Saya tulus mendoakan, semoga bisnisnya teman-teman
Tumbuh Besar
Banyak pembelinya
Dan omset terus meningkat
Aamiin 🤲
Mainan Edukasi
Penyedia mainan edukasi anak, mainan kayu edukatif untuk anak dan mainan edukatif dari flanel dengan
Penyedia mainan edukasi anak, mainan kayu edukatif untuk anak dan mainan edukatif dari flanel dengan harga terjangkau
07/08/2017
FIDGET SPINNER SALAH SATU MAINAN PALING BERBAHAYA TAHUN 2017
World Against Toys Causing Harm (WATCH) mengeluarkan peringatan mengenai bahaya penggunaan mainan yang kini sedang populer di kalangan anak-anak, fidget spinner.
WATCH menyarankan agar orangtua mengawasi penggunaan mainan itu.
Beberapa kejadian yang dilaporkan :
1. Menurut laporan ABC News, kekhawatiran muncul karena piringan besi di fidget spinner dapat terlepas dan termakan oleh anak-anak. Kasus semacam itu, telah terjadi di negara bagian Texas dan Oregon,
2. Sementara itu, menurut The Daily Telegraph, kasus serupa menimpa bocah di Sydney, Australia. Bocah laki-laki itu dilaporkan tak sengaja memakan bantalan piringan fidget spinner. " Orangtua gelisah dengan fidget spinner. Anak saya menelan fidget spinner tadi malam dan berakhir di IGD," tulis ibu itu." Sisi fidget spinner sudah retak. Saat dia memutarnya, cakram itu terbang di mulutnya dan sebelum dia sadar, dia menelannya!" Dalam foto rontgen yang diunggah sang ibu ke Facebook tampak piringan bulat di dalam perut bocah itu.
3. Dikutip dari The Indy Channel, Minggu 2 Juli 2017, setidaknya dua ibu dari Negeri Paman Sam merasakan kengerian saat fitur elektronik fidget spinner itu membuat mainan populer tersebut terbakar. Salah satu yang mengalami insiden itu yakni Michelle Carr. Ibu warga Fenton, Michigian itu mengatakan, beberapa waktu lalu fitur Bluetooth membuat fidget spinner miliknya terbakar. Sebelumnya dia mengisi daya mainan itu kurang dari 30 menit. Carr mengatakan spinner yang dimainkan di tangannya tiba-tiba terbakar. "Kabel (pada fidget spinner) sama dengan yang ada pada (perangkat) pemantau bayi saya. Saya hanya memasangnya secara sederhana dan sekarang saya memadamkan api di mainan itu," ujar Carr dikutip dari Nbc25news. Carr mengatakan, atas kasus yang dialaminya, dia ingin pengguna mainan populer itu agar lebih teliti dan waspada. Sang ibu tersebut mengaku membeli spinner tersebut secara online dan tak mendapatkan arahan maupun petunjuk penggunaan yang aman dari mainan tersebut. Insiden fidget spinner yang terbakar juga menimpa Kimberly Allums, warga Gradendale, Alabama, Amerika Serikat. Allums mengatakan, spinnernya terbakar setelah dicas kurang dari 45 menit. Saat insiden terjadi, Allums sekitar 10 menit sedang keluar rumah dan tiba-tiba saat p**ang dia menyadari spinnernya telah terbakar. Carr dan Allums menuturkan, sampai saat ini mereka belum bisa melacak siapa perusahaan pembuat spinner mereka. Keduanya hanya menemukan pada kotak fidget spineer itu, tertera label ‘Made in China’. Kemungkinan penyebab terbakarnya spinner itu adalah faktor baterai.
Saat ini, fidget spinners atau pemintal gelisah sangat populer di berbagai negara. Hampir semua anak-anak memiliki lebih dari satu mainan ini.
Dalam sekejap, pemintal gelisah menjadi salah satu mainan populer di musim panas tahun ini. Ia menyumbang 17% dari keseluruhan penjualan mainan online pada awal Mei 2017.
Namun dilansir dari situs cosmopolitan, fungsi pemintal gelisah berubah menjadi salah satu mainan paling berbahaya di pertengahan tahun 2017 ini.
