16/01/2026
Ada pemandangan yang selalu berhasil membuat hati bergetar di setiap gerbang pesantren. Seorang ibu yang harus belajar ‘tegar’ di hadapan anaknya, padahal hatinya remuk karena rindu yang bahkan sudah dimulai sebelum ia sampai di rumah.
Kita seringkali hanya melihat santri yang sedang berjuang menuntut ilmu, namun kita lupa ada ‘pejuang’ lain di balik layar: yaitu seorang ibu yang rela menukar keberadaan anaknya dengan doa-doa panjang di tengah malam. Di gerbang inilah, air mata berubah menjadi berkah, dan perpisahan sementara menjadi investasi abadi. Sungguh, rida Allah benar-benar nyata terlihat dari keikhlasan wajah para ibu yang pulang dengan tangan kosong namun hati penuh doa