10/01/2024
Halo semua.. Saya baru meng-upload video ke Youtube saya. Semoga bermanfaat bagi pembelajaran Wing Chun bagi semua member di Grup/Page ini. Jangan lupa Share, Like, Follow, dan Comment ya. Check out Video lainnya di Channel saya.
Jia You! π₯π₯π₯
Link Youtube Robin Chiang:
SIMPLE WING CHUN TECHNIQUES TO RELEASE HAND GRABS
This video will teach you how easy it is to use hand techniques from Siu Lim Tao to release Hand Grabs.Want to join our Wing Chun Class?Time: Wednesday 18:30...
18/11/2021
MENJADI BEBAS
Dari pengalaman saya selama ini belajar beladiri, saya belajar untuk mempunyai pemikiran terbuka dan kerendahan hati dalam belajar. Saya belajar untuk tidak fanatik dalam 1 keilmuan atau tidak mau belajar yang lain; melainkan selalu merasa bahwa saya harus terus berkembang dan belajar lebih banyak.
Dunia beladiri begitu luas, hanya pemikiran kitalah yang sempit. Kitalah yang membatasi diri kita sendiri. Kitalah yang membuat "kotak" atau "pagar" dalam beladiri kita. Sebagai contoh, sebagai seorang praktisi Wing Chun mungkin ada yang merasa bahwa Lineage Wing Chun kitalah yang terbaik. Yang lain dianggap aneh atau nyeleneh. Sehingga banyak yang mendiskreditkan aliran-aliran Wing Chun lainnya.
Ada juga praktisi Wing Chun yang merasa kita tidak perlu belajar Groundfighting karena kita selalu bertarung dalam posisi berdiri. Tetapi, semisalnya ada seorang praktisi grappler datang ke tempat kita dan melakukan takedown, apakah kita mampu mengatasinya? Atau, jika ada teman yang mengajak kita sparring ala Kickboxing atau MMA, bisakah kita mengimbanginya sebagai seorang praktisi Wing Chun? Apakah kita hanya terpaku pada satu keilmuan saja dan tidak mau belajar yang lain? Apakah kita menolak ajakan untuk bertanding persahabatan hanya karena kita kurang menguasai situasi?
Tidak ada satu keilmuan pun yang paling hebat. Hanya Praktisi beladiri yang terus mengasah dirinya lah yang akan menjadi hebat. Bruce Lee berkata, "The best fighter is not a boxer, karate or judo man. The best fighter is someone who can adapt to any style. HeΒ kicks too good for a boxer, throws too good for a karate man, and punches too good for a judo man."
Menjadi bebas adalah bisa beradaptasi dalam kondisi apapun. Disini diperlukan keberanian untuk mencoba dan terus belajar. Janganlah terkotak dalam suatu keilmuan saja. Bukalah pikiran kita untuk bisa belajar dari manapun. Ketika pengetahuan semakin banyak, maka semakin kita dapat mengembangkan keilmuan kita. Janganlah terjebak dalam masa lalu maupun menjadi stagnan. Teruslah melangkah maju. Jadilah bebas dan jadilah dirimu yang terbaik.
Robin Jiang (Robin Chiang)
Wing Chun, Krav Maga, Muay Thai, Kickboxer Instructor
18/11/2021
05/10/2020
BAI SHI ζεΈ
Bai Shi adalah sebuah Upacara pengangkatan murid dalam (atau bisa dibilang sebagai pengangkatan anak) oleh seorang Shi Fu εΈηΆ (Bapak Perguruan). Tidak semua orang bisa melalui Upacara Bai Shi ini karena semua Ayah tidak akan sembarangan mengangkat seorang Anak.
Seorang Ayah tentunya akan menilai karakter dan juga komitmen seorang Murid Luar sebelum mengangkatnya sebagai Murid Dalam. Ini bukanlah soal Level/Tingkatan, tetapi lebih kepada Kecocokan dan Jodoh, karena ini adalah soal Hubungan Jangka Panjang dan tentang Keluarga Inti.
Biasanya seorang Shi Fu akan menunggu beberapa tahun sebelum mengangkatnya sebagai Murid Dalam. Jika murid tersebut ternyata mengundurkan diri dalam masa observasi, maka murid tersebut bukanlah jodoh yang tepat. Karakter seorang Murid juga sangat dinilai oleh seorang Shi Fu di atas Keilmuan. Seorang Murid yang mempunyai Karakter yang Buruk, tidak akan bisa diangkat menjadi Murid Dalam meskipun keilmuannya bagus.
Di satu sisi, jika kita sudah diangkat sebagai Murid Dalam, maka kita akan mempunyai hubungan Khusus dengan Shi Fu kita sebagai seorang Ayah kita. Pengajaran pun lebih mendalam dan juga informal karena bisa dilakukan dimanapun. Lebih banyak Keilmuan yang bersifat Rahasia/Pribadi akan diajarkan kepada kita sebagai Anak.
Di sisi lain, Kita juga punya kewajiban untuk mengharumkan Kungfu dan menjaga Kehormatan Keluarga Perguruan kita ini. Kita juga punya tanggung jawab untuk membantu Shi Fu kita sebagai Anak. Kita juga menutup Pintu untuk bisa diangkat Anak lagi oleh Shi Fu lainnya (NB: bukan berarti kita tidak boleh belajar dari Guru lainnya tetapi kita tidak dapat di Bai Shi lagi).
Maka dari itulah Proses Bai Shi ini sangatlah penting dan tidak boleh sembarangan dilakukan. Ada Perguruan karena ketidak tahuannya melakukan Bai Shi setelah Kenaikan Tingkat/Lulus tingkatan tertentu. Ada yang melakukan Bai Shi untuk murid baru. Ada yg merasa sudah di Bai Shi pada saat ikut seminar tertentu. Semua di atas bukanlah Upacara dan Arti Bai Shi sesungguhnya.
Upacara Bai Shi juga adalah Tradisi orang Tionghoa, jadi hanya orang Tionghoa saja yang dapat melakukan Bai Shi ini. Jika seorang Shi Fu mengangkat seorang Non-Tionghoa sebagai murid, maka Shi Fu tersebut akan mencarikan nama Marga Tionghoa untuk murid tersebut sehingga dapat diangkat sebagai Murid Dalam.
Semoga semua Praktisi dapat belajar lebih mendalam tentang Budaya Tionghoa dan Wu Shu / Gong Fu ini, yang jarang diketahui oleh para Praktisi di Indonesia. Jika kita hanya belajar Tehnik-Tehnik saja tanpa mempelajari Budaya, Bahasa, Sejarah Tionghoa, maka kita hanyalah belajar Separuh dari Keilmuan tersebut.
Salam Kungfu,
Robin Jiang
5 Oktober 2020
The Teacher - Student Relationship & Baishi in Chinese Martial Arts
While Chinese martial arts in the west are often taught in clubs which have a formal curriculum and rankings, in China it is very different. In this video I ...