Dalam laporan keselamatan pertengahan tahun W.A.T.C.H menempatkan pemintal gelisah sebagai mainan yang berbahaya menempati urutan pertama karena mungkin menyebabkan cedera.khususnya saat dibongkar.
silahkan share supaya berguna bagi teman anda yang lain
06/08/2017
Diklaim Mampu Hilangkan Stres dan Kecemasan, Fidget Spinners Justru Bikin Pusing para Guru
Fidget Spinners atau pemintal gelisah adalah mainan baru yang diharapkan bisa membantu anak-anak fokus belajar. Namun siapa sangka bahwa mainan ini justru terlalu mengganggu.
Awalnya, mainan ini diciptakan oleh Catherine Hettinger. Tujuannya untuk membantu anak-anak lebih fokus dan diklaim mampu menghilangkan stres, kecemasan, ADD (kegelisahan berlebihan), dan ADHD (gangguan hiperaktif pada anak).
Namun sekarang, tidak hanya anak-anak, tapi beberapa orang dewasa tergila-gila pada mainan ini. Sehingga mainan ini mendapat kecaman dari para guru di sekolah.
Karena mainan ini membuat ketagihan dan sangat mengganggu siswa, beberapa sekolah melarang mainan ini ada di sekolah.
“Sangat mengganggu siswa dan orang di sekitarnya,” ucap guru di Massachusetts seperti dilansir time.com.
“Siswa seharusnya tidak membawa pemintal ini ke sekolah,” tulis guru di web sekolah menengah di Nissitissit.
“Terus terang, kami menemukan bahwa mainan itu memiliki efek samping sebaliknya dari yang diiklankan,” kata Kate Ellison, kepala sekolah di Washington Elementary School di Evanson, Illionois.
“Anak-anak terus memainkannya dan memutarnya. Mereka sama sekali tidak menulis dan mendengarkan apa kata guru.”
Pada akhirnya daftar sekolah yang meralang mainan pemintal gelisah ini mencakup Brooklyn, Connecticut, Floria, Indiana, bahkan Inggris.
Bagaimana dengan di Indonesia?
Bagaimana pendapat bunda mengenai fidget spinner ?
ada yang punya pengalaman seperti di atas?
05/08/2017
Jika Anda perhatikan, belakangan mainan fidget spinner tengah digilai banyak orang di dunia. Mulai dari anak-anak hingga dewasa.
Mainan ini masuk dalam 50 Mainan Berpenjualan Terbaik versi Amazon.
Fidget spinner sendiri merupakan alat kecil yang pas di tangan. Biasanya terbuat dari dua bagian, bagian tengah yang Anda pegang dengan jari telunjuk dan jempol, dan tiga cabang roda yang dapat berputar. Roda ini bisa berputar ketika Anda mengibaskan tangan.
Kebanyakan orang yang telah mencoba memainkan fidget spinner, menjadi ketagihan.
Mainan lain yang membuat ketagihan mungkin bergantung pada kolektibilitas atau kompetisi, tapi pada mainan ini sisi menariknya terletak pada sifat adiktif alamiahnya.
Dilansir laman The Independent, sensasi dari memegang alat yang berputar cepat adalah nilai terbesar dari daya tarik mainan ini. Ketika Anda membolak-balikkan fidget spinner saat berputar, Anda bisa merasakan berbagai tekanan putaran yang bergelombang di tangan.
Apa yang bisa dilakukan dengan mainan ini?
Kesenangan dalam permainan ini adalah ketika melakukan berbagai trik saat mainan berputar. Ketika berputar mainan ini bisa diletakkan tanpa jatuh di atas jari, kaki, dan jika Anda berani, di hidung bahkan juga dahi.
Jika Anda memiliki lebih dari satu, Anda bisa menumpuknya dan menciptakan menara berputar yang menciptakan ilusi tersendiri di mata Anda. Dan, tantangan dari mainan ini adalah melemparnya ke teman Anda dan teman Anda mencoba menangkapnya.
Industri fidget spinner beberapa bulan belakangan tengah meledak, dan berbagai jenis mainan berbeda pun telah diciptakan. Bahkan kini sudah banyak video di media sosial yang memperlihatkan trik dan tutorial permainan ini.
Jangan lupa like, komen dan sharenya jika bermanfaat.
Jika tidak atau kurang bermanfaat silahkan komen dan sarannya untuk perbaikan ke depan.
TERIMA KASIH
goo.gl/BeFpzj
04/08/2017
PRINSIP PEMBERIAN REWARD
Inilah antara lain prinsip pemberian reward yang bisa kita terapkan pada anak:
1. Pemberian penghargaan ini harus terkait dengan aktivitas positif. Misal, anak yang mau belajar menggambar, maka dia berhak mendapat pujian, pelukan, atau ciuman.
