Assalamualaikum...
MA Al Hidayah Karangploso
Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from MA Al Hidayah Karangploso, School, Malang.
Hormati gurumu sayangi teman... itu lah tanda nya kau murid budiman (saking sayange nang konco, sak kelas di gendak kabeh)
Menjaga nama baik sekolah / guru itu termasuk ibadah...
Rajin pangkal pandai......
Setelah Lulus sekolah..... Nikah? Kuliah? Kerja? Atau nyantai aja?
Selamat Jalan Uje
♣ TIPS MEMBERI NAMA ANAK ♣
Memberikan nama untuk anak itu susah-susah gampang. Salah-salah nama bisa jadi beban buat si Anak. Maka hati-hatilah dalam memberikan nama untuk anak tersayang. Karena nama akan disandang seumur hidupnya.
1. Nama itu mengandung do’a.
Nama anak itu cermin harapan orang tua. Nama itu mengandung Do’a. Tetapi do’anya yang singkat saja. Kalau terlalu panjang nanti dikira Tahlil atau Wirid. Kalau dipanggil bukannya nengok, malah bilang “Amiinn..”
2. Nama jangan nyusahin orang Kelurahan.
Nama anak mudah dibaca dan mudah ditulis. Meskipun tampaknya bagus, jangan pakai huruf mati yang digandeng-gandeng atau didobel-dobel (mis. Lloyd, Nikky, Thasya dll). Biasanya sama petugas Kelurahan akan terjadi salah tulis dalam pembuatan Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, KTP dll. Nah… nggak enaknya lagi kalo kita minta revisi biasanya kena biaya lagi… dan prosesnya lama lagi.
3. Nama jangan cuma satu kata
Minimal ada First Name, Nick Name dan Family name gitu loh…. Ini penting terutama kalo pas lagi ngurus Paspor atau Visa. Nggak jadi berangkat ke Amrik hanya gara-gara namanya cuma Prakoso atau Pamuji atau Paryono khan kesiaan…
4. Nama jangan terlalu panjang
Nama yang panjang bererot bisa bikin susah si pemilik nama. Disamping susah ngingetnya, juga ngerepotin waktu ngisi formulir pendaftaran masuk Perguruan Tinggi Negeri (dulu UMPTN). Itu lho..yang ngitemin buletan-buletan pakai pensil 2B. Capeek khaan… Nama panjang seperti Siti Hartati Riwayati Mulianingsih Adiningrum Mekar Berseri Sepanjang Hari…. adalah sangat-sangat not-recommended.
5. Nama anak bersifat internasional
Anak kita hidup dimasa depan, di era globalisasi dimana hubungan dengan dunia internasional amat sangat intens. Jadi jangan mempersulit anak dengan nama-nama yang sulit di-eja. Nama Saklitinov misalnya orang Jepang nyebutnya Sakuritino, orang Sunda bilang Saktinop, orang Amrik bilang Sechlaytinove… Syusah khaaannn. Padahal maksudnya Sabtu Kliwon Tiga November…
6. Ketahuilah arti nama anak
Ketahuilah arti nama anak. Jangan memberikan nama hanya karena enak diucapkan atau bagus ditulisnya. Nama Jalmowono memang sepintas enak diucapkan dan bagus kalo ditulis tetapi ketahuilah bahwa Jalmowono itu artinya Orang Utan.
7.Jangan pakai nama artis.
Nama artis memang bagus-bagus, cuma masalahnya kalau artis itu kelakuannya baik… lha kalau jadi bahan gosip melulu khan jadi beban juga buat si anak. Lagian pakai nama artis itu tandanya anda gak kreatif dalam bikin nama.
8. Abjad huruf pertama nama anak.
Huruf pertama “A” pada nama anak ada enak gak enaknya. Gak enaknya kalau pas ada ujian/test/wawancara sering dipanggil duluan. Gak sempet nanya-nanya ama temannya. Tapi kadang-kadang juga pas giliran dapat pembagian apa gitu, dapetnya juga sering duluan. Sebaiknya ambil huruf pertama itu antara D sampai K. Cukupan lah… Huruf depan Z… wah.. biasanya adanya dibawah…
9. Jangan sok Kebarat-baratan
Jangan memberi nama anak dengan bergaya kebarat-baratan, biar dibilang keren. Kudu diinget, anda lahir dibumi Indonesia, orang Indonesia, kulturnya tetap orang Indonesia. Kalau nama keindo-indoan, tapi mukanya ya melayu-melayu juga, malu sendirikan, anaknya ya ortunya.. Lagian kalo kejepit toh bilangnya “adawww….” bukan “Oh my God..”
Bila kita bisa menjauhi maksiat...jangan kau pikir itu semata2 kehebatan dirimu
Ingat kasih sayang Tuhan mu juga berperan disini
Bila kita menjalani maksiat....jangan engkau berpikir itu karena takdir dari Tuhan mu
Itu semata2 karena kebodohanmu yg tidak bisa memahami semua petunjuk Tuhan mu
Tetap semangat....tetap jauhkan diri dari penyakit hati
♦ Hanya Enam Pertanyaan ♦
Suatu hari Seorang Guru berkumpul dengan murid-muridnya.
