15/03/2016
yang punya usaha silahkan promo di https://plus.google.com/communities/105271990501394138927 ... jangan lupa nama usaha dan alamat lengkap + foto2 pendukungnya
Malang Local Guides - Community - Google+
komunitas penunjuk lokasi wisata Kota Malang disupervisi oleh GEG Malang - http://gg.gg/gegmalang
02/03/2016
workshop komunitas Google Educator Group Malang Posted by Baitul Makmur on Wednesday, March 2, 2016
http://sdibaitulmakmur.id1945.com/2016/03/workshop-komunitas-pendidik-geg-malang/
Workshop komunitas pendidik [GEG] Malang
// workshop komunitas Google Educator Group Malang Posted by Baitul Makmur on Wednesday, March 2, 2016
02/03/2016
7 jawara SDI Baitul Makmur Posted by Uthie Utami on Thursday, June 4, 2015
http://sdibaitulmakmur.id1945.com/2016/03/prestasi-yang-membanggakan/
Prestasi yang membanggakan
7 jawara SDI Baitul Makmur Posted by Uthie Utami on Thursday, June 4, 2015
02/03/2016
workshop komunitas Google Educator Group Malang
24/01/2016
siapa mau?!
Suvenir tas dari GEG ... gratis !!! bagi anggota GEG Malang yang mau memberi…
Suvenir tas dari GEG ... gratis !!! bagi anggota GEG Malang yang mau memberi ide dan saran agar GEG Malang menjadi cetar membahana - Rochman Ariff - Google+
21/11/2014
BPTIKP - Ada 4 tingkatan menakar kompetensi penguasaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi guru. Tingkatan paling dasar adalah ICT Literacy yaitu kemampuan atau pengatahuan untuk mengenal dan menggunakan kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi. Guru pada tingkatan ini baru dalam tahap mengenal computer, memegang mouse keyboard, dan menjalankan operasi dasar computer. Tingkatan berikutnya adalah knowledge deepening. Guru pada tingkatan ini telah mampu memanfaatkan teknologi untuk memperdalam dan memperluas pengetahuan. Tingkatan selanjutnya adalah knowledge creative. Bukan lagi sekedar mendapat, namun pada level ini seorang guru juga telah dapat berkreasi dengan memanfaatkan teknologi. Dan tingkatan paripurna adalah knowledge sharing dimana seorang guru sudah dapat berbagi dengan rekan sejawat. Berbagi informasi, berbagi pengetahuan pengalaman dan wawasan dengan memanfaatkan ragam media yang tersedia.
17/11/2014
terimakasih untuk yang telah ngasih jempol, tanpa kehadiran kalian di sini Fan Page ini tidak berarti apa-apa, karena kamu lah Fan Page ini bisa berkembang dan bermanfaat, tolong dishare ke teman yang lainnya
07/11/2014
mengaktifkan layanan Google Apps for education http://wp.me/p3dH2I-2r
mengaktifkan layanan Google Apps for education
hari ini ditambahkan fitur layanan yang disediakan oleh Google Apps for education. Setelah aktif layanan tersebut berikutnya akan ditambahkan layanan google classroom, semoga bermanfaat ;)
06/11/2014
Perbuatan mencuri yang jarang disadari … http://wp.me/p3dH2I-2o
Perbuatan mencuri yang jarang disadari ...