2. Penghargaan harus segera diberikan setelah anak melakukan hal positif yang baru bisa ia lakukan. Dengan begitu, anak akan paham perbuatan yang mana yang bisa mendatangkan hadiah.
Misalnya, setelah membantu membereskan mainannya, dia mendapat biskuit tambahan.
3. Jika akan memberi hadiah, sesuaikan dengan perjuangan yang dilakukan anak.
Misalnya, sekotak susu rasa stroberi sebagai hadiah bagi usahanya memakai sepatu sendiri hingga berhasil. Dengan catatan, sebelumnya, ia tidak bisa melakukan itu.
4. Setiap memberi hadiah yang sifatnya materiil atau yang berupa kesempatan lebih, barengi dengan hadiah yang sifatnya sosial. Apalagi untuk anak batita, pemberian hadiah ini bisa dibarengi dengan ciuman. Usahakan nantinya anak hanya menerima pujian dan pelukan saja tanpa hadiah yang lain
Semoga uraian di atas bisa membantu bunda...😊.
Silahkan di share jika dirasa bermanfaat bagi bunda yang lain
goo.gl/Cka4d6
03/08/2017
9. Bagaimana bila anak telanjur berpamrih?
Hentikan sogokan dan ubah segera sistem yang telah berjalan. Perbaharui kesepakatan setiap beberapa waktu sekali yang intinya mendorong agar anak berusaha lebih keras sebelum mendapatkan apa yang diinginkan. Bila dua hal itu tidak bisa mengubah tabiatnya, dan anak malah makin seenaknya, maka orang tua harus menunjukkan ketegasan.
Berikan hukuman yang sesuai, bila anak masih tidak mau melakukannya, seperti tidak boleh nonton teve, tidak boleh main di luar rumah, dan kesenangan lainnya.
Disamping itu, orang tua juga harus sabar dan konsisten untuk selalu mengulang hal yang sama. Misalnya anak yang tidak mau mandi, bila perlu segera gendong ke kamar mandi dan mandikan. Bisa jadi pada saat itu anak menangis, tapi orang tua tidak boleh menyerah. Besok lakukan lagi, sampai ada perubahan pada perilakunya. Katakan p**a dengan tegas, "Mulai hari ini tidak ada cokelat lagi, tapi kamu tetap harus mandi."
Bila tingkah lakunya makin menjadi, ada baiknya orang tua menkonsultasikan hal tersebut pada ahli. Bisa jadi anak tengah mengalami kondisi insecure atau tidak aman, seperti apakah benar orang tuanya menyayangi dia, dan sebagainya.
Namun, pada dasarnya perilaku anak usia batita, relatif mudah diubah.
10. Bagaimana kalau orang tua tidak menepati janji?
Janji adalah hutang, tapi banyak orang tua justru memberikan "janji palsu" kepada anak-anaknya. "Ayo mandi sana. Nanti setelah mandi, Papa kasih es krim, deh." Nyatanya, es krim itu tidak pernah ada. Lama-lama anak akan menyadari kebohongan orang tuanya. Kekecewaan demi kekecewaan pada akhirnya melunturkan rasa percaya anak terhadap orang tua.
Kalau anak sudah tidak memiliki itu, maka sulit bagi kita untuk mengajarkan keterampilan dan tanggung jawab. Jelas ini bukan hal positif. Kalau sampai kepercayaan anak terhadap orang tua hilang, mulailah segala sesuatunya dengan lembaran baru; jangan lagi pernah berbohong pada anak dan janganlah menjanjikan hadiah yang tidak sesuai porsi.
Like, komen dan share akan berguna bagi teman anda yang lain selain juga untuk menyemangati kami
goo.gl/YTQqEq
02/08/2017
7. Apakah sogokan harus dihentikan sama sekali?
Ya. Caranya dengan memilah aktivitas mana saja yang berhak mendapatkan hadiah dan mana yang memang merupakan kewajiban anak. Misalnya mandi, makan, minum susu, itu semua untuk kebaikan si anak sendiri, tidak perlu diberi imbalan hadiah, sebab kalau sudah sampai pada kategori "nyogok", maka tidak ada manfaat positifnya sama sekali buat anak.
