pada slot PCI dapat dipasangkan kartu grafis, kartu video, kartu antarmuka jaringan, dan kartu ekspansi PCI lainnya.
b. Slot AGP
Slot AGP dirancang khusus untuk kartu grafis tipe AGP. Tidak bisa digunakan untuk kartu lainnya selain kartu grafis tadi. Slot AGP bekerja pada frekuensi 66 MHz.
Jumlah slot AGP pada sebuah motherboard, biasanya hanya satu buah.
Terdapat beberapa tipe slot AGP, antara lain AGP 1x, AGP 2x, AGP 4x, dan AGP 8x, masing-masing memiliki kecepatan transfer data yang berbeda. Berikut ini kecepatan transfer data maksimumnya:
--------------------------------------------------------
Tipe kecepatan transfer
AGP data maksimum
--------------------------------------------------------
1x 266 MB per detik
2x 533 MB per detik
4x 1066 MB per detik
8x 2133 MB per detik
--------------------------------------------------------
c. Slot PCIE
Slot PCIE merupakan perkembangan dari slot PCI. Slot PCIE mampu mentransfer data lebih cepat dibandingkan PCI. Berbeda dengan slot PCI yang masih menggunakan sistem komunikasi paralel. Slot PCIE menggunakan sistem komunikasi serial.
Terdapat beberapa versi PCIE, antara lain versi 1.0, 2.0, dan versi 3.0. Masing masing versi terdapat beberapa macam PCIE yang kecepatan transfer datanya berbeda. Berikut ini kecepatan transfer data maksimum berbagai ragam jenis slot PCIE.
--------------------------------------------------------
Slot Kecept. transfer data
PCIE maks. (MB per detik)
versi 1.0 versi 2.0 versi 3.0
--------------------------------------------------------
x1 250 500 1000
x2 500 1000 2000
x4 1000 2000 4000
x8 2000 4000 8000
x16 4000 8000 16000
x32 8000 16000 32000
--------------------------------------------------------
11/08/2020
https://youtu.be/AvSPZCkv-oI
Slot Ekspansi pada motherboard || Expansion slot on the motherboard || PART #2
Penggunaan istilah GPU, IGP (IGC), VGA onboard, VGA card (kartu VGA), dan graphics card (kartu grafis). Pada bahasan yang lalu dijelaskan bahwa GPU bertugas ...
04/08/2020
~INFORMASI~
BAGI YG BERKENAN MENGIKUTI PEMBELAJARAN KOMPUTER MULAI DARI DASAR VIA ZOOM SILAHKAN PM SAYA.
TERIMA KASIH
31/07/2020
(bagian 2): Lanjutan penggunaan istilah GPU, IGP (IGC), VGA onboard, VGA card (kartu VGA), dan graphics card (kartu grafis).
2. GPU terintegrasi.
Pada perkembangan teknologi berikutnya, GPU tidak hanya dikemas dalam bentuk kartu grafis. GPU dikemas disatukan (diintegrasikan) ke dalam chipset, yaitu ke chip northbridge yang ada di motherboard.
GPU yang diintegrasikan ke dalam chip northbridge ini dikenal dengan nama ilmiah IGP (Integrated Graphics Processor) atau IGC (Integrated Graphics Controller). Namun, banyak yang menyebutnya dengan nama VGA onboard.
Pada bahasan kita selanjutnya, sebaiknya tetap menggunakan istilah aslinya (ilmiahnya) yaitu IGP atau IGC agar tidak salah kaprah. Sebab, istilah onboard bermakna "ada pada board". Kalau diteliti, pada motherboard, tidak terdapat chip grafis yang tersolder langsung pada motherboard. Chip grafis tersebut terintegrasi pada chip northbridge. Chip northbridge inilah yang tersolder pada motherboard. Jadi, istilah yang lebih tepat untuk grafis (GPU) terintegrasi seperti ini adalah IGP atau IGC tadi.
3. GPU onboard.
Terdapat p**a GPU yang dikemas tersolder langsung pada motherboard. Contohnya adalah chip VGA onboard yang ada pada motherboard PC laptop merek Asus seri A45V. Pada motherboard ini, terdapat chip grafis tersendiri yang tersolder langsung pada motherboard, walaupun sebenarnya laptop ini juga memiliki GPU yang terintegrasi pada CPUnya. Artinya, PC laptop ini memiliki dua buah GPU, yaitu GPU yang terintegrasi pada CPU, dan GPU yang tersolder pada motherboard. Pengguna laptop dapat memilih GPU mana yang akan diaktifkan saat mengoperasikan laptopnya.
Kemasan GPU semacam ini umum digunakan pada mikroprosesor PC masa kini, misalnya pada mikroprosesor Core i3, Core i5 dan Core i7 generasi kedua atau setelahnya. PC yang menggunakan mikroprosesor tersebut di atas tidak lagi memerlukan kartu grafis. Namun, bila pada PC tersebut dipasangkan kartu grafis, juga tidak menjadi masalah.
Pada kasus semacam ini, tidak dapat dikatakan bahwa motherboard yang digunakan pada PC tersebut bersifat "onboard VGA" atau memiliki "VGA terintegrasi", walaupun pada motherboard tersebut juga terdapat konektor/port untuk sambungan ke monitor. Karena pada dasarnya GPU-nya tidak terdapat pada motherboard, tetapi terdapat pada mikroprosesornya.
Pada mikroprosesor mobile (mikroprosesor untuk laptop), chip grafis tadi terlihat langsung dengan jelas seperti disajikan pada foto di atas. Sedangkan pada mikroprosesor desktop atau server, chip grafis tadi tidak terlihat dari luar karena tertutup IHS (Integrated Heat Spreader).
Slot Ekspansi pada motherboard || Expansion slot on the motherboard
Slot Ekspansi pada motherboard
20/07/2020
(bagian 1):Penggunaan istilah GPU, IGP (IGC), VGA onboard, VGA card (kartu VGA), dan graphics card (kartu grafis).
Pada bahasan yang lalu dijelaskan bahwa GPU bertugas melaksanakan "perintah" CPU untuk melanjutkan pengolahan data grafis hasil pemrosesan CPU untuk ditampilkan di monitor. Tepatnya, GPU berfungsi khusus sebagai pemroses (rendering) data grafis, baik data 2 dimensi (2D) atau data 3 dimensi (3D) untuk ditampilkan di layar monitor.
Secara fisik, pada bahasan perangkat keras komputer (PC), terdapat beberapa golongan GPU, yaitu GPU diskrit (eksternal), GPU onboard, dan GPU terintegrasi. Untuk memahami lebih rinci, berikut ini disajikan histori (sejarah) keberadaan GPU itu sendiri.
1. GPU eksternal (kartu grafis).
Pada awalnya, GPU dikemas dalam bentuk card (kartu). Card/kartu ini kemudian dikenal dengan nama graphics card (kartu grafis) atau video card (kartu video). Selain itu, dikenal p**a dengan berbagai nama, antara lain graphics adapter, graphics board, video adapter, display card, dan display adapter.
19/07/2020
https://www.youtube.com/watch?v=HhCkHMTIA-0
Pemahaman tentang sejarah & fungsi chipset untuk pedoman perakitan PC #2||Chipset understanding
Pemahaman tentang sejarah chipset & fungsi chipset untuk pedoman perakitan PC. ------------------------------------------------------------------------------...