30/05/2026
Di tangan kecil itu…
ada harapan yang sering kali tak sempat diucapkan.
Bukan tentang seberapa banyak yang diterima,
tetapi tentang rasa dilihat…
dirangkul…
dan dianggap berarti.
Hari itu, suasana madrasah terasa berbeda.
Tidak ada hiruk-pikuk lomba atau tepuk tangan meriah.
Yang ada justru langkah-langkah kecil yang datang dengan penuh harap,
mata-mata polos yang menatap dengan rasa ingin tahu—
dan hati yang diam-diam menunggu kehangatan.
Melalui program *MADUPULUNG*,
MAN 2 Kota Makassar tidak hanya berbagi daging qurban.
Lebih dari itu, berbagi perhatian…
berbagi kepedulian…
dan berbagi rasa kemanusiaan yang sering kali kita lupa hadirkan.
Ada satu momen sederhana—
ketika seorang anak kecil mencium tangan guru,
bukan karena diminta,
tetapi karena rasa syukur yang tulus.
Dan di situlah semuanya terasa begitu dalam.
Bahwa kebaikan tidak selalu harus besar untuk bermakna.
Bahwa kepedulian yang tulus, sekecil apa pun,
mampu menyentuh hati… bahkan mungkin menyentuh langit.
Hari itu, bukan hanya mereka yang menerima yang bahagia.
Tetapi juga kita—yang diingatkan kembali,
bahwa berbagi bukan tentang memberi dari yang berlebih,
melainkan memberi dengan hati.
Semoga setiap langkah kecil kebaikan ini
menjadi doa yang terus naik tanpa henti.
Karena di tangan-tangan kecil itu,
ada harapan besar yang sedang kita jaga bersama.