8. Apa yang bisa dilakukan orang tua agar hadiah tidak menjadi alat barter perilaku pada anak?
Salah satunya, gunakan sistem tabel penghargaan . Bila anak telah melakukan aktivitas yang diminta, dia berhak mendapatkan satu bintang pada tabel tersebut. Setelah terkumpul beberapa bintang, barulah anak boleh mendapat hadiah. Makin lama, bintang yang didapat harus makin banyak untuk mendapatkan hadiah yang sama. Untuk anak-anak yang mempunyai masalah, seperti berperilaku sulit, sistem ini sangat efektif dan bisa membawa banyak manfaat. Hanya saja, tentu tidak semudah menangani anak normal.
Cuman segini....masih ada lanjtannya besok
goo.gl/e35Wt6
01/08/2017
5. Kapan bisa dikatakan reward tidak sesuai porsi?
Jika hadiah atau imbalannya kelewat besar dibanding apa yang dilakukan, itulah yang disebut tidak sesuai porsi. Bisa juga dikategorikan sebagai upaya "menyogok" anak. Misalnya, tidur siang dihadiahi sebuah sepeda. Disamping tidak wajar, juga tidak sehat.
Tidak sesuai porsi juga kerap terjadi jika hadiah itu sudah direncanakan. sebelumnya, dengan atau tanpa aktivitas yang bisa dipenuhi anak. Misalnya orang tua minta si kecil menghabiskan makanannya dengan cepat hari ini, dan sebagai hadiahnya besok ia akan diajak ke Puncak. Padahal dipenuhi atau tidak, orang tua tetap akan mengajak anaknya ke Puncak, karena hal ini memang sudah direncanakan jauh-jauh hari. Ini juga dapat dikategorikan sebagai upaya membarter aktivitas dengan hadiah atau menyogok. Jika aktivitas kecil saja selalu diberi imbalan hadiah, bisa jadi nantinya anak tidak mau melakukan sesutu tanpa hadiah sama sekali.
Kalau pola asuh ini dibiarkan berlanjut, jelas menjadi pola yang tidak sehat buat anak dan orang tua.
6. Apa dampaknya bagi anak dan orang tua?
Dalam jangka pendek, yang jelas orang tua akan kerepotan. Ia harus terus-terusan menyiapkan hadiah, sebab tanpa itu anak tidak mau melakukan sesuatu yang diperintahkan padanya alias pamrih.
Jangka panjangnya, anak jadi kehilangan motivasi, semuanya harus serba instan tanpa memikirkan bahwa untuk mendapatkan sesuatu, ia harus melalui sebuah proses.
Motivasi dari dalam dirinya (intrinsic motivation) tidak akan tumbuh, atau semua tergantung pada motivasi dari luar (extrinsic motivation), yaitu hadiah. Daya juangnya juga menjadi rendah, keinginan untuk maju dan menjadi lebih juga kurang.
Bisa juga anak ini kemudian menjadi anak yang "semau gue" atau hanya mau melakukan sesuatu kalau ada yang dia dapat; kalau tidak, ya tidak akan dilakukan.
Pendek kata, dia hanya mau melakukan apa yang dia mau, yang tidak ya tidak. Belum lagi pemberian "sogokan" ini dalam jangka panjang harus bertambah besar nilai bendanya. Anak yang terbiasa mendapat es krim, misalnya, sampai di suatu masa pasti akan merasa bosan dengan hadiah itu. Ia pun lantas minta yang lebih, seperti mainan, dan seterusnya.
Dapat dibayangkan bila kebiasaan ini terus berlanjut sampai dewasa, apa lagi yang akan dimintanya sebagai sogokan? Anak-anak yang selalu pamrih pada apa yang dilakukannya, setelah memasuki dunia yang lebih luas seperti Playgroup, akan kehilangan rasa percaya dirinya. Dia menemukan kondisi yang diterimanya di rumah berbeda dari kondisi yang didapatinya di "sekolah". Dia harus melakukan sesuatu yang diminta gurunya, tanpa mendapatkan apa pun. Atau bisa juga ia meniru pola asuh orang tuanya, yaitu memberikan imbalan seperti permen atau cokelat kepada teman yang mau melakukan apa yang dimintanya.
Ikuti lanjutannya besok....
goo.gl/qsSAea
31/07/2017
3. Sehatkah kebiasaan itu?
Tidak! Sebab akan membuat anak terbiasa dengan pamrih, atau mau melakukan sesuatu asalkan ada imbalannya. "Jadi anak hanya mau mandi kalau setelah itu mendapatkan es krim. Kalau tidak, ya tidak mandi. Ini yang sudah tidak sehat.