Seburuk-buruk pencuri ialah PENCURI SHALAT..... *KALAU SHALAT SECEPAT KILAT.. *WAKTU BERDIRI MALAH LIHAT-LIHAT.. *SEAKAN MENGUCAP MANTRA PAS BACA SURAT.. *RUKU' SEKEDAR NUMPANG LEWAT.. *SUJUD CUMA NYETOR JIDAT.. *SALAM PENGEN CEPAT-CEPAT.. *BERDO'A KALO SEMPAT.. *JADI DEH SATU MENIT 4 RAKA'AT.. Rasulullah Shallahualaihi wassalam Bertanya kepada Para Sahabat "Apa pendapat kalian tentang, peminum khamar, pezina dan pencuri?" Sahabat menjawab; "Allah dan Rasul-Nya yang paling tahu". [ 121 more words. ]
06/11/2014
Pesan-pesan imam Al Ghazali http://wp.me/p3dH2I-2l
Pesan-pesan imam Al Ghazali
Suatu hari, Imam Al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya, lalu beliau bertanya ( Teka Teki ) : Imam Ghazali: “Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini ?” Murid 1: “Orang tua” Murid 2: “Guru” Murid 3: “Teman” Murid 4: “Kaum kerabat” Imam Ghazali: “Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita ialah MATI. Sebab itu janji Allah bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati (Surah Ali-Imran :185). [ 271 more words. ]
02/09/2014
ini penting dan harus ...
Ayah Edy Parenting shared Hikmat Alam's photo.
32 minutes ago
Wow !!!!
Ayah Bunda tercinta,
Ini ada postingan menarik dan bagus sekali, coba baca deh,
==========================================
KORBAN SISTEM PENDIDIKAN DAN SEKOLAH SALAH KURIKULUM
Sekolah-sekolah di Jepang ternyata lebih banyak menghabiskan waktunya untuk mendidik etika perilaku dan budipekerti murid-murid sekolah mereka mulai pra sekolah atau TK hingga Sekolah Dasar, selama kurun waktu lebih kurang 2+6 tahun. = 8 tahun.
Hampir setiap hari anak-anak di berikan pelajaran praktek tentang "Mengelola Sampah" **bukan membuang sampah karena disana sampah itu akan selalu di daur ulang untuk bisa di manfaatkan kembali untuk masyarkat atau di jadikan bahan bakar alternatif dan sebagainya.
Di sekolah anak-anak juga dilatih untuk membersihkan kelas, membersihkan toilet sekolah, merapikan ruang kelas, menata sepatu, berkata santun, hadir tepat waktu, berlatih kejujuran dan semua budi pekerti lainnya, juga di latih dasar-dasar life skill seperti memasak, saling membantu, melayani dan tolong menolong serta ramah alam dan lingkungan seperti menjaga keseimbangan ekosistem.
Sehingga seandainya seseorang tidak mau lanjut ke perguruan tinggi karena alasan pribadi mereka, maka merekapun sudah tahu bagaimananya hidup tertib, jujur, bersih, rapih dan beretika moral yang baik dilingkungan masyarakat.
Dan ternyata hasilnya sungguh luar biasa.!
Mungkin bisa dilihat secara sederhana, misalnya saja selokan-selokan di pusat kota, seperti Tokyo hingga di pedesaan terlihat jernih, bersih terawat dan bisa di huni oleh Ikan-ikan KOI tanpa takut TERCEMARI oleh limbah rumah tangga atau pabrik, atau orang yang buang sampah sembarangan ke Got, serta tanpa TAKUT DI CURI oleh orang yang lewat atau masyarakat yang tinggal di sekitarnya. (Bebas Limbah dan Bebas Pencurian)
Bandingkan dengan selokan-selokan yang ada di Ibukota Jakarta atau mungkin juga yang ada di sebagian besar desa-desa di Indonesia.
Jika negara maju seperti Jepang saja justru sekolah-sekolahnya lebih berfokus untuk mengajarkan praktek etika prilaku moral dan budi pekerti anak sejak usia dini lalu mengapa sekolah-sekolah di Indonesia malah sibuk mewajibkan baca tulis hitung bagi siswa-siswa sekolah TK atau SDnya ?
Hingga terlihat sangat jelas bedanya, Coba deh pikirkan sekali lagi dan tanya mengapa?
Jika anda setuju silahkan sebarkan kisah ini pada sebanyak-banyaknya orang tua dan guru yang anda kenal, semoga saja bisa membawa perubahan bagi negeri kita.