02/05/2026
ποΈ WAWANCARA IMAJINER
Pena Lena bersama Ki Hadjar Dewantara
Refleksi Pendidikan Indonesia 2026
Pena Lena:
Bapak Ki Hadjar Dewantara, jika Anda melihat kondisi pendidikan Indonesia saat ini, apa hal pertama yang paling Anda soroti?
Ki Hadjar Dewantara:
Saya melihat kemajuan dalam akses dan teknologi, namun ada yang mulai memudar: ruh pendidikan sebagai pembentuk budi pekerti. Pendidikan jangan hanya mencerdaskan pikiran, tetapi juga menuntun hati dan tindakan.
Pena Lena:
Bagaimana pandangan Anda tentang penggunaan teknologi digital dalam pendidikan saat ini?
Ki Hadjar Dewantara:
Teknologi adalah alat, bukan tujuan. Jika digunakan dengan bijak, ia memperluas ilmu. Namun jika tidak disertai nilai, justru menjauhkan manusia dari kebijaksanaan. Guru harus tetap menjadi penuntun, bukan tergantikan oleh mesin.
Pena Lena:
Saat ini banyak siswa belajar hanya untuk nilai dan ijazah. Apa tanggapan Anda?
Ki Hadjar Dewantara:
Itulah kekeliruan arah. Pendidikan sejatinya adalah proses memerdekakan manusia, bukan sekadar mengumpulkan angka. Anak didik harus tumbuh menjadi manusia yang merdeka berpikir, mandiri, dan berkarakter.
Pena Lena:
Apa pesan Anda bagi para pemimpin pendidikan dan pemerintah saat ini?
Ki Hadjar Dewantara:
Pemimpin harus menjadi teladan. Ingatlah:
βIng ngarsa sung tuladha.β
Jika pemimpin kehilangan integritas, maka pendidikan akan kehilangan arah. Kebijakan harus berpihak pada kemanusiaan, bukan sekadar sistem.
Pena Lena:
Bagaimana peran guru di era modern yang penuh tantangan ini?
Ki Hadjar Dewantara:
Guru tetap menjadi kunci.
Di depan memberi teladan, di tengah membangun semangat, di belakang memberi dorongan. Guru bukan hanya pengajar, tetapi pembimbing kehidupan.
Pena Lena:
Melihat fenomena bullying dan krisis karakter di kalangan pelajar, apa solusi menurut Anda?
Ki Hadjar Dewantara:
Bangun pendidikan berbasis kasih dan keteladanan. Lingkungan sekolah harus menjadi taman yang menyenangkan, bukan tempat tekanan. Anak yang dihargai akan belajar menghargai orang lain.
Pena Lena:
Terakhir, apa pesan Anda untuk generasi muda Indonesia saat ini?
Ki Hadjar Dewantara:
Jadilah manusia yang merdeka lahir dan batin. Gunakan ilmu untuk kebaikan, bukan sekadar kebanggaan. Bangsa ini membutuhkan generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga beradab dan bertanggung jawab.
β¨ Pesan Inti Ki Hadjar Dewantara untuk 2026
1. Pendidikan harus kembali pada pembentukan karakter (budi pekerti)
2. Teknologi hanyalah alat, nilai moral tetap utama
3. Guru adalah penuntun, bukan sekadar pengajar
4. Pemimpin wajib memberi keteladanan nyata
5. Pendidikan sejati adalah memerdekakan manusia
Dispendikmalangkab
31/03/2026
31/03/2026