Lalu beliau mengajukan enam pertanyaan...........
Pertama : "Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini......??"
Murid-muridnya ada yang menjawab, "Orang tua", "guru", "teman", dan "kerabatnya"
Sang Guru menjelaskan semua jawaban itu benar.......,
Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah "kematian.."
Sebab kematian adalah PASTI adanya.
Lalu Sang Guru meneruskan pertanyaan kedua :
"Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini..??"
Murid-muridnya ada yang menjawab :
"negara Cina", "bulan", "matahari", dan "bintang-bintang"
Lalu Sang Guru menjelaskan bahwa semua jawaban yang diberikan adalah benar........
Tapi yang paling benar adalah "Masa lalu,". Siapa pun kita, bagaimana pun kita dan betapa kayanya kita, tetap kita TIDAK bisa kembali ke masa lalu. Sebab itu kita harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang.
Sang Guru meneruskan dengan pertanyaan yang ketiga : "Apa yang paling besar di dunia ini..??"
Murid-muridnya ada yang menjawab, "gunung", "bumi", dan "matahari".
Semua jawaban itu benar kata Sang Guru,
Tapi yang paling besar dari yang ada di dunia ini adalah "NAFSU"
Manusia menjadi celaka karena memperturutkan hawa nafsunya...............
Segala cara dihalalkan demi mewujudkan impian nafsu. Karena itu, kita harus hati-hati dengan hawa nafsu ini, jangan sampai nafsu membawa kita ke neraka (atau kesengsaraan dunia dan akhirat).
Pertanyaan keempat adalah
"Apa yang paling berat di dunia ini..??"
Di antara muridnya ada yang menjawab... "baja", "besi", dan "gajah".
"Semua jawaban hampir benar...", kata Sang Guru ......., tapi yang paling berat adalah "memegang amanah ".
Pertanyaan yang kelima adalah.........
"Apa yang paling ringan di dunia ini..??"
Ada yang menjawab "kapas", "angin", "debu", dan "daun-daunan" ..
"Semua itu benar...", kata Sang Guru...tapi yang paling ringan di dunia ini adalah "Meninggalkan ibadah,"
Lalu pertanyaan keenam adalah
"Apakah yang paling tajam di dunia ini..??"
Murid-muridnya menjawab dengan serentak....... "PEDANG...!!!"
"(hampir) Benar...", kata Sang Guru tetapi, yang paling tajam adalah "Lidah manusia" Karena melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati... dan melukai perasaan saudaranya sendiri...
Sudahkah kita menjadi insan yang selalu ingat akan KEMATIAN, senantiasa belajar dari MASA LALU, dan tidak memperturutkan NAFSU... Sudahkah kita mampu MENGEMBAN AMANAH sekecil apapun dengan tidak MENINGGALKAN IBADAH, serta senantiasa MENJAGA LIDAH kita..
Ada seorang ayah yg sedang sakit keras. Sblm sang ayah menghembuskan nafas terakhir, dia memberi pesan kpd kedua anaknya : "Anakku, ada dua pesan penting yg ayah ingin sampaikan kepadamu utk keberhasilan hidupmu"
"Pertama, jgn pernah menagih piutang kpd siapapun. Kedua, jgn pernah tubuhmu terkena terik matahari secara langsung."
5 tahun berlalu sang ibu menengok anak sulungnya dgn kondisi bisnisnya yg sangat memprihatinkan.
Ibu pun bertanya "Wahai anak sulungku, kenapa kondisi bisnismu demikian?"
Si sulung menjawab : "Saya mengikuti pesan ayah, bu. Saya di larang menagih piutang kpd siapapun sehingga banyak piutang yang tidak dibayar & lama-lama habislah modal saya."
"Pesan yg kedua ayah melarang saya terkena sinar matahari secara langsung & saya hanya punya sepeda motor. Itulah sebabnya, saya pergi & p**ang selalu naik taxi."
Kemudian sang ibu pergi ke tempat si bungsu yg keadaannya berbeda jauh. Si bungsu sukses menjalankan bisnisnya. Sang ibu pun bertanya "Wahai anak bungsuku, kenapa bisnismu sedemikian sukses?"
Si bungsu jawab : "Ini krn saya mengikuti pesan ayah, bu. Pesan yg pertama saya dilarang menagih piutang kpd siapapun. Oleh karena itu saya tdk pernah memberikan utang kpd siapapun, sehingga modal saya tetap utuh."
"Pesan kedua saya dilarang terkena sinar matahari secara langsung, maka dgn motor yg saya punya, saya selalu berangkat sebelum matahari terbit & p**ang setelah matahari terbenam, sehingga para pelanggan tahu toko saya buka lebih pagi & tutup lebih sore."
Note : Si Sulung & Si Bungsu menerima pesan yg SAMA, namun masing-masing memiliki penafsiran dan sudut pandang / MINDSET yang berbeda. Mereka MELAKUKAN cara yg berbeda sehingga mendapatkan HASIL yg berbeda p**a.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Website
Address
Malang
65152