4. Bukankah iming-iming merupakan reward?
Sebenarnya konsep reward and punishment (penghargaan dan hukuman) pada anak itu wajar. Semua perbuatannya yang baik akan mendapatkanpenghargaan dengan harapan semoga perbuatan itu diulangi terus, sedang perbuatannya yang tidak baik akan mendapat hukuman supaya tidak dilakukan lagi.
Yang jadi masalah, kalau semua itu baru dilakukan jika ada penghargaan yang akan diterimanya.
Yang lebih parah, kalau penghargaan diberikan di depan, atau si anak hanya mau hadiahnya saja, tanpa melakukan aktivitas yang diminta. Misalnya, si anak mau es krimnya dibelikan dulu, baru kemudian mandi. Namun setelah es krimnya diberikan, anak tetap tidak mau mandi.
Tak jarang, orang tua menjanjikan memberi permen pada anak, asalkan anak itu mau menghentikan tangisnya dan tidak rewel lagi. Ini jelas tidak benar. Menangis bukanlah perbuatan positif yang pantas mendapat hadiah. Itulah bedanya reward dengan sogokan. Selama pemberian hadiah itu memang sesuai dengan porsinya, maka sah-sah saja.
lanjutannya besok akan makin mgerti
goo.gl/PBuRmi
30/07/2017
Mari kita telusuri satu persatu mengenai seluk-beluk iming-iming ataupun sogokan.
1. Apa saja, sih, yang bisa dikategorikan sebagai kegiatan menyogok anak?
Semua hadiah yang dijadikan barter dengan anak adalah sogokan. Dengan mendapat sesuatu ia melakukan sesuatu.
2. Apa yang menjadi latar belakang orang tua sampai menyogok anaknya?
Orang tua ingin segala sesuatunya bisa cepat beres. Misalnya, dengan menjanjikan es krim, Santi berharap anaknya akan segera mau mandi. Mungkin juga si anak bertemperamen sulit, sehingga orang tua harus melakukan segala upaya, termasuk menyogok, agar anaknya menurut.
Ikuti lanjutannya besok ...
goo.gl/bcp9CL
29/07/2017
Kita sering tak sadar, upaya menyelesaikan permasalahan dengan menyogok anak bisa membawa dampak berkepanjangan.
Sebagai contoh
Setiap kali minta putrinya melakukan sesuatu, Santi selalu mengakhirinya dengan iming-iming. "Ayo mandi! Nanti mama beliin es krim!"
Atau,
"Kalau kamu tidur siang sekarang, nanti sore kamu boleh makan cokelat."
Alasannya, sih, sederhana,
Santi bosan membujuk si kecil dan kesal karena anaknya selalu bersikap ogah-ogahan.
Dengan iming-iming, putrinya memang tampak lebih menurut.
Namun belakangan, apa yang ditawarkannya tidak diminati lagi oleh si kecil. Ia jadi harus berpikir dua kali untuk mencari iming-iming yang menarik.
Sayangnya,sampai kini ia belum juga sadar, menyogok anak dapat berdampak negatif.
Apa sajakah itu?
Ikuti lanjutannya besok ya.....
goo.gl/hPb6o2
28/07/2017
Kini saatnya Anda tidak perlu bingung dalam mendapatkan panduan dan worksheet premium (bukan gratisan) dalam mengoptimalkan kemampuan balita anda. tinggal download alat pembelajaran balita disini.
Apa yang Anda dapatkan dari alat pembelajaran balita ini?
90 persen isinya merupakan worksheet untuk balita yang bisa di print.
Semua file isinya sangat bagus untuk mendukung pembelajaran untuk anak balita Anda. (lebih lengkapnya silahkan cek bagian bawah halaman ini)
Silahkan jika Anda berminat download alat pembelajaran balita ini,
Anda bisa langsung KLIK link dibawah ini. Bobot total file ini sekitar 70 Mb.
goo.gl/Cka4d6
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Contact the school
Website
Address
Malang
65211
Opening Hours
| Monday | 06:00 - 20:00 |
| Tuesday | 06:00 - 20:00 |
| Wednesday | 06:00 - 20:00 |
| Thursday | 06:00 - 20:00 |
| Friday | 06:00 - 20:00 |
| Saturday | 06:00 - 20:00 |
| Sunday | 06:00 - 20:00 |